<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kopertis Wilayah XII</title>
	<atom:link href="http://www.kopertis12.or.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kopertis12.or.id</link>
	<description>Situs Resmi Kopertis Wilayah XII &#124; Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 May 2012 00:52:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Berita Edukasi 19 Mei 2012</title>
		<link>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/19/berita-edukasi-19-mei-2012.html</link>
		<comments>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/19/berita-edukasi-19-mei-2012.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 May 2012 00:52:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ban-PT]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[6.000 Program Studi Belum Diakreditasi]]></category>
		<category><![CDATA[Belum Terakreditasi Bisa Terbitkan Ijazah?]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Edukasi Mei 2012]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Politisasi Birokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kualitas PTS Tidak Kalah dengan PTN]]></category>
		<category><![CDATA[PNS Manipulasi Perjalanan Dinas]]></category>
		<category><![CDATA[RI Urutan Ke-15 Pengirim Pasukan Perdamaian]]></category>
		<category><![CDATA[SNMPTN Jalur Tulis 2012]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kopertis12.or.id/?p=16614</guid>
		<description><![CDATA[1 ) Belum Terakreditasi, tetapi Bisa Terbitkan Ijazah? http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/13472891/Belum.Terakreditasi.tetapi.Bisa.Terbitkan.Ijazah Jumat, 18 Mei 2012 &#124; 13:47 WIB JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menjamin semua program studi di perguruan tinggi yang belum terakreditasi dapat tetap beroperasi dan mengeluarkan ijazah. Meski demikian, jaminan itu hanya diberikan pada program [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1 ) Belum Terakreditasi, tetapi Bisa Terbitkan Ijazah?<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/13472891/Belum.Terakreditasi.tetapi.Bisa.Terbitkan.Ijazah" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/13472891/Belum.Terakreditasi.tetapi.Bisa.Terbitkan.Ijazah</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012 | 13:47 WIB<br />
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menjamin semua program studi di perguruan tinggi yang belum terakreditasi dapat tetap beroperasi dan mengeluarkan ijazah. Meski demikian, jaminan itu hanya diberikan pada program studi yang, walau belum terakreditasi, telah mengajukan permohonan untuk diproses. &#8220;Jika tidak boleh mewisuda dan mengeluarkan ijazah itu risiko kerugiannya terlalu besar. Maka tetap boleh. Namun, hanya mereka yang telah mengajukan permohonan, tetapi belum sempat diproses,&#8221; kata Nuh, Jumat (18/5/2012) di Jakarta. Nuh mengatakan, saat ini ada sekitar enam ribu program studi di perguruan tinggi swasta (PTS) yang belum memperoleh akreditasi. Padahal, sejatinya, <strong>batas akhir proses akreditasi adalah Rabu (16/5/2012). </strong>Ia menjelaskan, masih banyaknya program studi di PTS yang belum terakreditasi disebabkan oleh beberapa hal. Umumnya, kata dia, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) kewalahan melakukan proses akreditasi karena terbatasnya tenaga yang dimiliki.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>2 ) 6.000 Program Studi Belum Diakreditasi<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/10594829/6.000.Program.Studi.Belum.Diakreditasi" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/10594829/6.000.Program.Studi.Belum.Diakreditasi</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012 | 10:59 WIB<br />
JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah menyiapkan solusi atas banyaknya program studi di perguruan tinggi swasta (PTS) yang belum terakreditasi. Saat ini setidaknya ada sekitar 6.000 program studi di PTS yang belum diakreditasi. Akreditasi ini diperlukan agar mendapatkan izin operasional. Hal itu dikatakan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemdikbud, Djoko Santoso, kepada Kompas.com, Jumat (18/5/2012), di Jakarta. Ia menjelaskan, seharusnya seluruh PTS telah menyelesaikan proses akreditasi paling lambat Rabu (16/2/2012). &#8220;Iya, batas akhirnya Rabu lalu. Memang banyak yang belum, maka ini saya lagi memikirkan bagaimana jalan keluarnya,&#8221; kata Djoko. Dijelaskan olehnya, masih banyaknya jumlah program studi yang belum terakreditasi disebabkan oleh beberapa hal, baik dari internal PTS ataupun dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sebagai lembaga yang mengurusi akreditasi tersebut.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>3 ) Pendaftar SNMPTN Jalur Tulis Tembus 203.570<br />
Pendaftaran Di Libur Panjang Tetap Dilayani<br />
<a href="http://www.jpnn.com/read/2012/05/19/127800/Pendaftar-SNMPTN-Jalur-Tulis-Tembus--203.570-#" target="_blank">http://www.jpnn.com/read/2012/05/19/127800/Pendaftar-SNMPTN-Jalur-Tulis-Tembus&#8211;203.570-#</a></p>
<p>Sabtu, 19 Mei 2012 , 07:24:00<br />
JAKARTA &#8211; Proses pendaftaran masuk kampus negeri melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur ujian tulis terus dikebut. Meskipun saat ini libur long weekend pendaftaran tetap dilayani. Laporan terakhir pendaftar ujian tulis ini mencapai 203.570 orang. Ketua panitia pusat SNMPTN Akhmaloka melalui SMS yang dia kirim langsung dari Belarusia tadi malam menjelaskan, sampai saat ini pendaftaran SNMPTN jalur tulis belum mendapatkan hambatan signifikan. &#8220;Secara umum pendaftaran berjalan lancar. Perangkat kami juga berjalan normal,&#8221; jelas pria yang juga rektor ITB itu. Akhmaloka berharap, kondisi positif ini berjalan terus sampai pendaftaran SNMPTN jalur tulis ditutup pada 31 Mei pukul 22.00 WIB mendatang. Meski sampai saat ini panitia penerima pendaftaran belum mendapatkan ganggung, panitia masih khawatir terjadi penumpukan pendaftaran. Kasus ini berpeluang muncul ketika pemerintah sudah mengumumkan kelulusan ujian nasional (unas) tingkat SMA/sederajat pada 24 Mei mendatang. Akhamaloka mengatakan, pendaftar yang sudah apply dokumen pendaftaran saat ini dimungkinkan dari lulusan 2011 dan 2010.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>4 ) Aptisi: Kualitas PTS Tidak Kalah dengan PTN<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/21235953/Aptisi.Kualitas.PTS.Tidak.Kalah.dengan.PTN" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/21235953/Aptisi.Kualitas.PTS.Tidak.Kalah.dengan.PTN</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012 | 21:23 WIB<br />
MEDAN, KOMPAS.com &#8211; Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Wilayah IA Sumatera Utara Bahdin Nur Tanjung mengatakan, kemajuan perguruan tinggi swasta (PTS) dalam menyejajarkan posisinya dengan perguruan tinggi negeri (PTN) sudah sangat pesat. &#8220;Hal ini dibuktikan dengan kualitas lulusan dan prestasi yang dicapai para mahasiswanya. Ini tentunya tidak terlepas dari kerja keras dan jalinan kerja sama yang telah dibina antar PTS, sehingga akhirnya lulusannya mendapat pengakuan yang sama dengan lulusan PTN,&#8221; katanya pada acara Musyawarah Wilayah IV Aptisi Wilayah IA Sumut di di Medan, Jumat (18/5/2012). Meski demikian, ia mengakui masih banyak hal yang harus dibenahi PTS, baik persoalan program studi yang masih belum terakreditasi, persoalan dosen dan sertifikasi dosen, beasiswa dan bantuan operasional kampus.&#8221;Beberapa hal ini menjadi tantangan bagi Aptisi ke depannya. Dengan kekompakan dan kerja sama yang terus dibangun, saya yakin berbagai persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>5 ) Kemendikbud Tingkatkan Lulusan Teknik<br />
<a href="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/496165/38/" target="_blank">http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/496165/38/</a></p>
<p>Saturday, 19 May 2012<br />
SURABAYA – Perguruan tinggi negeri (PTN) didorong untuk mencetak sarjana teknik. Saat ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengalokasikan anggaran Rp200 miliar untuk memperbanyak sarjana teknik. Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan, anggaran tersebut digunakan untuk memperbanyak akademi komunitas yang berisi program D2 dan D3 sebanyak 40 lembaga. Dana akan disalurkan untuk pengadaan sarana dan prasarana pendidikan karena dalam satu akademi terdapat tiga program studi (prodi). Lokasi pembentukan akademi komunitas ini antara lain berada di Bojonegoro,Pacitan,dan daerah-daerah luar Pulau Jawa. &#8220;Tahun lalu ada Rp100 miliar yang kami sediakan,tahun ini mencapai Rp200 miliar,&#8221; kata Nuh seusai membuka Lomba Cipta Elektroteknik Nasional (LCEN) di Surabaya kemarin.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>6 ) Mendikbud Dukung Tes Urine bagi Mahasiswa Baru<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/20225968/Mendikbud.Dukung.Tes.Urine.bagi.Mahasiswa.Baru" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/20225968/Mendikbud.Dukung.Tes.Urine.bagi.Mahasiswa.Baru</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012 | 20:22 WIB<br />
SURABAYA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mendukung tes urine bagi mahasiswa baru di PTN/PTS untuk mengantisipasi pengaruh dan dampak narkoba di lingkungan kampus. &#8220;Itu positif. Kami dukung perguruan tinggi yang melakukan penyaringan mahasiswa tidak hanya dari aspek akademik, tapi juga aspek perilaku,&#8221; katanya di sela-sela pembukaan Lomba Cipta Elektroteknik Nasional (LCEN) 2012 di Surabaya, Jumat (18/5/2012). Didampingi Rektor ITS Prof Dr Ir Triyogi Yuwono DEA yang juga hadir dalam lomba yang digelar Mahasiswa Teknik Elektro ITS itu, ia menilai tes urine, tes darah, dan tes apa pun untuk meyakinkan anak yang berakhlak baik itu merupakan sesuatu yang positif.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>7 ) Mendikbud Siap Hormati Putusan MK Soal RSBI<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/21442440/Mendikbud.Siap.Hormati.Putusan.MK.Soal.RSBI" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/21442440/Mendikbud.Siap.Hormati.Putusan.MK.Soal.RSBI</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012 | 21:44 WIB<br />
SURABAYA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh berjanji siap menghormati apa pun keputusan Mahkamah Konstitusi tentang rintisan sekolah bertaraf internasional. &#8220;Saya menghormati masyarakat yang mengajukan uji materi RSBI ke MK. Apa pun putusan MK akan kita taati bersama,&#8221; katanya di sela-sela pembukaan Lomba Cipta Elektroteknik Nasional (LCEN) 2012 di Surabaya, Jumat (18/5/2012). Didampingi Rektor ITS Prof Dr Ir Triyogi Yuwono DEA yang juga hadir dalam lomba yang digelar Mahasiswa Teknik Elektro ITS itu, ia menjelaskan, bila MK memutuskan RSBI bertentangan dengan UUD 1945, pihaknya akan menghormati putusan itu. &#8220;Selama ini, pemerintah melaksanakan RSBI karena melaksanakan UU (UU Sisdiknas), kecuali dibatalkan dengan putusan MK yang menilai UU itu bertentangan dengan UUD 1945,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>8 ) Mendikbud Minta Sekolah Cegah Konvoi Kelulusan<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/2017544/Mendikbud.Minta.Sekolah.Cegah.Konvoi.Kelulusan" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/2017544/Mendikbud.Minta.Sekolah.Cegah.Konvoi.Kelulusan</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012 | 20:17 WIB<br />
SURABAYA, KOMPAS.com &#8211; Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh meminta sekolah bersikap kreatif mencegah konvoi siswa yang merayakan kelulusan ujian nasional mereka pada 26 Mei untuk tingkat SMA, 2 Juni tingkat SMP, dan 20 Juni tingkat SD. &#8220;Kami memang melarang hal itu, tapi sanksi untuk itu juga sulit, karena itu pihak sekolah hendaknya bersikap kreatif, misalnya siswa diminta membawa baju, lalu dikumpulkan dan diajak ke panti asuhan untuk memberikan baju, selanjutnya hasil UN diumumkan di panti asuhan itu,&#8221; katanya di Surabaya, Jumat (18/5/2012). Di sela pembukaan Lomba Cipta Elektroteknik Nasional (LCEN) 2012 yang digelar Mahasiswa Teknik Elektro ITS Surabaya, ia menjelaskan sekolah bisa juga meminta siswa membawa buku, lalu mengajak siswa ke panti asuhan dan ditunjukkan anak panti asuhan yang tidak mempunyai buku apa-apa.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>9 ) Peminat beasiswa Kaltim Cemerlang capai 21.793 pendaftar<br />
<a href="http://www.antaranews.com/berita/311321/peminat-beasiswa-kaltim-cemerlang-capai-21793-pendaftar" target="_blank">http://www.antaranews.com/berita/311321/peminat-beasiswa-kaltim-cemerlang-capai-21793-pendaftar</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012 21:28 WIB<br />
Samarinda (ANTARA News) &#8211; Peminat Program Beasiswa Kaltim Cemerlang yang digulirkan Pemprov Kaltim sudah mencapai 21.793 pendaftar dari total kuota program itu yang berjumlah sekitar 30.000 pelajar dan mahasiswa. &#8220;Pendaftaran untuk beasiswa Kaltim Cemerlang mulai dibuka pada 30 April dan akan ditutup pada Juni 2012. Tiap hari ada ribuan pendaftar dan hingga sekarang saja sudah terdapat 21.793 pendaftar,&#8221; ujar Ketua Tim Pengelola Program Beasiswa Kaltim Cemerlang, Bohari Yusuf, di Samarinda, Jumat. Dikatakannya, alokasi anggaran untuk beasiswa yang pendaftarannya melalui internet itu mencapai Rp70 miliar. Sedangkan pelajar dan mahasiswa yang bakal mendapat beasiswa dan stimulan program ini lebih dari 30.000 orang. &#8220;Kami sengaja menerapkan pendaftaran beasiswa melalui internet dengan alamat <a href="http://www.beasiswa-kaltim.org/" target="_blank">http://www.beasiswa-kaltim.org</a> , tujuannya adalah agar tidak terjadi kontak fisik saat mendaftar sehingga hasilnya bisa objektif,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>10 ) Aturan Menjadi Magister dan Doktor Diperketat<br />
<a href="http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/05/19/186776/Aturan-Menjadi-Magister-dan-Doktor-Diperketat" target="_blank">http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/05/19/186776/Aturan-Menjadi-Magister-dan-Doktor-Diperketat</a></p>
<p>19 Mei 2012<br />
SEMARANG- Dirjen Dikti Kemdikbud mengatur beberapa regulasi untuk diturunkan ke program pascasarjana perguruan tinggi. Hal itu berkaitan dengan tingginya animo masyarakat untuk meraih gelar magister (S-2), doktor (S-3), hingga guru besar (profesor), demi berbagai kepentingan baik pribadi maupun tuntutan pekerjaan. Aturan tersebut di antaranya mengenai pembatasan masa studi hingga seleksi ketat terhadap karya ilmiah untuk mencegah plagiarisme. Seperti yang dilakukan program pascasarjana Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, yang menjadwalkan lama studi untuk program magister dapat ditempuh selama tiga semester dan paling lama 10 semester. Sementara program doktor ditempuh minimal delapan semester dan maksimal masa studi 12 semester. Direktur Program Pascasarjana Undip Prof Dr dokter Anies MKes PKK mengatakan, ketentuan mengenai batas studi telah diatur dalam peraturan akademik universitas dan pascasarjana. Untuk program doktor yang magisternya (S-2) dari ilmu yang sebidang harus ditempuh minimal empat semester dan paling lama 10 semester. Sementara yang tidak sebidang minimal ditempuh lima semester dan harus selesai selama 11 semester.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>11 ) Politeknik Maritim Segera Dibangun<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/14290976/Politeknik.Maritim.Segera.Dibangun" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/14290976/Politeknik.Maritim.Segera.Dibangun</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012 | 14:29 WIB<br />
Kompas.com &#8211; Pemerintah Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau berencana membangun Politeknik Maritim untuk mengasah kemampuan kemaritiman anak-anak pulau setempat. Politeknik ini diharapkan sudah bisa menerima mahasiswa baru di tahun 2013. &#8220;Tinggal menunggu pembangunan. Mudah-mudahan sudah bisa menerima mahasiswa baru pada 2013,&#8221; kata Ketua Yayasan Pendidikan Maritim Indonesia (YPMI), Nada Faza Soraya, di Batam, Jumat (18/6). Nada menyatakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) sudah mengeluarkan izin pendirian Politeknik Maritim Natuna. Ia mengatakan Politeknik Maritim di Kabupaten Natuna merupakan awal dari rencana besar mendirikan Universitas Maritim yang selama ini menjadi perhatian YPMI.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>12 ) Menhan dukung UPN jadi PTN<br />
<a href="http://www.antaranews.com/berita/309775/menhan-dukung-upn-jadi-ptn" target="_blank">http://www.antaranews.com/berita/309775/menhan-dukung-upn-jadi-ptn</a></p>
<p>Rabu, 9 Mei 2012 10:50 WIB<br />
Surabaya (ANTARA News) &#8211; Menteri Pertahanan (Menhan), Prof Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD, mendukung pengalihan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran menjadi perguruan tinggi negeri (PTN). &#8220;Kami mendukung dan proses itu sudah berjalan. Saat ini, kita masih menunggu fatwa BPK tentang izin kepemilikan UPN, karena asetnya milik Kemhan, tapi kalau PTN akan menjadi milik Kemdikbud,&#8221; katanya di kampus UPN Veteran Jawa Timur (Jatim), di Surabaya, Rabu. Ia mengemukakan hal itu setelah meresmikan Gedung Technopark UPN senilai Rp7 miliar lebih untuk pengembangan teknologi tepat guna (TTG) bagi masyarakat. Menurut dia, proses pengalihan UPN menjadi PTN itu tidak hanya tergantung kepada Kementerian Pertahanan, namun Kemdikbud, Kementerian PAN, dan Kementerian Keuangan. &#8220;Itu semua sedang berjalan, tapi masih ada beberapa yang perlu disinkronkan, di antaranya status kepemilikan yang menunggu fatwa BPK. Biarlah BPK yang memutuskan, kami akan mengikuti, toh statusnya tetap milik negara,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>13 ) Universitas Udayana akan Buka Magister Hukum Pariwisata<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/15155543/Universitas.Udayana.akan.Buka.Magister.Hukum.Pariwisata" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/15155543/Universitas.Udayana.akan.Buka.Magister.Hukum.Pariwisata</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012 | 15:15 WIB<br />
Kompas.com &#8211; Fakultas Hukum Universitas Udayana Bali tengah berupaya membuka program studi magister hukum pariwisata yang pertama di Indonesia. Selain karena persoalan hukum kepariwisataan sangat penting, Bali sebagai daerah destinasi wisata dinilai rentan terhadap berbagai permasalahan hukum. &#8220;Persoalan pariwisata penuh dengan permasalahan hukum, mulai dari persoalan keimigrasian, hak asasi manusia, perburuhan, penyelundupan narkotika, dan sebagainya. Sehingga sangat penting dikaji lebih dalam dengan melihat realita Bali sebagai sentra destinasi pariwisata di Indonesia,&#8221; kata Dekan Fakultas Hukum Universitas Udayana Prof Dr I Gusti Ngurah Wairocana di Denpasar, Jumat.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>14 ) 75 Mahasiswa IPB Dilibatkan Pelihara Hutan Bakau<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/22134851/75.Mahasiswa.IPB.Dilibatkan.Pelihara.Hutan.Bakau" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/22134851/75.Mahasiswa.IPB.Dilibatkan.Pelihara.Hutan.Bakau</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012 | 22:13 WIB<br />
BOGOR, KOMPAS.com &#8211; Sebanyak 75 mahasiswa Institut Pertanian Bogor dilibatkan dalam penanaman sekaligus pemeliharaan hutan bakau atau mangrove di kawasan pesisir Angke Kapuk, Jakarta Utara. &#8220;Para mahasiswa itu adalah mereka yang saat ini memperoleh beasiswa dari Perusahaan Gas Negara (PGN) melalui Karya Salemba Empat (KSE),&#8221; kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB Prof Yonny Koesmaryono di Bogor, Jumat (18/5/2012).Ia menjelaskan, PT PGN (Persero) Tbk bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) IPB mengadakan penanaman mangrove pada 47 &#8220;guludan&#8221; di kawasan hutan tol Sedyatmo, Angke Kapuk, Jakarta. Aksi penanaman bertema &#8220;Hijau Negeriku, Lestari Alamku&#8221; itu dilakukan dalam rangkaian dukungan bagi program penanaman satu miliar pohon yang dicanangkan oleh pemerintah.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>15 ) Peduli Jamur, Unsoed Undang Akademisi se-Indonesia<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2012/05/18/373/631411/peduli-jamur-unsoed-undang-akademisi-se-indonesia" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2012/05/18/373/631411/peduli-jamur-unsoed-undang-akademisi-se-indonesia</a></p>
<p>Jum&#8217;at, 18 Mei 2012 18:04 wib<br />
