<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kopertis Wilayah XII</title>
	<atom:link href="http://www.kopertis12.or.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kopertis12.or.id</link>
	<description>Situs Resmi Kopertis Wilayah XII &#124; Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 May 2013 03:54:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Berita Edukasi 18 Mei 2013</title>
		<link>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/18/berita-edukasi-18-mei-2013.html</link>
		<comments>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/18/berita-edukasi-18-mei-2013.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 10:28:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Edukasi Mei 2013]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kopertis12.or.id/?p=27021</guid>
		<description><![CDATA[1 ) Dugaan Korupsi Ditjen Kebudayaan KPK Diminta Segera Turun Tangan http://www.kopertis12.or.id/2013/05/18/dugaan-korupsi-ditjen-kebudayaan-kpk-diminta-segera-turun-tangan.html Sabtu,18 Mei 2013 Jakarta, Kompas &#8211; Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menemukan berbagai penyimpangan dalam penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2012 di Direktorat Jenderal Kebudayaan. Penyidikan sejak tahun 2012 menemukan adanya penggelembungan dana dari beberapa [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>1 ) Dugaan Korupsi Ditjen Kebudayaan<br />
KPK Diminta Segera Turun Tangan<br />
<a href="http://www.kopertis12.or.id/2013/05/18/dugaan-korupsi-ditjen-kebudayaan-kpk-diminta-segera-turun-tangan.html" target="_blank">http://www.kopertis12.or.id/2013/05/18/dugaan-korupsi-ditjen-kebudayaan-kpk-diminta-segera-turun-tangan.html</a></p>
<p>Sabtu,18 Mei 2013<br />
Jakarta, Kompas &#8211; Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menemukan berbagai penyimpangan dalam penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2012 di Direktorat Jenderal Kebudayaan. Penyidikan sejak tahun 2012 menemukan adanya penggelembungan dana dari beberapa mata kegiatan di luar batas kewajaran. Auditor juga menemukan adanya intervensi pejabat pada sejumlah lelang kegiatan di Ditjen Kebudayaan yang melibatkan event organizer (EO). &#8220;Banyak kegiatan yang menggunakan EO. Diduga ada intervensi dari pejabat untuk memenangkan EO tertentu dalam tender kegiatan. Selain itu, ada ketidakwajaran jumlah dana kegiatan yang digunakan dari APBN-P,&#8221; kata Haryono Umar Inspektur Jenderal Kemdikbud, Jumat (17/5). APBN-P 2012 di Ditjen Kebudayaan, kata Haryono, sekitar Rp 700 miliar.&#8221;Kami sudah memberikan laporan kepada Mendikbud dan merekomendasikan agar kasus ini dibawa ke Komisi Pemberantasan Korupsi,&#8221; kata Haryono. Wamendikbud dan beberapa pejabat, tambahnya, sudah dimintai keterangan terkait kasus ini. Maralus, Inspektur III Bidang Pendidikan Tinggi, menambahkan, kejanggalan antara lain ditemukan pada proyek terkait buku, pengadaan benda seni, serta pelaksanaan acara kebudayaan.Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemdikbud juga sedang menginvestigasi pelaksanaan World Culture Forum 2013 yang akan diadakan November mendatang. &#8220;Dana kegiatan itu lebih dari Rp 60 miliar dan juga melibatkan EO,&#8221; kata Maralus.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>2 ) Itjen Rekomendasikan Wamendikbud Dicopot<br />
<a href="http://www.jpnn.com/read/2013/05/18/172570/Itjen-Rekomendasikan-Wamendikbud-Dicopot-" target="_blank">http://www.jpnn.com/read/2013/05/18/172570/Itjen-Rekomendasikan-Wamendikbud-Dicopot-</a></p>
<p>Sabtu, 18 Mei 2013 , 10:58:00<br />
JAKARTA &#8211; Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menemukan indikasi korupsi yang merugikan negara hingga Rp.700 miliar dalam penggunaan APBN-P 2012 di Direkrotar Jenderal Kebudayaan. Namun informasi lain yang diperoleh JPNN.COM dari internal Kemdikbud menyebutkan, rekomendasi yang diberikan Itjen tidak hanya temuan indikasi korupsi agar dilaporkan ke KPK, tapi juga rekomendasi agar Wamendikbud bidang kebudayaan dicopot dari jabatannya. Saat informasi ini dikonfirmasi ke Irjen Kemdikbud Haryono Umar, dirinya membenarkan adanya rekomendasi itu. &#8220;Iya, saya rekomendasikan para pejabat yang bertanggungjawab di kebudayaan (dicopot),&#8221; kata Haryono, Sabtu (18/5). Hanya saja saat ditanya apakah yang direkomendasikan itu termasuk Wamendikbud Kebduayaan Windhu Nuryanti, Haryono mengaku tidak bisa menyebutkan nama. Yang jelas, tegasnya, rekomendasi itu sudah diserahkan ke Mendikbud Mohammad Nuh.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>3 ) Statuta UI Digodok 6 Kementerian<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2013/05/18/373/808958/statuta-ui-digodok-6-kementerian" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2013/05/18/373/808958/statuta-ui-digodok-6-kementerian</a></p>
<p>Sabtu, 18 Mei 2013 10:52 wib<br />
DEPOK &#8211; Universitas Indonesia (UI) hampir dua tahun terakhir belum memiliki rektor definitif. Sebab pemilihan rektor masih terkatung-katung menunggu statuta atau aturan pengelolaan universitas rampung disusun. Karena itu, UI memilih Wakil Rektor Bidang Pendidikan Muhammad Anis sebagai Pejabat Rektor menggantikan Pejabat Sementara (Pjs) Rektor UI Djoko Santoso. Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UI Said Aqil Siroj menyebutkan bahwa pemilihan Rektor UI akan dilakukan setelah statuta UI selesai. Statuta itu, kata dia, diyakini akan selesai sebelum September 2013. Sebab, Panitia Pemilihan Rektor UI hanya bekerja sampai 8 September 2013. &#8220;Saat ini statuta UI berputar di ke enam kementerian. Masih digodok di enam kementerian itu. Terakhir akan berada di presiden keputusannya. Saya juga sempat bertanya ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan kata Pak Presiden belum ada di mejanya. Tapi saya yakin statuta UI selesai dan UI punya rektor sebelum September 2013,&#8221; tegasnya, usai Upacara Serah Terima Jabatan Pejabat Rektor di Gedung Rektorat, Depok. Enam kementerian tersebut yakni Kemendikbud, Sekneg, Kemenkumham, Kemenkeu, KemenPAN, dan Kementerian BUMN. Sementara calon yang berminat menjadi rektor UI, kata Said, sudah banyak.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>4 ) Dirjen Dikti : Selesai Jadi Pjs Rektor UI, Saya Plong!<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2013/05/18/373/808948/dirjen-dikti-selesai-jadi-pjs-rektor-ui-saya-plong" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2013/05/18/373/808948/dirjen-dikti-selesai-jadi-pjs-rektor-ui-saya-plong</a></p>
<p>Sabtu, 18 Mei 2013 10:27 wib<br />
DEPOK &#8211; Pascarampungnya jabatan Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai Pejabat Sementara (PJs) Rektor Universitas Indonesia (UI), Djoko Santoso mengaku lega. Perasaan lega itu, menurutnya seperti seseorang sudah melaksanakan ujian. &#8220;Perasaan saya senang. Bisa menyelesaikan tugas dengan baik. Seperti perasaan telah menjalankan ujian, plong banget rasanya,&#8221; kata Djoko, di Gedung Kirti, Rektorat UI, Depok. Djoko menegaskan bahwa dia tetap konsisten akan membantu UI. Namun, kata dia, kemajuan UI harus dipimpin oleh sosok yang sungguh &#8211; sungguh berdedikasi menyediakan seluruh waktunya untuk UI. &#8220;Saya akan tetap membantu UI, walaupun saya tak di sini. Tak mungkin UI diurus oleh orang paruh waktu. Itu yang kasihan bukan saya, paling saya hanya capek saja, tapi UI-nya yang kasihan, kemajuannya berkurang,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>5 ) Waduh, Profesor di Indonesia Masih Minim<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2013/05/18/373/809020/waduh-profesor-di-indonesia-masih-minim" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2013/05/18/373/809020/waduh-profesor-di-indonesia-masih-minim</a></p>
<p>Sabtu, 18 Mei 2013 14:12 wib<br />
BANDUNG &#8211; Bukan rahasia lagi jika jumlah lulusan S-3 di Indonesia masih sangat rendah dibandingkan negara tetangga. Hal tersebut tentu menjadi salah satu tantangan berbagai pihak dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) Tanah Air. Demikian diungkapkan Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Eko Prasetyo. Dia menyebut, rendahnya kualitas dan kuantitas manusia terdidik merupakan satu dari empat tantangan yang harus dihadapi pihaknya dalam menyiapkan SDM di Indonesia untuk mampu bersaing di tingkat internasional. &#8220;Jumlah yang sudah meraih gelar S-3 di Indonesia baru 98 orang per satu juta penduduk. Ini jauh sekali dengan Malaysia yang mempunyai 509 peraih gelar S-3 per satu juta penduduk, Iran 1.140 orang, sedangkan Jepang 6.438 orang,&#8221; ujar Eko saat pelatihan terkait anggaran pendidikan di Hotel Marbela Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/5/2013). Eko menjelaskan, tantangan selanjutnya adalah komposisi lulusan perguruan tinggi yang tidak ideal. Bahkan, dibutuhkan 7.000-10 ribu PhD di bidang teknik guna mendukung program MP3EI Indonesia. Sementara saat ini persentase sarjana teknik baru mencapai 11,56 persen dari seluruh sarjana yang ada di Indonesia. &#8220;Padahal peraih sarjana teknik di negara lain jauh lebih besar. Di Jerman lulusan teknik mencapai 16 persen, di Jepang 18 persen, Vietnam 20 persen, dan Malaysia 24 persen. Jadi yang kita perlu di lapangan itu orang enginering (teknik),&#8221; tegasnya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>6 ) Siapkan kepemimpinan, pemerintah bentuk LPDP<br />
<a href="http://nasional.sindonews.com/read/2013/05/18/15/750183/siapkan-kepemimpinan-pemerintah-bentuk-lpdp" target="_blank">http://nasional.sindonews.com/read/2013/05/18/15/750183/siapkan-kepemimpinan-pemerintah-bentuk-lpdp</a></p>
<p>Sabtu, 18 Mei 2013 ? 13:03 WIB<br />
Sindonews.com &#8211; Pemerintah membuat gebrakan inovatif untuk mempersiapkan kepemimpinan Indonesia. Melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), lembaga baru di bawah Kemenkeu. Didirikannya LPDP ini bukan tanpa alasan. Menurut Sekjen Kemenkeu Kiagus Ahmad Badarudin, didorong oleh masih rendahnya mutu SDM di Indonesia. &#8220;Indonesia saat ini menghadapi tantangan pengembangan SDM. Hal ini bisa dilihat dari rasio penduduk yang mencapai pendidikan S3 yakni hanya 98 orang per satu juta penduduk. Bandingkan dengan rasio di negara lain: Malaysia mencapai 509 orang per satu juta penduduk; Iran 1.410 orang dan Jepang mencapai 6.438 orang,&#8221; kata Kiagus yang menjadi anggota dewan penyantun LPDP dalam acara diskusi pengenalan LPDP yang digelar Setjen Kemenkeu di Bandung (18/5/2013). Menariknya beasiswa ini diberikan tanpa ikatan. Alumnus beasiswa ini disyaratkan dapat memberi kontribusi bagi bangsa Indonesia.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>7 ) LPDP sediakan beasiswa bagi mahasiswa yang nasionalis<br />
<a href="http://nasional.sindonews.com/read/2013/05/18/15/750170/lpdp-sediakan-beasiswa-bagi-mahasiswa-yang-nasionalis" target="_blank">http://nasional.sindonews.com/read/2013/05/18/15/750170/lpdp-sediakan-beasiswa-bagi-mahasiswa-yang-nasionalis</a></p>
<p>Sabtu, 18 Mei 2013 ? 12:13 WIB<br />
Sindonews.com &#8211; Pemerintah meluncurkan terobosan baru untuk mendongkrak mutu sumber daya manusia (SDM) bangsa Indonesia. Melalui lembaga baru bernama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), pemerintah akan menyalurkan beasiswa penuh dan tidak terikat.Menurut Dirut LPDP Eko Prasetyo, lembaganya ini baru terbentuk tahun 2012. Beasiswa penuh ini diberikan kepada mahasiswa S2 dan S3 yang memiliki jiwa leadership dan nasionalisme. &#8220;Terutama untuk mahasiswa Indonesia di luar negeri harus bisa memberikan kontribusi kepada bangsa,&#8221; ujar Eko Prasetyo dalam acara diskusi pengenalan LPDP yang digelar Setjen Kemenkeu di Bandung, Sabtu (18/5/2013).Alumnus dari beasiswa LPDP ini diharuskan untuk bisa memberikan kontribusi bagi Indonesia. Setelah menuntaskan pendidikan di dalam ataupun luar negeri, alumunus wajib mengabdi bagi bangsa dan negaraa.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>8 ) Ilmu Komunikasi Unibraw Tembus 3 Besar Se-Indonesia<br />
<a href="http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/05/18/mmz2fk-ilmu-komunikasi-unibraw-tembus-3-besar-seindonesia" target="_blank">http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/05/18/mmz2fk-ilmu-komunikasi-unibraw-tembus-3-besar-seindonesia</a></p>
<p>Sabtu, 18 Mei 2013, 09:18 WIB<br />
REPUBLIKA.CO.ID, MALANG &#8212; Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (Unibraw), Malang, Jawa Timur, menembus rangking tiga besar dari seluruh perguruan tinggi negeri maupun swasta di Tanah Air. Ketua Program Studi (Prodi) Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) Bambang Dwi Prasetyo, mengatakan dengan menyandang predikat terbaik ketiga ini, kinerja seluruh elemen terkait harus lebih ditingkatkan guna meraih yang lebih baik lagi. &#8220;Kami bersyukur atas prestasi ini, meski prodi ini tergolong muda, ternyata tidak kalah dengan perguruan tinggi lain yang lebih dulu membuka prodi tersebut. Apalagi, penilaian ini dilakukan oleh lembaga eksternal yang independen dan kredibel,&#8221; ujarnya, Sabtu (18/5). Prodi Ilmu Komunikasi UB berada di bawah Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Airlangga (Unair) yang amsing-maisng menempati urutan pertama dan kedua.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>9 ) Mendag : Jumlah Beasiswa Harus Ditambah<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2013/05/18/373/809012/mendag-jumlah-beasiswa-harus-ditambah" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2013/05/18/373/809012/mendag-jumlah-beasiswa-harus-ditambah</a></p>
<p>Sabtu, 18 Mei 2013 13:45 wib<br />
