1 ) Pendidikan Vs Perombakan Kurikulum
http://edukasi.kompas.com/read/2013/03/13/10455831/Pendidikan.Vs.Perombakan.Kurikulum

Rabu, 13 Maret 2013 | 10:45 WIB Oleh Hafid Abbas
KOMPAS.com – Dalam satu dekade terakhir, dunia pendidikan di Tanah Air seakan terus terbelenggu dalam dilema. Pada masa Kabinet Indonesia Bersatu Pertama 2004-2009, Wapres Jusuf Kalla gigih melaksanakan pengendalian mutu pendidikan dengan pemberlakuan standar ujian nasional. Tidak ada toleransi kelulusan bagi mereka yang tidak melewati standar minimum dari sejumlah mata pelajaran yang diujikan, Akibatnya, masyarakat seakan mengalami sentakan sosial ketika melihat ada sekolah yang tidak satu pun siswanya lulus karena kelaziman sebelumnya secara nasional kelulusan selalu di kisaran 100 persen atau mendekati 100 persen. Alasan Kalla ketika itu sangat sederhana. Jika sekolah selalu meluluskan siswanya 100 persen, siswa merasa tidak perlu belajar, guru tidak termotivasi mengajar sungguh-sungguh, dan orangtua tidak merasa perlu ikut bertanggung jawab atas mutu pendidikan. Cara ini, menurut Kalla, adalah mekanisme peningkatan mutu pendidikan yang paling murah dan mudah dilaksanakan. Dengan demikian, pendidikan kita menjadi tanggung jawab semua pihak (siswa, masyarakat, dan pemerintah) menuju pencapaian mutu yang lebih tinggi. Selanjutnya, bangsa kita tak lagi akan menjadi kuli dari Malaysia.

…dst

2 ) 3.000 Siswa Tidak Dapat Rekomendasi
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/03/13/218131/3.000-Siswa-Tidak-Dapat-Rekomendasi

13 Maret 2013
JAKARTA – Sebanyak 3.000 siswa tidak mendapatkan rekomendasi dari kepala sekolah dalam proses pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013. Jumlah tersebut merata di seluruh wilayah di Indonesia. “Data akhir, 779.102 siswa yang mendaftar, 765.090 telah final menyelesaikan administrasi sampai verifikasi nilai. Dari angka 765.090 itu, yang mendapatkan rekomendasi sekolah 761.844 siswa,” kata Humas SNMPTN Bambang Hermanto, kemarin. Menurutnya, jumlah tersebut hampir terbagi rata di seluruh daerah di Indonesia. Namun, utamanya justru terjadi di Jawa. Bahkan, di tiga daerah di Pulau Jawa, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, jumlahnya masih di atas 200 orang per daerah. “Terbanyak di Jawa Tengah, yakni 256 siswa. Tapi, kami tidak bisa publikasikan sekolah-sekolahnya,” ungkapnya. Panitia tetap akan menggunakan data final (data siswa telah menyelesaikan administrasi, meskipun belum mendapatkan rekomendasi pihak sekolah). Diharapkan masing-masing perguruan tinggi negeri (PTN) dapat melakukan pendalaman lebih lanjut atas kasus-kasus tersebut.

…dst

3 )  Ribuan siswa gagal masuk SNMPTN di UGM
http://nasional.sindonews.com/read/2013/03/12/15/726573/ribuan-siswa-gagal-masuk-snmptn-di-ugm

Rabu,  13 Maret 2013  ?  04:30 WIB
Sindonews.com – Sebanyak 1.242 siswa yang dinyatakan gagal dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Hal itu disebabkan para siswa belum melengkapi syarat pendaftaran atau sekolah asal yang belum melakukan rekomendasi bagi masing-masing siswa. Pada penutupan tahap finalisasi pendaftaran SNMPTN yang diundur dari 8 Maret 2013 menjadi 11 Maret 2013, total pendaftar SNMPTN di UGM mencapai 72.207 siswa. Namun, siswa yang benar-benar menyelesaikan pendaftaran sekaligus direkomendasikan oleh masing-masing sekolah hanya 70.965 siswa. “Kami sendiri memang hanya akan menyeleksi pendaftar yang benar-benar menyelesaikan dan memenuhi semua perrsyaratan pendaftaran, termasuk (yang) telah direkomendasikan oleh pihak sekolah,” kata Kepala Bidang Humas UGM Wijayanti kepada Sindo, Selasa (12/3/2013). Wijayanti yang biasa disapa Wiwit itu mengatakan, dari total pendaftar, sebenarnya ada 71.210 siswa yang berhasil menyelsaikan tahap pendaftaran. Namun, hanya 70.965 siswa yang direkomendasi sekolah. Selanjutnya, berkas para pendaftar akan diseleksi internal oleh UGM, begitu pula di masing-masing PTN lainnya.

