UI Raih Predikat Universitas dengan Publikasi Terbanyak di Sinta Awards 2018

UI Raih Predikat Universitas dengan Publikasi Terbanyak di Sinta Awards 2018
Sinta Awards 2018 yang diselenggarakan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Rabu 4 Juli 2018. ( Foto: ist )

Yudo Dahono /Rabu, 4 Juli 2018 | 19:18 WIB

Jakarta – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristek Dikti) memberikan Sinta Awards 2018, Rabu (4/7). Sinta merupakan singkatan dari Science and Technology Index yang dilakukan oleh Kemristek Dikti guna mendata jumlah publikasi dan sitasi publikasi ilmiah nasional dan internasional dosen dan peneliti dari berbagai institusi.

Melalui Sinta dapat dipetakan kepakaran dan dilakukan pemeringkatan kinerja penulis, institusi dan jurnal terbaik Indonesia.

Setelah meluncurkan Sinta terbaru versi 2.0 pada 2017 lalu, Kemristek Dikti memberikan Sinta Awards 2018 pada Rabu (4/7). Universitas Indonesia tercatat sebagai perguruan tinggi negeri (PTN) yang paling banyak menghasilkan publikasi ilmiah. Berdasarkan skor Sinta selama tiga tahun (sejak 2016) UI telah menghasilkan 3.284 publikasi. Sementara itu dari skor Sinta secara keseluruhan, UI juga berada di urutan teratas dengan 42.850 publikasi.

Wakil Rektor III Bidang Riset dan Inovasi Univesitas Indonesia Prof. Dr.rer.nat. Rosari Saleh menyambut pencapaian UI pada Sinta Awards 2018 ini. Menurut Rosari, UI telah melakukan upaya perbaikan sejak 2015 guna memperbaiki kinerja riset serta inovasi.

“Effort UI telah dimulai dari 2015-2016 dengan mengevaluasi kinerja riset dan inovasi UI yang telah berjalan sebelumnya. Dari evaluasi tersebut terlihat beberapa hal yang perlu perbaikan serta potensi-potensi yang dapat mendorong pertumbuhan publikasi UI. Pada tahap awal yang dimulai pada tahun 2016 adalah pembudayaan riset di mana sivitas akademika UI didorong untuk dapat melakukan publikasi hasil risetnya secara internasional. Dengan memakai database Scopus sebagai acuan, UI mengeluarkan beberapa kebijakan strategis untuk membantu proses publikasi,” jelas Rosari.

“Sinta Award yang diterima UI akan menjadi motivasi dan dalam meningkatkan kinerja riset dan inovasi UI di masa mendatang di mana UI memiliki visi untuk menjadi salah pusat ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan yang unggul dan berdaya saing baik di tingkat nasional, regional dan dunia. Secara khusus Sinta Award ini menjadi bukti nyata bahwa sivitas akademika UI siap untuk memberikan kemampuan terbaiknya bagi almamater tercinta.”

Lebih lanjut Rosari yang masuk sebagai salah satu penulis teratas di Sinta – urutan ke-10 sejak tahun 2016 serta berada di peringkat ke-22 di peringkat Sinta secara keseluruhan – menyatakan bahwa UI akan melakukan pendampingan secara menyeluruh sehingga publikasi dari UI dapat terjaga hingga terbit dan akhirnya terindeks di dalam Scopus.

“UI melakukan pendampingan secara komprehensif baik di level Fakultas maupun Universitas untuk menjaga mutu luaran hingga terbit dan terindeks di Scopus. Sinergi yang tercipta antara pengampu kebijakan tingkat Fakultas dan Universitas untuk mendorong publikasi sivitas akademika UI adalah kunci peningkatan jumlah publikasi UI yang signifikan pada tahun 2017,” pungkas Rosari.

Sumber: BeritaSatu.com
Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tags

 

Artikel Terkait :

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 

You must be logged in to post a comment.