JAKARTA &#8211; Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan mengatakan, Asean Economic Community (AEC) 2015 adalah tantangan besar yang harus dilalui Indonesia. Oleh karena itu, generasi penerus harus dipersiapkan dengan baik agar mampu bersaing di tingkat global. Menurut Gita, Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial produk-produk negara lain. Tingkat konsumsi masyarakat Indonesia hingga diprediksi bakal meningkat dalam 20 tahun ke depan, yakni mencapai Rp360 ribu triliun.&#8221;Jangan sampai tingkat konsumsi di Tanah Air itu diisi oleh produk impor, HP dari China, pupuk dari Srilanka, cangkul buatan Hanoi, dan lainnya. Enggak ada alasan lulusan STM nanti yang enggak bisa buat cangkul,&#8221; kata Gita saat menjadi keynote speech dalam Studium Generale pelepasan alumni Magister dan Doktor Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (MP-IPB) di Jakarta, Sabtu (18/5/2013).</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>10 ) Budaya Meneliti Masih Rendah<br />
<a href="http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/05/18/225099/Budaya-Meneliti-Masih-Rendah" target="_blank">http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/05/18/225099/Budaya-Meneliti-Masih-Rendah</a></p>
<p>18 Mei 2013<br />
JAKARTA &#8211; Direktur Jenderal Pendidikan Menengah (Dirjen Dikmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Hamid Muham­mad mengatakan, budaya meneliti di kalangan siswa masih sangat rendah. Karena itu, pihaknya berharap sekolah dapat mendorong dan memancing siswanya untuk melakukan penelitian. &#8220;Meneliti belum menjadi budaya, karena hanya sering dilakukan oleh siswa yang sekolahnya sudah mapan, dalam arti sudah memenuhi standar nasional,&#8221; kata Hamid seusai jumpa pers International Science Project Olimpiad (ISPrO), di Gedung Kemdikbud, Kamis (16/5). Menurutnya, mendorong sis­wa untuk aktif meneliti memang bukan hal mudah. Pasalnya, dibutuhkan kreativitas yang tinggi. Namun, dia yakin budaya meneliti dapat meningkat ketika kurikulum 2013 sukses dijalankan. &#8220;Kalau kurikulum baru sudah berjalan, saya yakin akan muncul budaya meneliti. Karena kurikulum baru ini berbasis science dan kreativitas peserta didik,&#8221; yakinnya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>11 ) Mahasiswa UNY Kembangkan Boneka Beraroma Terapi<br />
<a href="http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/05/17/mmy47i-mahasiswa-uny-kembangkan-boneka-beraroma-terapi" target="_blank">http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/05/17/mmy47i-mahasiswa-uny-kembangkan-boneka-beraroma-terapi</a></p>
<p>Jumat, 17 Mei 2013, 23:17 WIB<br />
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA &#8212; Kelompok Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan Universitas Negeri Yogyakarta mengembangkan boneka yang dapat mengeluarkan aroma terapi sebagai penghilang rasa lelah, refleksi pikiran, dan membantu menjaga kesehatan.&#8221;Bahan-bahan yang kami gunakan sebagai aroma terapi berasal dari berbagai macam tanaman di lingkungan sekitar sehingga ramah lingkungan dan tidak menimbulkan efek samping,&#8221; kata ketua kelompok Latifa Dwike Ambarawati di Yogyakarta, Jumat. Menurut dia, jika aroma yang dihasilkan mulai memudar, konsumen cukup memasukkan cadangan aroma terapi melalui celah resleting yang ada pada boneka tersebut. Selain mengeluarkan aroma terapi, boneka itu juga memiliki nilai edukasi sebagai media belajar kebudayaan dengan memperkenalkan berbagai macam busana tradisional dunia dengan sentuhan motif batik.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>12 ) KPK buka 286 lowongan kerja<br />
<a href="http://www.antaranews.com/berita/375141/kpk-buka-286-lowongan-kerja" target="_blank">http://www.antaranews.com/berita/375141/kpk-buka-286-lowongan-kerja</a></p>
<p>Kamis, 16 Mei 2013 22:29 WIB<br />
Jakarta (ANTARA News) &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka lowongan pekerjaan untuk 286 posisi, dengan komposisi jabatan tertinggi Deputi Informasi dan Data hingga penyidik. &#8220;Malam ini akan dibuka di website KPK program `Indonesia Memanggil` untuk mengisi kebutuhan 286 posisi pegawai, dengan kebutuhan tertinggi adalah Deputi Informasi dan Data, Kepala Bagian Protokoler serta 149 posisi fungsional, di antaranya posisi penyidik,&#8221; kata Kepala Biro Sumber Daya Manusia KPK Apin Alfian di Jakarta, Kamis. Program bernama &#8220;Indonesia Memanggil&#8221; tersebut resmi dibuka di website KPK www.kpk.go.id sejak 16 hingga 25 Mei 2013 pukul 24.00 WIB.&#8221;Posisi penyidik akan kami buka termasuk bagi PPNS (penyidik pegawai negeri sipil) dan TNI bila berminat untuk menjadi penyidik KPK, meski kami tetap bekerja sama dengan Polri untuk penyidik asal Polri, sedangkan posisi administrasi ada 135 lowongan,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>13 ) Komisi Etik FH Unpad Panggil Helen<br />
<a href="http://www.pikiran-rakyat.com/node/235236" target="_blank">http://www.pikiran-rakyat.com/node/235236</a></p>
<p>Jumat, 17/05/2013 &#8211; 15:56<br />
BANDUNG,(PRLM).- Komisi Etik Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran memanggil Helen Ryanita Nainggolan pekan depan untuk dimintai keterangan. Helen merupakan mahasiswa yang tesisnya dikutip oleh dua dosen dalam buku &#8220;Cybernotary (Dalam Aktivitas Notaris di Indonesia). Surat panggilan tersebut diterima pada Jumat (17/5/2013). &#8220;Hari ini dapat surat panggilan untuk dimintai keterangan Selasa (21/5) oleh Komisi Etik fakultas,&#8221; kata kuasa hukum yang juga suami Helen, Agus Sihombing di Kota Bandung, Jumat (17/5). Ketika ditanya apakah kedua dosen mendapat surat panggilan dari Komisi Etik, Agus tidak mengetahui. Dia mengatakan sejak konferensi pers Rabu lalu, hingga hari ini dirinya tidak ada kontak dengan kedua dosen tersebut. Meskipun sebelum dilakukan konferensi pers, Helen sempat dikirimi sms oleh Lastuti Abubakar, salah satu penulis buku yang isinya mengakui adanya kesalahan penngutipan dalam buku yang ditulisnya. &#8220;Iya dia kirim sms, intinya dia mengakui kesalahan pengutipan. Hanya itu saja, tidak ada sms yang mengganggu kenyamanan,&#8221; kata Agus. Sebaliknya, Helen yang sempat mendapat sms bernada ancaman dari Imamulhadi dikatakan Agus belum melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib. Meskipun berniat mengajukan tuntutan tetapi hal tersebut masih menunggu keputusan dari komite etik terkait kasusnya. &#8220;Ada niat kami mau menuntut tapi sekarang kami tunggu keputusan komite etik,&#8221; kata Agus. Sementara itu Ketua Komite Etik Fakultas Hukum Unpad Prof. Etty Agoes saat dihubungi &#8220;PRLM&#8221; untuk dimintai konfirmasinya mengatakan tidak dapat memberikan wawancara melalui telfon. Ketika ditanya kapan ada waktu untuk diwawancarai secara langsung, Etty mengatakan jadwalnya penuh untuk beberapa hari kedepan.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>14 ) NASA: Meteorit Hantam Bulan, Ledakan Dahsyat Terlihat Hingga Bumi<br />
<a href="http://news.liputan6.com/read/589865/nasa-meteorit-hantam-bulan-ledakan-dahsyat-terlihat-hingga-bumi" target="_blank">http://news.liputan6.com/read/589865/nasa-meteorit-hantam-bulan-ledakan-dahsyat-terlihat-hingga-bumi</a></p>
<p>Posted: 18/05/2013 10:35<br />
Liputan6.com, Huntsville : Permukaan Bulan bertambah &#8216;bopeng&#8217;! Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengungkap, meteorit menghantam permukaan Bulan pada Maret lalu. Menciptakan ledakan terbesar yang pernah disaksikan para ilmuwan. Meteorit menabrak Bulan pada 17 Maret 2013, dengan kecepatan 90.000 kilometer per jam dan menciptakan kawah baru selebar 20 meter. Ledakan yang tercipta bahkan bisa disaksikan dengan mata telanjang manusia yang kebetulan sedang menyaksikan satelit bumi saat itu. &#8220;Pada 17 Maret 2013, obyek yang besarnya mirip batu kecil menabrak permukaan Bulan, tepatnya di Mare Imbrium,&#8221; kata Bill Cooke, ilmuwan dari Meteoroid Environment Office NASA dalam pernyataannya seperti dimuat SPACE.com. &#8220;Ledakannya mengeluarkan sinar, yang 10 kali lebih terang dibanding apapun yang pernah kami saksikan sebelumnya.&#8221; Para astronom NASA selama ini telah memonitor Bulan, terutama dalam kaitannya dengan dampak meteor, setidaknya selama 8 tahun terakhir. Dan mereka tak pernah menyaksikan yang sekuat ini.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>15 ) Terdekat dalam 2 Abad! Asteroid Besar Lintasi Bumi Akhir Mei Ini<br />
<a href="http://news.liputan6.com/read/589816/terdekat-dalam-2-abad-asteroid-besar-lintasi-bumi-akhir-mei-ini/?related=pbr&amp;channel=n" target="_blank">http://news.liputan6.com/read/589816/terdekat-dalam-2-abad-asteroid-besar-lintasi-bumi-akhir-mei-ini/?related=pbr&amp;channel=n</a></p>
<p>Posted: 18/05/2013 08:20<br />
Liputan6.com, California : Sebuah asteroid berukuran besar akan melintasi Bumi akhir bulan ini, tepatnya pada 31 Mei 2013. Jarak yang terdekat, setidaknya dalam dua abad mendatang. Asteroid 1998 QE2 memiliki panjang 1,7 mil atau sekira 2,7 kilometer. Namun, tak perlu khawatir, batu angkasa itu akan melintas dalam jarak relatif aman, sekitar 5,8 juta km dari planet manusia. Sekitar 15 kali jarak yang memisahkan Bumi dan Bulan. Namun, jarak lintasan yang masuk kategori dekat itu tetap saja dramatis bagi para astronom. Para pengamat langit profesional berencana menggunakan dua teleskop radar besar &#8212; Goldstone berukuran 70 meter milik NASA yang ada di California dan teleskop berukuran 305 meter di Observatorium Arecibo di Puerto Rico &#8212; untuk mendapatkan tampilan terbaik 1998 QE2.</p>
<p>&#8230;dst</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/18/berita-edukasi-18-mei-2013.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>INDONESIA MEMANGGIL: Rekrutmen dan Seleksi Pegawai KPK Tahun 2013</title>
		<link>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/18/indonesia-memanggil-rekrutmen-dan-seleksi-pegawai-kpk-tahun-2013.html</link>
		<comments>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/18/indonesia-memanggil-rekrutmen-dan-seleksi-pegawai-kpk-tahun-2013.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 09:52:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Lowongan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Pengumuman]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Memanggil KPK 2013]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kopertis12.or.id/?p=27014</guid>
		<description><![CDATA[INDONESIA MEMANGGIL &#8211; 2013 Komisi Pemberantasan Korupsi membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia yang memiliki integritas dan komitmen tinggi untuk mengisi posisi Struktural, Fungsional dan Administrasi. Dalam situs web ini tersedia berbagai fasilitas seperti: Pengumuman : Menampilkan pengumuman secara lengkap yang menginformasikan : jumlah posisi pada masing-masing jabatan, kualifikasi pendidikan, [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><img class="alignnone" alt="" src="http://www.kpk.go.id/images/banners/im7300_160.png" width="300" height="160" /></p>
<p align="center"><span style="font-size: small;"><strong><a title="INDONESIA MEMANGGIL - 2013" href="http://ara-im7.kpk.go.id/">INDONESIA MEMANGGIL &#8211; 2013</a></strong></span></p>
<p>Komisi Pemberantasan Korupsi membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia yang memiliki integritas dan komitmen tinggi untuk mengisi posisi Struktural, Fungsional dan Administrasi.</p>
<p><span style="font-size: small;"> <strong>Dalam situs web ini tersedia berbagai fasilitas seperti:</strong> </span></p>
<ul>
<li><a href="http://ara-im7.kpk.go.id/index.php?page=low"> Pengumuman </a>: Menampilkan pengumuman secara lengkap yang menginformasikan : jumlah posisi pada masing-masing jabatan, kualifikasi pendidikan, ketentuan umum, pelaksanaan seleksi dan penetapan kelulusan calon pegawai, serta keterangan lainnya. Pendaftaran dimulai tanggal 17 Mei 2013 sampai dengan 25 Mei 2013.</li>
<li><a href="http://ara-im7.kpk.go.id/index.php?page=final_new"> Pendaftaran </a>: Formulir yang dapat digunakan pelamar dalam mengisi data-data administrasi secara online.</li>
<li><a href="http://ara-im7.kpk.go.id/index.php?page=minat_bakat"> Tes Minat dan Bakat </a>: Pelamar hanya diberikan kesempatan satu kali untuk Tes Minat dan Bakat. Tes dilakukan secara online setelah melakukan registrasi. Tes dilakukan mulai tanggal 17 Mei sampai dengan 25 Mei 2013.</li>
<li><a href="http://ara-im7.kpk.go.id/index.php?page=pengumuman1"> Pengumuman Seleksi Administrasi </a>: Pengumuman bagi pelamar yang dinyatakan lulus Seleksi Administrasi akan diumumkan pada tanggal 29 Mei 2013</li>
<li><a href="http://ara-im7.kpk.go.id/index.php?page=pengumuman1"> Unggah Data </a>: Digunakan untuk meng-unggah file foto, ijazah, Surat Izin dari atasan bagi PNS/TNI serta sertifikat yang dipersyaratkan. Pelamar yang bisa mengakses menu ini adalah pelamar yang dinyatakan lulus Tahap Seleksi Administrasi</li>
<li><a href="http://ara-im7.kpk.go.id/index.php?page=pengumuman1"> Cetak Kartu Registrasi </a>: Digunakan untuk mencetak kartu registrasi. Untuk mencetak, Pelamar harus sudah mengupload file foto, ijazah, Surat Izin dari atasan bagi PNS/TNI serta sertifikat yang dipersyaratkan. Kartu registrasi harus dibawa di setiap tahapan seleksi.</li>
<li><a href="http://ara-im7.kpk.go.id/index.php?page=pengumuman2"> Pengumuman Tes Potensi </a>: Pengumuman bagi pelamar yang dinyatakan lulus Tes Potensi serta Informasi mengenai jadwal pelaksanaan Asesmen Kompetensi dan Tes Bahasa Inggris.</li>
