1 ) Permainan Proyek di DPR
DPR: Tak Semua ‘Nitip’ Proyek Negatif
http://nasional.kompas.com/read/2012/10/24/10091624/DPR.Tak.Semua.Nitip.Proyek.Negatif

Rabu, 24 Oktober 2012 | 10:09 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Komisi X DPR Agus Hermanto membantah adanya praktik titip-menitip proyek di komisinya. Namun, menurut Agus, ada praktik menitip proyek yang bermakna positif dan bertujuan untuk mengembangkan daerah pemilihan (dapil) anggota Dewan. “Kalau yang disebut tadi, proyek titipan secara negatif tidak ada. Kalau ada sesuatu ketentuan yang melanggar seperti di Dikti ada universitas A punya proyek, kemudian anggota Dewan memperkenalkan kontraktor dan dia dapat fee. Nah ini, melanggar. Tapi tidak ada itu,” ujar Agus, Rabu (24/10/2012), di Jakarta. Bantahan Agus ini merupakan respons atas pernyataan Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional Haris Iskandar yang mengungkapkan, hampir semua anggota Komisi X DPR menitipkan proyek universitas kepada pihak pemerintah. Pernyataan Haris disampaikan saat ia bersaksi dalam persidangan kasus dugaan suap proyek di Kemenpora dan Kemendiknas dengan terdakwa Angelina Sondakh. Seperti apa menitip proyek dengan maksud positif yang dimaksudnya? “Misalnya, di Dikti ada proyek pembangunan infrastruktur di kota A, dan anggota DPR naik dari dapil di situ. Terus, dia ajukan program-program yang sesuai kan enggak apa-apa. Kemudian ,ada Dirjen atau PTN yang ambil program Dikti itu karena anggota DPR dari universitas A, ini sah-sah saja,” papar politisi Partai Demokrat ini.

…dst

2 ) Bidikmisi untuk PTS Kekurangan Pelamar
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/10/24/203097/Bidikmisi-untuk-PTS-Kekurangan-Pelamar

24 Oktober 2012
SOLO – Angin segar bagi para mahasiswa yang menempuh kuliah di perguruan tinggi swasta (PTS). Seperti mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) juga akan memberikan Beasiswa Bidikmisi kepada mahasiswa PTS mulai tahun ini. Sayangnya, beasiswa yang besarnya Rp 1 juta/bulan untuk biaya hidup dan studi tersebut kekurangan pelamar. Dari sekitar 2.000 kuota yang disediakan, baru diperoleh pelamar sekitar 1.400 mahasiswa. Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Dr Illah Sailah MS mengatakan, Beasiswa Bidikmisi PTS saat ini memang masih diproses. “Baru 1.400 nama mahasiswa yang sudah kami dapatkan. Padahal kita ingin 2.000 mahasiswa,” kata Illah di sela-sela kegiatan DKV Indonesia Ekreaprener di Kusuma Sahid Prince Hotel (KSPH) Solo, Sabtu (20/10). Dijelaskan, kuota tersebut disediakan hanya untuk 165 PTS yang ada di Indonesia. Rencananya, Dirjen Dikti akan memberikan batas waktu kepada PTS hingga akhir Oktober supaya kuotanya terpenuhi. Beasiswa itu, menurutnya, sama dengan Beasiswa Bidikmisi di PTN. Kriterianya, mahasiswa semester satu jenjang S-1 dan D-III yang dinilai kurang mampu dalam hal ekonomi tapi memiliki prestasi akademik yang bagus.

…dst

3 ) Kemendikbud: Indeks Pendidikan Tak Turun, Tapi Stagnan
http://kampus.okezone.com/read/2012/10/24/373/708654/kemendikbud-indeks-pendidikan-tak-turun-tapi-stagnan

Rabu, 24 Oktober 2012 15:24 wib
JAKARTA – Data terakhir badan PBB yang membawahi pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan (UNESCO) tentang indeks pembangunan pendidikan atau education development index (EDI) menunjukkan, Indonesia berada di posisi ke-69 dari 127 negara. Indeks yang dikeluarkan pada 2011 ini jauh menurun dari tahun sebelumnya, dan lebih rendah dibandingkan Brunei Darussalam (34), serta terpaut empat peringkat dari Malaysia (65). Meski di atas kertas menurun, Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof. Dr. Kacung Marijan menampik hal itu. Menurut Kacung, fakta tersebut tidak sepenuhnya benar. “Sebab kita harus lihat, negara-negara yang dilibatkan dalam perhitungan EDI tahun lalu juga bertambah. Jadi enggak bisa dibilang menurun. Tapi kalau kita bilang stagnan, iya,” ujar Kacung kepada Okezone di Financial Club, grha Niaga, Jakarta Selatan, Rabu (24/10/2012). Guru Besar Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu mengimbuh, secara umum, pencapaian pendidikan Indonesia justru mengalami tren meningkat. Kacung mengingatkan, agak kurang pas jika membandingkan indeks tersebut dengan negara tetangga seperti Singapura. “Itu enggak bisa. Tapi bandingkanlah pencapaian kita saat ini dengan, misalnya, pencapaian lima tahun lalu,” imbuhnya.