JAKARTA &#8211; Jamur merupakan tanaman yang cukup melimpah di Indonesia. Bahkan, dari sekian banyak jenis jamur yang ada, baru beberapa jenis jamur yang bisa teridentifikasi. Untuk itu, Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto menggelar Seminar Nasional bertemaBiodiversitas dan Bioteknologi Sumber Daya Hayati Fungi. Diikuti oleh peneliti, pemerhati, dan akademisi ilmu hayati se-Indonesia menunjukkan betapa dunia mikologi atau jamur begitu diminati. Para akademisi tersebut memaparkan makalah dan poster mengenai jamur. &#8220;Ada 88 makalah yang disampaikan peserta biolog dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua. Kehadiran mereka memberi bukti bahwa dunia mikologi semakin mendapat tempat di masyarakat Indonesia,&#8221; kata Ketua Panitia Nuniek Ina R.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>16 ) Arang jerami bisa untuk bahan tinta<br />
<a href="http://www.antaranews.com/berita/311189/arang-jerami-bisa-untuk-bahan-tinta" target="_blank">http://www.antaranews.com/berita/311189/arang-jerami-bisa-untuk-bahan-tinta</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012 07:43 WIB<br />
Yogyakarta (ANTARA News) &#8211; Arang jerami dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan tinta alat tulis untuk whiteboard, kata peneliti dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta Niar Suhartini.&#8221;Hasil penelitian menunjukkan jerami yang telah diarangkan memiliki kandungan senyawa karbon yang cukup banyak. Senyawa karbon itu dapat digunakan sebagai pewarna hitam alami untuk tinta whiteboard,&#8221; katanya di Yogyakarta, Jumat. Dengan demikian, menurut dia, arang jerami juga lebih ramah lingkungan, dan aman bagi kesehatan. &#8220;Penelitian itu bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan tinta organik dengan bahan dasar arang jerami, dan untuk mengetahui pengaruh penambahan jumlah arang jerami terhadap pengurangan kadar `Volatile Organic Compound`,&#8221; katanya. Ia mengatakan penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan masyarakat terhadap penggunaan tinta organik dengan bahan dasar arang jerami.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>17 ) Dosen Unsoed Ciptakan Cash Register Mobile<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2012/05/18/373/631409/dosen-unsoed-ciptakan-cash-register-mobile" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2012/05/18/373/631409/dosen-unsoed-ciptakan-cash-register-mobile</a></p>
<p>Jum&#8217;at, 18 Mei 2012 17:02 wib<br />
JAKARTA &#8211; Inovasi menjadi lebih bermakna ketika dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Hal ini pula yang mendasari Dosen Teknik Informatika Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Bangun Wijayanto. Bangun berhasil membuat cash register berbasis android untuk Usaha Kecil Menengah (UKM). Menurut Bangun, piranti lunak tersebut dapat berjalan di ponsel maupun tablet. &#8220;Dengan software tersebut fungsi personal computer (PC) dapat digantikan dan UKM dapat memiliki cash register dengan harga yang murah,&#8221; kata Bangun seperti dilansir dari laman Unsoed, Jumat (18/5/2012).</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>18 ) Ratusan Mawasiswa Kedokteran Ikuti Rakornas<br />
<a href="http://www.pikiran-rakyat.com/node/188893" target="_blank">http://www.pikiran-rakyat.com/node/188893</a></p>
<p>Jumat, 18/05/2012 &#8211; 11:16<br />
BANDUNG, (PRLM).- Sebanyak 170 mahasiswa Fakultas Kedokteran dari 43 universitas di seluruh Indonesia mengikuti Rapat Koordinasi Nasiona (Rakornas) Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) 2012. Rakornas tersebut diselenggarakan di Univeristas Maranatha Jln. Prof Drg Suria Sumantri 65. Bandung, Jumat (18/5). Menurut Pembantu Dekan II Fakultas Kedokteran Universitas Maranatha, Hana Ratnawati, jumlah peserta Rakornas tersebut lebih dari 50 persen dari total 72 Fakultas Kedokteran yang ada di Indonesia. Ketua Rakornas 2012, Putri Sion Ginting mengungkapkan kegiatan ini diselenggarakan untuk saling berbagi pengalaman dari wilayah I, II, III dan IV serta antar Fakultas Kedokteran. Selain itu juga akan diadakan project fair dan project presentation dari para peserta yang akan dipilih 10 perwakilan dari seluruh peserta. &#8220;Intinya Rakornas ini untuk menyatukan kembali seluruh mahasiswa Fakultas Kedokteran di seluruh Indonesia untuk berada dalam satu arah tujuan yang sejalan,&#8221; kata Putri. (CA-14/CA-11/A-147)***</p>
<p>&gt;&gt;&gt;</p>
<p>19 ) Mahasiswa HI Diskusikan Pemilu AS<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2012/05/18/373/631636/mahasiswa-hi-diskusikan-pemilu-as" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2012/05/18/373/631636/mahasiswa-hi-diskusikan-pemilu-as</a></p>
<p>Jum&#8217;at, 18 Mei 2012 17:08 wib<br />
JAKARTA &#8211; Para mahasiswa jurusan Hubungan Internasional Universitas Kristen Indonesia (UKI) tampak antusias mengikuti diskusi bertajuk Elections for Teens di @America, Pacific Place, Jakarta Selatan.Sebagai narasumber, hadir Guru Besar Ilmu Politik dari University of Kansas, Amerika Serikat (AS), Burdett A Loomis. Pemilihan Umum (Pemilu) menjadi topik yang diangkatnya, mengingat AS akan menggelar pemilu pada tahun ini serta memberi gambaran akan Pemilu Indonesia pada 2014 mendatang. Dalam presentasinya, Loomis memaparkan segala bentuk mekanisme Pemilu AS, sekilas profil kandidat presiden AS 2012, hingga permasalahan yang mucul pada Pemilu AS. Ternyata, topik ini mampu menyedot perhatian para peserta.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>20 ) Mahasiswa diajak kembangkan maritim di KIT<br />
<a href="http://www.antaranews.com/berita/311326/mahasiswa-diajak-kembangkan-maritim-di-kit" target="_blank">http://www.antaranews.com/berita/311326/mahasiswa-diajak-kembangkan-maritim-di-kit</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012 22:52 WIB<br />
Jakarta (ANTARA News) &#8211; Indonesia Maritime Institute (IMI) mengajak mahasiswa dan intlektual kampus untuk mewujudkan pembanguan Indonesia yang berbasiskan maritim, khususnya di kawasan Indonesia timur (KTI), kata Direktur Eksekutif IMI Dr Y Paonganan, MSi di Universitas Haluole (Unhalu), Kendari, kemarin.&#8221;Setelah IPB, Unpad, Umrah, Universitas Bengkulu, USNI dan saat ini kami hadir di Unhalu. IMI hadir dalam semangat yang sama untuk membuka simpul-simpul kesadaran intlektual guna mendorong pembangunan berbasiskan maritim khususnya di KTI,&#8221; katanya. Siaran pers Humas IMI, Jumat, mnyebutkan acara di Unhalu itu disi dengan seminar bertema &#8220;membedah peran geostrategis kawasan timur Indonesia menuju negara maritim&#8221; yang dihadiri Kepala Staf Pangarmatim Laksma TNI Djoko Teguh Wahojo sebagai Keynote Speaker antara lain menyampaikan pentingnya penguatan keamanan dan pertahanan untuk menjaga laut Indonesia.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>21 ) Pengucuran Tunjangan Profesi Kian Mengambang<br />
Buat Jaga-jaga, Guru Sampai Membuka Empat Rekening Bank Sekaligus<br />
<a href="http://www.jpnn.com/read/2012/05/18/127717/Pengucuran-Tunjangan-Profesi-Kian-Mengambang-" target="_blank">http://www.jpnn.com/read/2012/05/18/127717/Pengucuran-Tunjangan-Profesi-Kian-Mengambang-</a></p>
<p>Jum&#8217;at, 18 Mei 2012 , 06:57:00<br />
JAKARTA &#8211; Harapan guru bersertifikat untuk segera menikmati kucuran tunjangan profesi harus ditahan dulu. Sebab pengucuran tunjangan untuk rapelan tiga bulan yang seharusnya cair April lalu, semakin tidak jelas. Sebaliknya para guru menilai alasan pemerintah mengulur pencairan itu mengada-ada. Diantara keluhan guru disuarakan oleh Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI). &#8220;Semua alasan yang dilontarkan pemerintah mengada-ada,&#8221; ujar Sekjen FSGI Retno Listiyarti di Jakarta kemarin (17/5). Alasan pemerintah yang paling membuat Retno geregetan adalah, pemerintah menunda pengucuran tunjangan profesi karena data guru di daerah burubah-ubah. Kondisi ini membuat Kemendikbud harus menunda penerbitan SK untuk pengucuran tunjangan profesi. Meskipun uang untuk membayar tunjangan ini sudah ditransfer pemerintah pusat ke daerah.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>22 ) Beri Sanksi Berat dan Tegas<br />
Dampak Politisasi Birokrasi<br />
<a href="http://cetak.kompas.com/read/2012/05/19/02583586/beri.sanksi.berat.dan.tegas" target="_blank">http://cetak.kompas.com/read/2012/05/19/02583586/beri.sanksi.berat.dan.tegas</a></p>
<p>19 Mei 2012<br />
Jakarta, Kompas &#8211; Pelaku korupsi dan perampokan uang negara di setiap instansi pemerintah akan dikenai sanksi berat dan tegas. Sanksi berupa penurunan pangkat sampai pemberhentian secara tidak hormat sebagai pegawai negeri sipil. Hukuman berat diberikan karena pelaku telah merugikan negara dan lebih menguntungkan diri sendiri. Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Keuangan perlu segera memberikan sanksi berat kepada pegawai yang masih melakukan manipulasi tiket dan kuitansi perjalanan dinas. Sebab, pemalsuan tiket dan kuitansi dapat dikategorikan sebagai penipuan yang merugikan keuangan negara. &#8220;Kalau diketahui ada yang memanipulasi tiket, kuitansi, dan lainnya pasti terkena sanksi berat karena kami anggap itu sebagai fraud (penipuan). Kementerian Keuangan memiliki 1.000 kantor di seluruh Indonesia. Mungkin saja masih ada yang nakal. Itu pasti akan kami periksa dan tindak,&#8221; tutur Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan Sonny Loho saat dihubungi Kompas di Jakarta, Jumat (18/5).</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>23 ) Irjen Kemenkeu: Ada PNS yang Manipulasi Perjalanan Dinas<br />
<a href="http://nasional.kompas.com/read/2012/05/19/00171486/Irjen.Kemenkeu.Ada.PNS.yang.Manipulasi.Perjalanan.Dinas" target="_blank">http://nasional.kompas.com/read/2012/05/19/00171486/Irjen.Kemenkeu.Ada.PNS.yang.Manipulasi.Perjalanan.Dinas</a></p>
<p>Sabtu, 19 Mei 2012 | 00:17 WIB<br />
JAKARTA, KOMPAS.com — Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan (Irjen Kemenkeu) Sonny Loho mengakui, di antara ribuan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan kementeriannya, kemungkinan ada saja yang memanipulasi perjalanan dinas. Manipulasi dilakukan antara lain dengan memalsukan tiket pesawat dan kuitansi hotel untuk kepentingannya sendiri. Akibat manipulasi, terjadi pemborosan anggaran. Oleh sebab itu, Irjen Kemenkeu akan bertindak dengan menjatuhkan sanksi, mulai dari hukuman disiplin hingga pemecatan. &#8220;Kemenkeu mempunyai 1.000 kantor di seluruh Indonesia. Mungkin masih ada yang nakal. Oleh sebab itu, pasti kita akan periksa dan tindak,&#8221; kata Sonny kepada Kompas, Jumat (18/5/2012) di Jakarta.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>24 ) RI Urutan Ke-15 Pengirim Pasukan Perdamaian<br />
<a href="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/496173/" target="_blank">http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/496173/</a></p>
<p>Saturday, 19 May 2012<br />
YOGYAKARTA – Prestasi membanggakan diraih Indonesia dalam mengemban misi menjaga perdamaian dunia. Berdasarkan laporan PBB, Indonesia menempati urutan 15 dari 177 negara yang paling banyak mengirimkan pasukan penjaga perdamaian dunia. Selain Indonesia,dalam daftar 15 besar tersebut di antaranya Bangladesh, Pakistan, India, Nigeria, Etiopia, Jordan, Ghana, dan Afrika Selatan. Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI Brigjen Imam Edy Mulyono MSc MSS mengatakan,saat ini ada sekitar 1.966 personel pasukan Indonesia yang ditempatkan di enam negara di antaranya Libanon, Sudan Selatan, Darfur,Liberia dan Haiti.Tim pasukan tersebut terdiri dari 17.90 personel militer, 155 polisi dan 21 pemantau militer.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>25 ) Kebangkitan Perekonomian<br />
<a href="http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/05/19/186851/10/Kebangkitan-Perekonomian" target="_blank">http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/05/19/186851/10/Kebangkitan-Perekonomian</a></p>
<p>Oleh Purbayu Budi Santosa- Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro</p>
<p>19 Mei 2012<br />
TIAP 20 Mei bangsa Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Peringatan itu bukan sekadar rutinitas melainkan untuk kembali mengingatkan bangkitnya nasionalisme, persatuan dan kesatuan untuk memerdekakan Indonesia, yang ditandai dengan berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908. Perjuangan politik yang begitu intens jauh sebelum kemerdekaaan, sebenarnya merupakan jembatan emas menuju proklamasi. Kemerdekaan politik sudah ada sebelum kita dijajah, misalnya kekuasaan di tangan raja atau sultan. Namun setelah VOC menguasai Indonesia, para sultan dan raja menjual kekayaan dan rakyat sebagai sapi perahan VOC dan penjajah Belanda. Meski kemerdekaan telah diproklamirkan pada 17 Agustus 1945, kemerdekaan ekonomi Indonesia perlu terus diwujudkan lebih nyata, dengan memompa semangat nasionalisme, persatuan, dan kesatuan guna mewujudkan kemadirian ekonomi. Pertanyaannya apakah kemandirian ekonomi kita belum tercapai?</p>
<p>&#8230;dst</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/19/berita-edukasi-19-mei-2012.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Datang Hari Kebangkitan Nasional Indonesia Ke 104</title>
		<link>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/19/selamat-datang-hari-kebangkitan-nasional-indonesia-ke-104.html</link>
		<comments>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/19/selamat-datang-hari-kebangkitan-nasional-indonesia-ke-104.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 23:03:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan Kopertis]]></category>
		<category><![CDATA[Asal Usul Kebangkitan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kebangkitan Nasional Indonesia Ke 104]]></category>
		<category><![CDATA[Pedoman Penyelenggaraan Peringatan HARKITNAS ke 104 Tahun 2012]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kopertis12.or.id/?p=16608</guid>
		<description><![CDATA[Kebangkitan Nasional Indonesia Slogan : Bangkit, Bersatu, Maju dan Sejahtera………. Indonesiaku Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Kebangkitan Nasional adalah Masa dimana Bangkitnya Rasa dan Semangat Persatuan, Kesatuan, dan Nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan Belanda dan Jepang. Masa ini ditandai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 id="firstHeading"><a title="Kebangkitan Nasional Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kebangkitan_Nasional_Indonesia">Kebangkitan Nasional Indonesia</a></h1>
<p><img id="template_01" src="http://www.kebangkitan-nasional.or.id/images/template_01.jpg" alt="" width="800" height="125" /></p>
<h3><strong>Slogan : Bangkit, Bersatu, Maju dan Sejahtera………. Indonesiaku</strong></h3>
<p>Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas</p>
<p><strong>Kebangkitan Nasional</strong> adalah Masa dimana Bangkitnya Rasa dan Semangat Persatuan, Kesatuan, dan <a title="Nasionalisme" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nasionalisme">Nasionalisme</a> serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Republik Indonesia</a>, yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan <a title="Hindia Belanda" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hindia_Belanda">Belanda</a> dan <a title="Masa Pendudukan Jepang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Masa_Pendudukan_Jepang">Jepang</a>. Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting yaitu berdirinya <a title="Boedi Oetomo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Boedi_Oetomo">Boedi Oetomo</a> (<a title="20 Mei" href="http://id.wikipedia.org/wiki/20_Mei">20 Mei</a> <a title="1908" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1908">1908</a>) dan ikrar <a title="Sumpah Pemuda" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumpah_Pemuda">Sumpah Pemuda</a> (<a title="28 Oktober" href="http://id.wikipedia.org/wiki/28_Oktober">28 Oktober</a> <a title="1928" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1928">1928</a>). Masa ini merupakan salah satu dampak <a title="Politik etis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Politik_etis">politik etis</a> yang mulai diperjuangkan sejak masa <a title="Douwes Dekker" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Douwes_Dekker">Multatuli</a>.</p>
<h2>Tokoh-Tokoh</h2>
<p>Tokoh-tokoh yang mempolopori Kebangkitan Nasional, antara lain yaitu :</p>
<ol>
<li><a title="Sutomo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sutomo">Sutomo</a></li>
<li>Ir. Soekarno</li>
<li>Dr. <a title="Tjipto Mangoenkoesoemo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tjipto_Mangoenkoesoemo">Tjipto Mangunkusumo</a></li>
<li>Raden Mas Soewardi Soerjaningrat (<a title="EYD" href="http://id.wikipedia.org/wiki/EYD">EYD</a>: Suwardi Suryaningrat, sejak 1922 menjadi <a title="Ki Hadjar Dewantara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ki_Hadjar_Dewantara">Ki Hajar Dewantara</a>)</li>
<li>dr. <a title="Douwes Dekker" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Douwes_Dekker">Douwes Dekker</a></li>
<li>dan Lain-Lain</li>
</ol>
<h2>Asal Usul Kebangkitan Nasional</h2>
<p>Selanjutnya pada <a title="1912" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1912">1912</a> berdirilah <a title="Partai Politik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Politik">Partai Politik</a> pertama <a title="Indische Partij" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indische_Partij">Indische Partij</a>. Pada tahun ini juga <a title="Haji Samanhudi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Haji_Samanhudi">Haji Samanhudi</a> mendirikan <a title="Sarekat Dagang Islam" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sarekat_Dagang_Islam">Sarekat Dagang Islam</a> (<a title="Solo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Solo">Solo</a>), KH <a title="Ahmad Dahlan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ahmad_Dahlan">Ahmad Dahlan</a> mendirikan <a title="Muhammadiyah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Muhammadiyah">Muhammadiyah</a> (<a title="Yogyakarta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yogyakarta">Yogyakarta</a>) dan <a title="Dwijo Sewoyo (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dwijo_Sewoyo&amp;action=edit&amp;redlink=1">Dwijo Sewoyo</a> dan kawan-kawan mendirikan Asuransi Jiwa Bersama <a title="Boemi Poetra" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Boemi_Poetra">Boemi Poetra</a> di <a title="Magelang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Magelang">Magelang</a>.Kebangkitan pergerakan nasional Indonesia bukan berawal dari berdirinya Boedi Oetomo, tapi diawalai dengan berdirinya Sarekat Dagang Islam pada tahun 1905 di Pasar Laweyan, Solo.Sarekat ini awalnya berdiri untuk menandingi dominasi pedagang Cina pada waktu itu.Kemudian berkembang menjadi organisasi pergerakan sehingga pada tahun 1906 berubah nama menjadi Sarekat Islam.</p>
<p>Suwardi Suryaningrat yang tergabung dalam Komite <a title="Boemi Poetera" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Boemi_Poetera">Boemi Poetera</a>, menulis <em><a title="Als ik eens Nederlander was (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Als_ik_eens_Nederlander_was&amp;action=edit&amp;redlink=1">Als ik eens Nederlander was</a></em> (Seandainya aku orang Belanda), <a title="20 Juli" href="http://id.wikipedia.org/wiki/20_Juli">20 Juli</a> <a title="1913" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1913">1913</a> yang memprotes keras rencana pemerintah <a title="Hindia Belanda" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hindia_Belanda">Hindia Belanda</a> merayakan 100 tahun kemerdekaan Belanda di Hindia Belanda. Karena tulisan inilah dr. Tjipto Mangunkusumo dan Suwardi Suryaningrat dihukum dan diasingkan ke <a title="Banda" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Banda">Banda</a> dan <a title="Bangka" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bangka">Bangka</a>, tetapi karena &#8220;boleh memilih&#8221;, keduanya dibuang ke <a title="Negeri Belanda" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Negeri_Belanda">Negeri Belanda</a>. Di sana Suwardi justru belajar ilmu pendidikan dan dr. Tjipto karena sakit dipulangkan ke Hindia Belanda.<br />
Saat ini, Tanggal berdirinya <em>Boedi Oetomo</em>, <a title="20 Mei" href="http://id.wikipedia.org/wiki/20_Mei">20 Mei</a>, dijadikan sebagai <strong>Hari Kebangkitan Nasional</strong>.</p>
<h2>Budi Utomo</h2>
<p><strong>Budi Utomo</strong> (<a title="Ejaan Soewandi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ejaan_Soewandi">ejaan Soewandi</a>: <strong>Boedi Oetomo</strong>) adalah sebuah organisasi pemuda yang didirikan oleh Dr. <a title="Sutomo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sutomo">Sutomo</a> dan para mahasiswa <a title="STOVIA" href="http://id.wikipedia.org/wiki/STOVIA">STOVIA</a> yaitu <a title="Goenawan Mangoenkoesoemo (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Goenawan_Mangoenkoesoemo&amp;action=edit&amp;redlink=1">Goenawan Mangoenkoesoemo</a> dan <a title="Soeraji (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Soeraji&amp;action=edit&amp;redlink=1">Soeraji</a> pada tanggal <a title="20 Mei" href="http://id.wikipedia.org/wiki/20_Mei">20 Mei</a> <a title="1908" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1908">1908</a>. Digagaskan oleh Dr. <a title="Wahidin Sudirohusodo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wahidin_Sudirohusodo">Wahidin Sudirohusodo</a>. Organisasi ini bersifat sosial, ekonomi, dan kebudayaan tetapi tidak bersifat politik. Berdirinya Budi Utomo menjadi awal gerakan yang bertujuan mencapai kemerdekaan <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a> walaupun pada saat itu organisasi ini awalnya hanya ditujukan bagi golongan berpendidikan <a title="Jawa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa">Jawa</a>.</p>