<li><a href="http://ara-im7.kpk.go.id/index.php?page=pengumuman2"> Pengumuman Asesmen Kompetensi dan Tes Bahasa Inggris</a> : Pengumuman bagi pelamar yang dinyatakan lulus Asesmen Kompetensi dan Tes Bahasa Inggris serta informasi mengenai jadwal pelaksanaan Tes Wawancara dan Tes Kesehatan.</li>
<li><a href="http://ara-im7.kpk.go.id/index.php?page=pengumuman5"> Pengumuman Hasil Seleksi Akhir </a>: Pengumuman bagi pelamar yang dinyatakan lulus seleksi tahap akhir.</li>
</ul>
<p align="center"><span style="font-size: small;"><strong>Untuk pertanyaan mengenai tata cara pendaftaran dapat dikirim ke alamat email : im7@araindonesia.com.</strong><br />
<strong>Untuk bantuan, silahkan menghubungi nomor berikut:</strong> </span></p>
<ul>
<li>XL : 087883607292</li>
<li>Simpati : 081213077803</li>
<li>IM3 : 085719852205</li>
<li>Flexi : 02171200564</li>
</ul>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-size: small;"> Apabila ada pihak yang berusaha meminta biaya/menjanjikan sesuatu/menawarkan bantuan atas proses rekrutmen dan seleksi dapat melapor ke : <strong>pengaduan@kpk.go.id</strong></span></span></p>
<div id="templatemo_menu">
<div id="menu">
<h4><a title="Selamat Datang di Situs Rekrutmen dan Seleksi Pegawai KPK Tahun 2013" href="http://ara-im7.kpk.go.id/">Selamat Datang di Situs Rekrutmen dan Seleksi Pegawai KPK Tahun 2013</a></h4>
<p><span style="font-size: large;"><strong><span style="font-size: medium;">Men</span><span style="font-size: medium;">u Utama</span><br />
</strong></span></p>
</div>
</div>
<div id="leftcolumn_box02">
<ul>
<li><a href="http://ara-im7.kpk.go.id/index.php">Bantuan</a></li>
<li><a href="http://ara-im7.kpk.go.id/index.php?page=low">Pengumuman</a></li>
<li><a href="http://ara-im7.kpk.go.id/index.php?page=final_new">Pendaftaran</a></li>
<li><a href="http://ara-im7.kpk.go.id/index.php?page=minat_bakat">Tes Minat dan Bakat</a></li>
<li><a href="http://ara-im7.kpk.go.id/index.php?page=pengumuman1">Unggah Data</a></li>
<li><a href="http://ara-im7.kpk.go.id/index.php?page=pengumuman1">Cetak Kartu Registrasi</a></li>
<li><a href="http://ara-im7.kpk.go.id/index.php?page=pengumuman1">Pengumunan Seleksi Administrasi</a></li>
<li><a href="http://ara-im7.kpk.go.id/index.php?page=pengumuman2">Pengumuman Tes Potensi</a></li>
<li><a href="http://ara-im7.kpk.go.id/index.php?page=pengumuman3">Pengumuman Asesmen Kompetensi dan Tes Bahasa Inggris</a></li>
<li><a href="http://ara-im7.kpk.go.id/index.php?page=pengumuman4">Pengumuman Hasil Seleksi Akhir</a></li>
</ul>
<p><strong>Website <a title="Rekruitmen KPK" href="http://ara-im7.kpk.go.id/">Rekruitmen KPK</a><br />
</strong></p>
<p><span style="font-size: large;"><strong>Berita Terkait :</strong></span></p>
<h4><a title="KPK buka 286 lowongan kerja" href="http://www.antaranews.com/berita/375141/kpk-buka-286-lowongan-kerja">KPK buka 286 lowongan kerja</a></h4>
<p>&nbsp;</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/18/indonesia-memanggil-rekrutmen-dan-seleksi-pegawai-kpk-tahun-2013.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dugaan Korupsi Ditjen Kebudayaan &#8211; KPK Diminta Segera Turun Tangan</title>
		<link>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/18/dugaan-korupsi-ditjen-kebudayaan-kpk-diminta-segera-turun-tangan.html</link>
		<comments>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/18/dugaan-korupsi-ditjen-kebudayaan-kpk-diminta-segera-turun-tangan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 00:49:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Media]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Korupsi di Kemdibud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kopertis12.or.id/?p=27010</guid>
		<description><![CDATA[Dugaan Korupsi Ditjen Kebudayaan KPK Diminta Segera Turun Tangan Sabtu,18 Mei 2013 Jakarta, Kompas &#8211; Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menemukan berbagai penyimpangan dalam penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2012 di Direktorat Jenderal Kebudayaan. Penyidikan sejak tahun 2012 menemukan adanya penggelembungan dana dari beberapa mata kegiatan di [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Dugaan Korupsi Ditjen Kebudayaan" href="http://cetak.kompas.com/read/2013/05/18/03521881/dugaan.korupsi.ditjen.kebudayaan"><strong>Dugaan Korupsi Ditjen Kebudayaan</strong></a><br />
<strong>KPK Diminta Segera Turun Tangan</strong><br />
<img class="alignnone" alt="" src="https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQCj9gQBqQld7tu_8JlC_W8TVoJovKO_yMzerX_Cs342GVungG7" width="238" height="212" /></p>
<p>Sabtu,18 Mei 2013<br />
Jakarta, Kompas &#8211; Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menemukan berbagai penyimpangan dalam penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2012 di Direktorat Jenderal Kebudayaan.</p>
<p>Penyidikan sejak tahun 2012 menemukan adanya penggelembungan dana dari beberapa mata kegiatan di luar batas kewajaran. Auditor juga menemukan adanya intervensi pejabat pada sejumlah lelang kegiatan di Ditjen Kebudayaan yang melibatkan event organizer (EO).</p>
<p>”Banyak kegiatan yang menggunakan EO. Diduga ada intervensi dari pejabat untuk memenangkan EO tertentu dalam tender kegiatan. Selain itu, ada ketidakwajaran jumlah dana kegiatan yang digunakan dari APBN-P,” kata Haryono Umar Inspektur Jenderal Kemdikbud, Jumat (17/5). APBN-P 2012 di Ditjen Kebudayaan, kata Haryono, sekitar Rp 700 miliar.</p>
<p>”Kami sudah memberikan laporan kepada Mendikbud dan merekomendasikan agar kasus ini dibawa ke Komisi Pemberantasan Korupsi,” kata Haryono. Wamendikbud dan beberapa pejabat, tambahnya, sudah dimintai keterangan terkait kasus ini.</p>
<p>Maralus, Inspektur III Bidang Pendidikan Tinggi, menambahkan, kejanggalan antara lain ditemukan pada proyek terkait buku, pengadaan benda seni, serta pelaksanaan acara kebudayaan.</p>
<p>Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemdikbud juga sedang menginvestigasi pelaksanaan World Culture Forum 2013 yang akan diadakan November mendatang. ”Dana kegiatan itu lebih dari Rp 60 miliar dan juga melibatkan EO,” kata Maralus.</p>
<p><strong>Membantah</strong></p>
<p>Informasi yang beredar, penyimpangan anggaran itu salah satunya melibatkan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti. Perusahaan pemenang lelang di Ditjen Kebudayaan disebut-sebut milik Wiendu.</p>
<p>Wiendu yang dihubungi sedang di China membantah terlibat dalam intervensi lelang kegiatan.</p>
<p>”Saya pribadi tidak punya EO. Jika yang dimaksud adalah Stuppa, itu bukan EO. Stuppa adalah yayasan yang dibentuk oleh beberapa dosen UGM. Areanya di bidang pariwisata, kegiatannya selama ini menyusun masterplan, pelatihan, dan kajian pariwisata,” kata Wiendu.</p>
<p>Ia menambahkan, semua kegiatan yang bersumber pada APBN ada peraturannya dan pengawasannya. ”Silakan dicek ke panitia lelang,” tuturnya.</p>
<p>Keberadaan EO pada program kegiatan Kemdikbud sudah lama menjadi perbincangan di kalangan seniman dan budayawan.</p>
<p>Bambang Prihadi, Ketua Federasi Teater Indonesia (FTI), mengatakan, pada pelaksanaan Invitasi Teater se-Indonesia tahun lalu, pihaknya dilibatkan untuk mengurus sebagian besar kegiatan lomba teater. Namun, dana yang diberikan EO pemenang tender kepada FTI tidak seperti yang dijanjikan.</p>
<p>Mendikbud Mohammad Nuh yang dikonfirmasi membenarkan dirinya telah menerima laporan dari Inspektorat Jenderal Kemdikbud itu. Akan tetapi, pihaknya belum dapat memberikan keputusan apa pun karena masih harus dipelajari dulu.” Saya harus berhati-hati,” kata Nuh.</p>
<p>Nuh mengatakan, dalam berkas laporan yang ia terima, <strong>banyak temuan Itjen Kemdikbud lengkap dengan rekomendasinya</strong>. Hanya saja, untuk lebih memastikan kebenaran temuan itu, <strong>perlu ada konfirmasi dan pengecekan agar tidak keliru</strong>.</p>
<p>”Jika keliru dalam mengambil keputusan, malah bisa diperkarakan ke Pengadilan Tata Usaha Negara,” kata Nuh. (IND/LUK)</p>
<p><strong>Sumber: Kompas Cetak</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/18/dugaan-korupsi-ditjen-kebudayaan-kpk-diminta-segera-turun-tangan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berita Edukasi 17 Mei 2013</title>
		<link>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/17/berita-edukasi-17-mei-2013.html</link>
		<comments>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/17/berita-edukasi-17-mei-2013.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 15:55:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Edukasi Mei 2013]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi 1998]]></category>
		<category><![CDATA[Riset Energi Angin Mati Suri]]></category>
		<category><![CDATA[S2 Terapan yang Pertama di Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kopertis12.or.id/?p=27005</guid>
		<description><![CDATA[1 ) Rumah Sakit PTN Dikelola Bersama http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/17/16250353/Rumah.Sakit.PTN.Dikelola.Bersama Jumat, 17 Mei 2013 &#124; 16:25 WIB JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan duduk bersama dan menandatangani nota kesepakatan terkait Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang sudah ada di 19 PTN yang memiliki Fakultas Kedokteran. Menteri Pendidikan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>1 ) Rumah Sakit PTN Dikelola Bersama<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/17/16250353/Rumah.Sakit.PTN.Dikelola.Bersama" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/17/16250353/Rumah.Sakit.PTN.Dikelola.Bersama</a></p>
<p>Jumat, 17 Mei 2013 | 16:25 WIB<br />
JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan duduk bersama dan menandatangani nota kesepakatan terkait Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang sudah ada di 19 PTN yang memiliki Fakultas Kedokteran. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan bahwa pihaknya sepakat mengelola rumah sakit ini bersama dengan Kementerian Kesehatan untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan dari rumah sakit tersebut sekaligus menyelesaikan masalah yang ada sejak empat tahun lalu. &#8220;Jadi, urusan ini sudah terjadi sejak empat tahun lalu. Saat ini, kami akhirnya duduk bersama agar pelayanan kesehatan dapat berjalan dan 19 rumah sakit itu berjalan optimal,&#8221; kata Nuh saat penandatanganan nota kesepakatan bersama Kementerian Kesehatan di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, Jumat (17/5/2013). Ia mengungkapkan bahwa 19 rumah sakit ini berada di PTN seperti Universitas Airlangga, Universitas Sumatera Utara, Universitas Hasanuddin, Universitas Brawijaya, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan lain-lain. Rumah sakit ini merupakan rumah sakit pendidikan yang disebut dengan nama Rumah Sakit PTN. &#8220;Ini juga untuk menengahi karena BPK sempat menjadikan ini sebagai temuan dari aset APBN yang tidak optimal pemanfaatannya,&#8221; ungkap Nuh.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>2 ) M Nuh: BPK yang Rekomendasikan Bangun RS Pendidikan<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2013/05/17/373/808809/m-nuh-bpk-yang-rekomendasikan-bangun-rs-pendidikan" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2013/05/17/373/808809/m-nuh-bpk-yang-rekomendasikan-bangun-rs-pendidikan</a></p>
<p>Jum&#8217;at, 17 Mei 2013 19:03 wib<br />
JAKARTA &#8211; Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengaku mendapat rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait aturan-aturan kebijakan permasalahan Rumah Sakit (RS). Pria yang akrab disapa M Nuh ini menjelaskan dalam sambutannya mengatakan, permasalahan ini sudah cukup lama berjalan, namun masih belum ada solusi yang pasti. Namun, Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rizal Djalil yang mengaudit proyek RS perguruan tinggi, memberikan solusinya untuk membuat peraturan kerjasama antara Mendikbud dan Kemenkes soal RS perguruan tinggi negeri. &#8220;BPK merekomendasikan dan mengusulkan aturan anggaran Rp2,7 triliun temuannya, bahwa rumah sakit perguruan tinggi negeri belum dimanfaatkan secara maksimal,&#8221; jelas dia dalam acara penandatanganan MoU antara Mendikbud dengan Menteri Kesehatan tentang Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri di Aula Graha Utama Gedung A lantai 3 Kemendikbud, Jakarta, Jumat (17/5/2013).</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>3 ) Kerjasama Bangun RS Pendidikan Kolaborasi Jitu<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2013/05/17/373/808797/kerjasama-bangun-rs-pendidikan-kolaborasi-jitu" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2013/05/17/373/808797/kerjasama-bangun-rs-pendidikan-kolaborasi-jitu</a></p>
<p>Jum&#8217;at, 17 Mei 2013 18:45 wib<br />
JAKARTA &#8211; Adanya kerjasama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), membuat pembangunan rumah sakit perguruan tinggi negeri (PTN) terealisasikan. &#8220;Pengembangan dan pengelolaan RS PTN mencakup seluruh aset rumah sakit, sumber daya manusia (SDM), anggaran untuk biaya operasional, sesuai dengan undang-undang, manajemen, dan keberlangsungan pelayanan,&#8221; ucap Menteri Kesehatan Dr. Nafsiah Mboi, di Aula Graha Utama Gedung A lantai 3 Kemendikbud, Jakarta, Jumat (17/5/2013). Dia memaparkan, khusus untuk dokter spesialis, nantinya mereka akan saling bekerjasama dalam pelayanan, pendidikan, penelitian, dan memberikan pelayanan. Nafsiah menambahkan, dengan terwujudnya kerjasama ini, diharap tidak ada lagi tumpang tindih peranan, khususnya untuk status pegawai rumah sakit. Oleh karena itu, pemerintah menjalankan UU tentang pendidikan kedokteran.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>4 ) M Anis Resmi Jabat Pejabat Rektor UI<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/17/1552276/M.Anis.Resmi.Jabat.Pejabat.Rektor.UI" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/17/1552276/M.Anis.Resmi.Jabat.Pejabat.Rektor.UI</a></p>
