20 Negara dengan PDB Terbesar di Dunia ( Indonesia di Peringkat No. 18  Menurut Data Bank Dunia Tahun 2009 )

Selasa, 11 Januari 2011, 03:30 WIB

VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membanggakan hasil pencapaian kinerja ekonomi selama 2010. Salah satunya, Yudhoyono bangga Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang mencapai US$700 miliar.

Bahkan SBY mengklaim volume ekonomi Indonesia kini telah menempati peringkat ke 16 terbesar di dunia. Ini menunjukkan posisi Indonesia telah meningkat dibandingkan beberapa tahun lalu. “Yang jelas, Indonesia masuk dalam G-20,” ujar SBY. G-20 adalah kumpulan 20 negara dengan volume ekonomi terbesar di dunia. Dengan PDB makin meningkat, peran Indonesia juga semakin meningkat dalam hubungan internasional dan ikut mengatasi krisis ekonomi global. Tak hanya PDB, Yudhoyono juga membanggakan pencapaian yang mencapai rekor seperti pendapatan per kapita yang mencapai US$3000 per tahun, cadangan devisa sebesar US$96,2 miliar per 31 Desember 2010, Indeks Harga Saham Gabungan mencatat rekor terbaik se-Asia Pasifik.

Lantas, bagaimana sesungguhnya PDB Indonesia jika dibandingkan dengan negara-negara besar lainnya. Jika mengacu data 2010, seperti diklaim Presiden SBY, ranking Indonesia kemungkinan sudah naik ke level 16 dunia. Namun, jika mengacu pada data Bank Dunia 2009, Indonesia masih berada di level 18 dunia. Meski begitu, PDB Indonesia sudah lebih tinggi ketimbang Swiss dan Belgia. Berikut urutan PDB tahun 2009:

PDB 20 Negara Terbesar di Dunia
NO Negara Jumlah (US$ Miliar)
1 Amerika Serikat 14.119
2 Jepang 5.069
3 China 4.985
4 Jerman 3.330
5 Prancis 2.649
6 Inggris 2,174
7 Italia 2.112
8 Brazil 1.573
9 Spanyol 1.460
10 Kanada 1.336
11 India 1.310
12 Rusia 1.231
13 Australia 924,8
14 Meksiko 874,8
15 Korea Selatan 832,5
16 Belanda 792,1
17 Turki 614,6
18 Indonesia 540,3
19 Swiss 491,9
20 Belgia 471,2

Sumber: Bank Dunia

• VIVAnews

>>>

SBY: PDB Indonesia Peringkat 16 Besar Dunia
SBY juga membanggakan kinerjanya yang mencapai rekor tertinggi.
Monday, 10 January 2011 17:30
JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membanggakan hasil pencapaiannya selama 2010. Salah satunya, SBY bangga Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang mencapai US$700 miliar berada di peringkat 16 dunia.

Hal tersebut diungkapkan Yudhoyono pada saat membuka Rapat Kerja Pelaksanaan Program Pembangunan yang dihadiri seluruh menteri dan gubernur dan bupati se-Indonesia. Paparan yang menyebutkan keberhasilan SBY itu salah satunya pencapaian pemerintah dalam mencapai rekor baru dalam indikator ekonomi. Beberapa yang mencapai rekor yaitu pendapatan per kapita yang US$3000 per tahun, cadangan devisa yang mencapai US$96,2 miliar per 31 Desember 2010, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat rekor dan mencatat kinerja terbaik se Asia Pasifik. IHSG akhir tahun 2010 ditutup di level 3.703,51 atau menguat sebesar 46,13 persen sepanjang 2010.

“PDB Indonesia juga masuk peringkat 16 dunia,” ujar Yudhoyono.

Pada 2009, posisi PDB Indonesia masih berada di peringkat 18, masih di bawah Turki yang berada di posisi 17.  Namun, dengan peringkat 16, Indonesia kini telah melewati Turki dan Australia yang masing-masing berada di posisi 17 dan 18.
Lantas, apa saja klaim keberhasilan SBY yang dipaparkan di acara tersebut?

