1 ) Laman SBMPTN Palsu Marak
http://m.koran-sindo.com/node/309608

20 April 2013
YOGYAKARTA –Awas! Kini banyak ditemui di dunia maya yang mengklaim sebagai laman resmi seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN). Karena itu, calon mahasiswa diimbau lebih berhati-hati dan cermat ketika membuka laman SBMPTN. Panitia melihat banyak laman SBMPTN yang tidak dibuat resmi sehingga cenderung menyesatkan dan merugikan siswa pendaftar. “Satu-satunya laman resmi SBMPTN adalah http://www.sbmptn.or.id/ Tak ada laman lain selain itu. Jika siswa menemukan laman lain, berartiitubukanberasaldari panitia SBMPTN. Begitu pula Twitter maupun Facebook yang ada di dalamnya,” ungkap Koordinator Pendaftaran dan TIK SBMPTN Eko Marpanaji kemarin.Saat melakukan searching atau pencarian SBMPTN akan banyak ditemui laman SBMPTN. Namun, satu-satunya yang resmi dan benar adalah laman www.sbmptn.or.id. “Selain laman itu, bukan dari kami, panitia,” tandas Eko. Laman SBMPTN yang tidak resmi cenderung menyesatkan dan merugikan siswa. Sebagian besar hanya berisikan penawaran soal, penawaran perguruan tinggi, dan sebagainya. Padahal ini tidak ada kaitannya dengan SBMPTN yang resmi. Koordinator Panitia Lokal (Panlok) DIY SBMPTN Rochmat Wahab menegaskan, masyarakat jangan sampai terkecoh atau disesatkan petunjukpetunjuk tidak jelas dari laman bukan milik panitia.

…dst

2 ) Terjadi Kesalahpahaman soal Otonomi PT
Tuntutan Pembatalan Otonomi Rugikan Masyarakat
http://cetak.kompas.com/read/2013/04/20/04080144/.terjadi.kesalahpahaman.soal.otonomi.pt

20 April 2012
Jakarta, Kompas – Di kalangan masyarakat masih terjadi kesalahpahaman tentang otonomi perguruan tinggi. Otonomi dimaknai dengan biaya pendidikan mahal sehingga sejumlah pihak mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Demikian salah satu pokok persoalan yang mengemuka dalam diskusi yang diselenggarakan Forum Tujuh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Badan Hukum dan Masyarakat Sipil di Jakarta, Jumat (19/4). Tampil sebagai pembicara perwakilan dari eks PTN Badan Hukum Milik Negara (BHMN) yang kini jadi PTN Badan Hukum (PTNBH). Mereka adalah Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) Satryo Soemantri Brodjonegoro, Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Ari Purbayanto, Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) E Aminuddin Azis, Tjitjik Srie Tjahjandarie dari Universitas Airlangga, Mayling Oey-Gardiner dari Universitas Indonesia, dan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Ma’rifatul Amalia. Satryo mengatakan, otonomi perguruan tinggi merupakan satu kesatuan antara otonomi akademik dan tata kelola. “Sifat otonomi adalah kodrati dari penyelenggaraan sebuah perguruan tinggi,” kata Satryo. Otonomi pun diyakini merupakan jalan untuk mencapai perguruan tinggi yang maju dan berkualitas. Karena itulah, otonomi perguruan tinggi dipayungi dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Meski demikian, sebagian masyarakat dan birokrasi pemerintah sering salah persepsi. Otonomi diartikan dengan komersialisasi. “PTN yang otonom itu bukan privat, jadi tetap perlu pendanaan dari pemerintah,” kata Satrio.

…dst

3 ) Rayakan 21 April dengan Memahami Surat-surat Kartini
http://regional.kompas.com/read/2013/04/19/21010113/Rayakan.21.April.dengan.Memahami.Surat-surat.Kartini