<p>Jumat, 17 Mei 2013 | 15:52 WIB<br />
DEPOK, KOMPAS.com — Wakil Rektor Universitas Indonesia Muhammad Anis resmi menjabat sebagai Pejabat (Pj) Rektor UI. Serah terima jabatan dilakukan oleh Djoko Santoso selaku Pejabat Sementara (Pjs) Rektor UI sebelumnya di Gedung Rektorat lantai 1 Kampus UI Depok, Jumat (17/5/2013). Dalam sambutannya, Anis mengakui bahwa polemik regulasi di dunia pendidikan tinggi juga memengaruhi sepak terjang UI secara akademik. Pergantian rektor hingga dipegang oleh Dirjen Pendidikan Tinggi Djoko Santoso membuat UI perlu terus berbenah diri.&#8221;Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, dampak berbagai peraturan di Indonesia juga berdampak luas terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia. UI memungkinkan untuk berprestasi. Mari memahami bersama dan bertekad. Kita dapat membawa UI berlari lebih kencang dalam rangka pengetahuan,&#8221; ungkap Anis dalam sambutannya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>5 ) Muhammad Anis Dilantik Sebagai Pejabat Rektor UI<br />
<a href="http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/17/3/154509/Muhammad-Anis-Dilantik-Sebagai-Pejabat-Rektor-UI" target="_blank">http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/17/3/154509/Muhammad-Anis-Dilantik-Sebagai-Pejabat-Rektor-UI</a></p>
<p>Jum&#8217;at, 17 Mei 2013 | 16:58 WIB<br />
Metrotvnews.com, Jakarta: Muhammad Anis dilantik sebagai pejabat Rektor Universitas Indonesia (UI) pada Jumat (17/5). Sebelumnya pejabat sementara Rektor UI dijabat Direktur Jendral (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Djoko Santoso. Djoko sudah menduduki jabatan sebagai pejabat sementara Rektor UI sejak 14 Agustus 2012 lalu. Ditemui usai serah terima jabatan pejabat Rektor UI, Anis menyatakan kesiapannya dalam menjalankan tugas yang ditinggalkan Djoko. Salah satu mantan Bakal Calon Rektor (BCR) UI ini mengatakan akan fokus melanjutkan program dan pembangunan yang sudah dijalankan Djoko terhadap UI.&#8221;Saya juga akan membangun fondasi agar pemilihan rektor (Pilrek) UI bisa berjalan baik,&#8221; terang Anis. Demi menduduki jabatan pejabat Rektor, salah satu Wakil Rektor UI ini mundur dari proses seleksi sebagai BCR. Dirjen Dikti menyambut baik ditetapkannya pejabat Rektor UI. Saat pertama menduduki jabatan ini, Djoko mengatakan ia dijanjikan hanya akan bertugas selama enam bulan saja. Namun karena dinamika dan banyak hal terjadi dalam proses Pilrek UI maka ia sampai sembilan bulan bertugas.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>6 ) Malas Publikasi Jurnal, Tunjangan Guru Besar Bisa Dicabut<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2013/05/17/373/808580/malas-publikasi-jurnal-tunjangan-guru-besar-bisa-dicabut" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2013/05/17/373/808580/malas-publikasi-jurnal-tunjangan-guru-besar-bisa-dicabut</a></p>
<p>Jum&#8217;at, 17 Mei 2013 17:05 wib<br />
JAKARTA &#8211; Kesadaran dosen di Indonesia untuk mempublikasi karya tulis mereka pada jurnal nasional maupun internasional masih minim. Padahal, publikasi ini memiliki arti penting bagi pribadi dosen tersebut maupun universitas tempatnya bernaung. Dosen wajib publikasi ilmiah lewat jurnal nasional dan guru besar jurnal internasional. ini berdampak pada pengakuan perguruan tinggi (PT) internasional pada doktor dan guru besar asal Indonesia. Demikian disampaikan Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Supriadi Rustad di Universitas Negeri Semarang (Unnes) Sekaran. &#8220;Dampak dari publikasi itu mereka akan diakui kompetensi sebagai doktor dan guru besar oleh komunitas internasional dan bisa mengajar di perguruan tinggi internasional,&#8221; ungkap Supriadi, seperti dinukil dari laman Unnes, Jumat (16/5/2013). Dia menambahkan, tahun ini, Dikti akan menekankan pada doktor dan guru besar agar menulis jurnal nasional dan internasional. &#8220;Jika guru besar tidak menulis jurnal internasional maka tunjangan jabatan sebagai guru besar terancam dicabut,&#8221; tegasnya. Sementara itu Direktur PPs Unnes Samsudi menyampaikan, animo mahasiswa S-2 dan S-3 Unnes menulis di jurnal ilmiah nasional dan internasional terbilang tinggi. Saat ini PPs Unnes sudah memiliki jurnal nasional dalam waktu dekat akan membuat jurnal internasional.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>7 ) Peneliti Asia Beber Bio-Solar dan Gingseng Antikanker<br />
<a href="http://www.antarajatim.com/lihat/berita/110508/peneliti-asia-beber-bio-solar-dan-gingseng-antikanker" target="_blank">http://www.antarajatim.com/lihat/berita/110508/peneliti-asia-beber-bio-solar-dan-gingseng-antikanker</a></p>
<p>17 Mei 2013 21:59:25<br />
Surabaya (Antara Jatim) &#8211; Peneliti bioteknologi dari empat negara Asia yakni Indonesia, Malaysia, Korea Selatan (ASEAN) dan Taiwan membeberkan hasil penelitiannya dalam &#8220;Bio Event&#8221; yang digelar Universitas Surabaya (Ubaya) di kampus setempat, Jumat, di antaranya penelitian bio-solar dan gingseng antikanker. Para peneliti dimaksud adalah Prof Lieke Riadi (Indonesia/ Ubaya), Randal Hart (Indonesia/The World Renown Investor Indonesia), Prof Dr Mohd Ali Hassan (Malaysia/UPM), Prof Deok Chun Yang (Korea Selatan/University Kyung Hee), dan Prof Tzou-Chi Huang (Taiwan/National Pingtung University of Science and Teknology/NPUST). Peneliti Indonesia Prof Lieke Riadi memaparkan temuan tentang bio-solar dari minyak bekas yang prosesnya dapat dilakukan dalam suhu kamar, sehingga tak perlu suhu panas, lalu Randal Hart dari The World Renown Investor di Indonesia memaparkan penelitian tentang pemadam api dari tanaman, bahkan tanaman itu juga bisa bergerak mencari sumber api dan memadamkannya.Lain halnya dengan Prof Dr Mohd Ali Hassan dari Universitas Putra Malaysia yang menemukan mesin pembuat kompos dengan proses dalam kurun waktu satu bulan lebih cepat dari biasanya, padahal proses pembuatan kompos biasanya 3-4 bulan.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>8 ) Putra-putri Kota Jayapura akan dikuliahkan di UKSW<br />
<a href="http://www.antaranews.com/berita/374983/putra-putri-kota-jayapura-akan-dikuliahkan-di-uksw" target="_blank">http://www.antaranews.com/berita/374983/putra-putri-kota-jayapura-akan-dikuliahkan-di-uksw</a></p>
<p>Kamis, 16 Mei 2013 08:36 WIB<br />
Jayapura (ANTARA News) &#8211; Sebanyak 40 putra-putri Kota Jayapura, Papua akan dikuliahkan di Universitas Kristesn Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Jawa Tengah. Penanggungjawab pendidikan khusus putra-putri asli Port Numbay (Jayapura) dari Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kota Jayapura Rocky Bebena, Kamis mengatakan saat ini sudah ada 30 putra-putri dari daerah tersebut yang telah mendaftar.&#8221;Sampai saat ini sudah ada 30 peserta yang mendaftar padahal kuota yang telah ditetapkan itu sebanyak 40 orang. Dan semuanya akan mengikuti tahapan yang ada yakni sejumlah tes,&#8221; katanya. Rocky menjelaskan pendaftaran telah dibuka sejak beberapa waktu lalu dan akan berahkir pada 24 Mei 2013. &#8220;Untuk pendaftaran bisa langsung ke Dinas Pendidikan Kota Jayapura atau lewat SMU/SMK yang ada di daerah ini,&#8221; katanya.Sedangkan pada tanggal 27 hingga 29 Mei 2013 pihaknya akan melakukan verivikasi apakah benar para pelamar tersebut merupakan putra-putri asli, &#8220;Sebelum dilakukan tes akademik pada tanggal 3 hingga 7 Juni 2013 yang akan dilakukan langsung dari pihak UKSW,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>9 ) Rektor Unhas Jamin Biaya Kuliah Tak Naik<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2013/05/17/373/808575/rektor-unhas-jamin-biaya-kuliah-tak-naik" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2013/05/17/373/808575/rektor-unhas-jamin-biaya-kuliah-tak-naik</a></p>
<p>Jum&#8217;at, 17 Mei 2013 16:03 wib<br />
JAKARTA &#8211; Sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) akan mulai diterapkan oleh perguruan tinggi negeri pada tahun akademik mendatang. Namun, tidak sedikit mahasiswa yang menolak sistem baru tersebut karena kekhawatiran mengakibatkan biaya kuliah makin mahal. Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Idrus Paturrusi menepis kekhawatiran tersebut. Dia menegaskan, dengan sistem UKT, tidak akan ada kenaikan biaya kuliah di Unhas. &#8220;Saya tidak tahu di masing-masing universitas, tapi di kami (Unhas) tidak ada kenaikan. Insya Allah tidak memberatkan mahasiswa,&#8221; tutur Idrus ketika berbincang dengan Okezone, Jumat (17/5/2013).Idrus menjelaskan, pada prinsipnya UKT tidak ubahnya dengan biaya kuliah selama ini. Hanya saja, beban bagi mahasiswa untuk biaya kuliah keseluruhan dapat diangsur secara berkala setiap semester, sehingga tidak memberatkan.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>10 ) UNS Ikuti Lomba Rancang Mobil Irit BBM<br />
<a href="http://www.metrotvnews.com/metronews/humaniora" target="_blank">http://www.metrotvnews.com/metronews/humaniora</a></p>
<p>Jumat, 17 Mei 2013, 14:22 WIB<br />
REPUBLIKA.CO.ID, SOLO &#8212; Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Ravik Karsidi melepas keberangkatan dua tim untuk mengikuti lomba rancang mobil irit bahan bakar minyak (BBM) yang diadakan oleh Shell Eco-Marathon Asia (SEM) 2013 di Sirkuit Sepang Malaysia, 4-7 Juli 2013. &#8220;Lomba ini merupakan inovasi bagus, apalagi negara kita sedang berupaya menghemat bahan bakar miyak,&#8221; kata Ravik Karsidi, ketika melepas peserta lomba tersebut untuk berangkat ke Malaysia, di halaman Rektorat UNS Solo, Jumat (17/5). Dua tim yang mengikuti lomba tersebut, yakni Tim Bengawan I mengikuti lomba kategori &#8220;Prototye Gasoline&#8221; denga nama kendaraan &#8220;Estungkara&#8221;. Tim Bengawan II mengikuti kategori &#8220;Urban Gasoline&#8221; dengan nama kendaraan &#8220;Samudra&#8221;. Manajer Tim Bengawan Dewi Utami mengatakan bahwa pada Shell Eco-Marathon Asia 2013 terdapat 300 tim yang mendaftar dan diseleksi tinggal 150 tim. &#8220;Dari Indonesia hanya ada 20 tim. Bangga rasanya dapat mewakili UNS dalam kancah internasional dengan mengirimkan dua tim,&#8221; ujarnya.Tim Bengawan dibentuk pada September 2011. Sejak saat itu mereka mulai merancang serta mendesain kendaraan. Pada 22-27 November 2012 tim itu mengikuti kompetisi nasional Indonesia Energy Marathon Challenge (IEMC) 2012 di Sirkuit Kenjeran, Surabaya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>11 ) UGM Hasilkan Varietas Baru Jagung Manis Hibrida<br />
<a href="http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/05/17/mmx27e-ugm-hasilkan-varietas-baru-jagung-manis-hibrida" target="_blank">http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/05/17/mmx27e-ugm-hasilkan-varietas-baru-jagung-manis-hibrida</a></p>
<p>Jumat, 17 Mei 2013, 07:18 WIB<br />
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA &#8212; Tim peneliti dari Fakultas Biologi UGM saat ini tengah mengembangkan benih jagung manis hibrida. Benih ini diyakini sebagai varietas baru jagung hibrida yang memiliki kandungan beta karotin dan produktivitas tinggi. Varietas baru yang diberi nama Gama Jagung Manis ini akan dikenalkan ke publik beberapa bulan mendatang. Menurut ketua tim peneliti FB UGM, Budi Setiadi Daryono, pengembangan varietas ini dilakukan bekerja sama dengan PT. Agri Makmur Pertiwi (AMP) dan Balitsereal Maros serta Kebun Pendidikan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (KP4) UGM. &#8220;Varietas baru ini akan kita ujicobakan pada musim kemarau tahun ini di KP4 UGM dan di Balitsereal Maros,&#8221; ujarnya, Jumat (17/5).Menurut dia, benih induk diperoleh tim UGM dari PT. AMP. Jagung hibrida, kata dia, memang memiliki beberapa keunggulan antara lain batangnya yang kokoh, dalam 1 tanaman terdapat 2-4 tongkol berukuran sama besar serta memiliki penampang daun lebar.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>12 ) Unair Kembangkan Pemutih Kertas Ramah Lingkungan<br />
<a href="http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/05/17/mmx8ad-unair-kembangkan-pemutih-kertas-ramah-lingkungan" target="_blank">http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/05/17/mmx8ad-unair-kembangkan-pemutih-kertas-ramah-lingkungan</a></p>
<p>Friday, 17 May 2013, 09:30 WIB<br />
REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA&#8211;Lembaga Penyakit Tropis Universitas Airlangga mengembangkan protein-enzim yang disebut Excelzyme untuk digunakan pada industri hijau (eco-industry). &#8220;Yang dikembangkan adalah Excelzyme jenis pertama yang disebut biobleaching, untuk digunakan sebagai pemutih pada produksi kertas,&#8221; ujar staf peneliti Laboratorium Proteomik Lembaga Penyakit Topis Universitas Airlangga (LPT UNAIR), Ali Rohman, di Surabaya, Kamis. Ali Rohman menjelaskan bahwa dalam waktu dekat pihak LPT UNAIR akan bekerja sama dengan industri pemutih kertas untuk Excelzyme. Ali menjelaskan bahwa selama ini pemutih kertas yang digunakan pada industri kertas masih banyak menggunakan bahan kimia dan pemakaian pemutih kimia dalam jumlah banyak dapat merusak lingkungan. Dengan menggunakan enzim proses kerja menjadi lebih spesifik selain bahan yang terbuat dari bahan organik, sehingga hasilnya sisa produksi bisa langsung terurai. &#8220;Jadi tidak ada limbah makanya aman untuk lingkungan, sementara untuk limbah kimia kan ada terus,&#8221; ujar Ali.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>13 ) FKIP UNS Jadi Rujukan Model Manajemen e-Leadership<br />
