1 ) Mendikbud Minta Uang Kuliah Tunggal Disosialisasikan
http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/06/16480213/Mendikbud.Minta.Uang.Kuliah.Tunggal.Disosialisasikan

Senin, 6 Mei 2013 | 16:48 WIB
SEMARANG, KOMPAS.com – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) diminta untuk melakukan sosialisasi Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada perguruan tinggi negeri yang menjadi sasaran. Hal ini untuk mengantisipasi salah paham pada mahasiswa yang memang harus membayar UKT. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa UKT ini justru akan memudahkan mahasiswa dalam hal pembiayaan nantinya. Pasalnya dengan UKT ini, seorang mahasiswa hanya tinggal membayar sekali saja tiap semester dan tidak lagi ada uang pangkal. “Siapa yang bilang dengan adanya UKT malah akan menyusahkan. Justru ini diambil agar memudahkan mahasiswa,” kata Nuh saat dialog bersama dengan mahasiswa Universitas Negeri Semarang, Semarang, Sabtu (4/5/2013).”Biasanya kan ada uang pangkal, uang bangunan, uang wisuda dan praktikum bayar lagi. kami mengumpulkan semua tarikan itu untuk dijadikan UKT,” imbuh Nuh.

…dst

2 ) Mendikbud: Please, Don’t Touch Education…
http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/06/10390036/Mendikbud.Please.Dont.Touch.Education.

Senin, 6 Mei 2013 | 10:39 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh meminta agar urusan pendidikan yang kini sedang dijalankan tidak dikaitkan dengan urusan politik. Bahkan, ia menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh tersentuh oleh apa pun termasuk politik. “Urusan pendidikan jangan dikaitkan dengan periodisasi politik. Please don’t touch education,” kata Nuh saat inspeksi dadakan pelaksanaan ujian nasional (UN) sekolah dasar (SD) di SD Bhakti, Jakarta, Senin (6/5/2013). Ia mengungkapkan bahwa masalah pendidikan ini harus dilakukan secara berkelanjutan dan tidak boleh dipengaruhi oleh periode politik yang berjalan. Pasalnya, pendidikan ini menyangkut hajat hidup orang banyak dan masa depan bangsa, sehingga apa yang sudah dijalankan tidak bisa diubah begitu saja hanya karena alasan periode politik. “Sekali lagi, jangan kaitkan lima tahun periode politik dengan pendidikan. Sudah jangan diganggu, jalankan sistem yang berjalan baik dan perbaiki yang belum,” ujar Nuh.

…dst

3 ) Jangan tunda pengumuman nama pelanggar UN
http://nasional.sindonews.com/read/2013/05/06/15/745795/jangan-tunda-pengumuman-nama-pelanggar-un

Senin, 6 Mei 2013 − 19:18 WIB
Sindonews.com – Kemendikbud didesak untuk tidak menunda lama pengumuman hasil investigasi Ujian Nasional (UN). Penundaan ini menimbulkan kecurigaan dan memperburuk citra pemerintah. Anggota Komisi X DPR Zulfadhli mengatakan, penundaan pengumuman ini sangat mencurigakan. Padahal apa susahnya Mendikbud Mohammad Nuh mengumumkan hal tersebut ke publik. Apalagi laporan hasil investigasi ini sudah ada di meja menteri sejak seminggu lalu. Dia memaklumi jika awalnya menteri ingin melaporkan hasil itu ke presiden. Namun jika untuk kedua kalinya penundaan ini terjadi karena ingin menunggu proses UN secara keseluruhan selesai maka itu tidak dapat dibenarkan.Politikus dari Golkar ini menjelaskan, ada kemungkinan Mendikbud ragu untuk menyampaikan hasil investigas karena ada pejabat di Kemendikbud yang terlibat.

…dst

4 ) Dosen Diminta Gunakan Jurnal Saat Mengajar
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/05/02/mm5uyn-dosen-diminta-gunakan-jurnal-saat-mengajar

Kamis, 02 Mei 2013, 14:47 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dosen yang mengajar diminta lebih sering menggunakan jurnal sebagai referensi. Dirjen pendidikan tinggi Joko Santoso mengatakan, penggunaan buku sebagai referensi mengajar dianggap kurang update sehingga perlu diganti atau dibarengi dengan jurnal. “Kalau dosen yang mengajar referensinya pakai buku itu sudah kuno, harusnya pakai jurnal,” ujar Joko, di hadapan para rektor dan pejabat kampus dalam talkshow Telkom Smart Campus Award (TeSCA), Selasa (1/5) malam. Joko mengatakan, secara umum dosen yang mengajar menggunakan jurnal akan lebih mengangkat prestasi atau peringkat perguruan tinggi dibandingkan dosen yang mengajar dengan panduan buku. “Sering pakai jurnal pasti akan naik peringkatnya,” ujar dia. Jurnal ilmiah berisi penelitian-penelitian masa kini. Jurnal bisa diperoleh melalui internet. Daya saing perguruan tinggi, kata Joko bisa ditinggkatkan dengan memanfaatkan akses Information, Communication and Technology (ICT), salah satunya untuk memperoleh jurnal yang terbaru.