…dst

4 ) 3.000 Beasiswa untuk Mahasiswa PTS
http://edukasi.kompas.com/read/2013/03/13/09553346/3.000.Beasiswa.untuk.Mahasiswa.PTS

Rabu, 13 Maret 2013 | 09:55 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Alokasi Beasiswa Pendidikan bagi Mahasiswa Berprestasi yang kuliah di perguruan tinggi swasta ditambah dari 2.000 orang menjadi 3.000 orang. Adapun untuk mahasiswa di perguruan tinggi negeri dialokasikan untuk sekitar 90.000 mahasiswa. Illa Saillah, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemendikbud, di Jakarta, Senin (11/3), mengatakan, Beasiswa Pendidikan bagi Mahasiswa Berprestasi (Bidik Misi) untuk mahasiswa PTS mulai diberikan tahun 2012 untuk 2.000 mahasiswa. Penerimanya pun mahasiswa miskin berprestasi yang sudah kuliah di PTS bersangkutan. “Mulai tahun ini, PTS harus jemput bola dengan mencari ke SMA, SMK, atau MA calon mahasiswa penerima Beasiswa Bidik Misi,” kata Illa Saillah. Menurut Illa, PTS yang bisa mengikuti program Beasiswa Bidik Misi harus berakreditasi A atau B. Peluang menerima beasiswa ini terbuka untuk calon mahasiswa yang mengambil program studi sains, teknik, kesehatan, ekonomi, dan pertanian. Ini sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk mendukung terpenuhinya sumber daya manusia yang sesuai dengan program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

…dst

5 ) Bidikmisi Tahun Ini, Rp 1,4 T untuk 91.000 Mahasiswa
http://edukasi.kompas.com/read/2013/03/11/13432945/Bidikmisi.Tahun.Ini.Rp.1.4.T.untuk.91.000.Mahasiswa

Senin, 11 Maret 2013 | 13:43 WIB
SOLO, KOMPAS.com — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menganggarkan Rp 1,4 triliun untuk program beasiswa Bidikmisi tahun 2013. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, beasiswa ini akan diberikan untuk 91.000 mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. “Anggaran beasiswa Bidikmisi sebesar tersebut diperuntukkan kepada 91.000 mahasiswa, bagi mereka yang berprestasi dalam bidang akademik, tetapi orangtuanya tidak mampu secara ekonomi,” kata Nuh di sela-sela meresmikan tujuh gedung baru dan satu renovasi di lingkungan Universitas Sebelas Maret (UNS) Kentingan, Solo, Senin (11/3/2013). Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini mengatakan pemberian beasiswa Bidikmisi ini tidak hanya pada pendidikan perkuliahan, tetapi juga sampai jenjang profesi. Untuk itu, kepada mahasiswa keguruan dan pendidikan kedokteran tidak perlu khawatir karena akan tetap mendapat beasiswa tersebut sampai tuntas.