<a href="http://kampus.okezone.com/read/2013/05/17/373/808386/fkip-uns-jadi-rujukan-model-manajemen-e-leadership" target="_blank">http://kampus.okezone.com/read/2013/05/17/373/808386/fkip-uns-jadi-rujukan-model-manajemen-e-leadership</a></p>
<p>Jum&#8217;at, 17 Mei 2013 10:02 wib<br />
SOLO &#8211; Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menjadi rujukan sekaligus menjadi model pengembangan manajemen berbasis e-Leadership. &#8220;Sebagai rujukan model manajemen berbasis e-Leadership merupakan hasil kesepakatan Forum Komunikasi FKIP Negeri se-Indonesia di Borneo, Tarakan, Kalimantan,&#8221; ungkap Dekan FKIP UNS Prof Dr. Furqon Hidayatullah kepada wartawan, di Kampus FKIP UNS, Solo, Jawa Tengah, Jumat (17/5/2013). Furqon mengatakan, seiring dengan perkembangan teknologi informasi, manajemen berbasis e-Leadership sangat diperlukan, karena manajemen bisa terpantau secara baik. Oleh karena itu FKIP harus memiliki program yang riil.Selain FKIP perlu mengembangkan manajemen berbasis e-Leadership, Dekan FKIP UNS tersebut mengatakan bahwa perlu adanya standarisasi FKIP di Indonesia. Sehingga lulusan yang ada memiliki kualitas yang sama di antara FKIP yang ada di Indonesia.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>14 ) PENS Buka S2 Terapan yang Pertama di Indonesia<br />
<a href="http://www.antarajatim.com/lihat/berita/110437/pens-buka-s2-terapan-yang-pertama-di-indonesia" target="_blank">http://www.antarajatim.com/lihat/berita/110437/pens-buka-s2-terapan-yang-pertama-di-indonesia</a></p>
<p>16 Mei 2013 19:59:38<br />
Surabaya (AntaraJatim) &#8211; Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) membuka master terapan yang merupakan pertama kali di Indonesia, karena peluang politeknik membuka pascasarjana baru dibuka pemerintah melalui UU 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi. &#8220;Begitu Mendikbud membuka peluang (S2 terapan) itu pada Oktober 2012, maka kami langsung membuka pada November 2012, karena kami sudah lama menyiapkan dosen dan laboratorium. Jadi, kami yang pertama membuka S2 Terapan,&#8221; kata Koordinator Pascasarjana Terapan PENS Ali Ridho Barakbah PhD di Surabaya, Kamis. Di sela-sela peluncuran Pascasarjana Terapan PENS bersamaan turunnya SK Mendikbud dan pisah kenal manajemen PENS di kampus setempat, ia menjelaskan S2 terapan yang dibuka adalah Teknik Elektro serta Teknik Informatika dan Komputer. &#8220;Sejak dibuka pada November 2012 ada 10 mahasiswa yang masuk dan sekarang sudah hampir semester dua. Target kami sebenarnya 40 mahasiswa untuk dua jurusan itu, namun waktu pendaftarannya mepet sehingga hanya 10 mahasiswa yang mengawali,&#8221; katanya. Ke-10 mahasiswa S2 terapan itu terdiri dari tujuh mahasiswa S2 Teknik Elektro dan hanya tiga mahasiswa S2 Teknik Informatika dan Komputer. &#8220;Ada enam dosen PENS yang melanjutkan studi dan sisanya dari Poltek Astra, Unair, Poltek Surabaya, dan mahasiswa S1 PENS,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>15 ) Studi S-2 Terapan, Kenapa Tidak?<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/17/13331863/Studi.S-2.Terapan.Kenapa.Tidak." target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/17/13331863/Studi.S-2.Terapan.Kenapa.Tidak.</a></p>
<p>Jumat, 17 Mei 2013 | 13:33 WIB<br />
SURABAYA, KOMPAS.com &#8211; Sejak tahun akademik 2013, Indonesia memiliki program S-2 atau magister terapan. Program ini pun menjadi alternatif pilihan studi pascasarjana.Tujuannya, untuk menyiapkan tenaga terampil sekaligus memenuhi kebutuhan dosen politeknik yang minimal harus berpendidikan S-2 terapan. Saat ini, ada lima politeknik di seluruh Indonesia yang sudah membuka program S-2 Terapan ini. Politeknik Elektro Negeri Surabaya yang akan fokus membuka magister terapan di bidang elektronika dan teknologi informasi, sementara Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya untuk magister bidang perkapalan. Politeknik Manufaktur Bandung menyiapkan magister di bidang permesinan, sedangkan Politeknik Bandung untuk bidang teknik, seperti teknik sipil, kimia, dan lainnya. Program magister di bidang pertanian disiapkan di Politeknik Negeri Malang dan Politeknik Negeri Jember.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>16 ) 5 Kampus dengan Jurusan Komunikasi Terbaik di Indonesia<br />
<a href="http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/17/12184778/5.Kampus.dengan.Jurusan.Komunikasi.Terbaik.di.Indonesia" target="_blank">http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/17/12184778/5.Kampus.dengan.Jurusan.Komunikasi.Terbaik.di.Indonesia</a></p>
<p>Jumat, 17 Mei 2013 | 12:18 WIB<br />
KOMPAS.com — Tak bisa dimungkiri bahwa jurusan Komunikasi dan Kajian Media menjadi jurusan dengan peminat yang sangat banyak di perguruan tinggi mana pun. Perkembangan teknologi mengembangkan industri media sehingga tak terbatas lagi pada media cetak. Media televisi dan radio berkembang, media online pun tumbuh pesat. QS World University Rankings by Subject 2013 juga memasukkan jurusan Komunikasi dan Kajian Media dalam daftar 30 jurusan yang dirilisnya untuk Indonesia. Lima kampus mana saja yang memiliki jurusan Komunikasi dan Kajian Media terbaik di Indonesia? Universitas Indonesia duduk di peringkat pertama sebagai perguruan tinggi terbaik berdasarkan penilaian terhadap jurusan ini. Di UI, jurusan Komunikasi tergabung dalam Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dengan program yang beragam, mulai dari D-3 sampai pascasarjana.Di tempat kedua ditempati Universitas Airlangga. Adapun Universitas Sanata Dharma Yogyakarta masuk dalam daftar lima besar ini.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>17 ) Unsyiah Beri Beasiswa Bidik Misi untuk 750 Mahsiswa<br />
<a href="http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/16/3/154234/Unsyiah-Beri-Beasiswa-Bidik-Misi-untuk-750-Mahsiswa-" target="_blank">http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/16/3/154234/Unsyiah-Beri-Beasiswa-Bidik-Misi-untuk-750-Mahsiswa-</a></p>
<p>Kamis, 16 Mei 2013 | 19:54 WIB<br />
Metrotvnews.com, Banda Aceh: Universitas Syiakuala, Banda Aceh, Aceh, tahun 2013 ini memberikan beasiswa program Bidik Misi untuk 750 mahasiswa. Itu dalam rangka membantu orang miskin dan anak berprestasi di wilayah provinsi paling ujung barat Indonesia itu. Sebanyak 750 beasiswa Bidik Misi itu disaring dari 6.000 mahasiswa yang menimba ilmu di Unsyiah sekarang. Rektor Unsyiah Samsul Rizal, kepada Media Indonesia, Kamis (16/05), mengatakan, sumber dana beasiswa Bidik Misi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pada dasarnya Samsul Rizal, mengajukan 1.200 mahsiswa yang perlu mendapat beasiswa Bidik Misi, yakni 20 persen dari jumlah 6.000 mahasiswa Unsyiah. &#8220;Mengapa demikian, karena jumlah penduduk Aceh sekitar lima juta orang lebih, 20% di antaranya tergolong miskin. Maka saya minta 20% dari jumlah 6.000 mahasiswa Unsyiah bisa diberikan beasiswa. Jadi jumlah 1.200 itu sama dengan 20% dari 6.000 anak didik kami sekarang,&#8221; jelas Samsul Rizal.Mahasiswa mendapat beasiswa Bidik Misi itu bebas membayar uang kuliah dan semua kebutuhan pembiayaan pendidikan. Kemuadian mereka juga ditanggung biaya hidup setiap bulan sebesar 650.000 per bulan.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>18 ) Kuota Bidik Misi Universitas Brawijaya Bertambah<br />
<a href="http://www.antarajatim.com/lihat/berita/110463/kuota-bidik-misi-universitas-brawijaya-bertambah" target="_blank">http://www.antarajatim.com/lihat/berita/110463/kuota-bidik-misi-universitas-brawijaya-bertambah</a></p>
<p>17 Mei 2013 08:18:56<br />
Malang (Antara Jatim) &#8211; Kuota beasiswa melalui program bidik misi di Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, setiap tahun terus bertambah, bahkan tahun ini mencapai 1.700 mahasiswa atau bertambah 450 kursi dari kuota tahun lalu sebanyak 1.250 kursi.Pembantu Rektor I Universitas Brawijaya (UB) Prof Bambang Suharto, Jumat, mengatakan, kuota sebanyak 1.700 mahasiswa tersebut belum termasuk dari program afirmasi yang secara otomatis diterima. &#8220;Program afirmasi di UB ini adalah mahasiswa yang berasa dari wilayah terluar, terdepan dan daerah tertinggal. Kalau tahun lalu seluruhnya dari Papua dan Papua Barat, tahun ini lebih bervariasi, mulai dari Pulau Sumatera hingga Papua,&#8221; kata Bambang, menjelaskan. Dan, lanjutnya, seluruh mahasiswa dari program afirmasi tersebut masuk kuota yang mendapatkan bidik misi. Selain dari program afirmasi, katanya, penerima bidik misi tersebut juga mahasiswa yang mendaftar melalui jalur seleksi nasional mahasiswa perguruan tinggi negeri (SNMPTN) atau jalur prestasi (undangan). Dan, saat ini pendaftarnya sudah mencapai 3.697 orang.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>19 ) ENERGI TERBARUKAN<br />
Riset Energi Angin Mati Suri<br />
<a href="http://cetak.kompas.com/read/2013/05/17/0343333/riset.energi.angin.mati.suri" target="_blank">http://cetak.kompas.com/read/2013/05/17/0343333/riset.energi.angin.mati.suri</a></p>
<p>Jumat,17 Mei 2013<br />
Jakarta, Kompas &#8211; Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional menghentikan riset energi angin sejak tahun 2011. Padahal, lembaga itu yang paling awal melakukan riset di tengah turunnya cadangan dan meningkatnya harga bahan bakar fosil. Manager Proyek Wind Hybrid Power Generation (WhyPGen) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Soeripno Martosapoetro, yang mantan peneliti angin di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Rabu (15/5), mengungkapkan, riset angin terhenti ketika lembaga ini menutup Pusat Teknologi Dirgantara. Setelah membubarkan pusat riset itu, Lapan mendirikan Pusat Teknologi Penerbangan untuk mendukung program prioritas penelitian dan pengembangan pesawat terbang. &#8220;Pembubaran dilakukan karena keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia,&#8221; kata Deputi Teknologi Wahana Dirgantara Lapan Soewarto Hardhienata. Para peneliti dan teknisi Pusat Teknologi Dirgantara dipindahkan ke Pusat Teknologi Penerbangan. Menurut Soewarto, tenaga ahli yang direkrut adalah yang menguasai teknologi aerodinamika. Sebagian besar peneliti kemudian pindah ke instansi lain yang memiliki program riset energi angin.&#8221;Semua dokumen hasil riset angin di Lapan saya kirim ke Badan Arsip Nasional. Yang tersisa hanya beberapa prototipe yang terpasang sebagai pajangan dan tidak terawat,&#8221; katanya. Prototipe itu masih banyak dikunjungi tamu dan siswa sekolah. Pembubaran pusat riset energi angin Lapan disayangkan banyak pihak, antara lain komunitas iptek dan praktisi di Masyarakat Energi Angin Indonesia. Keberadaan pusat riset angin diperlukan untuk meneliti potensi angin yang belum selesai terpetakan. Data itu diperlukan investor yang akan mendirikan pembangkit listrik energi bayu (PLTB).</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>20 ) Reformasi 1998 mati saat dilahirkan<br />
<a href="http://nasional.sindonews.com/read/2013/05/16/15/749658/reformasi-1998-mati-saat-dilahirkan" target="_blank">http://nasional.sindonews.com/read/2013/05/16/15/749658/reformasi-1998-mati-saat-dilahirkan</a></p>
<p>Kamis, 16 Mei 2013 ? 21:22 WIB<br />
REFORMASI mahasiswa 1998 mati sejak hari pertama dilahirkan, pada 18 Mei 1998. Penyebabnya adalah racun kepentingan. Tidak adanya satu sudut pandang yang sama mau dibawa kemana republik, membuat barisan massa terpecah menjadi kelompok-kelompok kecil. Pada aksi pendudukan pertama di Gedung MPR/DPR, terdapat dua kelompok massa besar. Terdiri dari massa Forum Komunikasi Senat Mahasiswa Se-Jakarta (FKSMJ) yang mewakili lembaga formal kemahasiswaan, dan Forum Kota (Forkot) yang mewakili lembaga non formal kemahasiswaan. Massa yang pertama, memilih jalur moderat dengan mengutus 70 orang perwakilan senat masing-masing kampus masuk melalui jalur belakang Gedung MPR/MPR. Sementara barisan massa yang kedua, memilih jalur perjuangan anti kompromi dengan menggelar longmarch mendobrak masuk Gedung DPR/MPR. Dua kelompok mahasiswa di Jakarta ini juga tak luput dari kepentingan. Mereka masing-masing memiliki arah tujuan yang berbeda dalam reformasi. Ada yang menghendaki reformasi total, ada juga yang menuntut reformasi damai, dan konstitusional. Bahkan, ada yang menuntut reformasi biasa-biasa saja.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>21 ) Internal Kemdikbud Beda Penafsiran Soal PP 32/2013<br />
<a href="http://www.jpnn.com/read/2013/05/17/172483/Internal-Kemdikbud-Beda-Penafsiran-Soal-PP-32/2013-" target="_blank">http://www.jpnn.com/read/2013/05/17/172483/Internal-Kemdikbud-Beda-Penafsiran-Soal-PP-32/2013-</a></p>
<p>Jum&#8217;at, 17 Mei 2013 , 16:05:00<br />
JAKARTA &#8211; Internal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan beda penafsiran soal Pasal 67 ayat (1a) PP 32/2013 perubahan P 19/2013 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP). Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan pasal dalam PP itu tidak menyebut penghapusan UN. Namun Kepala Balitbang Kemdikbud, Khairil Anwar justru menyatakan kalau pasal dalam PP yang mereka buat itu multi tafsir. Khairil saat ditemui JPNN.COM di kantornya, Jumat (17/5) mengatakan, ayat 1a pasal 67 PP 32/2013 yang mengecualikan pelaksanaan UN SD itu memang termasuk salah satu pasal revisi. Namun tidak terpisah dengan ayat 1-nya. Namun setelah melihat isi PP itu, Khairil justru terlihat kebingungan. &#8220;Tapi gak terpisah dengan ayat 1 nya. Ayat 1 itu pemerintah menugaskan BSNP, jadi BSNP dikasih tugas menyelenggarakan UN. Kemudian ayat 1a nya (sambil membolak-balik halaman PP), memang ini multi tafsir,&#8221; kata Khairil yang saat ini masih menunggu SK pemecatan dari Presiden sebagai Kabalitbang Kemdikbud terkait kegagalan UN SMA lalu. Setengah kebingungan, Khairil melanjutkan bahwa ayat 1a Pasal 67 dalam PP itu menurutnya dua penafsiran. Pertama UN SD tetap ada tapi yang melaksanakan bukan badan standar nasional pendidikan (BSNP). Tafsir kedua, UN SD tidak ada lagi karena dikecualikan. &#8220;Tafsir pertama itu, kalau saya baca, UN SD tetap ada, tapi yang melaksanakan bukan BSNP karena dikecualikan. Atau yang kedua UN SD tidak ada karena dia dikecualikan,&#8221; jelas Khairil menyampaikan penafsirannya mengenai PP tersebut.</p>