Jumat, 19 April 2013 | 21:01 WIB
KOMPAS.com – Kartini pernah menulis lebih dari 100 surat untuk sahabat penanya, yang kemudian terkenal saat dibukukan dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang. Versi aslinya, Kartini menulis dalam bahasa Belanda, Door Duistemis Tot Licht. “Kalau kata Ibu Toeti Herati, yang pernah baca versi bahasa Belanda itu, bahasa yang digunakan Kartini dalam suratnya sangatlah indah,” ujar Faiza Mardzoeki, penggagas parade pembacaan surat-surat Kartini di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (18/4/2013) lalu. Habis Gelap Terbitlah Terang adalah versi terjemahan Armijn Pane yang terbit tahun 1938. Surat-surat Kartini juga diterjemahkan oleh Sulastin Sutrisno yang diberi judul Surat-surat Kartini, Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya. “Dari buku inilah kemudian kami memilih mengkurasi surat-surat yang kami baca malam ini,” tambah Faiza. Proses kurasi yang dilakukan Mumu Aloha, menekankan pada tema dan pemikiran Kartini. Total kemudian ada 21 surat yang dipilih dengan turut mempertimbangkan beberapa karya yang berkaitan dengan Kartini. “Pembacaan surat-surat Kartini ini menjadi penting dalam peringatan hari Kartini, karena saya yakin tidak banyak yang tahu isi pemikirannya, sementara perayaan selalu dihiasi antara konde dan kebaya,” tukas produser teater ini.

…dst

4 ) Baru 85 Persen Program Studi di DIY Terakreditasi
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/04/20/mljlgm-baru-85-persen-program-studi-di-diy-terakreditasi

Sabtu, 20 April 2013, 14:14 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA — Hingga April 2013 ini dari 524 program studi (prodi) dari semua Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di DIY baru 84 persen yang sudah terakreditasi. Sisanya diharapkan bisa terakreditasi secara keseluruhan hingga akhir 2013 ini. Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) DIY, Bambang Supriyadi, menyatakan bahwa sebagian besar prodi yang belum terakreditasi tersebut adalah prodi-prodi baru. “Karenanya kita dorong untuk segera terakreditasi. Jangan sampai prodi yang sudah mendapat izin penyelenggaraan tetapi tidak terakreditasi,” ujarnya saat memberikan sambutan pada puncak Milad Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ke 32 di kampus setempat, Sabtu (20/4). Puncak Milad UMY tahun ini menghadirkan pembicara Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai pidato kunci. Raja Kraton Yogyakarta ini memberikan orasi budaya berjudul membangun karakter bangsa berbasis budaya dan agama.

…dst

5 ) Unhan Tawarkan Beasiswa S-2 Ilmu Pertahanan
http://m.koran-sindo.com/node/309606

20 April 2013
YOGYAKARTA – Universitas Pertahanan (Unhan) tahun ini menawarkan beasiswa pendidikan S-2 Ilmu Pertahanan. Untuk itu, kemarin rombongan dari Unhan yang dipimpin Brigjen TNI Soemardjo menyosialisasikan beasiswa ini kepada jajaran TNI-Polri di DIY di Aula Makorem 072 Pamungkas. Kepala Penerangan (Kapen) Korem 072 Pamungkas Mayor Inf Wira Satria mengatakan meski namanya Unhan, bukan berarti hanya dikhususkan bagi warga militer dan Polri. Perguruantinggi tersebutjugaterbuka bagi umum asalkan lolos seleksi dalam penerimaan calon mahasiswa. “Bagi yang lolos seleksi, nantinya selama pendidikan tidak dikenai biaya atau gratis,” ujar Wira kemarin.Program beasiswa S-2 Ilmu Pertahanan Unhan memiliki tujuh program studi (prodi), yaitu Prodi Strategi Perang Semesta, Manajemen Pertahanan, Ekonomi Pertahanan, Manajemen Bencana untuk Keamanan Nasional, Peperangan Asimetris, Damai, serta Resolusi Konflik dan Ketahanan Energi. “Untuk syarat-syarat pendaftaran dapat dilihat di websiteUnhan, yakni www.idu.ac.id,” ujarnya. W ira menjelaskan, Yogyakarta menjadi satu dari empat kota di Indonesia yang dijadikan sebagai lokasi sosialisasi program.

…dst

6 ) Universitas Poitiers-Undip Perkuat Kajian Lingkungan
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/04/20/222366/Universitas-Poitiers-Undip-Perkuat-Kajian-Lingkungan

20 April 2013
SEMARANG – Universitas Poitiers Prancis dan Undip akan menjalin bekerja sama dalam bidang kajian lingkungan hidup. Perhatian masalah polusi dan lingkungan oleh kedua kampus itu akan diimplementasikan dalam pertukaran mahasiswa, dosen, dan penelitian. Hal itu disampaikan Rektor Undip Prof Sudharto P Hadi, di sela-sela kunjungan perwakilan Universitas Poitiers ke Undip, Kamis (18/4). Sudharto mengatakan, langkah itu merupakan tindak lanjut dari MoU yang telah disepakati kedua universitas itu, beberapa waktu lalu. Perwakilan Universitas Poitiers, Prof Gerard Mauco mengatakan, Universitas Poitiers merupakan salah satu universitas tertua di Eropa. Lembaga pendidikan itu konsisten terhadap masalah polusi dan lingkungan dan berharap bisa berkolaborasi dalam masalah-masalah seperti manajemen pengolahan air dan limbah. Kerja sama itu, menurut Pembantu Rektor IV Undip Prof Sultana MH Faradz, telah berjalan dengan kerja sama pada Fakultas Kedokteran.