…dst

6 ) Beasiswa Bidik Misi Unsyiah Menjadi 900 Orang
http://edukasi.kompas.com/read/2013/03/13/00023526/Beasiswa.Bidik.Misi.Unsyiah.Menjadi.900.Orang

Rabu, 13 Maret 2013 | 00:02 WIB
BANDA ACEH, KOMPAS.com – Pihak Rektorat Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam Banda Aceh meminta Pemerintah Pusat menambah kuota beasiswa bidik misi pada 2013, yakni menjadi 900 orang. “Kami berharap pada tahun ini ada tambahan kuota dari jumlah yang diberikan pada tahun sebelumnya sebanyak 750 orang,” kata Rektor Unsyiah Darussalam Banda Aceh, Samsul Rizal di Banda Aceh, Selasa (12/3/2013). Disebutkan, dari total 23.140 peserta SNMPTN yang direkomendasikan sebagai peserta SNMPTN di tingkat panitia lokal Banda Aceh sebanyak 4.430 orang terdaftar dalam program beasiswa bidik misi.Program beasiswa bidik misi merupakan program bantuan biaya pendidikan yang diberikan Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mulai 2010, kepada mahasiswa yang memiliki potensi akademik memadai dan kurang mampu secara ekonomi.

…dst

7 ) Anggaran Kemendikbud Sudah Cair
http://kampus.okezone.com/read/2013/03/13/373/775128/anggaran-kemendikbud-sudah-cair

Rabu, 13 Maret 2013 13:45 wib
TANGERANG SELATAN – Pekan lalu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut telah memblokir anggaran sembilan dari 10 program kerja yang diajukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Namun, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengaku permasalahan tersebut sudah teratasi. “Anggaran untuk Ujian Nasional (UN), beasiswa, dan lain-lain segera keluar. Bahkan, sebagian sudah keluar. Minggu lalu memang masih dibintangi tapi sekarang sudah berubah. Sudah jalan dan sudah keluar. Komisi X pun sudah setuju,” kata M Nuh selepas peresmian Wahana Belajar Angkasa di Pusat Teknologi dan Komunikasi (Pustekkom), Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (13/3/2013). Menurut M Nuh, pemblokiran anggaran oleh Kemenkeu tersebut diakibatkan oleh masalah administrasi. Maka, jika terganjal dalam satu hingga dua bulan, lanjutnya, adalah sesuatu yang wajar. “Tadinya memang banyak yang merisaukan. Tapi satu hingga dua bulan masih dibintangi itu wajar. UN tadinya dibintangi namun untuk tender sekarang sudah boleh. Hanya yang terkait kontrak masih menunggu DIPA,” tuturnya.

…dst

8 ) Kurikulum 2013 Ditelanjangi di ITB
http://edukasi.kompas.com/read/2013/03/13/19402224/Kurikulum.2013.Ditelanjangi.di.ITB

Rabu, 13 Maret 2013 | 19:40 WIB
BANDUNG, KOMPAS.com – Sebuah diskusi terbuka yang digelar oleh majelis guru besar Institut Teknologi Bandung khusus membahas mengenai rencana pemberlakuan kurikulum 2013 oleh pemerintah, Rabu (13/3/2013). Disana, substansi kurikulum dipaparkan untuk ditunjukkan kelemahan pada substansi, redaksional maupun filosofinya.Diskusi berlangsung di Balai Pertemuan Ilmiah ITB, dihadiri oleh Ketua MGB ITB, Harijono Tjokronegoro, profesor emeritus Universitas Negeri Jakarta, Henry Alex Rudolf Tilaar, guru besar ilmu matematika ITB, Iwan Pranoto, serta guru besar ITB Imam Buchori Zainuddin. Diskusi dilangsungkan dalam dua sesi dengan sesi tanya jawab di antaranya. Imam Buchori mengungkapkan bahwa kurikulum 2013 memiliki pertentangan makna, bahkan dalam penjelasannya itu sendiri. Alasan untuk mengubah kurikulum lebih didorong oleh masalah yang dihadapi generasi muda seperti perkelahian pelajar, narkoba, korupsi, maupun plagiarisme, sedangkan hal itu tidak terkait langsung dengan kurikulum.