<p>&#8230;dst</p>
<p>22 ) Tak Kompak Soal UN SD, Irjen Sarankan Nuh Tanya MA<br />
<a href="http://www.jpnn.com/read/2013/05/17/172503/Tak-Kompak-Soal-UN-SD%2c-Irjen-Sarankan-Nuh-Tanya-MA-" target="_blank">http://www.jpnn.com/read/2013/05/17/172503/Tak-Kompak-Soal-UN-SD,-Irjen-Sarankan-Nuh-Tanya-MA-</a></p>
<p>Jum&#8217;at, 17 Mei 2013 , 18:04:00<br />
JAKARTA &#8211; Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Irjen Kemdikbud), Haryono Umar ikut angkat bicara soal penafsiran pasal 67 ayat (1a) Peraturan Pemerintah (PP) 32/2013 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP). Pasal yang mengecualikan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SD oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) itu, ditafsirkan berbeda oleh Mendikbud Mohammad Nuh. Nuh menyatakan pengecualian itu bukan berarti menghapus UN karena ayat 1 dan 1a di pasala 67 itu memang tidak menyebut secara eksplisit UN dihapus. Sedang Kabalitbang Kemdikbud Khairil Anwar mengatakan kalau pasal itu justru multitafsir. Pertama UN SD tetap ada tapi yang melaksanakan bukan BSNP. Tafsir kedua, UN SD tidak ada lagi karena dikecualikan. Menanggapi perbedaan penafsiran di internal Kemdikbud ini, Irjen Haryono Umar mengaku belum melihat PP itu secara langsung. Namun saat disampaikan mengenai penafsiran yang dilakukan Menteri dan Kabalitbang itu, mantan pimpinan KPK itu juga heran.</p>
<p>&#8230;dst</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/17/berita-edukasi-17-mei-2013.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kemdikbud-Kemenkes Menandatangan MoU Optimalkan RS Pendidikan</title>
		<link>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/17/kemdikbud-kemenkes-menandatangan-mou-optimalkan-rs-pendidikan.html</link>
		<comments>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/17/kemdikbud-kemenkes-menandatangan-mou-optimalkan-rs-pendidikan.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 15:12:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita web Dikti]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit PTN Dikelola Kemdikbud Bersama Kemenkes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kopertis12.or.id/?p=27001</guid>
		<description><![CDATA[Kemdikbud-Kemenkes Optimalkan RS Pendidikan Oleh Dinna Handini &#8211; 17 May 2013 Jakarta, 17 Mei 2013-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh dan Menteri Kesehatan (Menkes) Nafsiah Mboi menandatangani perjanjian kerja sama terkait pengelolaan Rumah Sakit (RS) Pendidikan di 19 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang memiliki Fakultas Kedokteran. Kementerian Pendidikan dan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h3><a title="Kemdikbud-Kemenkes Optimalkan RS Pendidikan" href="http://www.dikti.go.id/?p=9476&amp;lang=id"><strong>Kemdikbud-Kemenkes Optimalkan RS Pendidikan</strong></a></h3>
<p><img class="alignnone" alt="" src="http://img.okeinfo.net/content/2013/05/17/373/808603/xxNm4O5IJH.jpg" width="600" height="380" /></p>
<p>Oleh Dinna Handini &#8211; 17 May 2013</p>
<p>Jakarta, 17 Mei 2013-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh dan Menteri Kesehatan (Menkes) Nafsiah Mboi menandatangani perjanjian kerja sama terkait pengelolaan Rumah Sakit (RS) Pendidikan di 19 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang memiliki Fakultas Kedokteran.</p>
<p>Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berupaya mengoptimalkan pengelolaan dan pelayanan kesehatan RS Pendidikan. Hal ini merupakan inisiasi dari temuan Badan Pemeriksa keuangan (BPK) tahun 2009/2010. BPK mengungkapkan bahwa RS Pendidikan yang dibangun dengan dana Rp 2,7 trilliun belum maksimal dimanfaatkan.</p>
<p>Nuh optimis kerja sama ini dapat berangsur-angsur menyelesaikan masalah yang telah ada sejak empat tahun lalu tersebut. “Saat ini, kami akhirnya duduk bersama agar pelayanan kesehatan dapat berjalan dan 19 rumah sakit itu berjalan optimal,” ujar Nuh.</p>
<p>Senada dengan Nuh, Nafsiah berharap bahwa RS Pendidikan dapat dilengkapi sehingga meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan Indonesia. “Kolaborasi ini merupakan kerja sama yang positif demi meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah,” ucap Nafsiah. <strong>Sumber : Website Dikti.</strong></p>
<h4>Berita Terkait:</h4>
<p><strong></strong><a title="Rumah Sakit PTN Dikelola Bersama" href="http://cetak.kompas.com/read/2013/05/18/03533178/rumah.sakit.ptn.dikelola.bersama"><strong>Rumah Sakit PTN Dikelola Bersama</strong></a></p>
<p><strong>Sabtu,18 Mei 2013 </strong><br />
Jakarta, Kompas &#8211; Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Kesehatan akan bekerja sama mengelola dan mengembangkan rumah sakit perguruan tinggi negeri. Kemdikbud bertanggung jawab menyediakan seluruh aset rumah sakit, sumber daya manusia, anggaran untuk investasi, biaya operasional, dan manajemen rumah sakit.</p>
<p>Adapun Kemenkes mendukung proses pengangkatan menjadi rumah sakit pendidikan sesuai ketentuan peraturan perundangan, seperti manajemen dalam bentuk jejaring kemampuan serta keberlangsungan pendidikan pelayanan dan penelitian.</p>
<p>Hal itu dikemukakan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi seusai penandatanganan peraturan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Menteri Kesehatan, Jumat (17/5), di Jakarta. Kesepakatan bersama itu ditandatangani kedua menteri dengan disaksikan Ketua Komisi X DPR Asman Abnur dan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Rizal Djalil.</p>
<p>”Dengan peraturan bersama ini, akhirnya ada kepastian tentang jenjang karier tenaga-tenaga pendidiknya,” kata Nafsiah.</p>
<p><strong>Akhiri ketidakjelasan</strong></p>
<p>Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, peraturan bersama ini menjadi landasan untuk mengembangkan rumah sakit PTN. Selama ini, sudah ada rumah sakit pendidikan di PTN yang jadi syarat utama bagi fakultas kedokteran. Rumah sakit pendidikan, antara lain, sudah didirikan di Universitas Hasanuddin, Universitas Sumatera Utara, Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, dan Universitas Indonesia.</p>
<p>Dengan adanya peraturan bersama kedua kementerian ini, Rizal Djalil mengatakan, tindak lanjut dari temuan BPK yang terkait dengan 19 rumah sakit pendidikan telah berakhir. Sejumlah rumah sakit pendidikan yang dibangun sejak tahun 2009 dengan anggaran dari APBN Rp 2,7 triliun itu mulai diselidiki BPK.</p>
<p>Salah satu temuannya adalah aset rumah sakit pendidikan belum dimanfaatkan secara maksimal. Ketika itu, BPK mengusulkan agar ada payung hukum antara Kemdikbud dan Kemenkes.</p>
<p>Asman Abnur berharap tidak akan ada lagi tumpang tindih di antara kedua kementerian itu dalam urusan anggaran ataupun status pegawai di rumah sakit PTN tersebut. (LUK) . <strong>Sumber: Kompas Cetak</strong></p>
<h4>Baca juga :</h4>
<p><a title="M Nuh: BPK yang Rekomendasikan Bangun RS Pendidikan" href="http://kampus.okezone.com/read/2013/05/17/373/808809/m-nuh-bpk-yang-rekomendasikan-bangun-rs-pendidikan">M Nuh: BPK yang Rekomendasikan Bangun RS Pendidikan</a></p>
<p><a title="Kerjasama Bangun RS Pendidikan Kolaborasi Jitu" href="http://kampus.okezone.com/read/2013/05/17/373/808797/kerjasama-bangun-rs-pendidikan-kolaborasi-jitu">Kerjasama Bangun RS Pendidikan Kolaborasi Jitu</a></p>
<p><a title="Rumah Sakit PTN Dikelola Bersama" href="http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/17/16250353/Rumah.Sakit.PTN.Dikelola.Bersama">Rumah Sakit PTN Dikelola Bersama</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/17/kemdikbud-kemenkes-menandatangan-mou-optimalkan-rs-pendidikan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengumuman Hasil Seleksi Tingkat Wilayah ON MIPA-PT Tahun 2013</title>
		<link>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/17/pengumuman-hasil-seleksi-tingkat-wilayah-on-mipa-pt-tahun-2013.html</link>
		<comments>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/17/pengumuman-hasil-seleksi-tingkat-wilayah-on-mipa-pt-tahun-2013.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 06:35:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belmawa (Dit.Akademik)]]></category>
		<category><![CDATA[Pengumuman Belmawa 2013]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kopertis12.or.id/?p=26920</guid>
		<description><![CDATA[Pengumuman Hasil Seleksi Tingkat Wilayah ON MIPA-PT Tahun 2013 Oleh Wahyu Ibrahim &#8211; 17 May 2013 Yth. Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan (daftar terlampir) Sehubungan dengan pelaksanaan Seleksi Tingkat Wilayah Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ON MIPA-PT) 2013, yang telah dilaksanakan secara serentak di Kopertis Wilayah [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<header>
<h4><a title="Pengumuman Hasil Seleksi Tingkat Wilayah ON MIPA-PT Tahun 2013" href="http://www.dikti.go.id/?p=9472&amp;lang=id">Pengumuman Hasil Seleksi Tingkat Wilayah ON MIPA-PT Tahun 2013</a></h4>
<div>
<div>Oleh Wahyu Ibrahim &#8211; 17 May 2013</div>
</div>
</header>
<p>Yth. Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan<br />
(daftar terlampir)</p>
<p>Sehubungan dengan pelaksanaan Seleksi Tingkat Wilayah Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ON MIPA-PT) 2013, yang telah dilaksanakan secara serentak di Kopertis Wilayah I-XII pada tanggal 29-30 April 2013, dan berdasarkan hasil penilaian tim juri masing-masing bidang yang dilaksanakan pada tanggal 1l-13 Mei 2013, dengan hormat kami sampaikan Hasil Seleksi Tingkat Wilayah ON MIPA-PT 2013 sebagai berikut (rincian terlampir):</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="39">
<p align="center">NO.</p>
</td>
<td width="326">
<p align="center">KOMPONEN/BIDANG</p>
</td>
<td width="100">
<p align="center">MATEMATIKA</p>
</td>
<td width="63">
<p align="center">FISIKA</p>
</td>
<td width="54">
<p align="center">KIMIA</p>
</td>
<td width="70">
<p align="center">BIOLOGI</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="39">
<p align="center">1</p>
</td>
<td width="326">Juara 1 dan 2 hasil Seleksi Tingkat Wilayah</td>
<td width="100">
<p align="center">24</p>
</td>
<td width="63">
<p align="center">24</p>
</td>
<td width="54">
<p align="center">24</p>
</td>
<td width="70">
<p align="center">24</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="39">
<p align="center">2</p>
</td>
<td width="326">Peserta yang memenuhi grade nilai pada Seleksi Tingkat Wilayah</td>
<td width="100">
<p align="center">20</p>
</td>
<td width="63">
<p align="center">25</p>
</td>
<td width="54">
<p align="center">25</p>
</td>
<td width="70">
<p align="center">24</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="39">
<p align="center">3</p>
</td>
<td width="326">Peserta terbaik dari PTS di masing-masing wilayah</td>
<td width="100">
<p align="center">11</p>
</td>
<td width="63">
<p align="center">11</p>
</td>
<td width="54">
<p align="center">11</p>
</td>
<td width="70">
<p align="center">12</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="39"></td>
<td width="326">
<p align="center">JUMLAH</p>
</td>
<td width="100">
<p align="center">55</p>
</td>
<td width="63">
<p align="center">60</p>
</td>
<td width="54">
<p align="center">60</p>
</td>
<td width="70">
<p align="center">60</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Peserta hasil Seleksi Tingkat Wilayah ON MIPA-PT 2013 tersebut ditambah dengan juara OSN-Pertamina dan juara ON MIPA-PT/wakil ke ajang internasional tahun lalu yang terdiri dari (rincian terlampir):</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top" width="39">
<p align="center">NO.</p>
</td>
<td valign="top" width="341">
<p align="center">KOMPONEN/BIDANG</p>
</td>
<td valign="top" width="101">
<p align="center">MATEMATIKA</p>
</td>
<td valign="top" width="54">
<p align="center">FISIKA</p>
</td>
<td valign="top" width="51">
<p align="center">KIMIA</p>
</td>
<td valign="top" width="65">
<p align="center">BIOLOGI</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="39">
<p align="center">1</p>
</td>
<td valign="top" width="341">Juara II dan III OSN-Pertamina Kategori Tiori tahun 2012</td>
<td width="101">
<p align="center">2</p>
</td>
<td width="54">
<p align="center">2</p>
</td>
<td width="51">
<p align="center">2</p>
</td>
<td width="65">
<p align="center">2</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="39">
<p align="center">2</p>
</td>
<td valign="top" width="341">Mahasiswa yang mewakili Indonesia dalam mengikuti kompetisi internasional (IMC) pada tahun sebelumnya jika masih memenuhi persyaratan.</td>
<td width="101">
<p align="center">5</p>
</td>
<td width="54">
<p align="center">-</p>
</td>
<td width="51">
<p align="center">-</p>
</td>
<td width="65">
<p align="center">-</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="39"></td>
<td valign="top" width="341">
<p align="center">JUMLAH</p>
</td>
<td valign="top" width="101">
<p align="center">7</p>
</td>
<td valign="top" width="54">
<p align="center">2</p>
</td>
<td valign="top" width="51">
<p align="center">2</p>
</td>
<td valign="top" width="65">