…dst

5 ) Buat Standarisasi Ngajar, ITS Luncurkan Buku
http://kampus.okezone.com/read/2013/05/06/373/803094/buat-standarisasi-ngajar-its-luncurkan-buku

Senin, 06 Mei 2013 19:16 wib
JAKARTA – Angka putus sekolah di Indonesia masih cukup tinggi. Persoalan biaya menjadi salah satu alasan utama mengapa para generasi penerus terpaksa menghentikan laju mereka dalam dunia pendidikan. Namun, cukupkah hanya bersimpati tanpa aksi? Tidak tinggal diam, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menginisiasi program ITS Mengajar melalui Badan Semi Otonom (BSO) ITS Education Care Center (IECC). Kegiatan yang berlansung sejak awal 2012 itu bermula karena kepedulian mereka terhadap 6.000 anak di Surabaya yang putus sekolah dengan berbagai sebab. Setelah menjalankan ITS Mengajar selama setahun, IECC meresmikan standar pelaksanaan ITS Mengajar untuk Keluarga Mahasiswa (KM) ITS. Tidak hanya peresmian buku ITS Mengajar, kegiatan ini juga diisi dengan Simposium Pergerakan Pendidikan se-Surabaya. Maka tidak hanya dihadiri KM ITS, beberapa perwakilan universitas di Surabaya pun ikut hadir.

…dst

6 ) UI Jamin Koperatif Hadapi Penyelidikan KPK
http://kampus.okezone.com/read/2013/05/04/373/802228/ui-jamin-koperatif-hadapi-penyelidikan-kpk

Sabtu, 04 Mei 2013 17:15 wib
DEPOK – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi pengadaan peralatan informasi dan teknologi (IT) di Perpustakaan Universitas Indonesia (UI). Saat ini, KPK sedang meneliti Laporan Hasil Tindak Pidana Korupsi (LHTPK) dari hasil gelar perkara untuk menentukan peningkatan statusnya. Menanggapi hal itu, Pejabat Rektor UI Muhammad Anis mengaku UI akan siap bersikap kooperatif terhadap penyelidikan KPK. Anis mengatakan, hal itu adalah masalah hukum dan akan mengikuti sesuai tahapan proses hukum. “UI jelas akan kooperatif. Itu kan masalah hukum, terkait individu, maka kita hormatilah hukum berjalan,” ungkap Anis kepada Okezone di Depok, Sabtu (4/5/2013). Anis menegaskan, jika KPK sudah mulai menetapkan tersangka pada kasus tersebut, maka UI pasti akan memberi pendampingan hukum. Saat ini, kata dia, pihaknya menghormati KPK yang sedang melakukan tahap investigasi.

…dst

7 ) Ciptakan Robot, Dua Mahasiswa Unikom Diundang ke Inggris
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/05/06/mmdnxb-ciptakan-robot-dua-mahasiswa-unikom-diundang-ke-inggris

Senin, 06 Mei 2013, 19:55 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Dua pencipta robot yang notabene mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung, M. Yazid Al-Qahar dan Eko Prabowo Putra, diundang untuk mempresentasikan temuannya di Inggris pada 3–13 Juni 2013. Pencipta dan juara dunia robot di Inggris itu diundang dalam program diplomasi publik Kementerian Luar Negeri RI untuk mempresentasikan temuan robotnya di University of Cambridge dan University of Oxford yang merupakan universitas ternama di Britania Raya. “Kami adalah dua dari 21 orang Indonesia lainnya yang mengikuti program ini. Kesempatan ini, akan kami manfaatkan untuk memperkenalkan dan menyosialisasikan robot yang kami ciptakan untuk bisa dipakai di dunia industri,” kata M. Yazid Al-Qahar di Bandung, Senin. Yazid merupakan mahasiswa jurusan Teknik Informatika Unikom peraih emas pada Robogames di California 19–21 April 2013 dengan robot DRU116SGR-V13.