…dst

9 ) Mahasiswa Optimis UU Dikti Dibatalkan
http://www.jpnn.com/read/2013/03/13/162468/Mahasiswa-Optimis-UU-Dikti-Dibatalkan-

Rabu, 13 Maret 2013 , 09:54:00
PADANG–Forum Peduli Pendidikan (FPP) Sumbar optimistis UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Dikti) dibatalkan Mahkamah Konstitusi (MK). Kendati telah mencapai titik akhir, dan tinggal menunggu keputusan, perkara yang sudah bergulir di MK sejak enam bulan itu, kembali didiskusikan FPP. Dalam diskusi itu terungkap, pemerintah dan mahasiswa (pemohon) memiliki tujuan sama, yakni berupaya menciptakan perguruan tinggi berkualitas dan lebih baik ke depan. Permohonan pengujian bernomor perkara 103/PUU-X/2012 itu, sudah melewati tujuh kali tahapan persidangan. Disisi lain, FPP berharap agar pengelolaan pendidikan tinggi negeri tidak berstatus badan hukum sehingga berpotensi dijadikan ladang usaha dan dikomersilkan. “Namun, kami yakin, MK masih berpihak pada pendidikan yang adil dan murah. Kembali kami ingatkan MK pada putusannya terdahulu tentang pengujian Undang-undang Badan Hukum Pendidikan yang telah dibatalkan MK,” ujar M. Nurul Fajri, salah seorang pemohon dalam diskusi Lam&PK, PHP, Kaki lima, Hima Sosiologi yang tergabung dalam Forum Peduli Pendidikan (FPP) di redaksi Padang Ekspres (Grup JPNN), Selasa (12/3).

…dst

10 ) Rilis Daftar Standar Biaya Kuliah PTN Molor
http://edukasi.kompas.com/read/2013/03/13/1518134/Rilis.Daftar.Standar.Biaya.Kuliah.PTN.Molor

Rabu, 13 Maret 2013 | 15:18 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk merilis daftar standar biaya kuliah di setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) molor. Sebelumnya, Kementerian berjanji untuk merilis daftar serupa Harga Eceran Tertinggi (HET) itu pada bulan Februari lalu. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan bahwa daftar tersebut sampai saat ini belum ditetapkan karena masih terus dimatangkan. Ia juga meminta maaf akan keterlambatan ini mengingat rencananya daftar ini akan dirilis pada akhir Februari lalu sehingga dapat menjadi acuan para siswa yang akan mendaftar PTN. “Mohon maaf agak mundur. Target bulan ini (Maret) selesai. Kami akan kumpulkan data dari PTN,” kata Nuh di Jakarta, Rabu (13/3/2013). Ia juga mengungkapkan bahwa penyusunan daftar standar biaya kuliah ini tidak mudah. Pasalnya, hitungan yang dilakukan tidak hanya terbatas pada biaya kuliah saja, melainkan berbagai biaya lain yang juga dibebankan pada mahasiswa di luar perkuliahan. Rencana rilis daftar ini sejalan dengan rencana kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang akan diterapkan pada tahun akademik 2013/2014. “Kalau cuma SPP ya gampang. Tapi kan mahasiswa ini enggak hanya bayar uang kuliah saja. Ada uang gedung dan lain-lain,” jelas Nuh.

…dst

11 ) Besaran UKT Paling Lambat Bulan Ini
http://kampus.okezone.com/read/2013/03/13/373/775117/besaran-ukt-paling-lambat-bulan-ini

Rabu, 13 Maret 2013 13:31 wib
TANGERANG SELATAN – Mulai tahun akademik mendatang, perguruan tinggi negeri (PTN) akan memberlakukan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Namun, sejumlah PTN belum menetapkan jumlah pasti UKT mereka karena Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) belum menentukan Harga Eceran Tertinggi (HET). “UKT sudah dalam pematangan, yang penting berlaku mulai tahun akademik mendatang. Masih ada waktu. Jangan sampai keluarnya Juli. Kalau bisa sebelum ujian tulis atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMBPTN) karena ujian tulis ini bayar,” kata M Nuh seusai peresmian Wahana Belajar Angkasa di Pusat Teknologi dan Komunikasi (Pustekkom), Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (13/3/2013). M Nuh mengaku, hingga saat ini pihaknya memang belum menetapkan HET. Namun, dia menjanjikan HET akan rampung pada bulan ini. “Maret paling lama HET selesai. Karena kami harus mengumpulkan data dari PTN,” urainya. Menurut M Nuh, menyusun HET bukan perkara mudah. Sebab, yang harus diperhitungkan bukan hanya SPP, tapi juga biaya lain yang dibebankan kepada mahasiswa.