…dst

7 ) 62 Perusahaan Butuhkan Lulusan Kimia Industri
Akin St Paulus Buka Kelas Sore
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/04/20/222365/62-Perusahaan-Butuhkan-Lulusan-Kimia-Industri

20 April 2013
SEMARANG – Seiring dengan pesatnya perkembangan dunia industri, kebutuhan akan tenaga ahli pun terus meningkat. Tahun ini, sedikitnya 107 lowongan kerja dari 62 perusahaan di seluruh Indonesia menyatakan membutuhkan tenaga lulusan kimia industri. ”Sejak awal tahun ini kami sudah kebanjiran permintaan lulusan. Padahal, jumlah mahasiswa kami sangat terbatas, sedangkan lowongan kerja yang ditawarkan jumlahnya tiga kali lipat,” kata Direktur Akademi Kimia Industri (Akin) Santo Paulus Herman Yoseph Sriyana SPd MT, di kampus Jl Sriwijaya 104, kemarin. Perusahaan-perusahaan itu tersebar di Jakarta, Tangerang, Lampung, Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan, Semarang, Ungaran, Kudus, Pati, dan Sukoharjo. Di antaranya Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Phapros Indonesia, Biochem Technology, Sinar Sosro, Roman Ceramic International, Propan Raya, Vitapharma, dan Sidomuncul.

…dst

8 ) Wapres: Masalah UN, Jangan Hanya Salahkan Mendikbud
http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/1256

04/20/2013
Palangkaraya — Menanggapi penundaan Ujian Nasional (UN) di 11 provinsi, Wakil Presiden (Wapres) Boediono mengatakan agar jangan hanya menyalahkan Mendikbud Mohammad Nuh. “Jangan salahkan Pak Menteri (Mendikbud M. Nuh) sekarang,” ujar Wapres di SMA 1 Palangkaraya Kalimantan Tengah, Sabtu (20/4/2013), seperti dikutip detik.com. Boediono menambahkan bahwa ujian negara itu memang sudah ada sejak 2.500 tahun yang lampau, sejak zaman filsuf Konfusius di Tiongkok. Itu menunjukkan legitimasi ujian negara, atau sekarang disebut Ujian Nasional (UN), memang perlu untuk dilaksanakan, ujar Wapres. Ujian negara terus berevolusi dari milenium ke milenium. Jika ada kesalahan dalam pelaksanaan seperti yang terjadi kini, maka itu menunjukkan perlunya perbaikan terus menerus. Tidak menutup kemungkinan untuk memperbaiki UN terus menerus. “Kita semua terbuka nanti, ujian negara yang pas itu yang bagaimana, mungkin bukan seperti sekarang, bisa saja nanti terdesentralisasi,” tutur Boediono.

…dst

9 ) Pemerintah terbuka perbaiki sistem pendidikan
http://www.antaranews.com/berita/370241/pemerintah-terbuka-perbaiki-sistem-pendidikan

Sabtu, 20 April 2013 10:34 WIB
Palangkaraya, Kalimantan Tengah (ANTARA News) – “Pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk memperbaiki dan menyempurnakan sistem pendidikan nasional saat ini agar lebih baik,” kata Wakil Presiden Boediono. “Kita buka ide yang lebih baik untuk perbaiki pendidikan nasional, yang bisa saja menagadopsi dari negara maju,” kata Boediono, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu, saat silaturahim dengan guru, murid, tokoh pendidikan se-Kalteng. Hadir dalam acara itu Ibu Herawati Boediono, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh, serta Gubernur Kalimantan Tengah, Teras Narang. UN 2013 kali ini dinilai banyak pihak berantakan. Keterlambatan pencetakan dan distribusi naskah soal UN 2013 menyebabkan 11 provinsi di bagian tengah Indonesia menunda pelaksanaan UN 2013.