<p>Pada hari Minggu, 20 Mei 1908, pada pukul sembilan pagi, bertempat di salah satu ruang belajar STOVIA, Soetomo menjelaskan gagasannya. Dia menyatakan bahwa hari depan bangsa dan Tanah Air ada di tangan mereka. Maka lahirlah <strong>Boedi Oetomo</strong>. Namun, para pemuda juga menyadari bahwa tugas mereka sebagai mahasiswa kedokteran masih banyak, di samping harus berorganisasi. Oleh karena itu, mereka berpendapat bahwa &#8220;kaum tua&#8221;-lah yang harus memimpin Budi Utomo, sedangkan para pemuda sendiri akan menjadi motor yang akan menggerakkan organisasi itu.</p>
<p>Sepuluh tahun pertama Budi Utomo mengalami beberapa kali pergantian pemimpin organisasi. Kebanyakan memang para pemimpin berasal kalangan &#8220;priayi&#8221; atau para bangsawan dari kalangan keraton, seperti Raden Adipati <a title="Tirtokoesoemo (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tirtokoesoemo&amp;action=edit&amp;redlink=1">Tirtokoesoemo</a>, bekas <a title="Bupati" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bupati">Bupati</a> <a title="Karanganyar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karanganyar">Karanganyar</a> (presiden pertama Budi Utomo), dan Pangeran <a title="Ario Noto Dirodjo (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ario_Noto_Dirodjo&amp;action=edit&amp;redlink=1">Ario Noto Dirodjo</a> dari [[Keraton Pakualaman]].</p>
<p><img src="http://www.kebangkitan-nasional.or.id/images/gambar/0/16.gif" alt="kitnas 2008" width="470" height="250" /><br />
Peringatan 100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Selasa 20 Mei 2008. Kegiatan-kegiatan peringatan 100 Tahun Harkitnas lainnya digelar sampai setahun ke depan (20 Mei 2009).</p>
<h2><a title="PEDOMAN PENYELENGGARAAN PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE 104 TAHUN 2012" href="http://www.kebangkitan-nasional.or.id/?mod=teks&amp;id=pd"><strong>PEDOMAN PENYELENGGARAAN</strong><br />
<strong>PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE 104</strong><br />
<strong>TAHUN 2012</strong></a></h2>
<p><strong>Website resmi Hari Kebangkitan Nasional di <a title="sini" href="http://www.kebangkitan-nasional.or.id/">sini</a></strong></p>
<p><strong>A. LATAR BELAKANG</strong></p>
<p>Letak geografis Indonesia yang berada di antara dua benua dan dibatasi dengan dua samudra menjadikan Indonesia merupakan suatu negara yang kaya, tidak saja dari segi kekayaan hayati tetapi juga kaya akan khasanah budaya. Keaneka ragaman suku bangsa yang mendiami bumi nusantara dengan sifat geografis yang berbeda memunculkan keaneka ragaman pula pada seni budaya, bahasa, adat istiadat, tata cara, kebiasaan, dan status sosial masyarakat.</p>
<p>Keaneka ragaman  ini sebenarnya merupakan suatu aset bagi Indonesia, karena ia merupakan suatu keindahan dan sekaligus juga menjadi suatu kekuatan. Oleh karena itu sudah menjadi kewajiban kita untuk dapat menjaga dan melestarikannya dari pengaruh buruk yang datang dari masuknya budaya asing ke dalam masyarakat.</p>
<p>Di era globalisasi sekarang ini pengetahuan tentang keaneka ragaman latar belakang dan budaya bangsa  perlu untuk diketahui, dipelajari dan dipahami  khususnya oleh generasi muda, baik melalui jalur pendidikan formal maupun non formal. Upaya ini perlu dilakukan dalam rangka membentuk karakter bangsa yang berkeadaban, mampu bersikap damai di tengah perbedaan, menebarkan benih cinta kasih kepada sesama, serta mengedepankan persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.</p>
<p>Tampaknya hal ini sudah disadari oleh para pendiri negara ini. Bahwa untuk membangun bangsa yang kuat diperlukan keteguhan dalam menjaga nilai-nilai budaya yang dapat mempersatukan masyarakat Indonesia yang majemuk. Dengan diikrarkannya Sumpah Pemuda di tahun 1928 hal ini menunjukkan bahwa bangsa Indonesia mempunyai komitmen tinggi untuk menjaga nilai nilai budaya bangsanya sebagai bagian dari kehidupannya.</p>
<p>Dalam rangka memperingati HARKITNAS ke 104 Tahun 2012 sudah menjadi kewajiban  kita untuk tetap selalu menjaga nilai-nilai luhur budaya bangsa dengan menjadikannya pedoman kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.</p>
<p><strong>B.  D A S A R</strong></p>
<ol>
<li>Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005 – 2025;</li>
<li>Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1985 jo. Keppres Nomor 18 Tahun 2002 tentang Penyelenggaraan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional;</li>
<li>Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah;</li>
<li>Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2009  tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara;</li>
<li>Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara;</li>
</ol>
<p><strong>C.  TUJUAN</strong></p>
<p>Tujuan peringatan 104 tahun Kebangkitan Nasional adalah untuk terus memelihara, menumbuhkan dan menguatkan jiwa nasionalisme kebangsaan kita sebagai landasan dasar dalam melaksanakan pembangunan, menegakkan nilai-nilai demokrasi berlandaskan moral dan etika berbangsa dan bernegara, mempererat persaudaraan untuk mempercepat terwujudnya visi dan misi bangsa kita ke depan dalam bingkai NKRI.</p>
<p><strong>D.  TEMA DAN LOGO</strong></p>
<p>Tema Peringatan 104 Tahun Kebangkitan Nasional Tahun 2012 adalah :</p>
<p>DENGAN SEMANGAT HARI KEBANGKITAN NASIONAL, KITA TINGKATKAN KESADARAN BERBANGSA DAN BERNEGARA YANG BERKARAKTER, DAMAI DAN BERDAYA SAING MENUJU MASYARAKAT YANG SEJAHTERA</p>
<p><strong>Sub tema :</strong></p>
<p><strong>  Dengan Semangat Harkitnas ke 104 Tahun 2012, Kita Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa.</strong></p>
<p><strong>Slogan :</strong></p>
<p><strong>  Bangkit, Bersatu, Maju dan Sejahtera………. Indonesiaku</strong></p>
<p><strong>Logo:</strong></p>
<ol>
<li>Slogan dan Logo 104 Tahun Harkitnas yang digunakan secara resmi adalah sebagaimana terlampir, atau dapat dilihat dalam website <a href="http://www.kebangkitan-nasional.or.id/">http://www.kebangkitan-nasional.or.id/</a></li>
<li>Slogan dan Logo 104 Tahun Harkitnas di pasang oleh setiap instansi/organisasi/masyarakat yang melaksanakan kegiatan peringatan Harkitnas;</li>
<li>Penempatan Slogan dan Logo 104 Tahun Harkitnas hendaknya mempertimbangkan aspek/nilai-nilai etika dan estetika.</li>
</ol>
<p>Selengkapnya silakan baca <strong>di <a title="sini " href="http://www.kebangkitan-nasional.or.id/?mod=teks&amp;id=pd">sini </a></strong></p>
<h2><strong>Artikel Terkait Kebangkitan Nasional :</strong></h2>
<h2><strong>Kebangkitan Perekonomian</strong></h2>
<p>Oleh <strong>Purbayu Budi Santosa</strong>- Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro</p>
<p>TIAP 20 Mei bangsa Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Peringatan itu bukan sekadar rutinitas melainkan untuk kembali mengingatkan bangkitnya nasionalisme, persatuan dan kesatuan untuk memerdekakan Indonesia, yang ditandai dengan berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908.</p>
<p>Perjuangan politik yang begitu intens jauh sebelum kemerdekaaan, sebenarnya merupakan jembatan emas menuju proklamasi. Kemerdekaan politik sudah ada sebelum kita dijajah, misalnya kekuasaan di tangan raja atau sultan. Namun setelah VOC menguasai Indonesia, para sultan dan raja menjual kekayaan dan rakyat sebagai sapi perahan VOC dan penjajah Belanda.</p>
<p>Meski kemerdekaan telah diproklamirkan pada 17 Agustus 1945, kemerdekaan ekonomi Indonesia perlu terus diwujudkan lebih nyata, dengan memompa semangat nasionalisme, persatuan, dan kesatuan guna mewujudkan kemadirian ekonomi. Pertanyaannya apakah kemandirian ekonomi kita belum tercapai?</p>
<p>Sepanjang perjalanan pascakemerdekaan, Indonesia selalu menjadi incaran negara maju lain  karena kekayaan sumber daya alamnya yang begitu melimpah. Pada masa lalu mereka mengincar rempah-rempah, dan kini ingin menguasai sumber daya alam kita melalui berbagai taktik penguasaan dan dengan melihat kelemahan kita.</p>
<p>John Pilgers dalam bukunya yang kemudian difilmkan dengan judul ’’The New  Rulers of the World’’  (2002) mengungkapkan bagaimana Indonesia dapat dikuasai oleh para konglomerat tingkat dunia melalui perusahaan multinasional (MNC) dan kebijakan utangnya yang menjerat. Dia memaparkan kondisi pekerja pabrik di Indonesia yang begitu mengenaskan. Mereka umumnya bekerja di MNC seperti Nike, Adidas, GAP, tapi MNC dan distributor di negara-negara maju bisa meraup keuntungan sangat besar.</p>
<p>Soal utang luar negeri menurut Pilgers dan juga John Perkins (2004) menjadi sarana untuk bisa menguasai Indonesia sejak era Soeharto.  Adapun Bradley R Simpson dalam buku Economists with Guns mengulas bagaimana negara maju, khususnya AS, begitu dominan memengaruhi berbagai UU di Indonesia, terlebih yang berkaitan dengan investasi. Regulasi lain kita juga terperangkap dalam jaringan negara maju, artinya menguntungkan negara maju dan sekelompok kecil orang Indonesia, sebagai kaki tangan penjajahan model baru.</p>
<p><strong>Ekonomi Rakyat</strong></p>
<p>Menurut Sri Edi Swasono, sistem ekonomi bebas yang kini kita anut, terlebih dengan perangkap utang dan aturan yang didikte luar negeri, bisa makin menyengsarakan rakyat. Pengebirian peran pemerintah dan meletakkan kebebasan individu, akan menyebabkan kemiskinan, pengangguran, ketimpangan distribusi pendapatan, korupsi,  kerusakan lingkungan, dan penyakit sosial lainnya. Belum lagi pihak asing menguasai aset-aset utama kita, sedangkan rakyat dalam kesusahan.</p>
<p>Kunci utamanya terletak pada pemurnian dan konsistensi pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945. Terkait Pasal 33 dan 34 UUD 1945 tentang kesejahteraan sosial misalnya, harus dilaksanakan secara konsisten dan perlu perjuangan berat utuk menyejahterakan semua warga negara kita, , bukan sekelompok kecil orang atau golongan, bahkan pihak asing.</p>
<p>Ekonomi rakyat semestinya menjadi ujung tombak menuju kemerdekaan dan kemandirian ekonomi. Istilah ekonomi rakyat kali pertama dikemukakan Bung Hatta dalam tulisannya tahun 1931 pada Majalah Daulat Ra’jat. Faktanya, pendidikan ekonomi rakyat dan esensi ekonomi dari UUD 1945 belum substantif menjadi kiblat pendidikan di fakultas ekonomi di negara kita.</p>
<p>Dominasi pendidikan ilmu ekonomi masih berkiblat pada ekonomi bebas (liberalisme dan kapitalisme) sehingga muncul dehumanisasi. Ke depan rasanya perlu merealisasikan pendidikan ekonomi yang berbasis kearifan lokal, tanpa mengesampingkan hal-hal yang positif dari pihak asing. (10)  <strong> Sumber : <a href="http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/05/19/186851/10/Kebangkitan-Perekonomian">http://www.suaramerdeka.com/</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/19/selamat-datang-hari-kebangkitan-nasional-indonesia-ke-104.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berita Edukasi 18 Mei 2012</title>
		<link>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/18/berita-edukasi-18-mei-2012.html</link>
		<comments>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/18/berita-edukasi-18-mei-2012.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 06:58:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[2013 Pascasarjana Bebas Biaya SPP]]></category>
		<category><![CDATA[6000 Program Studi Belum Diakreditasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Edukasi Mei 2012]]></category>
		<category><![CDATA[Piramida di Gunung Padang]]></category>
		<category><![CDATA[PLTN di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Tukang Gigi Diminta Kuliah D-3]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kopertis12.or.id/?p=16603</guid>
		<description><![CDATA[1 ) 2013, Pascasarjana Bebas Biaya SPP http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/17/22421046/2013.Pascasarjana.Bebas.Biaya.SPP Kamis, 17 Mei 2012 &#124; 22:42 WIB JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan menggratiskan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) terhadap mahasiswa pascasarjana di perguruan tinggi negeri (PTN). Rencananya, ide besar itu akan mulai dilaksanakan pada 2013 mendatang. Menteri Pendidikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1 ) 2013, Pascasarjana Bebas Biaya SPP<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/17/22421046/2013.Pascasarjana.Bebas.Biaya.SPP" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/17/22421046/2013.Pascasarjana.Bebas.Biaya.SPP</a></p>
<p>Kamis, 17 Mei 2012 | 22:42 WIB<br />
JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan menggratiskan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) terhadap mahasiswa pascasarjana di perguruan tinggi negeri (PTN). Rencananya, ide besar itu akan mulai dilaksanakan pada 2013 mendatang. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, kebijakan itu sengaja dilakukan untuk mendongkrak minat dan jumlah mahasiswa lulusan S-1 agar melanjutkan studinya ke program pascasarjana. &#8220;Jumlah mahasiswa bergelar master masih sangat sedikit, itulah kenapa akan kita dorong pendidikan pascasarjana agar gratis SPP-nya,&#8221; kata Nuh, saat ditemui di kediamannya, Kamis (17/5/2012), di Jakarta. Dijelaskan olehnya, tahun 2013 mendatang bebas biaya SPP pada program pascasarjana akan diterapkan di beberapa program studi tertentu, yakni teknik, sains, dan pertanian. Sebab, menurutnya, ketiga program studi tersebut merupakan program studi yang tingkat kebutuhannya sangat tinggi dan mendesak.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>2 ) Perguruan Tinggi Negeri Akan Terus Ditambah<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/09412524/Perguruan.Tinggi.Negeri.Akan.Terus.Ditambah" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/09412524/Perguruan.Tinggi.Negeri.Akan.Terus.Ditambah</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012 | 09:41 WIB<br />
Jakarta, Kompas &#8211; Pemerintah bakal terus menambah jumlah perguruan tinggi negeri untuk meningkatkan akses masyarakat ke jenjang pendidikan tinggi. Penambahan PTN itu dengan mendirikan PTN baru ataupun mengonversi perguruan tinggi swasta menjadi PTN. &#8220;Kita perlu meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi,&#8221; kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh seusai pertemuan dengan Ketua MPR Taufiq Kiemas dan Rektor Universitas Pancasila Edie Toet Hendratno, di Jakarta, Rabu (16/5). Menurut Nuh, APK pendidikan tinggi saat ini masih sekitar 26 persen dan akan terus ditingkatkan menjadi 33 persen. &#8220;Jadi, butuh tambahan kampus, baik dari pemerintah maupun swasta,&#8221; kata Nuh. Saat ini, dari sekitar 130 perguruan tinggi negeri serta sekitar 2.700 perguruan tinggi swasta, hanya bisa ditampung sekitar 1,1 juta mahasiswa baru. Padahal, jumlah lulusan SMA/SMK/MA sederajat sekitar 2,9 juta orang per tahun.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>3 ) 6000 Program Studi Belum Diakreditasi<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/10594829/6000.Program.Studi.Belum.Diakreditasi" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/10594829/6000.Program.Studi.Belum.Diakreditasi</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012 | 10:59 WIB<br />
JAKARTA, KOMPAS.com &#8211; Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah menyiapkan solusi atas banyaknya program studi di perguruan tinggi swasta (PTS) yang belum terakreditasi. Saat ini setidaknya ada sekitar 6000 program studi di PTS yang belum diakreditasi. Akreditasi ini diperlukan agar mendapatkan ijin operasional. Hal itu dikatakan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemdikbud, Djoko Santoso kepada Kompas.com, Jumat (18/5/2012), di Jakarta. Ia menjelaskan seharusnya seluruh PTS telah menyelesaikan proses akreditasi paling lambat Rabu (16/2/12). &#8220;Iya batas akhirnya Rabu lalu. Memang banyak yang belum, maka ini saya lagi memikirkan bagaimana jalan keluarnya,&#8221; kata Djoko. Dijelaskan olehnya, masih banyaknya jumlah program studi yang belum terakreditasi disebabkan oleh beberapa hal, baik dari internal PTS, ataupun dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sebagai lembaga yang mengurusi akreditasi tersebut.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>4 ) 14.550 Lulusan PTS di Jatim Terancam Tak Diakui<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2012/05/18/373/631289/14-550-lulusan-pts-terancam-tak-diakui" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2012/05/18/373/631289/14-550-lulusan-pts-terancam-tak-diakui</a></p>
<p>Jum&#8217;at, 18 Mei 2012 09:39 wib<br />
SURABAYA – Sedikitnya 14.550 mahasiswa calon lulusan dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jawa Timur terancam tak mendapat pengakuan formal. Pasalnya, banyak program studi (prodi) yang mereka tempuh belum terakreditasi dalam sistem pendidikan nasional. Padahal, sesuai UU Sisdiknas tahun 2003, untuk dapat menyelenggarakan pendidikan dan mengeluarkan ijazah, prodi yang bernaung di sebuah PTS harus memiliki izin pendirian dari pemerintah, sekaligus akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BANPT). Jika tidak, PTS tersebut tak bisa mengeluarkan ijazah bagi lulusannya. Ketentuan tersebut harusnya dipenuhi paling lambat 16 Mei 2012 lalu. &#8220;Aturan ini harus diperhatikan PTS,&#8221; kata Kepala Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis), Sugijanto, kemarin. Sayangnya, hingga saat ini tercatat sekira 485 prodi di Jawa Timur yang belum terakreditasi. Masing-masing prodi memiliki jumlah minimal mahasiswa 30 orang. Dengan begitu, ada sekira 14.550 mahasiswa nasibnya bakal tak menentu.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>5 ) Kemdikbud Akan Buat Lembaga Akreditasi Mandiri<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/12361848/Kemdikbud.Akan.Buat.Lembaga.Akreditasi.Mandiri" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/12361848/Kemdikbud.Akan.Buat.Lembaga.Akreditasi.Mandiri</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012 | 12:36 WIB<br />
JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan membuat lembaga akreditasi mandiri sehingga bisa terlibat dalam proses akreditasi program studi di perguruan tinggi. Demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, Jumat (18/5/2012) di Jakarta. Nuh menjelaskan bahwa lembaga akreditasi mandiri dibangun untuk menyelesaikan kendala yang terjadi terkait persoalan proses akreditasi. Pasalnya, Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT) sebagai lembaga pemerintah dinilai kewalahan mengurus akreditasi program studi di perguruan tinggi swasta (PTS). &#8220;Kita belajar dari pengalaman, kita buat lembaga akreditasi di luar BAN-PT, yakni lembaga akreditasi mandiri (profesi),&#8221; kata Nuh. Nuh mengakui bahwa melaksanakan proses akreditasi semua program studi di perguruan tinggi merupakan pekerjaan yang relatif sulit karena saat ini satu-satunya lembaga akreditasi (BAN-PT) harus mengurusi ribuan permohonan akreditasi.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>6 ) Daftar ke PTN, Kenapa Ditanya Penghasilan Orangtua?<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/07115731/Daftar.ke.PTN.Kenapa.Ditanya.Penghasilan.Orangtua." target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/07115731/Daftar.ke.PTN.Kenapa.Ditanya.Penghasilan.Orangtua.</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012 | 07:11 WIB<br />
JAKARTA, KOMPAS.com — Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) menuai kontroversi. Pasalnya, dalam formulir pendaftaran itu terdapat kolom pertanyaan tentang penghasilan orangtua. Akibatnya, sejumlah siswa merasa khawatir tak lolos SNMPTN karena berasal dari ekonomi lemah. Menjawab hal itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh angkat bicara. Ia mengakui, data penghasilan orangtua memang terdapat dalam formulir pendaftaran SNMPTN. Namun menurut dia, hal itu diperlukan tidak lebih hanya untuk melengkapi data. &#8220;Itu data biasa, seperti halnya tempat dan tanggal lahir,&#8221; kata Nuh, Jumat (18/5/2012) di Jakarta. Dijelaskan Nuh, data itu akan digunakan Kemdikbud untuk memetakan kemampuan ekonomi siswa yang berminat masuk ke PTN. Bahkan nantinya, data tersebut dapat dikembangkan saat akan melakukan pemberian beasiswa, jika siswa yang bersangkutan mendapat kesulitan membayar saat menempuh kuliah. Untuk itu, mantan Rektor ITS ini mengimbau agar siswa mengisi data yang diminta dengan jujur dan apa adanya. &#8220;Jika kecil penghasilan orangtua, sampaikan saja, tidak usah minder, begitu juga sebaliknya. Tidak boleh ada cekungisasi, atau cembungisasi,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>7 ) PTN Tak Perlu Pertanyakan Penghasilan Orangtua<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/08311683/PTN.Tak.Perlu.Pertanyakan.Penghasilan.Orangtua" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/08311683/PTN.Tak.Perlu.Pertanyakan.Penghasilan.Orangtua</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012 | 08:31 WIB<br />
