Kriteria Penetapan Kelulusan CPNS 2013

Kebetulan ada adik peserta CPNS menanya kriteria penetapan kelulusan CPNS, sudah saya tanggapi sekalian share aja:

Tes Kompetensi Bidang (TKB) meliputi:
– tes substansi (secara tertulis sekitar 2 jam),
– psikotes
– wawancara
ketiga tes ini bisa dilaksanakan di hari yang sama atau dibagi dalam dua hari. Penentuan nilai TKB didasarkan pada hasil nilai kumulatif. Penetapan kelulusan TKB dilakukan oleh Pejabat Biro Kepegawaian Kemdikbud berdasarkan urutan dari peringkat tertinggi sesuai dengan jumlah formasi yang ditetapkan.

Dasar hukum penetapan kelulusan:
Kelulusan TKB
Penetapan Kelulusan TKB diatur dalam Perka BKN no. 9 Tahun 2012 yang merupakan juknis pengadaan cpns 2012 dan 2013
Hal 16 butir (6)
a.Penetapan kelulusan TKB dilakukan oleh PPK (pejabat pembina kepegawaian) berdasarkan urutan dari peringkat tertinggi sesuai dengan jumlah formasi yang ditetapkan.
b. Apabila dalam penetapan urutan dari peringkat tertinggi terjadi nilai yang sama, maka penetapan kelulusan TKB dengan mempertimbangkan masa kerja.
c. Hasil TKB berdasarkan urutan dari peringkat tertinggi sesuai dengan jumlah dan kualifikasi formasi yang ditetapkan, dijadikan dasar untuk menentukan tenaga honorer yang dinyatakan lulus seleksi

Penetapan hasil akhir kelulusan CPNS:
Penetapan kelulusan hasil akhir cpns telah diatur dalam Permenpan no. 24 tahun 2013 atau di SINI tentang KEBIJAKAN TAMBAHAN ALOKASI FORMASI DAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL TAHUN 2013, Permenpan ini menjadi panduan Panselnas dalam penetapan hasil akhir cpns 2013
Untuk cpns jalur pelamar umum ada dijelaskan di halaman 19
Penentuan kelulusan CPNS
a. Prinsip penentuan kelulusan didasarkan pada nilai ambang batas kelulusan (passing grade),
b. Apabila jumlah yang memenuhi nilai ambang batas kelulusan (passing grade) melebihi jumlah formasi jabatan yang telah ditetapkan, maka penetapan kelulusan berdasarkan rangking nilai tertinggi secara berurutan sesuai dengan jumlah formasi masing-masing jabatan;

c. Bagi Instansi yang hanya melakukan tes kompetensi dasar maka kriteria penentuan kelulusan peserta tes sebagai
berikut :
1) Berdasarkan pemenuhan, nilai ambang batas (passinggrade), dan apabila peserta seleksi yang memenuhi nilai passing grade melebihi jumlah formasi pada suatu jabatan maka penentuan kelulusan didasarkan ranking tertinggi secara berurutan sampai jumlah formasi yang
telah ditetapkan.
2) Apabila dalam batas jumlah formasi terdapat peserta yang memiliki jumlah nilai yang sama maka penentuan kelulusan didasarkan pada nilai yang lebih tinggi pada nilai tes karakteristik pribadi, tes intelegensia umum dan tes wawasan kebangsaan secara berurutan.

d. Bagi Instansi yang melakukan tes kompetensi dasar dan teskompetensi bidang maka kriteria penentuan kelulusan
peserta tes sebagai berikut:
1) Berdasarkan peringkat nilai (ranking) tertinggi dari nilai gabungan antara nilai tes kompetensi dasar dengan bobot 60% dan nilai tes kompetensi bidang dengan bobot 40% sesuai dengan jumlah alokasi formasi.
2) Apabila dalam batas jumlah alokasi formasi pada suatu jabatan terdapat peserta yang memiliki jumlah nilai yang sama, maka penentuan kelulusan didasarkan pada nilai yang lebih tinggi pada nilai tes kompetensi dasar.
3) Apabila nilai tes kompetensi dasar peserta memiliki nilai yang sama, maka penentuan kelulusan didasarkan pada nilai yang lebih tinggi pada nilai tes karakteristik pribadi, tes intelegensia umum dan tes wawasan kebangsaan secara berurutan.
e. Penetapan dan pengumuman hasil seleksi bagi peserta harus sesuai dengan formasi jabatan, kualifikasi pendidikan dan tidak melebihi jumlah setiap formasi jabatan sesuai dengan yang ditetapkan/disetujui oleh Menteri PANRB;

Ini zaman transparensi, bacalah pedoman pengadaan cpns baik-baik, kalo ada yang sesuai kalo memiliki pembuktian silakan MELAPOR ke http://www.bpkp.go.id/pengaduancpns.bpkp agar pengumuman hasil yang meragukan diusut tuntas.

Semoga bermanfaat,
salam, Fitri.