…dst

10 ) Staf Khusus Mendikbud: Desakan Menteri Nuh Mundur itu Politis
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/04/20/3/148215/Staf-Khusus-Mendikbud-Desakan-Menteri-Nuh-Mundur-itu-Politis

Sabtu, 20 April 2013 | 16:15 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta: Staf Khusus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Komunikasi Media, Sukemi, mengatakan permintaan sejumlah pihak agar Menteri Mohammad Nuh mundur dari jabatan merupakan pernyataan politis. Menurut Sukemi, penundaan pelaksanaan ujian nasional tingkat SMA di 11 provinsi merupakan kesalahan teknis, bukan moral. Karena itu, bagi Sukemi, menteri Nuh tidak perlu mundur. “Pernyataan mundur itu pernyataan politis. Kementerian tidak menanggapi pernyataan-pernyataan politis itu karena berkaitan kedudukan menteri,” kata Sukemi usai diskusi “UN: Ujian (Setengah) Nasional” di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (20/4). Sebelumnya, Koalisi Pendidikan dan Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak agar Mohammad Nuh mundur. Ini terkait kacau balau dan penundaan pelaksanaan ujian nasional akibat manajemen yang buruk. Percetakan tidak mampu memenuhi target dan tanggung jawabnya, sehingga soal ujian terlambat tiba di sekolah di 11 provinsi.

…dst

11 ) Silakan KPK dan BPKP menginvestigasi pelaksanaan UN 2013
http://www.antaranews.com/berita/370248/silakan-kpk-dan-bpkp-menginvestigasi-pelaksanaan-un-2013

Sabtu, 20 April 2013 11:34 WIB
Jakarta (ANTARA News) – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mempersilakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaudit dan menginvestigasi pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2013 tingkat SLTA dan sederajad. “Kami sangat berterima kasih sekali bila BPK dan KPK mau melakukan audit dan juga investigasi,” kata Staf Khusus Mendikbud Bidang Komunikasi Media, Sukemi, dalam diskusi Ujian Nasional, di Jakarta, Sabtu. Ia menjelaskan, proses tender pencetakan soal UN dilakukan secara terbuka. Adalah PT Ghalia Indonesia yang juga diserahi tanggung jawab mencetak naskah soal UN 2013 kali ini. Sempat terjadi “lempar kesalahan” antara pencetak dengan pemberi tender, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tentang ketidakberesan pencetakan naskah soal ini. Akibat keterlambatan ini, 11 provinsi di bagian tengah Indonesia gagal melaksanakan UN 2013 tepat waktu.

…dst

12 ) Forum Rektor Desak UN Dihapus
http://m.koran-sindo.com/node/309570

20 April 2013
SEMARANG – Forum Rektor Indonesia (FRI) mengusulkan penghapusan ujian nasional (UN) menyusul amburadulnya pelaksanaan ujian SMA dan yang sederajat. Kalangan akademisi ini menilai kualitas ujian cenderung menurun. Ketua FRI Laode M Kamaludin mengatakan, pada era 1960- an hingga 1990-an UN memang menjadi solusi terbaik dalam sistem pendidikan nasional, utamanya sekolah menengah. Belakangan, UN semakin menunjukkan penurunan kualitas maupun manfaatnya. “Pelaksanaan ujian nasional tahun ini administrasinya sangat tidak baik hingga membuat penundaan jadwal di berbagai provinsi. Ini membuat UN perlu untuk direnungkan kembali,” katanya di Semarang kemarin. Menurutdia, dalamperjalanan pelaksanaan UN, baru tahun ini pelaksanaannya yang buruk. Akibatnya, ujian bukan lagi dipandang hal penting bagi masyarakat. Untuk itu, kalau memang dalam kenyataannya UN tidak membuat kualitas pendidikan semakin baik, bahkan justru menurun, sebaiknya UN sudah tidak perlu diadakan lagi. “Kalau untuk SMP dan SD memang masih perlu UN, namun untuk jenjang SMA sepertinya sudah tidak perlu lagi,” urainya. Sebagaimana diketahui, pelaksanaan UN tahun ini tidak berjalan serentak. Ada 11 provinsi yang pelaksanaannya diundur karena naskah ujian yang belum dicetak. Selain itu, kualitas kertas jawaban juga sangat tipis sehingga menyulitkan bagi siswa. Anggota Komisi VIII DPR, TB Ace Hasan Sadzily, menilai sistem sentralisasi percetakan naskah UN sangat buruk pada tahun ini. Karena itu, dia mengusulkan agar Kemendikbud tidak ikut campur pada urusan teknis seperti percetakan.