…dst

12 ) Inilah 10 Program Studi Favorit Unpad
http://www.tempo.co/read/news/2013/03/13/079466716/Inilah-10-Program-Studi-Favorit-Unpad

Rabu, 13 Maret 2013 | 12:06 WIB
TEMPO.CO, Jakarta – Ribuan calon mahasiswa baru Universitas Padjadjaran dari jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 atau jalur undangan menjadikan Ilmu Komunikasi sebagai program studi terfavorit. Posisinya teratas dari 10 program studi yang ramai peminat. Posisi kedua program studi favorit yaitu Manajemen, dan ketiga adalah Pendidikan Dokter. Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan Unpad, Engkus Kuswarno, mengatakan, ada 80.977 pendaftar SNMPTN atau jalur undangan yang memilih Unpad sebagai kampus negeri pilihan pertama. Sekitar separuhnya atau 42.538 orang memilih program studi prioritas atau pilihan pertamanya di Unpad. Dari pilihan itu tergambar 10 program studi favorit jalur SNMPTN atau jalur undangan di Unpad sebagai berikut.
1. Ilmu Komunikasi dengan kuota 270 orang, jumlah pendaftarnya sebanyak 4.057 orang.

…dst

13 ) Wahana Jelajah Angkasa Hari Ini Diresmikan
http://belajar.kemdikbud.go.id/

Tangerang Selatan — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh hari ini, Rabu (13/3/2013) meresmikan Wahana Jelajah Angkasa, yaitu sebuah laboratorium mini untuk mengamati jagad raya melalui gambar-gambar yang diambil dari repository organisasi penjelajahan luar angkasa Amerika Serikat (NASA). Peresmian wahana ini digelar di kantor Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom) Kemdikbud, Ciputat Tangerang Selatan, dimana Wahana Jelajah Angkasa ini berada. Wahana pendidikan ini hadir berkat kerja sama antara Pustekkom Kemdikbud dengan Microsoft Research. Mendikbud menyambut positif hadirnya wahana pendidikan ini, dan berharap Wahana Jelajah Angkasa tersebut menjadi wahana wisata edukasi yang mencerdaskan sekaligas menyenangkan. “Istilah wisata edukasi ini kita gunakan karena kita menginginkan ada suasana yang lain dan sekaligus untuk membedakan edukasi yang berbasis konservatif dan yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK),” kata Menteri Nuh. Mantan Rektor ITS tersebut lebih lanjut mengemukakan bahwa ujung atau muara yang ingin diperoleh dari wisata edukasi ini adalah siswa atau pengunjung mendapatkan ilmu. ketrampilan, dan sikap yang positif.

…dst

14 ) Jelajah Luar Angkasa Tanpa Perlu Keluar Rumah
http://edukasi.kompas.com/read/2013/03/13/14475850/Jelajah.Luar.Angkasa.Tanpa.Perlu.Keluar.Rumah

Rabu, 13 Maret 2013 | 14:47 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Kini masyarakat tak perlu lagi harus pergi ke planetarium untuk dapat mengeksplorasi dunia luar angkasa. Pasalnya, Pusat Teknologi dan Komunikasi (Pustekkom) bersama dengan Microsoft Indonesia meluncurkan Wahana Jelajah Angkasa yang menyediakan berbagai informasi terkait dengan angkasa raya. Kepala Pustekkom Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ari Santoso, mengatakan bahwa program Wahana Jelajah Angkasa ini terintegrasi dengan portal Rumah Belajar. Dengan demikian, hal ini mempermudah para guru, siswa maupun orang tua untuk menggali informasi tentang luar angkasa tanpa perlu pergi ke planetarium.”Portal ini dapat diakses di mana saja selama ada jaringan internet. Jadi tak perlu pergi jauh atau keluar rumah atau sekolah,” kata Ari di Pustekkom, Ciputat, Rabu (13/3/2013).

