Puncak Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI Digelar

http://www.kemdiknas.go.id/

12/04/2012
Bogor — Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2012 dan Hari Ulang Tahun ke-67 PGRI digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul Bogor, Selasa (4/12). Acara ini dihadiri Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Hj. Ani Yudhoyono, para ketua lembaga tinggi negara, Menteri Pendidkan dan kebudayaan Mohammad Nuh, Menteri Agama Surya Dharma Ali, dan para menteri Kabinet Bersatu II lainya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Ketua PB PGRI Sulistiyo, dan sekitar 9000 guru dari Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan perwakilan seluruh Indonesia serta guru dari Kementerian Agama. Selain penyerahan Satyalencana Pendidikan oleh Presiden RI, acara puncak ini juga diisi dngan pagelaran tari, kesenian dan paduan suara, antara lain, tarian “JATINING DIRI” oleh mahasiswa STSI Bandung, Tari Saman oleh siswa MAN 4 Pondok Pinang DKI Jakarta, kesenian “cangklung” oleh siswa MAN 1 Bandung, dan panduan suara siswa dari SMP/SMA/SMK Bhakti Idata DKI Jakarta dan panduan suara guru dari kota Bogor. Selain itu, juga digelar Pameran Pendidikan dan Karya Guru, yang mengetengahkan hasil-hasil pembangunan pendidikan.

…dst

Kode Etik Guru Akan Diberlakukan Mulai Januari 2013
http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/900

12/04/2012
Sentul, Bogor — Tema peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2012 dan Hari Ulang Tahun ke-67 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) adalah “Memacu Profesionalisasi Guru melalui Peningkatan Kompetensi dan Penegakan Kdoe Etik”. Tema ini diharapkan mampu memberikan inspirasi bahwa peningkatan kompetensi guru dan penegakan kode etik adalah langkah penting untuk memacu profesionalisasi guru dalam pembangunan karakter. “Kode etik guru kami rencanakan akan mulai dilaksanakan pada 1 Januari 2013,” ujar Ketua Pengurus Besar PGRI, Sulistyo, saat memberikan sambutan di hadapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Mendikbud Mohammad Nuh serta ribuan guru dari seluruh Indonesia, dalam puncak peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2012 dan Hari Ulang Tahun ke-67 PGRI di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, (4/12). Sulistyo menjelaskan, guru telah ditetapkan sebagai profesi pada akhir tahun 2004 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kemudian Undang-undang Guru dan Dosen, disahkan pada akhir tahun 2005 saat pemerintahan Presiden SBY juga. Momen tersebut merupakan revolusi terbesar dalam pengelolaan guru.

…dst

Presiden Ajak Semua Unsur Berkontribusi Memajukan Pendidikan Nasional
http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/901

12/04/2012
Bogor, Jawa Barat — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak seluruh unsur bangsa Indonesia untuk berkontribusi memajukan pendidikan nasional, sesuai porsinya masing-masing. Hal tersebut disampaikan Presiden di hadapan guru-guru dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2012 dan HUT PGRI ke-67 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/12). Presiden mengajak seluruh unsur bangsa berbagi tugas dan tanggung jawab. “Secara nasional yang bertanggung jawab adalah presiden, namun karena dunia pendidikan sangat luas, dan meliputi seluruh Indonesia, mari berbagi peran dan tanggung jawab,” ujar Presiden. Unsur bangsa yang dimaksud Presiden adalah pemerintah, institusi pendidikan / guru, siswa, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan pers. Pemerintah bertugas menyiapkan undang-undang dan peraturan-peraturan yang berkaitan dengan sektor pendidikan secara tepat, ujar Presiden SBY. Selain itu pemerintah bertanggung jawab menyusun dan menjalankan kebijakan pendidikan dengan tepat, menyiapkan anggaran dengan tepat dan mencukupi, dan membangun infrastruktur pendidikan yang lengkap dan memadai. “Dan menjadi tugas pemerintah juga meningkatkan kemampuan dan kesejahteraan guru dan dosen,” ujarnya menambahkan.

…dst

Mendikbud Laporkan Dua Agenda Besar Pendidikan ke Presiden
http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/896

12/04/2012
Sentul, Bogor — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh melaporkan dua agenda besar pendidikan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Laporan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam puncak peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2012 di Sentul International convention Center, Bogor, Selasa, (4/12). Dua agenda yang dimaksud adalah mengenai perluasan akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa, dan mengenai kualitas pendidikan. Mendikbud M. Nuh menjelaskan, perluasan akses bagi seluruh anak bangsa untuk menikmati dunia pendidikan melingkupi dua hal, yaitu  ketersediaan sekolah dan keterjangkauan biaya. Pada tahun 2013, Kemdikbud akan mulai menjalankan program Pendidikan Menengah Universal (PMU), atau dikenal dengan rintisan wajib belajar 12 tahun. Diharapkan, pada tahun 2020 mendatang, Angka Partisipasi Kasar (APK) untuk Sekolah Menengah mencapai 97%. Sementara saat ini baru mencapai angka 78%. Sehingga saat tahun 2020, semua anak bangsa minimal lulusan SMA atau SMK.

…dst

 

Tags

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 

You must be logged in to post a comment.