…dst

13 ) BSNP Siap Diaudit BPK soal Kemoloran UN
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/04/20/3/148200/BSNP-Siap-Diaudit-BPK-soal-Kemoloran-UN-

Sabtu, 20 April 2013 | 15:17 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) siap diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pelaksanaan ujian nasional tingkat sekolah menengah atas dan sederajat 2013 yang mundur. “Kan sudah diimbau, silahkan diaudit. Karena kita (BSNP) punya itikad baik. Kita menerima kalau ditemukan kesalahan,” kata anggota BSNP Teuku Ramli Zakaria usai diskusi ‘UN: Ujian (Setengah) Nasional’ di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (20/4). BSNP bertugas dalam dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pendidikan untuk mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu guna mencerdaskan kehidupan bangsa. BSNP merupakan badan independen pelaksana ujian nasional.”BSNP akan mengeluarkan kajian yang mendalam terkait temuan di lapangan. BSNP dalam batasan yang ada tidak bertanggung jawab dalam kapasitas pelelangan. Itu bukan kapasitas BSNP. Jadi silahkan diaudit,” jelas Zakaria.

…dst

14 ) Alasan Universitas Dikerahkan Mengawasi UN
http://kampus.okezone.com/read/2013/04/20/373/794805/alasan-universitas-dikerahkan-mengawasi-un

Sabtu, 20 April 2013 15:25 wib
JAKARTA – Panitia pelaksana ujian nasional (UN) 2013 meminta pihak perguruan tinggi untuk mengawasi pelaksanaan UN. Ini karena adanya kekhawatiran dari pihak universitas agar pelaksanaan UN tidak melenceng. Adapun dalam pengawasan UN 2013, selain perwakilan dari beberapa universitas akan mengawasi berjalannya UN, guru dan dosen pun sudah pasti akan mengawasi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. “PT mengkhawatirkan (UN) ini tidak kredibel dalam pelaksanaannya. Khususnya SMA yang akan masuk ke PTN melalui hasil UN. Untuk itu harus ada koordinasi, semua dilibatkan, pada umumnya yang mengawasi perguruan tinggi setempat,” kata Koordinator Penyelenggaraan UN Prof. Djemari Mardapi, di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (20/4/2013).

…dst

15 ) Oh, UN itu Begini?
http://ninokeyiz.wordpress.com/2013/04/19/oh-un-itu-begini/

19 April 2013
Tahun ini pertama kali saya memperoleh kehormatan sebagai pengawas Ujian Nasional! Wow. Saya menyebut kehormatan karena sejak bertugas sebagai guru PNS, baru tahun ini saya mendapatkan kesempatan. Keren sekali rasanya. Hi hi :D Jauh-jauh hari sebelum UN, saya melakukan survei kecil-kecilan ke teman-teman guru. Hasil surveinya sangat menarik dan membuat saya penasaran. Mereka bilang kalau nantinya pengawas itu akan jadi boneka di ruang ujian. Waktu saya tanya, Kenapa? Kok gitu? Mereka menjawab, “Ntar kamu tahu sendiri”. Nah looh..
 Senin (14/4), saya tiba di sekolah tempat saya bertugas. Sekolah kecil yang ramai. Ada 2 lembaga pendidikan di sini, pendidikan menengah dan atas. Pukul 7.00 WIB kami, para pengawas, memasuki ruang ujian. Anak-anak sudah berbaris rapi menunggu kami membuka pintu. Kami lalu mempersilahkan mereka masuk. Hari pertama yang diujikan adalah Bahasa Indonesia. Soal dan Lembar Jawab Ujian Nasional (LJUN) kami bagikan. Segera saja mereka larut mengerjakan soal-soal. Wajah-wajah berpikir, mulut komat-kamit membaca soal dan tangan yang sesekali mencoretkan pensil ke soal ujian untuk menemukan jawaban itu membuat saya dan teman pengawas saya –yang kebetulan juga baru pertama kali jadi pengawas UN—saling memandang, saling menukar senyum dan lega. Ya, UN kali ini berbeda. UN tahun ini tidak akan membuat kami seperti boneka! Dengan 20 paket soal dan barcode itu, pasti akan memaksa anak-anak untuk belajar. Dengan anak-anak menuliskan kalimat “saya jujur dalam mengerjakan soal-soal ujian” di LJUN itu, mudah-mudahan berhasil memberi sugesti untuk benar-benar berlaku jujur!