JAKARTA, KOMPAS.com — Aktivis Koalisi Masyarakat Anti Komersialisasi Pendidikan (KMSKP) Retno Listiyarti mempertanyakan relevansi kolom jumlah penghasilan orangtua dalam formulir ujian tulis Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2012. Menurut dia, kolom tersebut akan menimbulkan potensi mengukur pembiayaan, dan akan berpengaruh pada penerimaan siswa dalam seleksi masuk PTN. &#8220;Semestinya tidak perlu informasi penghasilan orangtua dimasukkan dalam formulir SNMPTN, itu data yang tidak relevan,&#8221; kata Retno, di Jakarta, Jumat (18/5/2012). Diungkapkan Retno, informasi penghasilan orangtua akan digunakan sebagai alat untuk menjaring kemampuan membayar. Karena itu, ia mengimbau agar data tersebut boleh dikosongkan atau tidak perlu diisi oleh pendaftar. Sebab menurutnya, tidak ada yang dapat menjamin jika data itu tidak disalahgunakan, dan dijadikan salah satu faktor untuk mempertimbangkan penerimaan siswa di PTN selain seleksi akademis.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>8 ) Kemendikbud Alihkan Beasiswa PTAIN<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2012/05/18/373/631286/kemendikbud-alihkan-beasiswa-ptain" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2012/05/18/373/631286/kemendikbud-alihkan-beasiswa-ptain</a></p>
<p>Jum&#8217;at, 18 Mei 2012 09:23 wib<br />
BANDUNG – Kementerian Pendididikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menghentikan pemberian beasiswa bidik misi bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) tahun ajaran 2012/2013. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Djoko Santoso menjelaskan, mahasiswa yang sudah menerima beasiswa sejak tahun kemarin (2011/2012) tetap dilanjutkan Kemendikbud, tetapi dana beasiswa tahun ajaran baru sudah dipindahtangankan kepada Kementerian Agama (Kemenag). &#8220;Pengalihan beasiswa ini tidak menunjukkan lepasnya tanggung jawab Kemendikbud. Melainkan karena Kemenag telah memiliki anggaran Bidik Misi tersendiri,&#8221; ujar Djoko, saat dikonfirmasi, kemarin. Selain dua PTAIN di Jawa Barat (Jabar), yakni Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati di Bandung dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati di Cirebon, pengalihan beasiswa ini juga dilakukan di berbagai PTAIN di Tanah Air. Kemendikbud mendata, penerima beasiswa Bidik Misi yang dialihkan ke Kemenag di antaranya dari UIN Sultan Syarief Kasim, STAIN Maulana Yusuf, UIN Syarif Hidayatullah, UIN Sunan Gunung Djati, UIN Sunan Kalijaga, IAIN Sunan Ampel, UIN Maulana Malik Ibrahim, dan UIN Alaudin.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>9 ) Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan Resmi Miliki Direktur Baru<br />
<a href="http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=2865:layanan-informasi&amp;catid=143:berita-harian" target="_blank">http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=2865:layanan-informasi&amp;catid=143:berita-harian</a></p>
<p>Wednesday, 16 May 2012 09:48<br />
Jakarta, 14 Mei 2012 – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Djoko Santoso melantik Direktur Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Poltek Pangkep) yang baru dan pejabat Eselon III di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.<br />
- Ir. Andi Asdar Jaya, M.Si dilantik sebagai Direktur Poltek Pangkep yang baru menggantikan Ir. Zainal Abidin Musa. Adapun pejabat Eselon III yang dilantik pada kesempatan tersebut adalah sebagai berikut ;<br />
- Dra. Istri Hardiyati, M.M diangkat sebagai Kepala Sub Direktorat Pengembangan Kelembagaan pada Direktorat dan Kerjasama Ditjen Pendidikan Tinggi.<br />
- Ir. Ridwan, S.Sos diangkat sebagai Kepala Sub Direktorat Kualifikasi pada Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Ditjen Pendidikan tinggi.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>10 ) UI Luncurkan Program Pemimpin Muda<br />
<a href="http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/12/05/17/m45lif-ui-luncurkan-program-pemimpin-muda" target="_blank">http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/12/05/17/m45lif-ui-luncurkan-program-pemimpin-muda</a></p>
<p>Kamis, 17 Mei 2012, 13:18 WIB<br />
REPUBLIKA.CO.ID Dalam rangka menyambut Indonesia Leadership Development Program (ILDP) 2012, Universitas Indonesia mengadakan Open House ILDP 2012 pada hari Rabu(9/5) di Perpustakaan Pusat UI Kampus Depok. Menteri BUMN RI Dahlan Iskan yang hadir sebagai pembicara menyampaikan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin, seseorang harus berani melawan rasa takutnya dan tahan akan tekanan. Dalam sesi dialog dengan para peserta, Dahlan Iskan menceritakan pengalamannya memimpin sebuah perusahaan swasta yang dihadapkan dengan berbagai tekanan diantaranya untuk tidak bangkrut, melawan persaingan dan kompetitor serta tetap survive. Oleh karena itu, pemimpin harus lincah, fleksibel, tangkas, cepat dan spontan. Dahlan mengajak mahasiswa menciptakan target pencapaian jangka pendek, menengah dan panjang yang fleksibel dan peka terhadap perubahan.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>11 ) UGM teliti tanah bergerak di Temanggung<br />
<a href="http://www.antaranews.com/berita/311092/ugm-teliti-tanah-bergerak-di-temanggung" target="_blank">http://www.antaranews.com/berita/311092/ugm-teliti-tanah-bergerak-di-temanggung</a></p>
<p>Kamis, 17 Mei 2012 16:25 WIB<br />
Temanggung (ANTARA News) &#8211; Tim Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Gadjah Mada Yogyakarta meneliti tanah bergerak di Dusun Kedopokan, Desa Tlogopucang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Kamis. Tim yang dipimpin Ketua Program Magister Pengelolaan Bencana Alam Fakultas Teknik UGM, Rachmad Jayadi, dengan anggota Dwikorita Karnawati, Teuku Faisal Fathani, dan Haryo tersebut melakukan observasi lapangan dan kajian teknis kejadian longsor yang oleh masyarakat setempat sebagai tanah bergerak. Mereka meneliti, antara lain pemetaan tanah, mengukur derajat kemiringan, mengambil sampel tanah dan batuan.Rachmad Jayadi mengatakan, kajian di lapangan untuk mengetahui fenomena terjadinya longsor. Hasilnya akan disampikan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Temanggung sebagai bahan mengambil kebijakan atas kondisi tanah di Dusun Kedopokan.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>12 ) DEN: PLTN di Indonesia hampir tidak mungkin<br />
<a href="http://www.antaranews.com/berita/310770/den-pltn-di-indonesia-hampir-tidak-mungkin" target="_blank">http://www.antaranews.com/berita/310770/den-pltn-di-indonesia-hampir-tidak-mungkin</a></p>
<p>Selasa, 15 Mei 2012 20:45 WIB<br />
Surabaya (ANTARA News) &#8211; Dewan Energi Nasional (DEN) menilai pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) atau pemanfaatan energi nuklir di Indonesia hampir tidak mungkin dilaksanakan. &#8220;Secara teknis, nuklir atau PLTN untuk Indonesia itu hampir tidak mungkin, tapi bisa menjadi pilihan terakhir bila ada perkembangan teknologi nuklir ke arah lebih aman,&#8221; kata anggota DEN Prof Ir Rinaldy Dalimi, PhD di Surabaya, Selasa. Ia mengemukakan hal itu di sela-sela workshop &#8220;Skenario Kebijakan Energi Indonesia Menuju 2050&#8243; yang digelar DEN dan LPPM ITS dengan pembicara lain Ir Tumiran M.Eng PhD (DEN/UGM), Prof Mukhtasor PhD (DEN/ITS), unsur ESDM, BP Migas, Kadin Institute Jatim, dan Asosiasi Panas Bumi Indonesia. Menurut dosen UI itu, ada empat hingga lima alasan yang menyebabkan PLTN hampir tidak mungkin di Indonesia, yakni PLTN akan mengharuskan Indonesia mengimpor uranium, karena uranium Indonesia tidak ekonomis.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>13 ) Rektor: peminat masuk UNJ bertambah<br />
<a href="http://www.antaranews.com/berita/311116/rektor-peminat-masuk-unj-bertambah" target="_blank">http://www.antaranews.com/berita/311116/rektor-peminat-masuk-unj-bertambah</a></p>
<p>Kamis, 17 Mei 2012 19:51 WIB<br />
Jakarta (ANTARA News) &#8211; Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Prof Dr Bedjo Sujanto, MPd mengatakan, jumlah peminat calon mahasiswa baru yang masuk ke universitas itu selama 20 tahun terakhir meningkat pesat, yaitu pada tahun 1990 jumlahnya hanya sekitar 6.000 orang, sedangkan pada 2011 mencapai 37.000 orang.&#8221;Peningkatan jumlah peminat itu antara lain disebabkan perubahan nama status menjadi UNJ pada 1997, sedang sebelumnya bernama IKIP Negeri Jakarta,&#8221; katanya pada sambutan pembukaan Dies Natalis Ke-48 UNJ, di kampus Rawamangun, Jakarta Timur, kemarin. Dies Natalis Ke-48 UNJ bertemakan &#8220;Pendidikan Sebagai Pilar Pengembangan Kemandirian Bangsa&#8221; itu akan berlangsung selama sebulan dari 16 Mei&#8211;15 Juni 2012. Menurut Rektor, peningkatan minat masyarakat atas UNJ disamping faktor perubahan status, juga adanya penilaian kualitas akademik UNJ yang terus meningkat baik yang berasal dari masyarakat dan lembaga independen dalam dan luar negeri.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>14 ) Universitas Jember kerja sama dengan Sekolah Thailand<br />
<a href="http://www.antaranews.com/berita/311075/universitas-jember-kerja-sama-dengan-sekolah-thailand" target="_blank">http://www.antaranews.com/berita/311075/universitas-jember-kerja-sama-dengan-sekolah-thailand</a></p>
<p>Kamis, 17 Mei 2012 15:28 WIB<br />
Jember (ANTARA News) &#8211; Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember (Unej), Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjalin kerja sama dengan asosiasi sekolah bertaraf internasional Thailand. Kepala Humas dan Protokol Unej, Rokhani SP MSi mengatakan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Rektor Universitas Jember, Drs M. Hasan MSc PhD dengan asosiasi sekolah bertaraf internasional Thailand yang diwakili oleh Kepala Sekolah Matthayom Watnairong High School, Surapong Ngamsom. Kerjasama ini ditandatangani di Gedung Rektorat d R Achmad Unej, Kamis. &#8220;Kerja sama itu merupakan tindak lanjut kunjungan Dekan, Pembantu Dekan dan dosen FKIP Unej beberapa waktu yang lalu ke Thailand,&#8221; tuturnya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>15 ) Dalami Bisnis Online, ITS Helat Kuliah Tamu<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2012/05/17/373/630961/dalami-bisnis-online-its-helat-kuliah-tamu" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2012/05/17/373/630961/dalami-bisnis-online-its-helat-kuliah-tamu</a></p>
<p>Kamis, 17 Mei 2012 15:02 wib<br />
JAKARTA &#8211; Bisnis online tangah menjadi tren usaha saat ini. Mulai dari pakaian, makanan, serta beragam alat elektronik kini diperjualbelikan dengan sistem online.Menyadari hal tersebut Jurusan Sistem Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengadakan kuliah tamu bertajuk Bisnis Online atau E-commerce. Kuliah tamu ini mengulas pengalaman berbisnis online serta strategi cerdas untuk mengolah uang dari dunia maya. Salah satu pembicara, Rahayu Fatnawati mengaku, usaha bisnis online yang dirintisnya bermula dari kebiasaannya dalam berbelanja. &#8221;Karena terbiasa belanja online, saya menjadi tertarik untuk memulai usaha dengan cara yang sama,&#8221; ujar Rahayu, seperti dilansir dari ITS online, Kamis (17//5/2012). Pada awalnya, Rahayu memulai bisnis di dunia maya ini karena merasa terpanggil untuk memanfaatkan pengetahuannya dalam bahasa pemograman HyperText Markup Language (HTML) dan Hypertext Pre-Processor (PHP). Program tesebut merupakan bahasa pemograman yang lumrah dipakai programmer untuk merancang sebuah website.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>16 ) Cicipi Sumanto ala Mahasiswa UGM<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2012/05/17/372/630988/cicipi-sumanto-ala-mahasiswa-ugm" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2012/05/17/372/630988/cicipi-sumanto-ala-mahasiswa-ugm</a></p>
<p>Jum&#8217;at, 18 Mei 2012 09:02 wib<br />
JAKARTA &#8211; Apa yang terlintas di benakmu ketika mendengar kata Sumanto? Merasa ngeri karena citranya sebagai pemakan manusia? Tapi, tenang, Sumanto yang satu ini tidak memakan manusia, tapi justru menggugahmu untuk mencicipinya. Ya, Sumanto yang ini adalah es sumsum limbah pelok mangga tuo (Es Sumanto). Sebuah inovasi kuliner dari biji buah mangga atau yang akrab disebut pelok mangga oleh masyarakat Jawa. Limbah yang sering berakhir di tempat sampah ini justru dimanfaatkan sebagai produk bernilai ekonomi tinggi. Es Sumanto lahir dari tangan-tangan kreatif sejumlah mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Mereka adalah Fajri Harum Rahmawati (mahasiswa Teknologi Industri Pertanian angkatan 2008), Ika Kartikawati (mahasiswa Teknik Industri angkatan 2010), M Irfan Anshory (mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2008), dan Titin Haryanti (mahasiswa Budidaya Hutan angkatan 2008).</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>17 ) STP Trisakti Beri Tempat untuk 34 Mahasiswa Asal Maluku<br />
<a href="http://www.mediaindonesia.com/read/2012/05/18/320427/293/14/STP-Trisakti-Beri-Tempat-untuk-34-Mahasiswa-Asal-Maluku" target="_blank">http://www.mediaindonesia.com/read/2012/05/18/320427/293/14/STP-Trisakti-Beri-Tempat-untuk-34-Mahasiswa-Asal-Maluku</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012 05:33 WIB<br />
JAKARTA&#8211;MICOM: Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti bersama Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (PKLN) Kemendikbud memprioritaskan penerima beasiswa unggulan dari wilayah Timur untuk program akademik 2011-2012, diantaranya dari Ambon Maluku sebanyak 34 orang. Menurut Ketua STP Trisakti Djoko Soedibyo pihaknya memprioritaskan penerimaan beasiswa unggulan tahun 2011-2012 dari wilayah Timur khususnya Ambon, Maluku, mengingat pentingnya memajukan pendidikan khususnya pembekalan pengetahuan ilmu kepariwisataan bagi generasi muda dari Timur yang kini menjadi salah satu orientasi pembangunan pemerintah dalam memajukan kawasan Timur.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>18 ) Ada Beasiswa Kuliah Seni di Korea, Minat?<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/11533693/Ada.Beasiswa.Kuliah.Seni.di.Korea.Minat" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/11533693/Ada.Beasiswa.Kuliah.Seni.di.Korea.Minat</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012 | 11:53 WIB<br />
Kompas.com &#8211; Departemen Kebudayaan, Pariwisata dan Olahraga, Republik Korea, menawarkan program beasiswa seni untuk program sarjana dan master kepada calon mahasiswa dari berbagai negara Asia. Program studi yang ditawarkan antara lain sekolah drama (akting), film, TV dan multimedia, sekolah menari, visual arts, serta seni tradisional Korea. Masa studi akan berlangsung empat tahun untuk program S1 dan tiga tahun untuk program master. Penerima beasiswa ini akan mendapatkan seluruh biaya belajar, program kursus bahasa Korea, biaya hidup, tiket pesawat, sampai biaya mengikuti kegiatan ekstrakulikuler. Untuk menerima beasiswa ini tiap pelamar harus memiliki nilai akademik yang baik serta memiliki bakat seni yang menonjol. Persyaratan lain adalah melampirkan surat rekomendasi dari universitas, pemerintah, atau institusi terkait lainnya. Pelamar yang mampu berbahasa Korea lebih diutamakan.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>19 ) Mengungkap Sisi Lain Almarhumah Menkes<br />
<a href="http://cetak.kompas.com/read/2012/05/18/03162296/mengungkap.sisi.lain.almarhumah.menkes" target="_blank">http://cetak.kompas.com/read/2012/05/18/03162296/mengungkap.sisi.lain.almarhumah.menkes</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012<br />
Jakarta, Kompas &#8211; &#8220;Catatan&#8221; sisi lain kehidupan almarhumah Menteri Kesehatan nonaktif Endang Rahayu Sedyaningsih terungkap dalam bentuk buku. Buku berjudul Untaian Garnet dalam Hidupkudiluncurkan, Rabu (16/5), di Jakarta, diiringi kesan-kesan para sahabat dan rekan kerja almarhumah. Endang mengembuskan napas terakhir pada Rabu (2/5) setelah sekitar 1,5 tahun melawan kanker paru. Buku itu berisi kisah sehari-hari Endang, mulai dari suka duka menjadi dokter puskesmas di Sikka, menempuh pendidikan di Amerika Serikat, menjadi peneliti, sebagai seorang ibu, hingga kekagetannya saat dipilih sebagai Menteri Kesehatan. Ia bertutur, bagaimana ia menuju kediaman Presiden di Cikeas dengan taksi dan sempat tersesat jalan. Cerita yang mengharukan, menginspirasi, dan terkadang kocak mewarnai lembaran halaman buku yang diterbitkan Kepustakaan Populer Gramedia itu. Kisah disampaikan secara lisan oleh Endang saat dirawat di rumah sakit dan diketik oleh sahabatnya, Siti Isfandari, peneliti di Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan. Hadir dalam peluncuran buku itu antara lain Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari bersama suaminya, Agum Gumelar, Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti, jajaran staf di Kementerian Kesehatan, mantan Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kartono Mohamad, pengusaha dan penggiat pada Komisi Nasional Pengendalian Tembakau Arifin Panigoro, sejumlah pesintas (survivor) kanker, dan suami Endang, Reanny Mamahit, dokter ahli obstetri ginekologi, serta putra-putri almarhumah.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>20 ) Tukang Gigi Diminta Kuliah D-3<br />
<a href="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/495727/" target="_blank">http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/495727/</a></p>
<p>Friday, 18 May 2012<br />
YOGYAKARTA – Dinas Kesehatan DIY mengimbau kepada seluruh tukang gigi yang ingin tetap meneruskan usahanya untuk menempuh pendidikan formal setingkat D-3. Selain itu, juga harus mengikuti proses sertifikasi yang digelar oleh pemerintah. Kepala Seksi Bina Tenaga dan Sarana Kesehatan Dinkes DIY Drg Yuli Kusumastuti mengatakan, setiap praktik tenaga kesehatan,termasuk tukang gigi, harus memiliki landasan hukum berupa izin dan kewenangan.&#8221; Untuk mendapatkan izin dan kewenangan,maka para tukang gigi harus menempuh pendidikan formal setingkat D3,&#8221;katanya,kemarin.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>21 ) Jumlah Ahli Forensik di Indonesia Masih Terbatas<br />
<a href="http://cetak.kompas.com/read/2012/05/18/03143938/jumlah.ahli.forensik.di.indonesia.masih.terbatas" target="_blank">http://cetak.kompas.com/read/2012/05/18/03143938/jumlah.ahli.forensik.di.indonesia.masih.terbatas</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012<br />
Jakarta, Kompas &#8211; Berbagai bencana banyak terjadi di Indonesia. Namun, ahli untuk mengidentifikasi korban sangat terbatas. Pendidikan bidang-bidang yang terkait forensik kurang diminati calon mahasiswa. Hal itu dikatakan Ketua Departemen Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Yuli Budiningsih, Rabu (16/5), di Jakarta. Ia mengatakan, jumlah dokter forensik di Indonesia saat ini hanya sekitar 150 orang. Mereka umumnya berada di kota-kota besar. Indonesia timur belum memiliki dokter forensik. Ilmu forensik memainkan peran penting dalam mengidentifikasi jasad korban berbagai tragedi. Bidang forensik juga memiliki fungsi vital dalam penanganan kasus hukum, tidak hanya dalam kasus pembunuhan, tetapi juga kasus keracunan ataupun korban luka. Hubungan dokter forensik tidak hanya dengan kepolisian, tetapi juga kejaksaan, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, hingga kementerian-kementerian terkait. &#8220;Dibandingkan kasus yang ada, Indonesia masih kekurangan banyak dokter forensik,&#8221; katanya. Kurangnya jumlah dokter forensik juga terjadi di banyak negara. Belum ada rasio ideal antara jumlah dokter forensik dan jumlah penduduk yang ada.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>22 ) Kemristek Sediakan Dana Rp 100 Miliar<br />
<a href="http://cetak.kompas.com/read/2012/05/18/03181896/kemristek.sediakan.dana.rp.100.miliar" target="_blank">http://cetak.kompas.com/read/2012/05/18/03181896/kemristek.sediakan.dana.rp.100.miliar</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012<br />