…dst

15 ) Mendikbud: Lulus Ngaret Rebut Jatah Kuliah Orang Lain
http://kampus.okezone.com/read/2013/03/13/373/775255/mendikbud-lulus-ngaret-rebut-jatah-kuliah-orang-lain

Rabu, 13 Maret 2013 16:21 wib
TANGERANG SELATAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh meminta kepada para Perguruan Tinggi Negeri (PTN) untuk menambah jumlah kuota 10 persen. Penambahan tersebut dilakukan tanpa perlu menambah fasilitas baru. “Kami meminta tambahan kuota 10 persen bagi mahasiswa baru di PTN. Semuanya ada, baik dosen maupun ruang kelas sehingga tidak harus menambah kelas baru atau dosen baru, hanya menambah kursi,” tutur M Nuh, seusai peresmian Wahana Belajar Angkasa di Pusat Teknologi dan Komunikasi (Pustekkom), Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (13/3/2013). Dia menjelaskan, penambahan 10 persen bukanlah jumlah yang signifikan. Sehingga tidak perlu menambah fasilitas maupun tenaga pengajar untuk mengimbanginya. M Nuh mencontohkan, kuota suatu kelas perkuliahan adalah 30 orang. Dengan menambah 10 persen, berarti jumlah total siswa menjadi 33 orang. “Kalau hanya bertambah tiga orang ya tidak perlu membuka kelas baru. Dosen pun tidak terlalu merasa berbeda jika mengajar 33 orang dari awalnya 30 orang,” paparnya.

…dst

16 ) UII-Universitas Hungaria kembangkan “aquaculture”
http://www.antaranews.com/berita/362945/uii-universitas-hungaria-kembangkan-aquaculture

Rabu, 13 Maret 2013 01:57 WIB
Yogyakarta (ANTARA News) – Universitas Islam Indonesia Yogyakarta dan University of Debrecen, Hungaria, sepakat bekerja sama mengembangkan metode baru dalam produksi ikan “aquaculture” di Indonesia. “Dengan metode itu ikan yang biasa ditangkap nelayan di laut dapat dikembangkan dan dibudidayakan di darat sehingga nelayan tidak perlu harus selalu mengandalkan pelayaran untuk mendapatkan ikan,” kata Rektor UII Prof Dr Edy Suandi Hamid di Yogyakarta, Selasa.Menurut dia, kedua pihak sepakat untuk saling membantu realisasi praktis dalam transfer ilmu “aquaculture” ke Indonesia.”Rencananya proyek ujicoba pengembangan `aquaculture` itu akan dilakukan melalui kerja sama antara University of Debrecen, UII, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),” katanya. Ia mengatakan, realisasi hubungan antara UII dengan University of Debrecen diresmikan melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI).

…dst

17 ) UGM dan Masaryk University Riset Malaria pada Orangutan
http://ugm.ac.id/index.php?page=rilis&artikel=5380

Tanggal Posting 2013-03-13 13:39:21
YOGYAKARTA – Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM dan Masaryk University, Czech Republic, melaksanakan riset bersama penyakit malaria dan parasit pada orangutan. Riset parasitologi orangutan ini dilakukan di lokasi Taman Nasional Gunung Leusser Sumatra Utara dan hutan Kalimantan Tengah. Peneliti parasitologi orangutan dari FKH UGM, Dr. drh. R. Wisnu Nurcahyo, mengatakan penelitian yang dilakukannya FKH UGM dan Masaryk University dimulai sejak 1999 telah menemukan berbagai macam parasit pada orangutan yang beberapa diantaranya jenis baru seperti Strongyloides sp., Mammomonogamus sp, Chilomastix mesnili, Endolimax nana, Troglodytella abrassarti, Pongobius hugoti, Balantidium coli dan Lemuricola pongoi. Tim peneliti FKH UGM dan Masaryk University saat ini tim tengah berkonsentrasi meneliti malaria pada orangutan yang diduga memiliki spesies Plasmodium knowlesi yang dapat menular ke manusia (zoonosis). “Berakibat sangat fatal bila malaria ini melalui vektor nyamuk kemudian menginfeksi manusia,” kata Wisnu Nurcahyo di FKH UGM, Rabu (13/3).