…dst

16 ) Polisi dan Hang Tuah Usut “Kunci UN”
http://m.koran-sindo.com/node/309572

20 April 2013
SURABAYA – Polisi dan SMK Kal –1 Hang Tuah, Surabaya bergerak cepat menanggapi beredarnya naskah yang diduga kunci jawaban ujian nasional (UN). Polisi sudah mengamankan “kunciUN” yangberedardisiswa, sedangkan tim investigasi dari Hang Tuah terjun mengusut asal-usul “kunci UN” tersebut. “Saya akan turunkan tim melakukan pengusutan. Saya sendiri yang akan turun,” kata Kepala SMK Kal-1 Hang Tuah Surabaya Erwin Andalasmono melalui telepon selulernya, kemarin. Erwin mengaku, kejadian ini membuat citra sekolah yang dipimpinnya menjadi jelek. Untuk itu, pihaknya tidak menganggap kasus ini sebagai persoalan biasa. Apalagi, setelah kegiatan UN ada penerimaan siswa baru. “Jika persoalan ini tidak segera dicarikan titik temu, bisa dipastikan SMK Kal-1 Hang Tuah kehilangan siswa dalam pendaftaran nanti,” katanya. Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim Harun menilai, agar akurasi kebenaran kunci jawaban dibuktikan terlebih dahulu sebelum memvonis telah terjadi kebocoran.

…dst

17 ) Kisruh UN, minggu depan Komisi X gelar RDP
http://nasional.sindonews.com/read/2013/04/20/15/740197/kisruh-un-minggu-depan-komisi-x-gelar-rdp

Sabtu, 20 April 2013 − 15:33 WIB
Sindonews.com – Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) soal kisruh pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2013. Anggota Komisi X DPR Itet Tridjajati Sumarinjanto mengatakan, saat RDP nanti, Kemendikbud akan dimintai penjelasan mengenai carut marutnya pelaksanaan UN tingkat SMA dan sederat. “Kita akan bertanya kenapa terlambat? Karena DPR mengetok anggaran tahun 2012,” ujar Itet di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4/2013). Politikus PDI Perjuangan ini mengaku, harusnya RDP dilaksanakan Kamis pekan ini. Namun karena sebagian anggota Komisi X masih di Daerah Pemilihan (dapil) masing-masing, mulai minggu depannya kegiatan itu baru bisa dilangsungkan.

…dst

18 ) Unnes Harus Tambah Mesin Pemindai
LJUN Terlalu Tipis
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/04/20/222369/Unnes-Harus-Tambah-Mesin-Pemindai-

20 April 2013
SEMARANG – Untuk mengatasi lembar jawab ujian nasional (LJUN) SMA/MA/ sederajat yang terlalu tipis, Universitas Negeri Semarang (Unnes) harus menambah mesin pemindai. Pada awalnya Unnes memakai 23 mesin pemindai, kini harus menambah tiga mesin lagi untuk dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut tepat waktu. Pemindaian LJUN telah dim- ulai pada hari kedua UN, Selasa (16/4), dan hingga kini proses tersebut masih berlangsung. Unnes menargetkan pemindaian akan diselesaikan pada akhir April ini atau selambat-lambatnya 3 Mei. Penanggung Jawab Pelaksana Pemindaian LJUN Jateng Dr Agus Wahyudin mengakui, ketebalan kertas LJUN memang berbeda dibandingkan dengan UN tahun sebelumnya. Pada tahun ini LJUN memang lebih tipis, tidak seperti lembar jawab komputer umumnya. ”Namun secara signifikan hal tersebut tidak mengganggu pemindaian. Hanya saja petugas memang harus hati-hati, serius, dan teliti dalam memperlakukan LJUN untuk dipindai,” ungkap Pelaksana Tugas (PlT) Rektor Unnes itu saat dihubungi, kemarin.