Jakarta, Kompas &#8211; Indonesia dan Amerika Serikat memperkuat kerja sama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama bidang kesehatan, pertanian dan kelautan, serta keragaman hayati. Kementerian Riset dan Teknologi selaku koordinator pihak Indonesia mengalokasikan dana Rp 100 miliar untuk kegiatan tersebut.Hal itu disampaikan Staf Ahli Khusus Menristek Bidang Kedokteran dan Obat Amin Soebandrio pada jumpa pers berkaitan dengan The First Indonesia-US Joint Committee Meeting on Science and Technology, di Jakarta, Selasa (15/5). Menurut Kerri-Ann Jones, Assistant Secretary of State for Oceans and International Environmental and Scientific Affairs US, lembaga riset dari AS juga akan mengalokasikan dana. Saat ini, USAID saja mengalokasikan 800.000 dollar AS untuk kerja sama riset. Pertemuan itu merupakan tindak lanjut penandatanganan kesepakatan bersama tentang iptek oleh Indonesia dan AS, Maret 2010. Menurut Sekretaris Menristek Mulyanto, kerja sama ini untuk mengevaluasi perjanjian yang sudah ada, mengembangkan kerja sama baru yang prospektif dan strategis, serta turut mengatasi tantangan global, termasuk isu perubahan iklim.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>23 ) Pengawasan Internal Mandul<br />
Itjen Malah Membiarkan Korupsi<br />
<a href="http://cetak.kompas.com/read/2012/05/18/03190226/Pengawasan.Internal.Mandul" target="_blank">http://cetak.kompas.com/read/2012/05/18/03190226/Pengawasan.Internal.Mandul</a></p>
<p>Jumat. 18 Mei 2012<br />
Jakarta, Kompas &#8211; Aksi korupsi dan perampokan uang negara yang merata di setiap instansi pemerintah antara lain disebabkan Inspektorat Jenderal yang ada di setiap kementerian tidak melaksanakan tugas pengawasan internal. Pihak inspektorat malah sengaja membiarkan aksi korupsi merebak. Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hasan Bisri, di Jakarta, Kamis (17/5), menegaskan, BPK menilai Itjen di kementerian ataupun lembaga pemerintah kerap kali menemukan adanya laporan perjalanan dinas yang fiktif atau digelembungkan (mark up). Namun, karena membela korps atau koleganya, Itjen kementerian dan lembaga adakalanya menutup-nutupi kasus-kasus tersebut. Akibatnya, laporan adanya perjalanan dinas fiktif dan mark up tidak ditindaklanjuti lagi. Sikap ini membuat manipulasi atau korupsi atas biaya perjalanan dinas lewat kegiatan fiktif dan mark up terus berkembang. &#8220;Itjen di beberapa kementerian dan lembaga juga menemukan adanya kasus perjalanan dinas fiktif dan mark up. Akan tetapi, karena membela korps dan koleganya, mereka tidak melaporkan kasus-kasus tersebut. Ini membuat praktik tersebut makin subur,&#8221; ujar Hasan&#8230;cut&#8230;Dalam setahun, anggaran perjalanan dinas dalam APBN mencapai Rp 18 triliun. Jika terjadi manipulasi melalui tiket dan boarding pass serta kuitansi palsu hingga 40 persen, rata-rata penyimpangan anggaran lebih dari Rp 7,2 triliun.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>24 ) Piramida di Gunung Padang Masih Misteri, Siapa Pembangunnya?<br />
<a href="http://news.detik.com/read/2012/05/18/083847/1919419/10/piramida-di-gunung-padang-masih-misteri-siapa-pembangunnya?n991102605" target="_blank">http://news.detik.com/read/2012/05/18/083847/1919419/10/piramida-di-gunung-padang-masih-misteri-siapa-pembangunnya?n991102605</a></p>
<p>Jumat, 18/05/2012 08:38 WIB<br />
Jakarta Piramida di Situs Gunung Padang, Cianjur menjadi perbincangan hangat. Benarkah ada piramida berusia 10 ribu tahun di kawasan situs megalitikum yang terkenal dengan batu yang bisa menghasilkan suara musik itu? Semua masih misteri. Pastinya kini situs itu mulai digali tim arkeolog pimpinan Ali Akbar. Mendapat restu dari Sekretariat Negara di bawah komando Staf Khusus Presiden Andi Arief, sejak Selasa (15/5) penggalian sudah dimulai. &#8220;Mudah-mudahan ada temuan menarik. Penggalian baru menemukan gerabah dan tembikar prasejarah,&#8221; kata Ali saat berbincang, Kamis (17/5/2012). Kalau ada tembikar dan gerabah, pastinya ada jejak manusia. Siapa mereka? Apakah mereka cikal bakal pembangun kerajaan Sunda kuno di kawasan itu atau bangsa Atlantis? Ali angkat tangan. Soal itu menurut dia masih misteri. &#8220;Kemana penduduk peradaban itu? Kenapa bisa musnah atau pergi? Apa ada letusan? Nanti ada tim lain yang akan menjawabnya,&#8221; tutur arkeolog lulusan UI ini.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>25 ) Cari Piramid, Tim Arkeolog Temukan Gerabah Prasejarah di Gunung Padang<br />
<a href="http://news.detik.com/read/2012/05/18/080446/1919406/10/cari-piramid-tim-arkeolog-temukan-gerabah-prasejarah-di-gunung-padang?n991102605" target="_blank">http://news.detik.com/read/2012/05/18/080446/1919406/10/cari-piramid-tim-arkeolog-temukan-gerabah-prasejarah-di-gunung-padang?n991102605</a></p>
<p>Jumat, 18/05/2012 08:04 WIB<br />
Jakarta Penggalian pencarian piramid di Situs Gunung Padang, Cianjur dimulai. Tim arkeolog sudah menemukan jejak-jejak peninggalan di lokasi itu. Tim menemukan tembikar dan gerabah dari masa prasejarah. &#8220;Sudah mulai ada tembikar dan gerabah. Kalau bentuknya prasejarah. Barang ini sudah disimpan,&#8221; terang Ketua Tim Arkeolog, Ali Akbar saat berbincang, Kamis (17/5/2012). Lokasi Situs Gunung Padang diyakini dahulu merupakan sebuah piramid. Tim arkeolog menyebutnya piramid punden berundak. Jadi, piramida ini berbeda dengan piramida seperti di Mesir. Di kawasan ini, diyakini bukit yang ditumpuk-tumpuk dengan batu besar.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>26 ) Mahasiswa Pendatang Diasuh Bapak Angkat<br />
<a href="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/495731/" target="_blank">http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/495731/</a></p>
<p>Friday, 18 May 2012<br />
SLEMAN – Mahasiswa pendatang di Kecamatan Depok akan mendapatkan pengasuhan dari bapak angkat yang merupakan warga dari penduduk lokal. Camat Depok Krido Suprayitno mengatakan, adanya bapak angkat itu dinilai akan mempermudah dalam melakukan koordinasi dan pembauran budaya antara pendatang dengan warga setempat.<br />
Dia mengaku sudah mengkomunikasikan rencana itu dengan masing-masing ketua RT/RW yang wilayahnya terdapat tempat kos-kosan mahasiswa. &#8220;Ini sudah dimulai, bapak angkat bisa dari ketua RT/RW atau paling tidak dari bapak pemilik rumah,&#8221; katanya, kemarin. Langkah yang ditempuh itu,menurut Krido,diambil untuk mengantisipasi adanya kejadian bentrokan antara warga dengan mahasiswa terulang lagi. Sebab,warga pendatang, khususnya dari kalangan mahasiswa di daerahhnya cukup besar lebih dari 10.000 orang.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>27 ) Unhan Dukung Smart Power untuk Pertahanan<br />
<a href="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/495844/" target="_blank">http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/495844/</a></p>
<p>Friday, 18 May 2012<br />
JAKARTA – Universitas Pertahanan (Unhan) maupun perguruan tinggi lain yang ada di bawah Kementerian Pertahanan diharapkan untuk terus mencetak lulusan yang bisa menguatkan pertahanan. Ancaman pertahanan ke depan diprediksi banyak terjadi pada perang pemikiran dan teknologi, bukan pertempuran terbuka. Rektor Universitas Pertahanan Syarifudin Tippe mengungkapkan, Unhan akan terus meningkatkan program studinya sesuai kebutuhan pertahanan di masa mendatang.Menurut dia, di antara persoalan pertahanan yang patut untuk menjadi perhatian sekarang adalah cyber securitydan energy security. Karena itu,kedua aspek itu akan menjadi program studi agar bisa dipelajari lebih mendalam sehingga menghasilkan pakar-pakar yang bisa memperkuat pertahanan dalam kedua aspek itu. Sejauh ini baru ada empat program studi di Unhan.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>28 ) Cara Cepat Dapat Uang di Kampus<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2012/05/17/373/631042/cara-cepat-dapat-uang-di-kampus" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2012/05/17/373/631042/cara-cepat-dapat-uang-di-kampus</a></p>
<p>Jum&#8217;at, 18 Mei 2012 10:18 wib<br />
PERKULIAHAN baru saja memasuki pertengahan semester, dan kamu menyadari ada sedikit salah perhitungan keuangan dan membutuhkan sedikit tambahan dana untuk kuliah. Kiriman dari orangtua terlambat, dana beasiswa dari kampus belum cair, dan kamu pun kesusahan mencari pinjaman. Bagaimana menyiasatinya? College Times, Jumat (18/5/2012), melansir beberapa kiat yang bisa kamu manfaatkan untuk mendapatkan uang secara cepat.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>29 ) Mahasiswa Makassar Ditembak Pakai Senapan Burung<br />
<a href="http://regional.kompas.com/read/2012/05/18/00312257/Mahasiswa.Makassar.Ditembak.Pakai.Senapan.Burung" target="_blank">http://regional.kompas.com/read/2012/05/18/00312257/Mahasiswa.Makassar.Ditembak.Pakai.Senapan.Burung</a></p>
<p>Jumat, 18 Mei 2012 | 00:31 WIB<br />
MAKASSAR, KOMPAS.com &#8211; Seorang mahasiswa salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS), Fahmi (18) warga Jl Dg Regge, Kelurahan Rappojawa, Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan harus dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina karena luka tembak di lengan sebelah kanan. Korban ditembak oleh sekelompok pemuda pria yang diduga bersenjatakan senapan burung di rumahnya, Rabu (16/5/2012) malam. Peristiwa penembakan ini terjadi saat korban sedang duduk di teras rumahnya. Tiba-tiba didatangi sekelompok pria yang bersenjatakan senapan langsung menembak korban dari jarak dekat. Setelah menembak korbannya, para pelaku langsung kabur.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>30 ) Proses Pembayaran Tunjangan Guru Akan Direvisi<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/17/23350368/Proses.Pembayaran.Tunjangan.Guru.Akan.Direvisi" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/17/23350368/Proses.Pembayaran.Tunjangan.Guru.Akan.Direvisi</a></p>
<p>Kamis, 17 Mei 2012 | 23:35 WIB<br />
JAKARTA, KOMPAS.com &#8211; Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh akan merevisi proses pembayaran Tunjangan Profesi Pendidik (TPP). Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi agar tak terjadi keterlambatan pada pencairan TPP di tahap selanjutnya. Seperti diberitakan, masih banyak guru, khususnya di daerah yang belum menerima tunjangan profesi tahap I (Januari-Maret) tahun 2012. Padahal sejatinya, para guru berhak menerima tunjangan tersebut paling lambat pada April lalu.&#8221;Intinya kita tidak akan tinggal diam, tapi akan mencari solusi terbaik agar pencairan tak lagi terlambat. Revisi ini seperti BOS (Bantuan Operasional Sekolah) yang sudah kami tarik ke pusat,&#8221; kata Nuh, saat ditemui di kediamannya, di Jakarta, Kamis (17/5/2012).</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>31 ) Guru Jadi Rebutan Bank<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/17/18431450/Guru.Jadi.Rebutan.Bank" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/17/18431450/Guru.Jadi.Rebutan.Bank</a></p>
<p>Kamis, 17 Mei 2012 | 18:43 WIB<br />
JAKARTA, KOMPAS.com &#8211; Guru-guru yang lolos sertifikasi, dibingungkan dengan keharusan punya beberapa rekening bank. Para guru akhirnya menurut saja disuruh untuk membuka rekening bank baru, demi mendapat tunjangan profesi guru yang menjadi haknya. &#8220;Guru jadi korban rebutan bisnis bank. Waktu rapel kekurangan pembayaran tunjangan profesi karena kenaikan gaji, guru wajib buka rekening BRI atau Mandiri,&#8221; kata Iwan Hermawan, Sekretaris Jenderal Federasi Guru Independen Indonesia, Kamis (17/5/2012) di Jakarta. Menurut Iwan, di Bandung guru SD dan SMP wajib pindah ke Bank Jabar Banten (BJB), karena ada nota kesepahaman (MoU) BJB dengan Kemdikbud. Untuk SMA cuma disarankan pindah ke BJB.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>32 ) Terkait UN, SBY Didesak Evaluasi M Nuh<br />
<a href="http://www.mediaindonesia.com/read/2012/05/17/320374/293/14/Terkait-UN-SBY-Didesak-Evaluasi-M-Nuh" target="_blank">http://www.mediaindonesia.com/read/2012/05/17/320374/293/14/Terkait-UN-SBY-Didesak-Evaluasi-M-Nuh</a></p>
<p>Kamis, 17 Mei 2012 22:44 WIB<br />
JAKARTA&#8211;MICOM: Presiden perlu mengevaluasi kinerja Menteri dan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait pelaksanaan Ujian Nasional. Pasalnya, meskipun banyak bukti yang menunjukkan keburukan dan ekses negatif, pemerintah berkukuh memakai UN sebagai standar kelulusan siswa. Demikian disampaikan Koordinator Education Forum (EF) Suparman dalam diskusi bersama jajaran redaksi Media Indonesia di Kedoya Jakarta, Kamis (17/5). Selain Suparman, turut hadir koordinator EF lainnya Elin Driana, Dosen Syamsir Alam, serta Direktur Riset dan Pengembangan Program Ikatan Guru Indonesia (IGI) Dhitta Puti Saraswati. &#8220;Secara umum, sudah banyak bukti keburukan dan ekses negatifnya. Tapi kenapa tetap dipaksakan? Ini berarti ada problem di pengambil kebijakan yaitu di tingkat Menteri dan Wamendikbud. Nuansa otoritarianisme seolah kembali ke sistem pendidikan kita,&#8221; ungkap Suparman.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>33 ) Ini Fitur Baru Google, Graphic Knowledge<br />
<a href="http://id.berita.yahoo.com/ini-fitur-baru-google-graphic-knowledge-115646916.html" target="_blank">http://id.berita.yahoo.com/ini-fitur-baru-google-graphic-knowledge-115646916.html</a></p>
<p>17 Mei 2012<br />
TEMPO.CO , California &#8211; Google memperkenalkan fitur baru bernama Graphic Knowledge atau Grafik Pengetahuan pada hasil pencarian. Layanan ini memuat ringkasan topik yang berkaitan dengan kata kunci pencarian Anda. Ringkasan topik itu diambil dari 500 juta item -tentang orang, tempat, dan lainnya, yang tersedia di dalam database Google. »Kami berusaha membawa informasi yang bisa membantu Anda memecahkan tugas secepat mungkin,&#8221; kata Jack Menzel, Product Management Director of Search Google, seperti dikutip Cnet, Kamis, 17 Mei 2012. Ketika Anda memasukkan kata kunci Frank Lloyd Wright misalnya, pada sebelah kanan layar hasil pencarian akan terpampang ringkasan tentang sosok Wringht yang merupakan seorang arsitek. Di situ juga ada kumpulan biografinya, dan link ke gambar bangunan yang pernah dirancangnya. Apabila Anda meng-klik Fallingwater, akan ada kotak baru yang berisi semua informasi tentang bangunan itu.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p><strong>34 ) Sekilas dalam Negeri</strong><br />
Rekening Gendut Jenderal<br />
<a href="http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/12/05/17/m45cs8-kpk-belum-berani-usut-rekening-gendut-polri" target="_blank">KPK &#8216;Belum Berani&#8217; Usut Rekening Gendut Polri</a><br />
<a href="http://news.detik.com/read/2012/05/16/184138/1918976/10/masih-dipegang-polri-rekening-gendut-jenderal-belum-diperiksa-kpk" target="_blank">Masih Dipegang Polri, Rekening Gendut Jenderal Belum Diperiksa KPK</a><br />
<a href="http://news.detik.com/read/2012/05/17/014459/1919079/10/wamen-denny-pesimistis-kasus-rekening-gendut-polri-bisa-terungkap?n991103605" target="_blank">Wamen Denny Pesimistis Kasus Rekening Gendut Polri Bisa Terungkap</a><br />
Kasus Angie<br />
<a href="http://news.detik.com/read/2012/05/18/061431/1919384/10/angie-terjebak-di-antara-hukuman-berat-dan-sumpah-palsu?n991101605" target="_blank">Angie Terjebak di Antara Hukuman Berat dan Sumpah Palsu</a><br />
<a href="http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/12/05/16/m44ef0-kpk-jika-kooperatif-angie-bisa-jadi-justice-collaborator" target="_blank">KPK: Jika Kooperatif, Angie bisa jadi Justice Collaborator</a><br />
<a href="http://news.detik.com/read/2012/05/18/101126/1919450/10/kpk-bersyukur-yulianis-tak-jadi-tersangka-di-polda-metro?n991102605" target="_blank">KPK Bersyukur Yulianis Tak Jadi Tersangka di Polda Metro</a><br />
Kasus Rosa<br />
<a href="http://news.detik.com/read/2012/05/16/070043/1918052/10/menkum-ham-segera-proses-pembebasan-bersyarat-untuk-rosa?n991102605" target="_blank">Menkum HAM Segera Proses Pembebasan Bersyarat untuk Rosa</a><br />
<a href="http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/12/05/16/m44ddw-rosalina-diusulkan-kpk-dapat-remisi" target="_blank">Rosalina Diusulkan KPK Dapat Remisi</a><br />
Kasus Sepotong Kayu<br />
<a href="http://regional.kompas.com/read/2012/05/14/14294731/Bawa.Sepotong.Kayu.Rosidi.Dituntut.10.Tahun.Bui" target="_blank">Bawa Sepotong Kayu, Rosidi Dituntut 10 Tahun Bui</a><br />
<a href="http://news.detik.com/read/2012/05/17/054954/1919092/10/bela-rosidi-lbh-semarang-serukan-aksi-tanam-pohon-keadilan?n991103605" target="_blank">Bela Rosidi, LBH Semarang Serukan Aksi Tanam Pohon &#8216;Keadilan&#8217;</a><br />
Interpelasi Dahlan<br />
<a href="http://news.detik.com/read/2012/05/16/183811/1918974/10/hasil-rapat-setgab-koalisi-interpelasi-dahlan-iskan-dihentikan" target="_blank">Hasil Rapat Setgab Koalisi: Interpelasi Dahlan Iskan Dihentikan</a><br />
Kecerobohan<br />
<a href="http://news.detik.com/read/2012/05/16/115543/1918400/10/foto-di-koran-tercetak-innalillahi-anggota-dprd-riau-protes" target="_blank">Foto di Koran Tercetak &#8216;Innalillahi&#8217;, Anggota DPRD Riau Protes</a><br />
Tragedi Sukhoi<br />
<a href="http://forum.detik.com/terungkap-tiga-kesalahan-teknis-sukhoi-superjet-100-t423216.html" target="_blank">Terungkap Tiga Kesalahan Teknis Pesawat Sukhoi Superjet 100</a><br />
<a href="http://www.tempo.co/read/news/2012/05/18/078404592/Aturan-Keselamatan-Penerbangan-Tak-Ditaati-Saat-Joy-Flight" target="_blank">Aturan Keselamatan Penerbangan Tak Ditaati Saat Joy Flight</a><br />
<a href="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/495900/38/" target="_blank">Personel SAR di Puncak Salak I Mulai Dikurangi</a><br />
<a href="http://news.detik.com/read/2012/05/18/004417/1919365/10/nama-korban-sukhoi-yang-sudah-terindentifikasi-belum-akan-diumumkan?n991102605" target="_blank">Nama Korban Sukhoi yang Sudah Terindentifikasi Belum akan Diumumkan</a><br />
<a href="http://news.detik.com/read/2012/05/18/012721/1919368/10/jk-jadikan-insiden-sukhoi-sebagai-sarana-tingkatkan-kapasitas-pmi?n991102605" target="_blank">JK Jadikan Insiden Sukhoi Sebagai Sarana Tingkatkan Kapasitas PMI</a><br />
<a href="http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/05/17/m45f59-basarnas-evakuasi-korban-belum-dihentikan" target="_blank">Basarnas: Evakuasi Korban Belum Dihentikan</a><br />
<a href="http://www.jpnn.com/read/2012/05/17/127652/KNKT-Tak-Akan-Beber-Pembicaraan-Pilot-" target="_blank">KNKT Tak Akan Beber Pembicaraan Pilot</a><br />
<a href="http://www.tempo.co/read/news/2012/05/17/206404519/Pohon-Rusak-Akibat-Evakuasi-Sukhoi-Siap-Dihijaukan" target="_blank">Pohon Rusak Akibat Evakuasi Sukhoi Siap Dihijaukan</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/18/berita-edukasi-18-mei-2012.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panggilan Wawancara Beasiswa S2/S3 Luar Negeri Gel.3 Dikti Alokasi 2012</title>
		<link>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/18/panggilan-wawancara-beasiswa-s2s3-luar-negeri-gel-3-dikti-alokasi-2012.html</link>
		<comments>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/18/panggilan-wawancara-beasiswa-s2s3-luar-negeri-gel-3-dikti-alokasi-2012.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 May 2012 23:06:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diktendik (Ditnaga)]]></category>
		<category><![CDATA[Undangan]]></category>
		<category><![CDATA[Panggilan Wawancara BLN 2012]]></category>
		<category><![CDATA[Undangan Diktendik 2012]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kopertis12.or.id/?p=16600</guid>
		<description><![CDATA[Panggilan wawancara Beasiswa S2/S3 Luar Negeri Gelombang III Ditjen Dikti alokasi tahun 2012 http://www.dikti.go.id/ Written by Septien Prima D Thursday, 17 May 2012 23:28 Kepada yth : 1. Pimpinan perguruan tinggi negeri 2. Koordinator perguruan tinggi swasta Menindaklanjuti surat kami nomor 1129/E4.4/2012 tanggal 12 april 2012 perihal pendaftaran Beasiswa S2/S3 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div dir="ltr"><strong>Panggilan wawancara Beasiswa S2/S3 Luar Negeri Gelombang III Ditjen Dikti alokasi tahun 2012<br />
</strong><a href="http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=2868:panggilan-wawancara-beasiswa-luar-negeri-gelombang-iii-ditjen-dikti-alokasi-tahun-2012&amp;catid=68:berita-pengumuman&amp;Itemid=160" target="_blank">http://www.dikti.go.id/</a></div>
<div dir="ltr">
<p>Written by Septien Prima D<br />
Thursday, 17 May 2012 23:28</p>
<p>Kepada yth :<br />
1. Pimpinan perguruan tinggi negeri<br />
2. Koordinator perguruan tinggi swasta</p>
<p>Menindaklanjuti surat kami nomor 1129/E4.4/2012 tanggal 12 april 2012 perihal pendaftaran Beasiswa S2/S3 luar Negeri Ditjen Dikti Gelombang III alokasi tahun 2012 dengan ini kami sampaikan hal sebagai berikut :</p>
<p>Unduh surat <a href="http://www.dikti.go.id/ketenagaan/surat%20BLN.zip" target="_blank">disini</a><br />
Unduh Lampiran <a href="http://www.dikti.go.id/ketenagaan/Lampiran%20BLN%20gel%203.zip" target="_blank">disini</a></p>
<div></div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/18/panggilan-wawancara-beasiswa-s2s3-luar-negeri-gel-3-dikti-alokasi-2012.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panggilan Wawancara BU Luar Negeri Gel.2 Tahun 2012</title>
		<link>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/18/panggilan-wawancara-bu-luar-negeri-gel-2-tahun-2012.html</link>