…dst

8 ) Unissula Juara KRN Regional III Divisi KRI
http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/06/07051366/Unissula.Juara.KRN.Regional.III.Divisi.KRI

Senin, 6 Mei 2013 | 07:05 WIB
YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Robot X-Gawe Km4 karya mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung Semarang meraih juara pertama Kontes Robot Nasional 2013 III Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah divisi Kontes Robot Indonesia, di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. “Mereka menyajikan penampilan terbaik sehingga mampu menyisihkan para pesaingnya,” kata Ketua Umum Panitia Kontes Robot Nasional (KRN) 2013 Regional III Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah (Jateng), Gumbolo Hadi Susanto di Yogyakarta, Minggu (5/5/2013). Menurut dia, posisi kedua dan ketiga KRN 2013 Regional III divisi Kontes Robot Indonesia (KRI) ditempati Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan robot Maestro Evo dan Udinus Semarang dengan robot Whillie. Juara harapan divisi KRI diraih Universitas Negeri Semarang (Unnes) dengan robot Semut Ijo.

…dst

9 ) Empat universitas beradu mobil berbahan bakar alternatif
http://www.antaranews.com/berita/373013/empat-universitas-beradu-mobil-berbahan-bakar-alternatif

Sabtu, 4 Mei 2013 23:01 WIB
Surabaya (ANTARA News) – Empat universitas beradu dalam “Indonesia Chem-E-Car Competition 2013″ yang merupakan kompetisi nasional untuk mobil berbahan bakar alternatif di Gedung Robotika ITS Surabaya, Sabtu. “Ada tujuh mobil dari UGM, Politeknik Negeri Bandung, UI, dan ITS yang bertanding. Mereka umumnya menggerakkan mobil dengan reaksi kimia dari alat pemutih lumut di toilet atau kamar mandi,” kata Ketua Panitia Chem-E-Car Hanif Mubarok. Didampingi Ketua “Chernival Chemical Engineering Innovation Festival” (festival yang di dalamnya ada even Chem-E-Car), Raymond Vensky Rattu, ia menjelaskan Chem-E-Car tahun 2011 diikuti 11 tim, tapi tahun 2013 hanya tujuh tim dari empat universitas. “Tahun 2011 cukup banyak, karena ada peserta dari luar negeri, tapi tahun ini tidak ada karena bersamaan dengan kegiatan serupa di negera lain seperti Malaysia, Thailand, dan sebagainya, sedangkan kompetisi tingkat dunia di Australia pada Juni mendatang,” katanya.

…dst

10 ) UI Luncurkan Prodi Ilmu Ekonomi Islam dan Bisnis Islam
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/eduaction/13/05/06/mmczhe-ui-luncurkan-prodi-ilmu-ekonomi-islam-dan-bisnis-islam

Senin, 06 Mei 2013, 11:08 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK — Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) meluncurkan dua program studi (prodi) baru S-1 reguler, yaitu Ilmu Ekonomi Islam dan Bisnis Islam. FEUI memilih mengembangkan prodi tersebut karena keduanya dianggap penting bagi implementasi ekonomi Islam. Program Ilmu Ekonomi Islam akan mengembangkan ilmu ekonomi yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan hidup umat manusia secara komprehensif, baik material maupun moral dan spiritual serta menjaga keberlangsungannya. Sedangkan program Bisnis Islam akan mengembangkan ilmu bisnis dan keuangan beretika, berorientasi pada usaha halal dan produktif di sektor riil, berfolus pada kebutuhan dasar manusia secara menyeluruh dan menjaga kelestarian lingkungan.

…dst

11 ) IPB Lahirkan Inovasi Pangan Berbasis Kacang Hijau
http://www.antarajatim.com/lihat/berita/109720/ipb-lahirkan-inovasi-pangan-berbasis-kacang-hijau

05 Mei 2013 20:17:19
Bogor (Antara) – Satu inovasi produk pangan sehat berbasis kacang hijau berupa “Nugget” dilahirkan mahasiswa Departemen Ilmu Gizi Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor Annisa Rizkiriani. “Inovasi produk pangan ini sebagai salah satu upaya menyelesaikan masalah gizi kurang,” kata Annisa Rizkiriani melalui Humas IPB di Bogor, Jawa Barat, Ahad. Ia menjelaskan, inovasi melalui penelitian bertema “Pemanfaatan Kacang Hijau (Vigna radiata L) Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Nugget” itu lahir dengan dukungan empat sejawatnya yakni, Ghaida Yasmin, Suci Apriani, Desy Afriyanti, dan Ezria E Adyas. Dalam melakukan penelitian itu, mereka mendapat bimbingan dosen pendamping Dr Sri Anna Marliyati. Annisa menjelaskan, mengapa memilih bentuk “Nugget” karena merupakan makanan cepat saji yang cukup disukai oleh masyarakat Indonesia. “Nugget”, kata dia, biasanya terbuat dari pangan hewani yang harganya cukup mahal, sehingga tidak semua lapisan masyarakat dapat membelinya.