<p align="center">2</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>berhak untuk mengikuti Seleksi Tingkat Nasional ON MIPA-PT 2013 yang akan diselenggarakan pada tanggal 29 Mei s.d. 1 Juni 2013 di Jogjakarta, (undangan akan disampaikan kemudian).<br />
Mengenai biaya perjalanan mahasiswa dari perguruan tinggi (PP) dengan kelas ekonomi, dan akomodasi serta konsumsi selama kegiatan Seleksi Tingkat Nasional ON MIPA-PT 2013 akan ditanggung oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ditjen Pendidikan Tinggi.<br />
Atas perhatian Saudara, kami mengucapkan terima kasih.</p>
<p>Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan</p>
<p>TTD</p>
<p>Illah Sailah<br />
NIP 195805211982112001</p>
<p>Tembusan:<br />
1. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi<br />
2. Koordinator Kopertis Wilayah I-XII</p>
<p><strong><a href="http://img.dikti.go.id/wp-content/uploads/2013/05/pengumuman-ON-MIPA-tingkat-wilayah-15Mei-2013.pdf" target="_blank">surat Pengumuman Hasil Seleksi Tingkat Wilayah ON MIPA-PT Tahun 2013</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/17/pengumuman-hasil-seleksi-tingkat-wilayah-on-mipa-pt-tahun-2013.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Potong Anggaran Rp 24,6 Triliun utk Seluruh K/L, Kecuali Anggaran Kemendikbud &amp; Kemenag</title>
		<link>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/17/pemerintah-potong-anggaran-rp-246-triliun-utk-seluruh-kl-kecuali-anggaran-kemendikbud-kemenag.html</link>
		<comments>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/17/pemerintah-potong-anggaran-rp-246-triliun-utk-seluruh-kl-kecuali-anggaran-kemendikbud-kemenag.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 00:08:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Media]]></category>
		<category><![CDATA[Info Penting]]></category>
		<category><![CDATA[Defisit APBN 2013 Rp 80.4 Triliun]]></category>
		<category><![CDATA[Guna menjaga defisit APBN 2013]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Memotong Anggaran 2013 utk Seluruh K/L]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kopertis12.or.id/?p=26912</guid>
		<description><![CDATA[Pemerintah Potong Anggaran Rp 24,6 Triliun, Pemotongan Diserahkan Masing-Masing K/L Oleh : Desk Informasi Setkab Kamis, 16 Mei 2013 &#8211; 09:49 WIB Guna menjaga defisit anggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013 pada angka 2,48 persen, pemerintah akan melakukan pemotongan anggaran seluruh Kementerian dan Lembaga (K/L) sebesar Rp24,6 [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h4><a title="Pemerintah Potong Anggaran Rp 24,6 Triliun, Pemotongan Diserahkan Masing-Masing K/L" href="http://www.setkab.go.id/berita-8668-pemerintah-potong-anggaran-rp-246-triliun-pemotongan-diserahkan-masing-masing-kl.html"><strong>Pemerintah Potong Anggaran Rp 24,6 Triliun, Pemotongan Diserahkan Masing-Masing K/L</strong></a></h4>
<p><strong>Oleh : Desk Informasi Setkab</strong></p>
<p><img class="alignnone" alt="" src="http://www.setkab.go.id/media/article/images/2013/05/16/h/a/hatta_--_rakor_perekonomian.jpg" width="584" height="383" /></p>
<p><strong>Kamis, 16 Mei 2013 &#8211; 09:49 WIB</strong><br />
Guna menjaga defisit anggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013 pada angka 2,48 persen, pemerintah akan melakukan pemotongan anggaran seluruh Kementerian dan Lembaga (K/L) sebesar Rp24,6 triliun. Rencana ini disampaikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa usai rapat kerja Kebijakan Penghematan dan Pengendalian Anggaran K/L Tahun Anggaran 2013, di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (15/5).</p>
<p>Menko Perekonomian juga mengatakan akan melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi untuk menjaga defisit. Selain itu, pemerintah juga akan merubah asumsi-asumsi makro seperti lifting, nilai kurs rupiah, dan kuota.</p>
<p>“Perubahan-perubahan asumsi inilah yang kemudian kita lakukan perubahan terhadap APBN-P kita, termasuk kita secara realistis melakukan koreksi terhadap pertumbuhan kita yang 6,8 persen menjadi 6,2-6,4 persen,” ungkap Hatta.</p>
<p><strong>Diserahkan Masing-Masing K/L</strong></p>
<p>Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Herry Purnomo mengatakan ada <strong>dua kementerian yang tidak terkena pemotongan anggaran belanja yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama.</strong></p>
<p>“Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan karena berkaitan dengan pendidikan, <strong>anggaran pendidikan 20%  tidak dipotong</strong> dan khusus Kementerian Agama kalau  untuk fungsi non pendidikan, itu nanti juga akan kita akan usahakan dipotong,” ujar Hery.</p>
<p>Herry juga menyebutkan,  ada <strong>delapan  K/L</strong> yang anggarannya dipotong lebih dari  Rp 1 triliun di antaranya  Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Kementerian ESDM, Kementerian Pertanian, Kementerian Pertahanan, dan  Kementerian Dalam Negeri.</p>
<p>Berdasarkan data Ditjen Anggaran, <strong>Kementerian yang paling tinggi terkena pemotongan anggaran</strong> adalah <strong>Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebesar Rp 6,15 triliun</strong>, Kementerian Perhubungan Rp 2,63 triliun, Kementerian Kesehatan Rp 1,90 triliun, Kementerian ESDM  Rp 1,49 triliun, Kementerian Pertanian Rp 1,44 triliun, Kementerian Pertahanan Rp 1,39 triliun, dan Kementerian Dalam Negeri  Rp 1,23 triliun.</p>
<p>Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Herry Purnomo menegaskan,  bahwa pemotongan itu <strong>tidak mengurangi biaya tetap</strong> berupa belanja pegawai dan belanja barang operasional penyelenggaraan kantor, pemotongan juga hanya dilakukan terhadap anggaran yang bersumber dari Rupiah Murni (RM) dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) (sejauh tidak menghambat pencapaian target pemerintah dan kinerja).</p>
<p>“Untuk teknis pemotongan dilakukan dengan pemblokiran anggaran oleh masing-masing K/L (self blocking) yang selanjutnya disulkan kepada Kementerian Keuangan melalui Dirjen Anggaran untuk dilakukan pemblokiran RKA-KL/DIPA,” ungkap Herry.</p>
<p>Pemotongan anggaran ini selanjutkan akan dituangkan dalam <strong>RUU APBN-P 2013</strong> yang diajukan Pemerintah ke DPR-RI untuk disahkan dalam <strong>UU APBN-P 2013</strong>.  <strong>(Kemenko Perekonomian/ES)</strong></p>
<p><img class="alignnone" alt="" src="http://www.bisnis.com/thumb/300x225/0/uploads/images/130417_defisist.jpeg" width="275" height="183" /></p>
<h4><a title="Defisit Rp 80,4 Triliun" href="http://cetak.kompas.com/read/2013/05/17/02585427/defisit..rp.804.triliun">Defisit Rp 80,4 Triliun</a></h4>
<h4>Pengelolaan Anggaran Ganjil</h4>
<p><strong>Jumat, 17 Mei 2013   Kompas Cetak</strong></p>
<p>YOGYAKARTA, KOMPAS &#8211; Target defisit pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2013 melebar Rp 80,4 triliun dari rencana semula. Hal itu disebabkan target penerimaan turun Rp 41,4 triliun, sedangkan belanja membengkak Rp 39 triliun. Dengan demikian, defisit menjadi Rp 233,7 triliun atau 2,48 persen dari produk domestik bruto.</p>
<p>Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa di Yogyakarta, Kamis (16/5), menyatakan, pemerintah telah menyiapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) Tahun 2013. Dalam waktu dekat, materinya akan disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat.</p>
<p>Dalam RAPBN-P Tahun 2013, penerimaan negara direvisi turun Rp 41,4 triliun atau menjadi Rp 1.488 triliun. Belanja negara membengkak Rp 39 triliun atau menjadi Rp 1.772 triliun.</p>
<p>Rencana defisit sebelumnya adalah Rp 153,3 triliun atau 1,65 persen dari produk domestik bruto (PDB). Artinya, target defisit melebar Rp 80,4 triliun.</p>
<p>Merosotnya target penerimaan negara sebesar Rp 41,1 triliun, menurut Hatta, akibat target pajak diturunkan Rp 54 triliun menjadi Rp 1.139 triliun. Penerimaan negara bukan pajak (PNBP) naik Rp 12,5 triliun menjadi Rp 344,5 triliun.</p>
<p>Penggelembungan belanja senilai Rp 39 triliun disumbang antara lain oleh pembengkakan subsidi bahan bakar minyak (BBM) berikut program kompensasi serta bertambahnya anggaran pendidikan.</p>
<p>Ekonom Faisal Basri di Jakarta, menyatakan, RAPBN-P 2013 adalah potret ganjilnya sistem pengelolaan anggaran di Indonesia. Di satu sisi, pemerintah harus menekan anggaran belanja karena subsidi BBM mau tidak mau membengkak. Ini antara lain dilakukan melalui pemotongan belanja kementerian dan lembaga yang ditargetkan mencapai Rp 24,6 triliun. Langkah lainnya adalah menaikkan harga Premium dan solar dari Rp 4.500 per liter menjadi Rp 6.500 per liter dan 5.500 per liter.</p>
<p>Namun di sisi lain, pemerintah terpaksa menambah anggaran belanja karena adanya ketentuan undang-undang. Salah satunya adalah anggaran pendidikan yang diamanatkan UUD 1945 mengambil porsi 20 persen dari total belanja negara.</p>
<p><strong>Tidak maksimal</strong></p>
<p>Pemotongan anggaran belanja kementerian dan lembaga, menurut Faisal, tidak akan mudah. Alasannya, anggaran sudah berjalan hampir satu semester. Sementara anggaran pendidikan, tiba-tiba bertambah. Padahal, programnya belum ada.</p>
<p>”Ini konsekuensi dari terlambatnya antisipasi pemerintah. Konsekuensi berikutnya APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) berubah. Ujung-ujungnya, penyerapan anggaran kecil atau kalaupun dipaksakan akan menjadi asal-asalan. Jadi efek anggaran terhadap ekonomi menjadi tidak maksimal,” kata Faisal.</p>
<p>Sehari sebelumnya, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Herry Purnomo memaparkan, dari total pagu anggaran belanja kementerian dan lembaga negara senilai Rp 594 triliun, yang menjadi basis pemotongan adalah Rp 269,3 triliun. Pemotongan yang mungkin dilakukan adalah 9,1 persen dari basis tersebut atau Rp 24,6 triliun.</p>
<p>Sasaran pemotongan adalah belanja barang non-operasional dan nonprioritas. Belanja modal bisa dipotong selagi belum menjadi prioritas. Anggaran yang masih diblokir bisa dipotong. Demikian pula dengan anggaran untuk seminar, perjalanan dinas, honor, rapat di luar kantor, dan iklan, sisa lelang dari kegiatan swakelola.</p>
<p>Prinsipnya, kata Herry, pemotongan tidak mengurangi kebutuhan biaya tetap seperti belanja pegawai dan belanja barang operasional penyelenggaraan kantor. Pemotongan juga tidak mengurangi alokasi anggaran pendidikan sebanyak 20 persen dari total anggaran belanja negara.</p>
<p>Pemotongan juga tidak boleh mengurangi kebutuhan anggaran pendamping untuk pinjaman luar negeri. Hal itu juga tidak boleh mengurangi alokasi PNBP badan layanan umum (BLU), penerimaan pinjaman dan/atau hibah luar negeri (PHLN), pinjaman dan/atau hibah dalam negeri (PHDN), dan surat berharga syariah nasional (SBSN).</p>
<p>”Pemotongan dilakukan terhadap anggaran yang bersumber dari rupiah murni dan PNBP tertentu. Pemotongan dilakukan masing-masing kementerian dan lembaga,” kata Herry. (LAS)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/17/pemerintah-potong-anggaran-rp-246-triliun-utk-seluruh-kl-kecuali-anggaran-kemendikbud-kemenag.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penjelasan Mendikbud: PP Nomor 32 Tahun 2013 Tidak Serta Merta Hapus UN SD</title>
		<link>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/17/penjelasan-mendikbud-pp-nomor-32-tahun-2013-tidak-serta-merta-hapus-un-sd.html</link>
		<comments>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/17/penjelasan-mendikbud-pp-nomor-32-tahun-2013-tidak-serta-merta-hapus-un-sd.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 May 2013 23:44:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Media]]></category>
		<category><![CDATA[Penghapusan UN SD]]></category>
		<category><![CDATA[PP Nomor 32 Tahun 2013]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kopertis12.or.id/?p=26907</guid>
		<description><![CDATA[PP Nomor 32 Tahun 2013 Tidak Serta Merta Hapus UN SD 05 /16/2003 Yogyakarta &#8212; Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan yang telah ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 7 Mei 2013, tidak serta merta menghapus Ujian [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h4><a title="PP Nomor 32 Tahun 2013 Tidak Serta Merta Hapus UN SD" href="http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/1336">PP Nomor 32 Tahun 2013 Tidak Serta Merta Hapus UN SD</a></h4>
<div><img title="" alt="" src="http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/sites/default/files/imagecache/480w_x_320h/1mendikbud-dan-anakSD_0.jpg" width="480" height="320" /></div>
<div></div>
<div><strong>05 /16/2003</strong></div>
<div>
<div>
<p>Yogyakarta &#8212; Peraturan Pemerintah Nomor <strong><a title=" 32 Tahun 2013" href="http://sipuu.setkab.go.id/PUUdoc/173768/PP0322013.pdf">32 Tahun 2013</a></strong> tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan yang telah ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 7 Mei 2013, <strong>tidak serta merta menghapus Ujian Nasional jenjang SD</strong>.</p>
<p>Ini ditegaskan Mendikbud Mohammad Nuh, berkait dengan pemberitaan di beberapa media massa yang menyimpukan PP Nomor 32 itu telah menghapus pelaksanaan UN jenjang SD dan sederajat. &#8220;PP tersebut tidak serta merta menghapus UN tingkat SD/MI/SDLB dan sederajat. Mohon dibaca hati-hati,&#8221; katanya.</p>
<p>Mohammad Nuh usai apel akbar dalam rangka memperingati hari lahir Nahdatul Ulama (NU) ke-90 di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Rabu (15/5) mengatakan, dalam PP tersebut, disebutkan pemerintah menugaskan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) untuk menyelenggarakan ujian nasional yang diikuti peserta didik pada setiap satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar dan menengah, dan jalur nonformal kesetaraan.</p>