…dst

18 ) 12 Delegasi Unpad Jadi Diplomat di World MUN
http://kampus.okezone.com/read/2013/03/13/373/775224/12-delegasi-unpad-jadi-diplomat-di-world-mun

Rabu, 13 Maret 2013 15:51 wib
JAKARTA – Universitas Padjadjaran (Unpad) kembali mengirimkan delegasinya untuk mengikuti Harvard World Model United Nation (World MUN). Tahun ini 12 delegasi dan dua faculty advisor Unpad akan mengikuti HMUN di Melbourne Convention & Exhibition Centre, Australia,18-23 Maret mendatang. Dalam World MUN 2013, delegasi Unpad akan mewakili negara Senegal dalam beberapa komite. Mereka akan berdiplomasi pada komite United Nations Environment Programme (UNEP), General Assembly, Organization of the Islamic Conference, World Bank, dan World Health Organization (WHO). Selain berdiplomasi dalam berbagai sidang komite, para delegasi World MUN Unpad, berkesempatan menampilkan salah satu seni budaya Indonesia. Nurhayati, salah satu delegasi Unpad dari Fakultas Pertanian (Faperta) bertugas mempertunjukkan seni tari merak pada Social Event di World MUN 2013.

…dst

19 ) Yayasan Trisakti Pertanyakan Doktor HC Taufiq Kiemas
http://www.jpnn.com/read/2013/03/13/162590/Yayasan-Trisakti-Pertanyakan-Doktor-HC-Taufiq-Kiemas-

Rabu, 13 Maret 2013 , 20:45:00
JAKARTA – Gelar Doktor Honoris Causa yang diterima Ketua MPR, Taufiq Kiemas dari Universitas Trisakti, Minggu (10/3) lalu, dipertanyakan keabsahannya oleh pendiri Yayasan Trisakti. Pasalnya, pemberian gelar tersebut, dinilai tidak sah karena diberikan oleh pihak yang secara hukum tidak berhak menguasai lembaga pendidikan tinggi tersebut.
Sebagaimana diketahui, Mahkamah Agung (MA) memutuskan, statuta dan badan hukum, termasuk pengangkatan Thoby Mutis sebagai rektor, dianggap tidak sah sebagaimana yang tertuang dalam putusan Nomor 410 K/PDT/ 2004 tertanggal 25 April 2005 lalu. “Thoby yang secara hukum tidak sah, tetapi melantik dan memberikan gelar Doktor Honoris Causa kepada Ketua MPR. Jadi ada seolah-olah pembenaran seorang pembajak memberikan gelar kepada orang yang terhormat,” kata salah seorang pendiri Yayasan Trisakti, Harry Tjan Silalahi, kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (13/3). Padahal, lanjutnya, masyarakat sudah mengetahui putusan MA, termasuk Taufiq Kiemas yang menerima gelar. Sehingga, kata Harry, pemberian gelar tersebut, dapat dikatakan sebagai transaksi ilegal.

…dst

20 ) Mahasiswa Perguruan Tinggi Jadikan Selayar Sebagai Obyek Penelitian
http://www.tribunnews.com/2013/03/13/mahasiswa-perguruan-tinggi-jadikan-selayar-sebagai-obyek-penelitian

13 Maret 2013
MAKASSAR — Persiapan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan untuk menjadi tuan rumah penyelenggara event Sail Takabonerate 2015 yang belum lama ini telah mendapat restu dari Kementrian Perekonomian dan Kesejahteraan Republik Indonesia diwarnai dengan kegiatan kunjungan mahasiswa dari sejumlah universitas ternama di Kota Angin Mamiri Makassar yang tengah melakukan penelitian bertajuk pengembangan nilai-nilai seni dan kebudayaan lokal Kabupaten Kepulauan Selayar.Davira dan Nur Hafsya Nurdin merupakan dua nama diantara puluhan mahasiswa perguruan tinggi dari Makassar yang pernah menapakkan kaki di Kabupaten Kepulauan Selayar dalam rangkaian kegiatan penelitian bertemakan pengembangan nilai-nilai seni dan budaya lokal daerah setempat.