…dst

12 ) Unair Masuk “Lima Besar” Perguruan Tinggi Tercerdas
http://www.antarajatim.com/lihat/berita/109768/unair-masuk-lima-besar-perguruan-tinggi-tercerdas

06 Mei 2013 16:35:42
Surabaya (Antara Jatim) – Universitas Airlangga Surabaya masuk dalam “lima besar” perguruan tinggi tercerdas sesuai pemeringkatan “Telkom Smart Campus Award” (TeSCA) 2013 yang diumumkan di Jakarta pada 2 Mei lalu. “Dari 551 perguruan tinggi di Indonesia yang mengikuti seleksi pada pemeringkatan TeSCA 2013 itu, Unair menempati posisi kelima,” kata Ketua Pusat Informasi dan Humas Unair Surabaya Dr MG Bagus AP Psi di Surabaya, Senin. Adapun hasil pemeringkatan TeSCA 2013 untuk kategori nasional adalah Universitas Indonesia, Universitas Gunadarma, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjajaran, Universitas Airlangga, STMIK AMIKOM Yogyakarta, Universitas Bina Nusantara, Universitas Komputer Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Kristen Duta Wacana. “Penghargaan itu merupakan cambuk motivasi untuk terus mengembangkan layanan ICT di kampus. Beberapa langkah telah dilakukan Direktorat Sistem Informasi Unair, seperti penataan ‘website’/laman yang menganalogikan dengan sistem Web Matahari,” katanya. Selain itu, peningkatan kapasitas “bandwith” WIFI, jaringan internet meluas di kampus, “cyber campus”, dan layanan “online”/daring lainnya.

…dst

13 ) 340 Mahasiswa Terima Beasiswa CIMB Niaga
http://www.republika.co.id/kanal/pendidikan

Senin, 06 Mei 2013 17:43 wib
JAKARTA – Program beasiswa telah banyak tersedia mulai dari pihak asing maupun pemerintah, baik parsial maupun penuh. Salah satunya adalah CIMB Niaga yang telah menyalurkan program bantuan beasiswa kepada 340 mahasiswa hingga 2012. Ke-340 mahasiswa penerima beasiswa tersebut terdiri atas berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari tingkat SMA, S-1, S-2, hingga S-3 di dalam dan luar negeri. Langkah ini menjadi wujud komitmen CIMB Niaga di bidang pendidikan, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial.Direktur Compliance, Corporate Affairs, & Legal CIMB Niaga L Wulan Tumbelaka mengungkapkan, gencarnya penyaluran beasiswa CIMB Niaga ke masyarakat diimbangi dengan kualitas para penerima beasiswa. Sebab, pihaknya secara ketat menyeleksi penerima beasiswa melalui berbagai proses tahapan seleksi. Baik seleksi administratif yang meliputi prestasi akademik dan non akademik, hingga proses wawancara.

…dst

14 ) Lagi, Mahasiswa NTT di Yogya Terancam Disweeping
http://www.tempo.co/read/news/2013/05/06/058478385/Lagi-Mahasiswa-NTT-di-Yogya-Terancam-Disweeping

Senin, 06 Mei 2013 | 19:51 WIB
TEMPO.CO, Yogyakarta – Warga asal Nusa Tenggara Timur di Yogyakarta resah dengan beredarnya pesan lewat Blackberry Message tentang sweeping oleh TNI AD Batalyon Infanteri (Yonif) 403. Pesan itu muncul karena kasus dugaan penganiayaan oleh mahasiswa asal Papua itu. “Dalam pesan singkat itu disebutkan pelaku penganiayaan adalah warga NTT. Stigma ini membuat warga NTT ketakutan di-sweeping,” kata Sesepuh Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Nusa Tenggara Timur, Daniel Damaledo Senin 6 Mei 2013. Sebelumnya empat mahasiswa asal Papua diduga menganiaya dua anggota TNI pada Minggu 5 Mei 2013 di Seturan, Depok, Sleman, Yogyakarta. “Informasi dalam pesan singkat tak benar karena bukan warga NTT yang melakukan penganiayaan,” ujar Daniel. Menurut dia, kasus penganiayaan menggambarkan situasi Yogyakarta tidak aman karena terjadi penganiayaan dua mahasiswa asal NTT menjadi korban pembacokan oleh sekelompok orang di Jalan Perintis Kemerdekaan, Rabu dini hari, 1 Mei lalu. “Bahaya kalau informasinya selalu menyudutkan etnis tertentu,” katanya.