Pertama, ekonomi terus tumbuh dan berkembang dengan fundamental yang makin kuat. Hal itu ditunjukkan dengan capaian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dan daya saing Indonesia yang meningkat di percaturan global.
Kedua, sejumlah indikator kesejahteraan rakyak mengalami kemajuan.
Ketiga, stabilitas politik terjaga dan kehidupan demokrasi makin berkembang. Hal itu ditunjukkan dengan check and balances antara pemerintah pusat dan DPR, pemilu yang berjalan lancar.
Keempat, pemberantasan korupsi, terorisme, dan narkoba mencatat sejumlah prestasi meski terjadi berapa kasus besar dan kelemahan dalam penegakan hukum.
Kelima, keamanan dalam negeri terjaga dengan baik, meski ada konflik komunal berskala kecil.
Keenam, iklim investasi dan pelayanan publik di banyak daerah mengalami kemajuan meski masih terjadi hambatan birokrasi.
Ketujuh, kemiskinan dan pengangguran dapat terus diturunkan meski rawan dengan gejolak perekonomian dunia.
Kedelapan, beberapa indkator ekonomi penting mencatat rekor baru dalam sejarah. Yudhoyono menyebutkan beberapa yang mencapai rekor itu adalah pendapatan per kapita, cadangan devisa, IHSG yang naik dan menyentuh rekor sepanjang sejarah. “Yang jelas kita masuk G20,” ujar SBY bangga.
Kesembilan, upaya pengembangan UMKM, termasuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) berjalan makin baik di seluruh daerah.
Kesepuluh, Indonesia makin berperan dalam hubungan internasional dan ikut mengatasi krisis ekonomi global, memelihara perdamaian dunia dan bekerjasama dalam mengatasi perubahan iklim.

“Pada tahun 2011 kita laksanakan East Asia Summit, dan sejumlah pertemuan internasional. Ini menunjukkan kita semakin berperan pada dunia internasional,” ujarnya.

>>>

SBY Bertekad Turunkan Angka Kemiskinan
http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2011/01/10/sby-bertekad-turunkan-angka-kemiskinan

Senin, 10 Januari 2011 – 17:36 WIB
JAKARTA (Pos Kota) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mentargetkan jumlah pengangguran turun di tahun 2011 sebanyak 0,5 persen dari semula 7,5 persen di tahun 2011. Selain itu, SBY juga bertekad menurunkan angka kemiskinan dari 13 persen di tahun 2010 menjadi 11,5 – 12,5 persen di tahun 2011. SBY menyampaikan itu saat membuka Rapat Kerja Awal Tahun membahas Pelaksanaan Program Pembangunan 2011, Senin pagi, di Jakarta Convention Center (JCC)…cut…Kepala Negara kemudian menjelaskan kembali tujuan Indonesia. “Yang kita tuju adalah kita berketetapan menjadi negara yang maju di abad 21 ini. Masih ada 90 tahun lagi, tapi tidak harus menunggu sampai 90 tahun berakhir untuk menjadi negara maju,” tutur SBY.

>>>

Hatta Rajasa: Perekonomian Indonesia Peringkat 16 Dunia
Senin, 20 Desember 2010 00:04 WIB
Menko Perekonomian Hatta Rajasa (ANTARA/Rosa Panggabean)Dumai (ANTARA News) – Menteri Koordinator Perekonomian RI Hatta Rajasa dalam pidato kunjungan kerjanya di Kota Dumai, Riau, Minggu, mengatakan, tingkat perekonomian Indonesia berada di peringkat 16 besar dari seluruh negara di dunia. Hatta menerangkan, sejauh ini berdasarkan catatan Bank Indonesia (BI) pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6 persen pada 2010 dan diperkirakan akan meningkat menjadi 6,5 persen pada 2011.
“Dengan demikian prospek ekonomi Indonesia akan lebih baik dari perkiraan sebelumnya,” papar Hatta. Menko Perekonomian memperkirakan pada 2030 pendapatan per kapita Indonesia sudah diatas 17.000 dolar AS pertahun. Hal tersebut menurut Hatta menimbang kondisi perekonomian Indonesia yang mengalami pertumbuhan cukup pesat dan terus meningkat sejak 1970. “Pada akhir 2010 saja diperkirakan pendapatan per kapita Indonesia sudah mencapai 3.000 dolar AS pertahun. Jumlah ini sudah di luar target pemerintah selama ini,” ungkapnya…dst

Tags

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 

You must be logged in to post a comment.