		<comments>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/18/panggilan-wawancara-bu-luar-negeri-gel-2-tahun-2012.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 May 2012 23:02:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diktendik (Ditnaga)]]></category>
		<category><![CDATA[Undangan]]></category>
		<category><![CDATA[Undangan Diktendik 2012]]></category>
		<category><![CDATA[Undangan Wawancara BU Luar Negeri 2012]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kopertis12.or.id/?p=16598</guid>
		<description><![CDATA[Panggilan Wawancara BU Luar Negeri Gel.2 Tahun 2012 http://www.dikti.go.id/ Written by Septien Prima D Thursday, 17 May 2012 23:01 Kepada yth. 1. Pimpinan perguruan tinggi negeri/swasta 2. Calon Penerima Beasiswa Unggulan. Menindaklanjuti surat kami nomor 1263/E4.4/2012 tanggal 24 April 2012 perihal tawaran beasiswa unggulan luar negeri Ditjen Dikti tahun 2012, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div dir="ltr"><strong>Panggilan Wawancara BU Luar Negeri Gel.2 Tahun 2012<br />
</strong><a href="http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=2867:panggilan-wawancara-bu-luar-negeri-gel2-th2012&amp;catid=68:berita-pengumuman&amp;Itemid=160" target="_blank">http://www.dikti.go.id/</a></div>
<div dir="ltr">
Written by Septien Prima D<br />
Thursday, 17 May 2012 23:01</p>
<p>Kepada yth.<br />
1. Pimpinan perguruan tinggi negeri/swasta<br />
2. Calon Penerima Beasiswa Unggulan.</p>
<p>Menindaklanjuti surat kami nomor 1263/E4.4/2012 tanggal 24 April 2012 perihal tawaran beasiswa unggulan luar negeri Ditjen Dikti tahun 2012, dan telah berakhirnya batas waktu pengiriman berkas pelamar beasiswa unggulan, dengan ini kami sampaikan bahwa :</p>
<p>Unduh Surat <a href="http://www.dikti.go.id/ketenagaan/surat%20BU.zip" target="_blank">disini</a></p>
<div>
<div id="ecxygrp-mlmsg">
<div id="ecxygrp-msg">
<div id="ecxygrp-text">
<p>Unduh <a href="http://www.dikti.go.id/ketenagaan/Lampiran%201%20BU%202012.pdf" target="_blank">Lampiran 1</a></p>
<p>Unduh <a href="http://www.dikti.go.id/ketenagaan/Lampiran%202%20BU%202012.pdf" target="_blank">Lampiran 2</a></p>
<p>Unduh <a href="http://www.dikti.go.id/ketenagaan/Lamp%203%20BU.zip" target="_blank">Lampiran 3</a></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/18/panggilan-wawancara-bu-luar-negeri-gel-2-tahun-2012.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berita Edukasi 17 Mei 2012</title>
		<link>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/17/berita-edukasi-17-mei-2012.html</link>
		<comments>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/17/berita-edukasi-17-mei-2012.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 May 2012 04:34:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Beda "Whistle Blower" dan "Justice Collaborator"]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Edukasi Mei 2012]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmuwan: gula bisa membuat bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Pencetak CEO Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Mendiknas Jerman Dituduh Plagiat]]></category>
		<category><![CDATA[SNMPTN Pakai Lima Set Soal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kopertis12.or.id/?p=16595</guid>
		<description><![CDATA[1 ) Alokasi Dana Pendidikan Banyak Diselewengkan http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/16360319/Alokasi.Dana.Pendidikan.Banyak.Diselewengkan Rabu, 16 Mei 2012 &#124; 16:36 WIB JAKARTA, KOMPAS.com &#8211; The Asia Foundation merilis laporan tentang alokasi belanja langsung pendidikan yang masih banyak diselewengkan oleh pemerintah kabupaten atau pemerintah kota di Indonesia. Sebagian besar anggaran pendidikan banyak dialokasikan hanya untuk wajib belajar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1 ) Alokasi Dana Pendidikan Banyak Diselewengkan<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/16360319/Alokasi.Dana.Pendidikan.Banyak.Diselewengkan" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/16360319/Alokasi.Dana.Pendidikan.Banyak.Diselewengkan</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 | 16:36 WIB<br />
JAKARTA, KOMPAS.com &#8211; The Asia Foundation merilis laporan tentang alokasi belanja langsung pendidikan yang masih banyak diselewengkan oleh pemerintah kabupaten atau pemerintah kota di Indonesia. Sebagian besar anggaran pendidikan banyak dialokasikan hanya untuk wajib belajar pendidikan dasar (dikdas) sembilan tahun. Direktur Local and Economic Governance The Asia Foundation, Erman A Rahman, menjelaskan anggaran pendidikan tersebut sebenarnya juga harus dialokasikan untuk peningkatan mutu belajar. &#8220;Rata-rata pemerintah kabupaten atau kota di Indonesia menganggarkan lebih dari 60 persen anggaran pendidikannya hanya untuk wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun, bukan peningkatan mutu belajar,&#8221; kata Erman saat konferensi pers di kantor The Asia Foundation Jakarta, Rabu (16/5/2012).</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>2 ) Diduga Gelapkan Dana, Mahasiswa Unikan Demo Rektor<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/16164457/Diduga.Gelapkan.Dana.Mahasiswa.Unikan.Demo.Rektor" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/16164457/Diduga.Gelapkan.Dana.Mahasiswa.Unikan.Demo.Rektor</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 | 16:16 WIB<br />
MALANG, KOMPAS.com &#8211; Ratusan mahasiswa Universitas Kanjuruhan (Unikan)Malang, Jawa Timur mendemo rektornya yang diduga menggelapkan dana program pasca sarjana. Muncul dugaan sejak 2007-2012 dana tersebut tak pernah disetorkan ke pihak Yayasan Unikan. Aksi mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unikan digelar di depan gedung rektorat Unikan, Rabu (16/5/2012). Aksi nyaris ricuh antara mahasiswa dengan Resimen mahasiswa (Menwa) karena mahasiswa dihalangi saat mau masuk ke ruang rektorat. Aksi berlangsung damai setelah para mahasiswa ditemui oleh Ketua Yayasan Unikan dan para pembantu rektor Unikan. Namun, mahasiswa tetap ngotot meminta Rektor yang menemuinya. &#8220;Aksi ini adalah aksi damai, kami tak akan ricuh. Menwa bukan lawan mahasiswa. Kami ingin bertemu rektor. Karena fasilitas tak ada peningkatan walau biaya kuliah naik,&#8221; kata koordinator aksi Busairi, dalam orasinya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>3 ) SNMPTN Pakai Lima Set Soal<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2012/05/16/373/630573/snmptn-pakai-lima-set-soal" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2012/05/16/373/630573/snmptn-pakai-lima-set-soal</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 15:41 wib<br />
SOLO – Pada Ujian Tulis Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun ini, peserta akan menghadapi lima set soal berbeda. Cara ini dimaksudkan untuk meminimalisasi kasus joki SNMPTN. Ketua Panitia SNMPTN 2012 Universitas Sebelas Maret (UNS) Prof. Drs. Sutarno, MSc. PhD., mengungkapkan, kelima paket soal ini akan dikerjakan oleh peserta yang berbeda. &#8220;Selain meminimalisasi joki, cara ini juga kami harap dapat mengantisipasi kecurangan,&#8221; kata Sutarno di Rektorat UNS, Solo, Jawa Tengah, Rabu (16/5/2012). Sutarno menuturkan, pendaftar SNMPTN jalur Ujian Tulis yang memilih UNS diperkirakan akan mencapai 18 ribu orang. Mereka akan mengikuti ujian untuk memperebutkan 2.600 kursi yang disediakan UNS. &#8220;Kuota ini tidak berubah dari tahun lalu,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>4 ) Kemendikbud Kaji Usulan Universitas Pancasila Jadi PTN<br />
<a href="http://news.detik.com/read/2012/05/16/185620/1918982/10/kemendikbud-kaji-usulan-universitas-pancasila-jadi-ptn" target="_blank">http://news.detik.com/read/2012/05/16/185620/1918982/10/kemendikbud-kaji-usulan-universitas-pancasila-jadi-ptn</a></p>
<p>Rabu, 16/05/2012 18:56 WIB<br />
Jakarta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaaan (Kemendikbud) akan mengkaji usulan Universitas Pancasila yang berlokasi di Lenteng Agung, Jaksel, menjadi perguruan tinggi negeri (PTN). Usulan ini langsung disampaikan Rektor UP yang didampingi Ketua MPR Taufiq Kiemas ke Mendikbud Muhammad Nuh. M Nuh menjelaskan, pemerintah mendukung UP yang memiliki Pusat Studi Pancasila (PSP). Guna memperkuat pusat studi Pancasila, maka rektor dan pimpinan yayasan termasuk Ketua MPR Taufiq Kiemas mengusulkan agar UP menjadi PTN. &#8220;Kalau seandainya bisa dipertimbangkan, tentu kami akan melakukan pembahasan untuk Universitas Pancasila dikonversi menjadi universitas negeri,&#8221; kata M Nuh seusai pertemuan di Gedung Kemendikbud, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (16/5/2012). M Nuh belum memastikan proses peralihan status tersebut, namun pemerintah sepakat untuk memperkuat UP dan PSP sebagai tempat kajian Pancasila. Dia menjelaskan pertimbangan universitas swasta menjadi PTN tidak dilihat berdasarkan fisik universitas, jumlah mahasiswa ataupun dosen pengajar.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>5 ) Pendidikan Ideologi Tak Bisa Ad Hoc<br />
<a href="http://www.jpnn.com/read/2012/05/16/127594/Pendidikan-Ideologi-Tak-Bisa-Ad-Hoc-" target="_blank">http://www.jpnn.com/read/2012/05/16/127594/Pendidikan-Ideologi-Tak-Bisa-Ad-Hoc-</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 , 22:44:00<br />
JAKARTA &#8211; Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh mengaku sepakat dengan MPR untuk mengembangkan Pusat Studi Pancasila yang ada di Universitas Pancasila Jakarta. Hal tersebut dikatakan M Nuh usai bersilaturahmi dengan pimpinan MPR di kantor Kemendibud Jakarta, Rabu (16/5). &#8220;Pusat Studi Pancasila di Universitas Pancasila akan kita kembangkan bahkan tadi juga muncul gagasan untuk membesarkan Universitas Pancasila,&#8221; kata M Nuh yang dalam kesempatan itu di dampingi Rektor Universitas Pancasila, Edie Toet Hendratno. Menurutnya, dalam pertemuan dengan pimpinan MPR itu terlontar wacana untuk menjadikan Universitas Pancasila menjadi universitas negeri. &#8220;Jadi Pusat Kajian Pancasila dan kampusnya sekaligus dioptimalisasi,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>6 ) Rektor Pancasila: Kami Merasa Ditantang<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/17/01055068/Rektor.Pancasila.Kami.Merasa.Ditantang" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/17/01055068/Rektor.Pancasila.Kami.Merasa.Ditantang</a></p>
<p>Kamis, 17 Mei 2012 | 01:05 WIB<br />
JAKARTA, KOMPAS.com &#8211; Rektor Universitas Pancasila, Edie Toet Hendratno mengaku tertantang dengan usulan untuk mengonversi kampus yang dipimpinnya menjadi perguruan tinggi negeri (PTN). Diakui Edie, usulan tersebut pertama kali dicetuskan oleh Ketua MPR RI, Taufik Kiemas beberapa waktu lalu. Edie mengatakan, Ketua MPR, Taufik Kiemas memberikan usulan agar Universitas Pancasila mengubah statusnya menjadi PTN. Alasannya adalah untuk menjaga keberlanjutan universitas tersebut. Terlebih dengan &#8220;gelar&#8221; Pancasila yang diemban oleh universitas itu. &#8220;Kami merasa ditantang dengan usulan itu. Saya rasa benar juga, bagaimana jika Pancasila tak menjadi PTN? Apakah ada jaminan akan keberlanjutannya,&#8221; kata Edie seusai melakukan pertemuan dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh, di gedung Kemdikbud, Rabu (16/5/2012).</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>7 ) Universitas Pancasila Gaet Jerman Tingkatkan Kualitas Pendidikan<br />
<a href="http://www.mediaindonesia.com/read/2012/05/16/320214/293/14/Universitas-Pancasila-Gaet-Jerman-Tingkatkan-Kualitas-Pendidikan" target="_blank">http://www.mediaindonesia.com/read/2012/05/16/320214/293/14/Universitas-Pancasila-Gaet-Jerman-Tingkatkan-Kualitas-Pendidikan</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 21:02 WIB<br />
JAKARTA&#8211;MICOM: Universitas Pancasila terus meningkatkan kualitas pendidikan dengan menjalin kerja sama dengan universitas yang berada di Jerman. &#8220;Sebagai langkah awal saat ini kami menerima bantuan peralatan peralatan laboratorium farmasi berupa high performance liquid chromatography (HPLC) dari Deutscher Akademischer Austausch Dienst (DAAD) Jerman,&#8221; kata Dekan Fakultas Farmasi Universitas Pancasila Wahono Sumaryono di Jakarta, Rabu (16/5). Penyerahan bantuan alat HPLC tersebut dihadiri Councellor Science, Technology, and Environment of German Embassy Jakarta Dr. Michael Rottmann, Direktur DAAD Irene Jansen, Rektor Universitas Pancasila Edie Toet Hendratno, dan sejumlah dosen. Langkah selanjutnya, pihaknya berharap adanya penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta profesor tamu untuk memberikan kuliah umum dari pembicara yang kompeten dan profesional dalam bidang kimia analisis.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>8 ) Mau Studi ke Jerman? Ikuti Beasiswa Ini<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/14320076/Mau.Studi.ke.Jerman.Ikuti.Beasiswa.Ini" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/14320076/Mau.Studi.ke.Jerman.Ikuti.Beasiswa.Ini</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 | 14:32 WIB<br />
Kompas.com &#8211; The German Academic Exchange Service (DAAD) kembali membuka program beasiswa untuk program S2 dan S3 bagi para profesional dari negara berkembang. Lamanya studi berkisar antara 12 hingga 36 bulan tergantung institusi. Tawaran beasiswa ini terutama diberikan kepada para staf universitas, peneliti, atau profesional yang memiliki pengalaman minimal dua tahun dan menguasi bahasa Inggris dengan nilai TOEFL minimum 550. Kriteria lain yang disyaratkan antara lain berusia maksimal 36 tahun, punya pengalaman kerja minimal dua tahun setelah lulus sarjana, serta nilai akademik minimal 2,75 untuk program master, sementara itu untuk program doktoral IP minimal adalah 3,00. Bagi Anda yang berminat, pendaftaran bisa dilakukan secara online dan akan ditutup pada 31 Juli 2012. Untuk info lebih lengkap silakan klik <a href="http://www.daadjkt.org/" target="_blank">http://www.daadjkt.org</a></p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>9 ) Jepang tawarkan beasiswa<br />
<a href="http://www.antaranews.com/berita/310961/jepang-tawarkan-beasiswa" target="_blank">http://www.antaranews.com/berita/310961/jepang-tawarkan-beasiswa</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 19:44 WIB<br />
Medan (ANTARA News) &#8211; Kedutaan Besar Jepang di Jakarta menawarkan beasiswa pemerintah Jepang (Monbukagakusho) kepada para pelajar Indonesia lulusan SMA sederajat untuk melanjutkan pendidikan ke negeri matahari terbit tersebut.&#8221;Beasiswa tersebut berupa melanjutkan pendidikan ke universitas di Jepang baik program S-1, D-III dan D-II. Pelamar hanya bisa mendaftar untuk satu program saja,&#8221; kata Konsul Muda Jepang di Medan, Akira Saito, dalam siaran persnya yang diterima Rabu.Ia mengatakan, bagi yang berminat dapat men-download formulir sesuai program yang diinginkan (S1, D3 atau D2) pada website Kedutaan Jepang di <a href="http://www.id.emb-japan.go.jp/sch_slta.html" target="_blank">http://www.id.emb-japan.go.jp/sch_slta.html</a> Formulir yang sudah diisi bisa diantar atau dikirimkan ke Kedutaan Besar Jepang di Jakarta atau Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, Medan dan Makasssar, lengkap dengan fotokopi rapor, ijazah, dan nilai ijazah sampai tanggal 15 Juni 2012. &#8220;Hanya pelamar dengan dokumen lengkap akan kami proses. Dokumen yang dikirimkan tidak akan dikembalikan. Untuk keterangan lebih lanjut silakan menghubungi Kedutaan Besar Jepang bagian pendidikan di nomor telepon 021-3192-4308 Ext. 175, 176,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>10 ) Ribuan WNI di Luar Negeri Pilih Kuliah di UT<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/21012586/Ribuan.WNI.di.Luar.Negeri.Pilih.Kuliah.di.UT" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/21012586/Ribuan.WNI.di.Luar.Negeri.Pilih.Kuliah.di.UT</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 | 21:01 WIB<br />
JAKARTA, KOMPAS.com &#8211; Minat warga negara Indonesia yang berada di luar negeri untuk mengikuti perkuliahan jarak jauh di Universitas Terbuka (UT), cukup tinggi. Tercatat sebanyak 1.200 mahasiswa UT yang mendaftar dan menjani perkuliahan di luar negeri. &#8220;Mahasiswa UT yang di luar negeri tersebar di 13 negara, dan yang terakhir kita buka di Yunani,&#8221; kata Rektor UT, Tian Belawati, usai bertemu dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, di Jakarta, Rabu (16/5/2012). Menurut Tian, permintaan untuk membuka perkuliahan UT di luar negeri terus bertambah, termasuk dari Brunei Darusalam. &#8220;Seperti di Malaysia, UT luar negerinya ada di beberapa kotan&#8221; kata Tian.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>12 ) KONTES ROBOT INDONESIA-Robot Pemadam dan Pemain Bola Siap Beraksi<br />
<a href="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/495446/" target="_blank">http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/495446/</a></p>
<p>Thursday, 17 May 2012<br />
Institut Teknologi Bandung (ITB) di Jatinangor, Kabupaten Sumedang menjadi tuan rumah Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) Regional IV, Sabtu (26/5) mendatang.Sebanyak 67 tim dari 29 perguruan tinggi di Jawa Barat,DKI Jakarta,Banten, Kalimantan Barat,dan Sumatera Utara akan bertarung pada ajang ini. Sebagai tuan rumah,ITB mempersiapkan tiga robot di antaranya dua robot dengan kategori pemadam api (jenis berkaki dan beroda) dan satu robot RoboSoccer Humanoid League. ITB telah memenangkan juara umum kompetisi robot pemadam api kategori berkaki pada ajang Trinity Fire Fighting Home Robot Contest (TFFHRC) di Amerika Serikat pada awal 2012. Tersirat optimistis di benak para mahasiswa ITB sebagai peserta yang siap mengungguli di tingkat regional dan nasional. Satu kriteria robot baru menjadi tantangan tersendiri yakni RoboSoccer Humanoid untuk kejuaraan sepak bola robot RoboCup.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>13 ) Intip Serunya Aksi Robot Pesepakbola di ITB<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2012/05/16/373/630711/intip-serunya-aksi-robot-pesepakbola-di-itb" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2012/05/16/373/630711/intip-serunya-aksi-robot-pesepakbola-di-itb</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 18:27 wib<br />
BANDUNG &#8211; Bagaimana jadinya jika robot bermain bola? Dan bagaimana pula jika para robot cerdas itu berkompetisi untuk menghasilkan gol? Aksi robot bermain sepakbola itu akan memeriahkan Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) 2012. Kamu bisa melihat kelihaian robot-robot pemain bola tersebut pada kompetisi yang 25-26 Mei mendatang di Kampus ITB Jatinangor. KRCI Robosoccer Humanoid League (RSHL) merupakan salah satu kategori yang dilombakan dalam KRI-KRCI 2012. Pada tingkat regional di wilayah Jawa Barat, ada 67 tim robot dari 29 kampus di wilayah Jawa Barat, Banten, Jakarta, dan Kalimantan Barat ikut serta dalam kompetisi ini. Kategori KRCI RSHL sendiri diikuti delapan tim robot spesialis sepakbola. Tim-tim tersebut akan bertarung untuk saling menjebol gawang lawan.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>14 ) Tiga Robot dari Unibraw Siap Bertarung<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/17114287/Tiga.Robot.dari.Unibraw.Siap.Bertarung" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/17114287/Tiga.Robot.dari.Unibraw.Siap.Bertarung</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 | 17:11 WIB<br />
MALANG, KOMPAS.com &#8211; Tiga jenis robot karya mahasiswa dari tim robot Bhatara Fakultas Teknik Elektro Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, siap ikuti kompetisi nasional yang akan diselenggarakan di Bandung, Juni mendatang. &#8220;Dalam kompetisi nasional di Bandung nanti, tim robot Bhatara FT Elektro UB itu, akan membawa tiga jenis robot. Pertama robot manual, yang dikendarai driver, robot kedua adalah robot otomatis, dan robot ketiga adalah robot collector,&#8221; jelas salah satu perwakilan tim robot Bhatara FT Elektro, Muhammad Rizal, Rabu (16/5/2012), ditemui di kampus Unibraw Malang. Tim Robot Bhatara sebelumnya, sudah berhasil menjadi juara tiga dalam Kontes Robot Indonesia (KRI), pada kompetisi regional Jawa Timur dan Bali pada tanggal 12 Mei lalu. Adapun kompetisi nasional robot yang akan digelar di Bandung itu, adalah kompetisi tahunan yang akan menjadi ajang untuk menyaring peserta di kancah internasional.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>15 ) 29 Perguruan Tinggi akan Berlaga di Kontes Robot Regional<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/13542346/29.Perguruan.Tinggi.akan.Berlaga.di.Kontes.Robot.Regional" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/13542346/29.Perguruan.Tinggi.akan.Berlaga.di.Kontes.Robot.Regional</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 | 13:54 WIB<br />