<p>&#8220;Itu bunyi Pasal 67 ayat (1). Pasal yang sama ayat (1a) menyebutkan, ujian nasional untuk satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar sebagaimana dimaksud, dikecualikan untuk SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat. Ayat 1a-nya dikecualikan. Artinya bisa jadi pengertiannya itu, yang menyelenggarakannya bukan lagi BSNP. Sekarang itu kan yang dominan, soal untuk UN SD dikembangkan oleh provinsi 75 persen, dan 25 persen dari pusat. Kita berikan kisi-kisinya,&#8221; katanya menjelaskan.</p>
<p><strong>Konvensi </strong></p>
<p>Menurut Nuh, nasib pelaksanaan UN akan ditentukan melalui konvensi nasionai. Konvensi pendidikan direncanakan digelar September 2013. &#8220;Jadi, nasib ujian nasional akan ditentukan nanti melalui konvensi. Jika setiap tahun selalu saja ramai mempermasalahkan ujian nasional, bisa habis energi,&#8221; katanya.</p>
<p>Nuh mengatakan, perlu pencermatan dalam mengartikan kalimat dalam peraturan tersebut. &#8220;Memang ada pengecualian, tetapi bisa saja bukan BSNP yang menyelenggarakan ujian nasional,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Karena itu, kata Mendikbud, nasib UN tunggu saja nanti hasil konvensi nasional. “Jika dihapus maka apa gantinya. Atau jika dipertahankan, bagaimana pelaksanaannya,&#8221; ujarnya. Ditanya soal wacana penghapusan UN tingkat Sekolah Dasar (SD), Nuh mengatakan, itu juga ditentukan pada konvensi nasional. Dia menyebut Pasal 72 Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) jelas menerangkan soal itu.</p>
<p>Dalam kesempatan yang terpisah, Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kemdikbud, Ibrahim Bafadal mengatakan, meski UN ini ditiadakan, bukan berarti tidak ada alat evaluasi bagi anak-anak yang duduk di bangku SD untuk ke jenjang selanjutnya. &#8220;Benar ada PP tersebut. Tapi bukan berarti UN hilang lalu tidak ada ujian sama sekali. Bukan seperti itu,&#8221; katanya. (DM)</p>
<p><strong>Sumber: Website <a title="Kemdikbud" href="http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/1336">Kemdikbud</a></strong></p>
<p>Yang menarik, tulisan di bawah ini berasal dari <strong>desk informasi Setkab</strong>:</p>
<p><strong><a href="http://www.setkab.go.id/berita-8631-mulai-tahun-ajaran-20132014-pemerintah-hapus-ujian-nasional-sd.html">Mulai Tahun Ajaran 2013/2014, Pemerintah Hapus Ujian Nasional SD</a></strong></p>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/17/penjelasan-mendikbud-pp-nomor-32-tahun-2013-tidak-serta-merta-hapus-un-sd.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seminar Menuju Standarisasi Layanan Elearning di Perguruan Tinggi</title>
		<link>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/17/seminar-menuju-standarisasi-layanan-elearning-di-perguruan-tinggi.html</link>
		<comments>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/17/seminar-menuju-standarisasi-layanan-elearning-di-perguruan-tinggi.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 May 2013 22:25:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seminar/Konferensi]]></category>
		<category><![CDATA[ComLabs USDI ITB]]></category>
		<category><![CDATA[Standarisasi Layanan E-Learning di Perguruan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Technoedupreneur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kopertis12.or.id/?p=26899</guid>
		<description><![CDATA[TECHNOEDUPRENEUR 2013 SEMINAR MENUJU STANDARISASI LAYANAN ELEARNING DI PERGURUAN TINGGI Dalam era serba digital ini, E-learning bagai primadona di dunia pendidikan. E-learning banyak dijumpai diterapkan di universitas. Dalam penerapannya di lapangan, tidak jarang ditemui kebingungan tentang fungsi dan bagaimana implementasi E-learning itu sendiri. E-learning banyak disalahpahami sebagai kegiatan “sekedar” mengubah [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div id="content">
<div>
<section id="main">
<article>
<header>
<div>
<p><b>TECHNOEDUPRENEUR 2013</b></p>
</div>
<h4><a title="SEMINAR MENUJU STANDARISASI LAYANAN ELEARNING DI PERGURUAN TINGGI" href="http://technoedupreneur.itb.ac.id/seminar-menuju-standarisasi-layanan-elearning-di-perguruan-tinggi/">SEMINAR MENUJU STANDARISASI LAYANAN ELEARNING DI PERGURUAN TINGGI</a></h4>
<p><img class="alignnone" alt="" src="https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQm5EFbA-R_BbZpoUn7ygxkQxh5OBa-tvYizPcz4qqvgkrCXz56" width="392" height="129" /></p>
</header>
<section>Dalam era serba digital ini, E-learning bagai primadona di dunia pendidikan. E-learning banyak dijumpai diterapkan di universitas. Dalam penerapannya di lapangan, tidak jarang ditemui kebingungan tentang fungsi dan bagaimana implementasi E-learning itu sendiri. E-learning banyak disalahpahami sebagai kegiatan “sekedar” mengubah konten pembelajaran menjadi digital. Padahal, banyak metodologi yang dapat dosen terapkan sesuai dengan karakter bahan ajar yang akan disampaikan. Dengan metodologi E-learning yang tepat, dosen dapat meningkatkan kualitas pembelajarannya. Pada akhirnya hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas personal mahasiswa, bahkan kelompok, hingga universitas.Di Indonesia elearning belum memiliki suatu standar layanan yang baku sehingga tidak jarang terdapat berbagai kesalahan persepsi dalam penyelenggaraan di lapangan, oleh karena itu perlu disusun suatu standar layanan penyelenggaraan elearning yang tepat diterapkan oleh institusi perguruan tinggi.</p>
<p><strong>PARTISIPAN</strong></p>
<ul>
<li>Rektor</li>
<li>Dekan</li>
<li>Dosen</li>
<li>Praktisi pendidikan</li>
</ul>
<p><strong>WAKTU DAN TEMPAT ACARA</strong></p>
<p>Hari/Tanggal             : <strong>Kamis, 30 Mei 2013</strong></p>
<p>Tempat                       : <strong>Auditorium Campus Center Timur ITB. Jalan Ganesha 10 Bandung</strong></p>
<div align="center">
<table width="624" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="104">
<p align="center"><b>Pukul</b></p>
</td>
<td width="179">
<p align="center"><b>Kegiatan</b></p>
</td>
<td width="340">
<p align="center"><b>Pengisi</b></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="104">08.30-09.00</td>
<td width="179">Registrasi Ulang Peserta</td>
<td width="340">Panitia</td>
</tr>
<tr>
<td width="104">09.00-12.00</td>
<td width="179">Talkshow: “<b>Menuju Standarisasi Layanan<br />
E-Learning di Perguruan Tinggi”</b></td>
<td width="340">Narasumber 1: Bapak Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc. (Dirjen Dikti)*Narasumber 2: Bapak Ir. Budi Rahardjo, MSc., PhD*Narasumber 3: Bapak Arief Bahtiar, ST. MT.Moderator: Asep Sufyan Tsauri</p>
<p><b> </b></td>
</tr>
<tr>
<td width="104">12.00-12.15</td>
<td width="179">Penutupan</td>
<td width="340">Panitia</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<h4></h4>
<h4><a title="REGISTRASI SEMINAR" href="http://technoedupreneur.itb.ac.id/seminar-menuju-standarisasi-layanan-elearning-di-perguruan-tinggi/"><strong>REGISTRASI SEMINAR</strong></a></h4>
</section>
</article>
<div id="comments">
<p><strong>Hubungi kami di:</strong></p>
<p>Comlabs ITB</p>
<p>Jl. Ganesha 10 Bandung 40132</p>
<p>Website: <strong><a href="http://technoedupreneur.itb.ac.id/">http://technoedupreneur.itb.ac.id/</a></strong></p>
<p>Email: <strong>sobari@comlabs.itb.ac.id</strong></p>
</div>
</section>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/17/seminar-menuju-standarisasi-layanan-elearning-di-perguruan-tinggi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hasil seleksi wawancara Beasiswa Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional (Sandwich-like) 2013</title>
		<link>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/16/hasil-seleksi-wawancara-beasiswa-peningkatan-kualitas-publikasi-internasional-sandwich-like-2013.html</link>
		<comments>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/16/hasil-seleksi-wawancara-beasiswa-peningkatan-kualitas-publikasi-internasional-sandwich-like-2013.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 May 2013 14:27:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fitri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diktendik (Ditnaga)]]></category>
		<category><![CDATA[Hasil Wawancara Beasiswa PKPI]]></category>
		<category><![CDATA[Pengumuman Diktendik 2013]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kopertis12.or.id/?p=26896</guid>
		<description><![CDATA[Hasil seleksi wawancara Beasiswa Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional (Sandwich-like) tahun 2013 Oleh Septien Prima &#8211; 16 May 2013 Nomor       : 699/E4.4/2013                                                                            15 Mei 2013 Lampiran   :        lembar Hal             : Hasil seleksi wawancara Beasiswa Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional (Sandwich-like) tahun 2013. Kepada Yth. Direktur Program/Dekan Sekolah Pascasarjana Penyelenggara Program Sandwich-like [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h4><a title="Hasil seleksi wawancara Beasiswa Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional (Sandwich-like) tahun 2013" href="http://www.dikti.go.id/?p=9467&amp;lang=id"><strong>Hasil seleksi wawancara Beasiswa Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional (Sandwich-like) tahun 2013</strong></a></h4>
<header>
<div>
<div>Oleh Septien Prima &#8211; 16 May 2013</div>
<div></div>
</div>
</header>
<p>Nomor       : 699/E4.4/2013                                                                            15 Mei 2013<br />
Lampiran   :        lembar<br />
Hal             : Hasil seleksi wawancara Beasiswa Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional <em>(Sandwich-like)</em> tahun 2013.</p>
<p><strong>Kepada Yth.<br />
Direktur Program/Dekan Sekolah Pascasarjana<br />
Penyelenggara Program <em>Sandwich-like</em> tahun 2013<br />
(terlampir )</strong></p>
<p>Merujuk surat kami nomor 487/E4.4/2013 tanggal 09 April 2013 perihal wawancara Beasiswa Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional<em> (Sandwich-like)</em> tahun 2013, dan berdasarkan hasil seleksi wawancara yang dilaksanakan oleh Ditjen Pendidikan Tinggi bersama-sama dengan Pascasarjana beberapa waktu yang lalu, dengan ini kami sampaikan  pengumuman hasil wawancara tersebut yang dinyatakan lulus seleksi <strong>(lampiran 1)</strong>, yang harus melengkapi berkas <strong>(lampiran 2)</strong>, dan belum lulus seleksi <strong>(lampiran 3)</strong> sebagai penerima beasiswa Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional <em>(Sandwich-like)</em> tahun 2013 (terlampir).</p>
<p>Bagi peserta yang masuk dalam Lampiran 2 diharapkan segera melengkapi berkas sesuai yang kami minta sebelum tanggal <strong>5 Juni 2013</strong>.</p>
<p>Selanjutnya bagi peserta yang dinyatakan lulus agar segera melengkapi persyaratan keberangkatan ke luar negeri sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Surat ijin melaksanakan kegiatan program Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional <em>(Sandwich-like)</em>luar negeri dari Direktur Program/Dekan Sekolah Pascasarjana;
<ol>
<li>LoA terbaru;</li>
<li>Daftar Riwayat Hidup (4 rangkap);</li>
<li>Pasfoto berwarna ukuran 4×6 (8 lembar);</li>
<li>Permohonan paspor dinas (4 rangkap);</li>
<li>Rencana keberangkatan (tanggal keberangkatan,mulai s.d. selesai);</li>
</ol>
</li>
<li>Rencana biaya resmi dari perguruan tinggi tujuan (tidak dibuat sendiri oleh masing-masing peserta).</li>
</ol>
<p>Seluruh kelengkapan dokumen keberangkatan ke luar negeri dikirim/disampaikan paling lambat tanggal <strong>28 Mei 2013</strong>, dengan alamat :</p>
<p><strong>Kasubdit Kualifikasi<br />
Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Ditjen Pendidikan Tinggi<br />
Kompleks Kemdikbud, Gedung D Lt. 5,<br />
Jalan Jenderal Sudirman, Pintu Satu-Senayan, Jakarta</strong></p>
<p>Selain itu, perlu kami sampaikan bahwa :</p>
<ol>
<li>Seluruh pengurusan kelengkapan berkas (dokumen) keberangkatan ke luar negeri peserta, agar dikoordinir oleh Program/Sekolah Pascasarjana,</li>
<li>Ditjen Pendidikan Tinggi hanya akan melayani penyelesaian urusan berkas keberangkatan peserta yang dinyatakan lulus melalui petugas Pascasarjana yang ditunjuk dan tidak melayani permintaan perorangan.</li>
</ol>
<p>Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.</p>
<p>Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan</p>
<p><strong>Supriadi Rustad</strong><br />
NIP. 19600104 198703 1 002</p>
<p>Tembusan:</p>
<ol>
<li>Dirjen Dikti (sebagai laporan)</li>
<li>Kasubdit Kualifikasi</li>
</ol>
<p><strong>Unduh <a href="http://www.dikti.go.id/wp-content/uploads/2013/05/Hasil-Seleksi-Wawancara-Beasiswa-PKPI-Sandwich-Like-Tahun-2013.pdf">Surat Hasil Seleksi Wawancara Beasiswa PKPI Tahun 2013</a></strong></p>
<p><strong>Unduh <a href="http://www.dikti.go.id/wp-content/uploads/2013/05/Lampiran-Hasil-Wawancara-PKPI-2013.pdf">Lampiran Hasil Wawancara PKPI 2013</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kopertis12.or.id/2013/05/16/hasil-seleksi-wawancara-beasiswa-peningkatan-kualitas-publikasi-internasional-sandwich-like-2013.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- This Quick Cache file was built for (  www.kopertis12.or.id/feed ) in 0.80240 seconds, on May 19th, 2013 at 8:59 am UTC. -->
<!-- This Quick Cache file will automatically expire ( and be re-built automatically ) on May 19th, 2013 at 12:59 pm UTC -->
<!-- +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ -->
<!-- Quick Cache Is Fully Functional :-) ... A Quick Cache file was just served for (  www.kopertis12.or.id/feed ) in 0.00060 seconds, on May 19th, 2013 at 11:37 am UTC. -->