…dst

15 ) Ilmuwan Ciptakan Robot Terbang Terkecil di Dunia
http://sains.kompas.com/read/2013/05/05/1507355/Ilmuwan.Ciptakan.Robot.Terbang.Terkecil.di.Dunia

Minggu, 5 Mei 2013 | 15:07 WIB
WASHINGTON, KOMPAS.com — Ilmuwan dari Harvard University di Amerika Serikat menciptakan robot terbang terkecil pertama di dunia. Robot yang cuma punya berat 80 mg tersebut dibuat untuk membantu penyerbukan tanaman pertanian serta membantu upaya penyelamatan. Robot yang dibuat dengan bahan carbon fibre itu punya “otot” elektrik yang mampu bergerak cepat untuk mendukung gerakan sayapnya. Uji coba telah dilakukan dan gerakan sayap mencapai 120 kali kepakan per detik. Pengembangan robot terbang terkecil ini memakan waktu 12 tahun. Pada uji coba terbang yang dilakukan tim Harvard, robot sudah mampu melakukan manuver termasuk melayang-layang di udara selama lebih kurang 20 detik.

…dst

16 ) Rp1,9 triliun utang guru harus dibayar
http://www.antaranews.com/berita/373213/rp19-triliun-utang-guru-harus-dibayar

Senin, 6 Mei 2013 13:36 WIB
Jakarta (ANTARA News) – Kementerian Agama masih memiliki utang kepada para guru sebesar Rp1,9 triliun dan pada 2014 pembayaran dana pasca sertifikasi para guru tersebut harus lunas. “Dana sebesar Rp1,9 triliun sampai kini belum dibayar karena berbagai hal. Kami tidak menyebutkan secara detail. Tapi pada 2014 hutang kepada guru itu sudah harus lunas,” kata Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama Prof Dr Nur Syam, di Jakarta, Senin. Penegasan Dirjen Pendis tersebut disampaikan ketika meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) di MIN 16 Cipayung, dan Madrasah Al Hamid Cilangkap, di kawasan Jakarta Timur, Senin. Nur Syam saat itu didampingi Kepala Kanwil Kemenag Prov DKI Jakarta Akhmad Murtado, Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi Kidup Supriyadi dan sejumlah pejabat lainnya.

…dst

17 ) Fotokopi e-KTP, Unit Kerja Bakal Kena Sanksi
http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/05/06/mmde6l-fotokopi-ektp-unit-kerja-bakal-kena-sanksi

Senin, 06 Mei 2013, 16:25 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi telah
mengeluarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No. 471.13/1826/SJ
tentang memanfaatkan e KTP dengan card reader. Surat tersebut menegaskan perlakuan fotokopi dan stepler, dan perlakuan lainnya dapat merusak fisik e KTP. “E-KTP tidak diperkenankan di fotokopi, distapler dan perlakuan lainnya yang merusak fisik e-KTP, sebagai penggantinya dicatat “Nomor Induk Kependudukan (NIK)” dan “Nama Lengkap”,”kutip surat tersebut.Apabila masih terdapat unit kerja/badan usaha atau nama lain yang memberikan pelayanan kepada masyarakat masih memberlakukan hal tersebut, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

…dst

18 ) Ingat, e-KTP Hanya Bisa Sekali Difotokopi
http://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/13/05/06/mmd37z-ingat-ektp-hanya-bisa-sekali-difotokopi

Senin, 06 Mei 2013, 12:32 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI — Warga Kabupaten Batanghari, Jambi, diingatkan bahwa Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) hanya bisa difotokopi satu kali. Jika dilakukan fotokopi berulang-ulang chip penyimpan data di e-KTP akan rusak, sehingga tidak bisa dibaca komputer. Penegasan tersebut tertuang dalam surat Edaran Menteri Dalam Negeri No 471.13/1826/SJ tentang e-KTP, kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Batanghari Ardian Faisal, Senin (6/4).Ia juga mengatakan, chip e-KTP juga akan rusak jika didostabler atau dipres. Sinar mesin fotokopi akan merusak nomor induk kependudukan (NIK). Untuk itu, e-KTP cukup difotokopi satu kali, dan sebagai solusinya jika ingin memperbanyak, fotokopi pertama itu yang digunakan untuk keperluan lainnya.

…dst

Tags

 

Baca Juga Artikel Lainnya :