Kompas.com &#8211; Sebanyak 67 tim dari 29 perguruan tinggi di wilayah Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, dan Kalimantan Barat akan berlaga dalam Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) tingkat regional wilayah II 2012. Ketua Pelaksana KRI KRCI tingkat regional wilayah II 2012 Kusprasapta Mutijarsa dalam konferensi pers di Gedung Rektorat Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Rabu (16/5), mengatakan lomba tingkat regional itu akan diselenggarakan pada Sabtu 26 Mei 2012 di Kampus ITB Jatinangor, Sumedang. &#8220;Semakin banyaknya perguruan tinggi yang berpartisipasi pada kegiatan KRI KRCI membuat pertandingan ini diselenggarakan dua tahap, yaitu tingkat regional dan tingkat nasional. Pertandingan tingkat regional diselenggarakan di lima wilayah,&#8221; tuturnya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>16 ) Digelar, Pekan Pendidikan Tinggi dan Budaya Perancis!<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/17350140/Digelar.Pekan.Pendidikan.Tinggi.dan.Budaya.Perancis." target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/17350140/Digelar.Pekan.Pendidikan.Tinggi.dan.Budaya.Perancis.</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 | 17:35 WIB</p>
<p>KOMPAS.com &#8211; Institut Francais Indonesia atau Institut Perancis di Indonesia (IFI) menggelar &#8220;Pekan Pendidikan Tinggi dan Budaya&#8221; yang mencakup kegiatan budaya dan pendidikan tinggi Perancis. Dikemas dalam presentasi pendidikan, pengenalan kursus bahasa Perancis secara gratis, serta pemutaran film pendek, konser musik dan pameran poster film, acara digelar pada:</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>17 ) Melawan Banjir Menuju Sekolah (SM3T<br />
<a href="http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/341" target="_blank">http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/341</a></p>
<p>05/17/2012 (All day)<br />
Aceh &#8212; Dua tahun terakhir ini banjir selalu menggenangi jalan yang menuju SDN Peunaron DK III, Aceh Timur. Bagaimana tidak, hutan di wilayah ini telah beralih fungsi menjadi ladang warga. Tentu saja, jumlah luas hutan menjadi berkurang, dan tingkat penyerapan air hujan oleh tumbuhan-tumbuhannya pun berkurang. Yang paling utama adalah masih banyak pembalakan hutan di area hulu. Akibatnya, setiap hujan lebat, SDN Peunaron DK III selalu kebanjiran. Tidak perduli RBT (tukang ojek), ibu-ibu yang akan belanja ke pasar, anak yang mau berangkat sekolah, ataupun guru yang akan mengajar, semuanya tidak dapat berangkat. Jika banjir datang para siswa di SDN Peunaron DK III berkurang hingga 40%. Sedangkan guru yang mayoritan berada di seberang jalan yang terkena banjir tidak dapat berangkat. Yang ada hanya saya, dan dua guru bakti yang tinggal di daerah dekat lokal (sekolah). Keadaan seperti ini tidak jarang kami rasakan, mengajar dua kelas menjadi hal yang rutin dilakukan apabila banjir datang.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>18 ) Beda, &#8220;Whistle Blower&#8221; dan &#8220;Justice Collaborator&#8221;<br />
<a href="http://nasional.kompas.com/read/2012/05/17/06145553/Beda.Whistle.Blower.dan.Justice.Collaborator." target="_blank">http://nasional.kompas.com/read/2012/05/17/06145553/Beda.Whistle.Blower.dan.Justice.Collaborator.</a></p>
<p>Kamis, 17 Mei 2012 | 06:14 WIB<br />
JAKARTA, KOMPAS.com — Pengertian whistle blower kerap dicampuradukkan dengan justice collaborator walaupun sama-sama melakukan kerja sama dengan aparat hukum dengan memberikan informasi penting terkait kasus hukum. Namun, keduanya memiliki status hukum yang berbeda. &#8220;Bedakan whistle blower dengan justice collaborator. Whistle blower bisa diterjemahkan dengan saksi pelapor, sedangkan justice collaborator sering disebut saksi pelaku yang bekerja sama,&#8221; kata Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana, dalam Diskusi Media di Auditorium Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Rabu (16/5/2012). Denny menjelaskan, whistle blower tidak terlibat dalam tindak pidana yang diungkapnya. Adapun justice collaborator justru termasuk dalam kelompok atau turut terlibat dalam tindak pidana tertentu.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>19 ) Ilmuwan: gula bisa membuat bodoh<br />
<a href="http://www.antaranews.com/berita/310984/ilmuwan-gula-bisa-membuat-bodoh" target="_blank">http://www.antaranews.com/berita/310984/ilmuwan-gula-bisa-membuat-bodoh</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 21:01 WIB<br />
Los Angeles (ANTARA News) &#8211; Mengkonsumsi terlalu banyak gula bisa menggerogoti otak manusia! Itulah hasil studi yang disiarkan beberapa ilmuwan pada Selasa (15/5). Studi itu memperlihatkan bagaimana konsumsi sirup jagung yang berisi gula secara terus-menerus membunuh daya ingatan tikus. Beberapa peneliti di University of California Los Angeles (UCLA) memberi makan dua kelompok tikus cairan yang berisi sirup jagung berkadar gula tinggi &#8211;bahan umum dalam makanan olahan&#8211; sebagai air minum selama enam pekan. Satu kelompok tikus diberi asupan asam lemak Omega-3, yang mendorong daya otak, dalam bentuk minyak biji rami dan asam docosahexaenoic (DHA), sementara kelompok lain tidak. Sebelum minuman gula tersebut diberikan, tikus itu dibuat menjalani babak pelatihan lima-hari di tempat rumit. Setelah enam pekan di dalam cairan manis, semua tikus itu lalu ditempatkan di tempat yang membingungkan untuk cara hewan tersebut membebaskan diri.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>20 ) Inilah Kampus Pencetak CEO Dunia<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2012/05/16/373/630526/inilah-kampus-pencetak-ceo-dunia" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2012/05/16/373/630526/inilah-kampus-pencetak-ceo-dunia</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 15:21 wib<br />
BANYAK hal yang perlu kamu lakukan jika ingin menjadi CEO top dunia, dimulai dengan memilih kampus yang benar. Menurut data US News &amp; World Report, Harvard University mengoleksi 65 gelar yang diraih para CEO dunia, kebanyakan adalah master dalam administrasi dan bisnis (MBA). Selain Harvard, gelar-gelar akademik tersebut diraih melalui belasan kampus bergengsi lainnya. Berikut daftar 13 kampus pencetak CEO dunia seperti dilansir Huffington Post, Rabu (16/5/2012).</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>21 ) Mendiknas Jerman Dituduh Plagiat<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2012/05/17/373/630885/mendiknas-jerman-dituduh-plagiat" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2012/05/17/373/630885/mendiknas-jerman-dituduh-plagiat</a></p>
<p>Kamis, 17 Mei 2012 10:40 wib<br />
JERMAN &#8211; Menteri Pendidikan Nasional Jerman Anette Schavan menghadapi dugaan bahwa sebagian dari tesisnya merupakan plagiat. Schavan menolak tuduhan tersebut dan mengklaim, University of Düsseldorf yang menerbitkan gelar doktornya, telah menguji tesisnya tersebut. Schavan diduga telah mencantumkan kutipan hasil penelitian Sigmund Freud yang diklaimnya melalui sumber asli. Padahal, politikus dari partai Demokrat ini mendapatkan kutipan tersebut dari literatur lain yang mengutip Freud. Artinya, Schavan mengutip Freud dari sumber sekunder. Schavan pun gagal untuk menujukkan sumber sekunder tersebut. Fakta ini menunjukkan kesan bahwa Schavan membaca sendiri karya Freud sebagai rujukan tesisnya. Tuduhan yang dialamatkan ke beberapa halaman tesis Schavan ini memang tidak segamblang tuduhan plagiat yang dialamatkan ke Menteri Pertahanan Jerman Karl-Theodor zu Guttenberg tahun lalu. Akibat kasus tersebut, Guttenberg bahkan dipaksa mundur dari jabatannya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/17/berita-edukasi-17-mei-2012.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perpanjangan Pendaftaran Beasiswa Unggulan LN tahun 2012</title>
		<link>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/16/perpanjangan-pendaftaran-beasiswa-unggulan-ln-tahun-2012.html</link>
		<comments>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/16/perpanjangan-pendaftaran-beasiswa-unggulan-ln-tahun-2012.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 08:57:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diktendik (Ditnaga)]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberitahuan Diktendik 2012]]></category>
		<category><![CDATA[Perpanjangan Pendaftaran BU LN Dikti 2012]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kopertis12.or.id/?p=16587</guid>
		<description><![CDATA[Perpanjangan Pendaftaran Beasiswa Unggulan LN tahun 2012 http://www.dikti.go.id/ Written by Dedi Triyanto Wednesday, 16 May 2012 09:53 Pendaftaran Beasiswa Unggulan Luar Negeri untuk alokasi tahun 2012 secara online melalui laman beasiswa.dikti.go.id/bu diperpanjang sampai tanggal 25 Mei 2012. Untuk mengklarifikasi pelamar telah melakukan pendaftaran secara online, pelamar harus mengirimkan berkas-berkas kembali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Perpanjangan Pendaftaran Beasiswa Unggulan LN tahun 2012</strong><br />
<a href="http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=2866:perpanjangan-pendaftaran-beasiswa-unggulan-ln-tahun-2012&amp;catid=142:berita-beasiswa" target="_blank">http://www.dikti.go.id/</a></p>
<p>Written by Dedi Triyanto<br />
Wednesday, 16 May 2012 09:53<br />
Pendaftaran Beasiswa Unggulan Luar Negeri untuk alokasi tahun 2012 secara online melalui laman beasiswa.dikti.go.id/bu diperpanjang sampai tanggal 25 Mei 2012. Untuk mengklarifikasi pelamar telah melakukan pendaftaran secara online, pelamar harus mengirimkan berkas-berkas kembali dalam amplop berwarna kuning dengan menuliskan nama, alamat serta no registerasi online, selengkapnya dapat diunduh disini.<br />
<a href="http://www.dikti.go.id/ketenagaan/BULN2012.pdf" target="_blank">http://www.dikti.go.id/ketenagaan/BULN2012.pdf</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/16/perpanjangan-pendaftaran-beasiswa-unggulan-ln-tahun-2012.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>REVISI-Pengumuman Bantuan Seminar Luar Negeri Tahun 2012</title>
		<link>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/16/revisi-pengumuman-bantuan-seminar-luar-negeri-tahun-2012.html</link>
		<comments>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/16/revisi-pengumuman-bantuan-seminar-luar-negeri-tahun-2012.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 07:07:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Litabmas (DP2M)]]></category>
		<category><![CDATA[Pengumuman P2M 2012]]></category>
		<category><![CDATA[REVISI-Pengumuman Bantuan Seminar LN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kopertis12.or.id/?p=16584</guid>
		<description><![CDATA[REVISI-Pengumuman Bantuan Seminar Luar Negeri Tahun 2012 http://www.dikti.go.id/ Written by Dit. Litabmas (P2M) Wednesday, 16 May 2012 13:25 Revisi Pengumuman Bantuan Seminar Luar Negeri Tahun 2012 (Periode Penerimaan Proposal April-Mei 2012) Download : - Revisi Daftar Lolos Seleksi - Revisi Daftar Tidak Lolos Seleksi]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>REVISI-Pengumuman Bantuan Seminar Luar Negeri Tahun 2012<br />
</strong><a href="http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=2860:pengumuman-bantuan-seminar-luar-negeri-tahun-2012&amp;catid=68:berita-pengumuman&amp;Itemid=160" target="_blank">http://www.dikti.go.id/</a></p>
<p>Written by Dit. Litabmas (P2M)<br />
Wednesday, 16 May 2012 13:25</p>
<p><strong>Revisi Pengumuman Bantuan Seminar Luar Negeri Tahun 2012</strong><br />
(Periode Penerimaan Proposal April-Mei 2012)</p>
<p><strong>Download :</p>
<p></strong><a href="http://www.dikti.go.id/files/dp2m/hkip/2012/Revisi-Daftar%20Lolos%20Seminar%20Periode%20April-mei.pdf" target="_blank">- Revisi Daftar Lolos Seleksi</a><br />
<a href="http://www.dikti.go.id/files/dp2m/hkip/2012/Revisi-Daftar%20Tidak%20Lolos%20Seminar%20Periode%20April-mei.pdf" target="_blank">- Revisi Daftar Tidak Lolos Seleksi</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/16/revisi-pengumuman-bantuan-seminar-luar-negeri-tahun-2012.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berita Edukasi 16 Mei 2012</title>
		<link>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/16/berita-edukasi-16-mei-2012.html</link>
		<comments>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/16/berita-edukasi-16-mei-2012.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 05:40:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[7 Ilmuwan Indonesia Menangi Dana Hibah AS]]></category>
		<category><![CDATA[70 % PTS Tak Dapat Keluarkan Ijazah]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Edukasi Mei 2012]]></category>
		<category><![CDATA[Cloud Computing UI]]></category>
		<category><![CDATA[Segera Perbarui Surat Tanda Registrasi Dokter]]></category>
		<category><![CDATA[Unimed Siapkan 55 Jurnal Ilmiah Online]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kopertis12.or.id/?p=16581</guid>
		<description><![CDATA[1 ) 70 % PTS Tak Dapat Keluarkan Ijazah http://kampus.okezone.com/read/2012/05/16/373/630294/70-pts-tak-dapat-keluarkan-ijazah Rabu, 16 Mei 2012 09:56 wib BANDUNG – Kopertis IV Wilayah Jabar-Banten mencatat 400 perguruan tinggi swasta (PTS) atau sekira 70 persen kampus terancam tidak dapat mengeluarkan ijazah. Pasalnya, sesuai dengan PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1 ) 70 % PTS Tak Dapat Keluarkan Ijazah<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2012/05/16/373/630294/70-pts-tak-dapat-keluarkan-ijazah" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2012/05/16/373/630294/70-pts-tak-dapat-keluarkan-ijazah</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 09:56 wib<br />
BANDUNG – Kopertis IV Wilayah Jabar-Banten mencatat 400 perguruan tinggi swasta (PTS) atau sekira 70 persen kampus terancam tidak dapat mengeluarkan ijazah. Pasalnya, sesuai dengan PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP), perguruan tinggi (PT) wajib mengakreditasi prodi yang batas akhirnya jatuh pada hari ini. Apabila PTS mengabaikan aturan tersebut maka akan dikenakan sanksi. &#8220;Telah ditentukan bahwa selambat-lambatnya pada 16 Mei 2012, prodi dan PT harus sudah terakreditasi. Artinya jika belum dilaksanakan, kampus dilarang mengeluarkan ijazah,&#8221; ujar Koordinator PT Swasta (Kopertis) Wilayah IV Jabar-Banten Abdul Hakim, kemarin. Hal itu bukanlah tindakan Kopertis, melainkan amanat undang-undang yang mencantumkan pengeluaran ijazah dari PT belum terakreditasi adalah tidak sah. Sementara bagi PT yang masih dalam proses dalam pengurusan akreditasinya masih ada tenggat hingga akhir Mei. Abdul mengharapkan proses akreditasi yang masih dilakukan oleh PT tidak mengganggu perkuliahan mahasiswa. &#8220;Selain itu, jangan sampai karena ketiadaan akreditasi, maka ijazah sarjana mahasiswa tidak terpakai,&#8221; ucapnya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>2 ) Pendidikan-400 PTS Terancam Mandek<br />
<a href="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/495254/" target="_blank">http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/495254/</a></p>
<p>Wednesday, 16 May 2012<br />
BANDUNG – Kopertis IV Wilayah Jabar-Banten mencatat sebanyak 400 perguruan tinggi swasta (PTS) atau sekitar 70% kampus terancam tidak dapat mengeluarkan ijazah. Pasalnya, sesuai dengan PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP),bahwa perguruan tinggi (PT) wajib mengakreditasi prodi yang batas akhirnya jatuh pada hari ini. Apabila PTS mengabaikan aturan tersebut maka akan dikenakan sanksi. &#8220;Telah ditentukan bahwa selambatlambatnya pada 16 Mei 2012, prodi dan PT harus sudah terakreditasi. Artinya jika belum dilaksanakan, kampus dilarang mengeluarkan ijazah,&#8221; ujar Koordinator PT Swasta (Kopertis) Wilayah IV Jabar-Banten Abdul Hakim, kemarin. Hal itu bukanlah tindakan Kopertis, melainkan amanat undang-undang yang mencantumkan pengeluaran ijazah dari PT belum terakreditasi adalah tidak sah. Sementara bagi PT yang masih dalam proses dalam pengurusan akreditasinya masih ada tenggat hingga akhir Mei. Dia mengharapkan proses akreditasi yang masih dilakukan oleh PT tidak mengganggu perkuliahan mahasiswa. &#8220;Selain itu, jangan sampai mahasiswa terkena dampaknya garagara tidak ada akreditasinya, maka ijazah sarjananya tidak terpakai,&#8221;ucapnya. Abdul mengakui selama ini PT swasta masih sulit mendapatkan akreditasi karena beberapa kendala.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>3 ) Tujuh Ilmuwan Indonesia Menangi Dana Hibah AS<br />
<a href="http://www.republika.co.id/berita/nasional/lingkungan/12/05/15/m42hw5-tujuh-ilmuwan-indonesia-menangi-dana-hibah-as" target="_blank">http://www.republika.co.id/berita/nasional/lingkungan/12/05/15/m42hw5-tujuh-ilmuwan-indonesia-menangi-dana-hibah-as</a></p>
<p>Selasa, 15 Mei 2012, 21:07 WIB<br />
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA &#8211; Tujuh ilmuwan Indonesia memenangi kompetisi untuk meraih dana hibah riset Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) sebesar 800 ribu dolar AS dalam rangka memelihara keanekaragaman hayati laut dan lingkungan. &#8220;Indonesia mendapatkan lebih banyak hibah dibanding negara lain di dunia,&#8221; kata Asisten Menteri Luar Negeri AS, Kerri-Ann Jones seusai The First Indonesia US Joint Committee Meeting (JCM) on Science and Technology yang juga dihadiri oleh Duta Besar AS untuk Indonesia Scot Marciel di Jakarta, Selasa (15/5). Disebutkan, Partnership for Enhanced Engagement in Research (PEER) AS menerima hampir 500 aplikasi dari 63 negara berkembang dan diputuskan 41 proyek dari 25 negara yang mendapatkannya, tujuh di antaranya dari Indonesia. Hibah ini, ujarnya, diharapkan akan mempertautkan ilmuwan dari National Science Foundation&#8217;s (NSF) yang didanai pemerintah AS dengan para ilmuwan Indonesia untuk meningkatkan kerja sama di bidang penelitian. Ketujuh penerimah hibah tersebut adalah Sang Putu Kaler dari Universitas Mahasaraswati, Rudi Febriansyah dari Universitas Andalas, IGNK Mahardika dari Universitas Udayana, Frida Sidik dari Balai Riset dan Observasi Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Abdul Hamid Toha dari Universitas Negeri Papua, Gusti Z Anshari dari Universitas Tanjungpura, dan Jamaluddin Jompa dari Universitas Hasanuddin yang masing-masing memiliki mitra peneliti dari AS untuk pelaksanaan riset tersebut di Indonesia.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>4 ) Tes Urine Diusulkan dalam Penerimaan Mahasiswa Baru<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/08280180/Tes.Urine.Diusulkan.dalam.Penerimaan.Mahasiswa.Baru" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/08280180/Tes.Urine.Diusulkan.dalam.Penerimaan.Mahasiswa.Baru</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 | 08:28 WIB<br />
SURABAYA, KOMPAS.com &#8211; Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur kian serius memberantas peredaran narkoba di kalangan mahasiswa sejak dini. Bahkan usulan agar tes urine dimasukkan dalam tahap penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri segera diluncurkan pihak Kementerian Pendidikan. &#8221;Untuk melaksanakan tes urine memang butuh dana besar. Sekarang, tinggal bagaimana kebijakan kampus dan institusi perguruan tinggi merespon usulan ini,&#8221; kata Kepala BNN Provinsi Jatim, Jan De Fretes, Selasa (15/5/2012) kemarin. Menurutnya, tes urine pada pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru tersebut sangat strategis untuk mendeteksi dini peredaran narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa, juga untuk menciptakan lingkungan kampus dan sekolah yang bersih dari narkoba.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>5 ) Direkrut, Mahasiswa Intelejen Penanggulangan Narkoba<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/15/17400031/Direkrut.Mahasiswa.Intelejen.Penanggulangan.Narkoba." target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/15/17400031/Direkrut.Mahasiswa.Intelejen.Penanggulangan.Narkoba.</a></p>
<p>Selasa, 15 Mei 2012 | 17:40 WIB<br />
Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur tengah mempersiapkan tenaga mahasiswa untuk menjadi intelejen penanggulangan narkoba yang akan beroperasi di kampusnya masing-masing. Menurut Kepala BNN Provinsi Jatim, Jan De Fretes, pelibatan mahasiswa dalam menekan peredaran narkoba di kalangan perguruan tinggi dinilai cukup efektif karena mahasiswa dinilai lebih paham seluk beluk kehidupan kampus. &#8221;Peredaran narkoba di kampus seringkali luput dari pantauan BNN, karena kalangan kampus masih terkesan eksklusif,&#8221; katanya, Selasa (15/5/2012). Sementara ini, kata dia, BNN Provinsi Jatim sudah melakukan pengaderan di dua perguruan tinggi di Surabaya, yakni di Universitas Muhammadiyah Surabaya dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>6 ) Segera Perbarui Surat Tanda Registrasi<br />
<a href="http://cetak.kompas.com/read/2012/05/16/0315356/segera.perbarui.surat.tanda.registrasi" target="_blank">http://cetak.kompas.com/read/2012/05/16/0315356/segera.perbarui.surat.tanda.registrasi</a></p>