…dst

21 ) 2013, Kopertis IX Intensifkan Dialog Rutin
http://makassar.tribunnews.com/2013/03/13/2013-kopertis-ix-intensifkan-dialog-rutin

Tribun Timur – Rabu, 13 Maret 2013 16:07 WITA
MAKASSAR.TRIBUN-TIMUR.COM-Sepanjang tahun 2013 akan intensif menggelar dialog rutin. Dialog ini akan menampilkan narasumber dari kalangan dosen PTS. “Peserta dialog dari kalangan dosen yayasan dan negeri,” ujar Sekpel Kopertis IX Sulawesi, Dr Ibrahim Saman MM, pada rapat konsolidasi Unit Unit Pengembangan Kopertis IX di kantor Jl Bung,Makassar, Rabu (13/3/2013). Dialog rutin menurut Ibarhim membicarakan materi hasil penelitian dosen. Peserta dialog diharapkan berasal dari kalangan dosen serta dunia usaha. “Kehadiran kalangan dunia usaha dalam dialog sekaligus membuka ruang bagi para dosen membangun kemitraan pada dunia usaha,” tandas Ibrahim.

…dst

22 ) Peserta UN Perlu Ikuti Tahapan Kerja
http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/1117

03/13/2013
Jakarta–Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ini yang menggunakan sistem barcode membuat peserta perlu mengikuti tahapan kerja sebelum mulai mengerjakan soal. Peserta yang tidak memastikan bahwa ia menjawab pada LJUN yang benar, akan mendapat nilai yang jelek, karena saat dipindai, komputer akan keliru membaca. “Tahapan kerja ini sudah kami cantumkan dalam Prosedur Operasi Standar (POS),” ungkap Khairil saat ditemui di ruangannya, Rabu (27/2). Pertama, peserta harus memastikan bahwa antara naskah soal dan LJUN masih bersatu. Kalau sudah dalam keadaan terpisah, peserta wajib melaporkannya kepada pengawas dan meminta ganti. “Jangan sampai peserta ambil risiko, tetap mengambil naskah soal dan LJUN yang sudah terpisah itu. Harus diganti dengan yang masih dalam kondisi bersatu,” tegas Khairil. Kedua, pastikan pula bahwa naskah soal dan LJUN tidak dalam kondisi rusak. Peserta perlu memperhatikan satu per satu lembar pada naskah soal dan memastikan bahwa tidak ada satupun soal yang rusak atau tidak terbaca. Mengapa tahapan ini penting? Khairil menjelaskan, karena jika ia menemukan soal yang rusak di tengah-tengah proses pengerjaan soal, peserta harus meminta naskah soal dan LJUN yang baru. Itu artinya, peserta harus menjawab dari nomor satu lagi.

…dst

23 ) Keseimbangan Kecoak Jadi Inspirasi Perekayasa Robot
http://sains.kompas.com/read/2013/03/13/19563025/Keseimbangan.Kecoak.Jadi.Inspirasi.Perekayasa.Robot

Rabu, 13 Maret 2013 | 19:56 WIB
BERKELEY, KOMPAS.com – Kecoak, hewan berkaki enam yang termasuk ordo Blattodea, mungkin bukan fauna asing. Dibalik kesukaannya hidup di tempat kotor, hewan ini ternyata memiliki kemampuan hebat dalam bergerak. Ia mampu menyeimbangkan dirinya tanpa harus menggunakan otaknya. Kemampuan kecoak memukau tim peneliti dari University of California, Berkeley dan menginspirasi mereka untuk menggali lebih dalam tentang kemampuan itu agar dapat diterapkan pada sistem gerak robot yang mampu berjalan. Saat ini, perekayasa robot berjalan sering dihadapkan pada dua kendala utama, yakni kemampuan menjaga keseimbangan dan adaptabilitas robot pada medan berat atau kerusakan yang terjadi di kaki mereka. Peneliti berpendapat, robot yang mampu menjaga keseimbangan tanpa harus menggunakan `otak’-nya akan lebih efisien. Karena, otak robot tidak harus membuang waktu untuk `berpikir’ posisi kaki-kaki mereka. Peneliti melihat, kecoak adalah contoh yang ideal untuk mencari solusi kedua masalah tersebut. Berdasarkan hasil kajian terbaru, kecoak melangkahkan kaki-kakinya tanpa melibatkan otak mereka. Hewan ini juga masih bisa berjalan bahkan berlari meski kehilangan kakinya.

…dst

Tags

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 

You must be logged in to post a comment.