…dst

19 ) Dokter Spesialis Menumpuk di Medan – Faktor Kesejahteraan Penyebab Utama Keengganan Bertugas di Daerah
http://m.koran-sindo.com/node/309545

20 April 2013
MEDAN– Hingga kini distribusi dokter di Sumatera Utara (Sumut) belum merata. Dari sekitar 972 dokter spesialis, 70% masih berada di kawasan Kota Medan. Padahal, daerah-daerah lain sangat membutuhkan tenaga mereka. Wakil Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumut Ramlan mengatakan, jika melihat rasio kebutuhan dokter yang ditetapkan sebesar 1:2.500, jumlah dokter yang ada di Sumut sebenarnya sudah memadai. Saat ini Sumut memiliki sekitar 4.395 dokter umum dan 972 dokter spesialis. Dengan kata lain, sudah lebih dari rasio yang ditetapkan. “Namun dokter, terutama dokter spesialis yang masih terpusat di Kota Medan membuat pelayanan kesehatan tidak menjangkau daerah luar Medan,” paparnya di Medan, Jumat (19/4). Jika pemerataan distribusi dokter ini tidak dilakukan, lanjutnya, pelayanan kesehatan optimal kepada masyarakat tidak akan tercapai. Namun dalam pendistribusian ini, pemerintah harus menjaga kenyamanan kerja seorang dokter. Salah satunya dengan memberikan penghasilan memadai kepada dokter spesialis yang bertugas di daerah. “Menurut saya, sekitar Rp25 juta per bulan adalah penghasilan yang cukup memadai untuk seorang dokter spesialis di daerah.

…dst

20 ) Penelitian Akademis Bisa Ditindaklanjuti
http://m.koran-sindo.com/node/309578

20 April 2013
PALEMBANG – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang Gema Asiani mengatakan, penelitian akademis terkait usaha bahan makanan yang mengandung bahan berbahaya semestinya segera disampaikan kepada pihak berwenang. Hal ini disampaikan Gema dalam menanggapi paparan pihak Poltekes yang mengindikasikan usaha gilingan ikan mengandung boraks. “Sampaikan ke pihak yang berwenang, seperti Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (DP2K) atau Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), sehingga bisa dicari solusi atau sanksi tegas bagi usaha tersebut,” ujarnya kepada KORAN SINDO kemarin. Dinkes, ujar dia, tentu melakukan pengawasan lebih lanjut dengan menurunkan tim ke lapangan. Bahkan, pengawasan akan lebih intensif untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual aman dan tidak dibuat dari zat-zat yang berbahaya. Sampel makanan yang akan diambil hanya dari makanan yang dianggap mencurigakan, seperti makanan yang berwarna mencolok, tekstur makanan yang sangat kenyal, dan makanan yang tidak ditutup. “Jika memang ada, pemilik usaha umumnya diminta menandatangani surat pernyataan untuk tidak lagi memakai zat berbahaya. Kalau masih dilakukan, akan dilakukan tindakan tegas tentunya bersama tim terkait, seperti Satpol PP,” ucapnya.

…dst

21 ) Alumni Akper Segera Dikirim ke Luar – Pemkab Wajo Mulai Buka Pendaftaran
http://m.koran-sindo.com/node/309430

20 April 2013
SENGKANG– Pemkab Wajo membuka pendaftaran bagi para alumni Akademi Keperawatan (Akper) Wajo yang berminat bekerja di luar Sulsel. Direktur Akper Wajo M Amin S mengatakan, sebagai bentuk perhatian pemerintah atas pemberdayaan alumni Akper Wajo, pemerintah menjalin kerja sama dengan sejumlah provinsi yang kekurangan tenaga perawat. “Bagi yang berminat bisa mendaftar sekarang di Akper Wajo. Pendaftaran dibuka untuk semua alumni. Pemberangkatan mereka menunggu permintaan dari provinsi yang membutuhkan sesuai MoU,” kata Amin. Dia mengatakan, upaya Pemkab Wajo ini bertujuan untuk memberdayakan alumni Akper Wajo yang belum mendapatkan pekerjaan. “Apalagi kerja sama itu dituangkan dalam MoU, sehingga tidak perlu diragukan lagi,” ujarnya. Diketahui, Pemkab Wajo berencana mengirim lulusan Akper Wajo ke luar daerah. Pasalnya, saat ini banyak alumni Akper yang belum mendapatkan pekerjaan alias menganggur. “Pertimbangannya, karena banyak alumni Akper yang belum bekerja, sehingga pemerintah mengambil inisiatif untuk mengirim mereka keluar daerah. Jika telah punya pengalaman, mereka bisa kembali ke Wajo,” kata Kabag Kesra Pemkab Wajo Alamsyah.

…dst

Tags

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 

You must be logged in to post a comment.