<p>16 Mei 2012<br />
Makassar, Kompas &#8211; Para dokter, baik dokter umum, dokter spesialis, dokter gigi, maupun dokter gigi spesialis, yang masa berlaku surat tanda registrasinya habis diminta segera memperbarui. Tanpa surat tanda registrasi yang masih berlaku, dokter tidak dapat memperoleh surat izin praktik yang juga harus diperbarui secara berkala. &#8220;Surat tanda registrasi (STR) merupakan jaminan negara atas etika, disiplin, dan kompetensi dokter untuk melakukan praktik kedokteran di masyarakat,&#8221; kata Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) Menaldi Rasmin dalam Lokakarya dan Rapat Koordinasi Wilayah Timur KKI di Makassar, Selasa (15/5).Para dokter yang masa berlaku STR-nya sudah habis itu melakukan registrasi pertama pada tahun 2006-2007. Registrasi harus dilakukan setiap lima tahun untuk menjamin kualitas dokter dalam memberi layanan kesehatan. Sejak tahun 2010, KKI sudah mengingatkan bahwa akan banyak dokter yang masa berlaku STR-nya habis pada tahun 2011- 2012. Hingga kini, menurut Ketua Divisi Registrasi KKI Daryo Soemitro, baru 60-70 persen dokter yang memperbarui STR- nya. Menurut Menaldi, dokter harus memiliki pengetahuan mutakhir dalam melayani pasien. Peningkatan pengetahuan secara terus-menerus dapat dilakukan dengan mengikuti berbagai seminar kedokteran. Setiap kegiatan keilmuan yang diikuti dokter memiliki poin tertentu. Untuk dapat memperbarui STR, dokter umum harus memiliki nilai 250 poin yang dikumpulkan selama lima tahun.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>7 ) Binus Jalin Kerjasama dengan Microsoft<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/11361015/Binus.Jalin.Kerjasama.dengan.Microsoft" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/11361015/Binus.Jalin.Kerjasama.dengan.Microsoft</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 | 11:36 WIB<br />
JAKARTA, KOMPAS.com &#8211; Universitas Bina Nusantara bekerjasama dengan Microsoft Indonesia mendirikan Microsoft Innovation Center yang akan dioperasikan bersama-sama. Pendirian pusat inovasi itu ditujukan untuk meningkatkan keterampilan teknis mahasiswa, pertukaran ide, sekaligus menerjemahkannya ke dalam bisnis.Lawrence Wibisono mengatakan, kerjasama ini merupakan upaya untuk menumbuhkan industri software lokal, sejalan dengan rencana Binus menjadi world class university. &#8220;Kami tentu menyambut baik jalinan kerjasama ini. Penandatanganan kerjasama ini sekaligus menandai berdirinya MIC di Binus University,&#8221; katanya disela acara penandatanganan perjanjian kerjasama di Kampus Anggrek, Binus, Jakarta, Rabu (16/5).Lawrence menjelaskan MIC sengaja dirancang untuk membantu mahasiswa dan mahasiswa dan profesional teknologi informasi dalam mengembangkan keterampilan teknis. Tawarannya meliputi kursus pengembangan perangkat lunak, kesempatan kerja bagi siswa, dan sertifikasi.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>8 ) Jadi Sarjana Gratis di Jepang, Mau?<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2012/05/15/368/629817/jadi-sarjana-gratis-di-jepang-mau" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2012/05/15/368/629817/jadi-sarjana-gratis-di-jepang-mau</a></p>
<p>Selasa, 15 Mei 2012 15:18 wib<br />
JAKARTA &#8211; Beasiswa Monbukagakusho yang satu ini sedikit berbeda karena ditujukan bagi para siswa SMA. Kamu yang berminat meneruskan studi sarjana (S-1), serta diploma dua dan tiga di Jepang bisa melamar untuk beasiswa dari pemerintah Jepang ini. Beasiswa untuk melanjutkan studi ke universitas (S-1), College of Technology (D-3) atau Professional Training College (D-2) di Jepang ini mulai berlaku pada tahun akademik 2013. Jika berminat, kamu hanya bisa mendaftar untuk satu program studi (prodi) S-1, D-3, atau D-2. Untuk melamar beasiswa ini, kamu haruslah lahir antara tanggal 2 April 1991 dan 1 April 1996. Kamu harus lulus dari SMA atau akan lulus maksimal 31 Maret 2013. Tidak hanya itu, kamu juga harus memiliki nilai rata-rata ijazah atau rapor kelas XII semester/cawu terakhir minimal 8,4 untuk program S-1, 8,0 untuk program D-3, dan 8,0 untuk program D-2. Jika hingga tenggat waktu pendaftaran ijazah aslimu belum keluar, maka kamu bisa menggunakan ijazah sementara dari sekolah.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>9 ) Mendikbud M Nuh Nilai Penyimpangan Bidikmisi Wajar<br />
<a href="http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/05/16/186627/Mendikbud-M-Nuh-Nilai-Penyimpangan-Bidikmisi-Wajar" target="_blank">http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/05/16/186627/Mendikbud-M-Nuh-Nilai-Penyimpangan-Bidikmisi-Wajar</a></p>
<p>16 Mei 2012<br />
JAKARTA-Masih adanya penyimpangan dan kekurangan dalam pelaksanaan program beasiswa Bidikmisi dinilai sebagai sesuatu yang wajar. Alasannya, program tersebut baru berjalan selama dua tahun. &#8220;Bidikmisi ini memang baru dua kali periode. Jadi, wajar kalau ada sistem yang belum mapan di perguruan tinggi,&#8221; ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, di Jakarta. Karena itu, dirinya menghimbau kepada seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang ada untuk memerkuat Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan Bidikmisi. Dengan melalui SOP yang matang, bisa memperkecil kemungkinan tindakan-tindakan nakal. &#8220;Meskipun hal tersebut dianggap sebagai sesuatu yang wajar tidak lantas dibiarkan begitu saja,&#8221; kata dia. Menurutnya sebuah langkah mendesak untuk dilakukan perbaikan serta penguatan komitmen agar program tersebut dapat berjalan. Tentu saja dengan tidak melupakan tujuan awal yakni memberikan bantuaan pendidikan kepada peserta didik yang kurang mampu, namun berprestasi. &#8220;Salah satunya adalah dengan penguatan SOP,&#8221; tegasnya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>10 ) UI Luncurkan Pelatihan &#8220;Cloud Computing&#8221; Pertama<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/15/1612407/UI.Luncurkan.Pelatihan.Cloud.Computing.Pertama" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/15/1612407/UI.Luncurkan.Pelatihan.Cloud.Computing.Pertama</a></p>
<p>Selasa, 15 Mei 2012 | 16:12 WIB<br />
Kompas.com &#8211; Fakultas Tehnik Universitas Indonesia bekerja sama dengan CompTIA meluncurkan program pelatihan &#8220;Cloud Computing&#8221; yang pertama di Indonesia. Lewat pelatihan ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia sesuai dengan kebutuhan teknologi komputasi awan. &#8220;Program pelatihan Cloud Computing di Indonesia merupakan komitmen Departemen Teknik Elektro FTUI dalam mengembangkan inovasi teknologi di bidang Information and Communication Technology (ICT),&#8221; kata Kepala Kantor Komunikasi Siane Indriani, di Depok, Selasa. Menurut dia peluncuran Progran Pelatihan Cloud Computing ini merupakan peran aktif Departemen Teknik Elektro FTUI mengembangkan ICT di Indonesia khususnya di bidang teknologi komputasi awan. Ia mengatakan dipilihnya CompTIA sebagai partner karena telah memiliki portofolio sertifikasi ICT yang diakui oleh dunia internasional.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>11 ) Unimed Siapkan 55 Jurnal Ilmiah Online<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/15/13541761/Unimed.Siapkan.55.Jurnal.Ilmiah.Online" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/15/13541761/Unimed.Siapkan.55.Jurnal.Ilmiah.Online</a></p>
<p>Selasa, 15 Mei 2012 | 13:54 WIB<br />
Kompas.com &#8211; Universitas Negeri Medan menyiapkan 55 jurnal ilmiah online dari 38 program studi yang ada di perguruan tinggi itu sebagai salah satu upaya mendorong mahasiswa untuk memperbanyak tulisan karya ilmiah. Pembantu Rektor I Universitas Negeri Medan (Unimed) Profesor Khairil Ansari di Medan, Selasa, mengatakan bahwa penyiapan jurnal ilmiah online tersebut dalam rangka menyikapi edaran Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) mengenai lulusan strata satu (S-1), S-2, dan S-3 yang harus menulis hasil kajian skripsi di jurnal ilmiah. &#8220;Sesuai dengan edaran Dikti per Oktober 2012, akan diberlakukan bahwa setiap lulusan S-1 wajib menulis kajian skripsi di jurnal ilmiah. Dalam hal ini jurnalnya adalah online. Begitu pula, tesis S-2, sedangkan untuk S-3 yakni jurnal internasional,&#8221; katanya saat membuka pelatihan pengelolaan jurnal Online Unimed. Sejauh ini, lanjut dia, ada beberapa web jurnal online yang telah dimiliki Unimed, namun belum diakui pemerintah karena untuk bisa diakui harus masuk dalam portal yang telah disiapkan pemerintah yakni Portal Garuda.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>12 ) Civitas Akademika IPB Coba One Day No Rice Depok<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2012/05/16/373/630306/civitas-akademika-ipb-coba-one-day-no-rice-depok" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2012/05/16/373/630306/civitas-akademika-ipb-coba-one-day-no-rice-depok</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 10:15 wib<br />
DEPOK &#8211; Civitas Akademika Institut Pertanian Bogor (IPB) menyambangi kantor Balaikota Depok untuk melihat berjalannya program Sehari Tanpa Nasi atau One Day No Rice (ODNR) yang digagas pemerintah kota sejak Februari lalu. Mereka yakni Dekan Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) IPB Sam Herodion dan Direktur F-Technopark Fateta IPB Slamet Budijanto. Saat jam makan siang tiba, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail mengajak mereka menuju kantin Balaikota. Para akademisi melihat langsung para pedagang menjual menu non-nasi. Setiap Selasa, kantin Balaikota memang dilarang menjual nasi ataupun lontong. Para pedagang pun hanya menjual kentang, nasi jagung, tiwul, dan panganan nonberas lainnya.Direktur F-Technopark Fateta IPB Slamet Budijanto menuturkan bahwa, ide ODNR adalah ide berani untuk dilakukan oleh seorang kepala daerah.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>13 ) FIKP Unhas Miliki Pusdiklitbang Tambak<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2012/05/16/373/630298/fikp-unhas-miliki-pusdiklitbang-tambak" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2012/05/16/373/630298/fikp-unhas-miliki-pusdiklitbang-tambak</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 10:02 wib<br />
MAKASSAR &#8211; Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Unhas memiliki Pusat Pendidikan Latihan Penelitian dan Pengembangan (Pusdiklitbang) Budidaya Tambak di Bojo, Kabupaten Barru. Rektor Unhas Idrus A Paturusi mengatakan, keberadaan Puslitbang Budidaya Tambak Unhas yang terletak di kilometer 144 poros Makassar-Parepare itu menjadi wadah untuk melatih nelayan yang berminat mengembangkan kepiting lunak. Dengan demikian, mereka akan memiliki lahan usaha baru dan dapat meningkatkan pendapatan. &#8220;Di kawasan seluas 21 ha tersebut juga terdapat dua hatchery, rumah tinggal, cold storage, masjid, dan fasilitas olahraga. Tempat ini baru saja kami resmikan,&#8221; kata Idrus, kemarin.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>14 ) Mahasiswa Psikologi Unair Rintis &#8220;Bengkel Moral&#8221;<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/11073939/Mahasiswa.Psikologi.Unair.Rintis.Bengkel.Moral." target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/11073939/Mahasiswa.Psikologi.Unair.Rintis.Bengkel.Moral.</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 | 11:07 WIB<br />
Kompas.com &#8211; Sejumlah mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Airlangga Surabaya merintis sarana pendidikan moral untuk anak-anak yang dinamakan &#8220;Bengkel Moral Karang Menjangan&#8221; atau &#8220;BeMo Karmen&#8221; Menurut Isvan Shona, ketua program kreativitas mahasiswa pengabdian masyarakat (PKM-M), bengkel moral tersebut memiliki kegiatan yang ditujukan untuk anak-anak usia TK hingga SD. Saat ini kegiatan tersebut baru diikuti oleh 12 anak. &#8220;Niat membuat bengkel moral itu dilatarbelakangi perilaku sejumlah anak-anak SD yang kurang sopan di lingkungan tinggal kami,&#8221; katanya. Oleh karena itu, anak-anak di sekitar lokasi Bengkel Moral akan diajari tentang cara menghargai, berkata dengan sopan, mengucapkan terima kasih, menghormati orang yang lebih tua, menyayangi sesama dan perilaku positif lain.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>15 ) Perguruan Tinggi Diusulkan Buka Fakultas Antikorupsi<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/15/15123571/Perguruan.Tinggi.Diusulkan.Buka.Fakultas.Antikorupsi." target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/15/15123571/Perguruan.Tinggi.Diusulkan.Buka.Fakultas.Antikorupsi.</a></p>
<p>Selasa, 15 Mei 2012 | 15:12 WIB<br />
MALANG, KOMPAS.com — Diperlukan langkah maksimal untuk menghentikan praktik korupsi yang menggerogoti sendi-sendi kehidupan bangsa. Salah satu cara yang dinilai bisa mencetak generasi muda yang bebas dari praktik korupsi adalah membuka fakultas antikorupsi di perguruan tinggi. Hal tersebut disampaikan mantan Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, M Lukman Edy. &#8220;Kalau tidak segera diantisipasi, generasi muda ancamannya. Dari itu, pemerintah harus secara serius memberantas korupsi yang mencekik Indoensia,&#8221; paparnya di sela acara sosialisasi Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika di Malang, Jawa Timur, Selasa (15/5/2012)</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>16 ) RSBI Tindakan Keliru Dalam Sisdiknas<br />
<a href="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/495244/" target="_blank">http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/495244/</a></p>
<p>Wednesday, 16 May 2012<br />
JAKARTA–Membangun Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) merupakan suatu tindakan yang keliru dalam Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Pernyataan ini disampaikan oleh Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Daoed Joesoef saat menjadi saksi ahli yang dihadirkan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam persidangan tentang Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) di Mahkamah Konsitusi kemarin. Dalam keterangannya, Daoed menegaskan ada cara pengajaran dalam sistem RSBI yang jelas-jelas telah melanggar konstitusi. Pelanggaran konstitusi yang dimaksudkan ialah penggunaan bahasa asing dalam hal ini bahasa Inggris yang dijadikan sebagai pengantar pembelajaran.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>17 ) Menanti Hasil Akhir Judicial Review RSBI<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/12073865/Menanti.Hasil.Akhir.Judicial.Review.RSBI" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/16/12073865/Menanti.Hasil.Akhir.Judicial.Review.RSBI</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 | 12:07 WIB<br />
JAKARTA, KOMPAS.com &#8211; Setelah digelar selama beberapa kali masa sidang, kini judicial review Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) tentang Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI/SBI) telah memasuki babak akhir. Kini semua hanya tinggal menunggu hasil keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK), apakah dihapus atau tidak. Pengamat pendidikan yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Anti Komersialisasi Pendidikan (KMAKP), Lody Paat mengatakan, sidang terakhir judicial review UU Sisdiknas tentang RSBI/SBI digelar di MK kemarin, Selasa (16/5/2012). Akan tetapi pihaknya mengaku belum tahu kemana arah putusan MK mengenai hal tersebut. &#8220;Sidang terakhir itu kemarin, kita tinggal menunggu bagaimana keputusan MK, kata Lody Paat kepada Kompas.com, Rabu (16/5/2012), di Jakarta.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>18 ) Ristek Dukung Inovasi Pengembangan Potensi Daerah<br />
<a href="http://www.jpnn.com/read/2012/05/16/127488/Ristek-Dukung-Inovasi-Pengembangan-Potensi-Daerah-" target="_blank">http://www.jpnn.com/read/2012/05/16/127488/Ristek-Dukung-Inovasi-Pengembangan-Potensi-Daerah-</a></p>
<p>Rabu, 16 Mei 2012 , 00:01:00<br />
JAKARTA &#8211; Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) siap membantu pemerintah daerah untuk mengembangkan produk unggulannya melalui program sistem inovasi daerah (SIDa). Melalui iptek, potensi utama suatu daerah dapat bernilai tambah lebih. &#8220;Kami membantu agar iptek dan turunannya mampu mendukung komoditas unggulan daerah bernilai tambah. Baik itu melalui insentif, tenaga ahli LPNK,&#8221;kata Sekretaris Kementerian Ristek, Mulyanto dalam keterangan persnya, Selasa (15/5). Dijelaskannya, pengembangan SIDa sangat penting dalam kerangka sistem inovasi nasional (SINas) untuk mendukung kebijakan rencana induk Masterplan percepatan dan perluasan pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang sudah mulai diterapkan oleh pemerintah.</p>
<p>&#8230;dst</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/16/berita-edukasi-16-mei-2012.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Permendikbud no. 16 tahun 2012: Kode Etik Pegawai di Lingkungan Kemdikbud</title>
		<link>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/15/permendikbud-no-16-tahun-2012-kode-etik-pegawai-di-lingkungan-kemdikbud%e2%80%8f.html</link>
		<comments>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/15/permendikbud-no-16-tahun-2012-kode-etik-pegawai-di-lingkungan-kemdikbud%e2%80%8f.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 09:15:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Peraturan/Kebijakan Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Kode Etik Pegawai di Lingkungan Kemdikbud?]]></category>
		<category><![CDATA[Permendikbud no.16 tahun 2012 dan lampiran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kopertis12.or.id/?p=16576</guid>
		<description><![CDATA[Permendikbud no. 16 tahun 2012 tentang Kode Etik Pegawai di Lingkungan Kemdikbud http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/2012-16-Permendikbud.pdf Lampiran 1: Format SK Pengangkatan Majelis Kode Etik (MKE) http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/LAMPIRAN-1-SK-MKE.pdf Lampiran 2A: Berita Acara Pemeriksaan http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/LAMPIRAN-2A-BAP.pdf Lampiran 2B: Laporan Hasil Pemeriksaaan tentang Dugaan Pelanggaran Kode Etik http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/LAMPIRAN-2B-LHP.pdf Lampiran 3A: Surat Pernyataan Permohonan Maaf http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/LAMPIRAN-3A.pdf Lampiran 3B: Surat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Permendikbud no. 16 tahun 2012 tentang Kode Etik Pegawai di Lingkungan Kemdikbud<br />
<a href="http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/2012-16-Permendikbud.pdf" target="_blank">http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/2012-16-Permendikbud.pdf</a></p>
<p>Lampiran 1: Format SK Pengangkatan Majelis Kode Etik (MKE)<br />
<a href="http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/LAMPIRAN-1-SK-MKE.pdf" target="_blank">http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/LAMPIRAN-1-SK-MKE.pdf</a></p>
<p>Lampiran 2A: Berita Acara Pemeriksaan<br />
<a href="http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/LAMPIRAN-2A-BAP.pdf" target="_blank">http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/LAMPIRAN-2A-BAP.pdf</a></p>
<p>Lampiran 2B: Laporan Hasil Pemeriksaaan tentang Dugaan Pelanggaran Kode Etik<br />
<a href="http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/LAMPIRAN-2B-LHP.pdf" target="_blank">http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/LAMPIRAN-2B-LHP.pdf</a></p>
<p>Lampiran 3A: Surat Pernyataan Permohonan Maaf<br />
<a href="http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/LAMPIRAN-3A.pdf" target="_blank">http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/LAMPIRAN-3A.pdf</a></p>
<p>Lampiran 3B: Surat Pernyataan Penyesalan<br />
<a href="http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/LAMPIRAN-3B.pdf" target="_blank">http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/LAMPIRAN-3B.pdf</a></p>
<p>Lampiran 3C: Surat Pernyataan Sikap<br />
<a href="http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/LAMPIRAN-3C.pdf" target="_blank">http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/LAMPIRAN-3C.pdf</a></p>
<p>Lampiran 3D: Format Pengumuman<br />
<a href="http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/LAMPIRAN-3D.pdf" target="_blank">http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/LAMPIRAN-3D.pdf</a></p>
<p>Lampiran 4: Surat Panggilan<br />
<a href="http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/LAMPIRAN-4-SURAT-PANGGILAN.pdf" target="_blank">http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/LAMPIRAN-4-SURAT-PANGGILAN.pdf</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kopertis12.or.id/2012/05/15/permendikbud-no-16-tahun-2012-kode-etik-pegawai-di-lingkungan-kemdikbud%e2%80%8f.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Object Caching 1229/1326 objects using disk: basic

Served from: www.kopertis12.or.id @ 2012-05-19 11:58:38 -->