…dst

4 ) Jangan Bandingkan Pendidikan Indonesia dengan Brunai
http://kampus.okezone.com/read/2012/10/24/373/708722/jangan-bandingkan-pendidikan-indonesia-dengan-brunai

Rabu, 24 Oktober 2012 16:55 wib
JAKARTA – Rendahnya Education Development Index (EDI) Indonesia, yakni peringkat ke-69 dari 127 negara, salah satunya disebabkan oleh tingginya angka putus sekolah. Pada kelompok usia sekolah, sedikitnya setengah juta anak usia sekolah dasar (SD) dan 200 ribu anak usia sekolah menengah pertama (SMP) tidak dapat melanjutkan pendidikan. Menurut Guru Besar Universitas Pendidikan Jakarta (UNJ) Prof. Soedijarto, pemerintah belum menunjukkan perhatian yang sungguh-sungguh pada pendidikan Tanah Air. Buktinya, angka putus sekolah dan banyaknya anak usia sekolah di jalan masih cukup tinggi. “Coba lihat anak-anak jalanan, mana ada yang memberi perhatian pada mereka? Apakah pemerintah ada mencari tahu siapa orangtua anak jalanan itu dan memasukkan mereka ke sekolah? Kalau di Jerman, orangtua yang ketahuan tidak memasukkan anaknya ke sekolah bisa dipenjara. Di negara lain, hukumannya mungkin berbeda, misalnya didenda,” ujar Soedijarto ketika berbincang dengan Okezone. Namun, pendapat ini disanggah Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof. Dr. Kacung Marijan. Menurut Kacung, fenomena putus sekolah tidak menunjukkan ketidakpedulian pemerintah. Bahkan, kebanyakan anak yang putus sekolah itu berhenti belajar karena keinginan sendiri, atau atas keputusan orangtuanya.

…dst

5 ) Penyebab Indeks Pendidikan Indonesia Jeblok
http://kampus.okezone.com/read/2012/10/24/373/708492/penyebab-indeks-pendidikan-indonesia-jeblok

Rabu, 24 Oktober 2012 11:37 wib
JAKARTA – Pada kelompok usia sekolah, sedikitnya setengah juta anak usia sekolah dasar (SD) dan 200 ribu anak usia sekolah menengah pertama (SMP) tidak dapat melanjutkan pendidikan. Tingginya jumlah anak putus sekolah ini juga turut menjadi faktor rendahnya Education Development Index (EDI) Indonesia, yakni peringkat ke-69 dari 127 negara. Menurut Staf Ahli Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Prof. Dr. Kacung Marijan, mencari masalah dalam dunia pendidikan di Indonesia akan sangat mudah, mengingat kompleksnya persoalan di Tanah Air. Selain angka putus sekolah, pendidikan di Indonesia juga menghadapi berbagai masalah lain, mulai dari buruknya infrastruktur hingga kurangnya mutu guru. Meski begitu, ujar Kacung, beragam masalah pendidikan ini bukanlah tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga butuh partisipasi pihak swasta dan masyarakat.

…dst

6 ) “Pendapatan Joki Skripsi 4 Kali Lipat dari Gaji S-1”
http://kampus.okezone.com/read/2012/10/24/417/708637/pendapatan-joki-skripsi-4-kali-lipat-dari-gaji-s-1

Rabu, 24 Oktober 2012 15:06 wib
JAKARTA – Kehadiran penyedia jasa pembuatan skripsi di tengah-tengah kehidupan kampus ternyata bukanlah hal baru. Para mahasiswa mengaku tidak asing dengan keberadaan para joki skripsi yang menjadi “bala bantuan” bagi mahasiswa tingkat akhir itu. Pro dan kontra pun mewarnai keberadaan joki skripsi. Namun, menurut penuturan beberapa mahasiswa ini, kehadiran mereka bukanlah suatu kesalahan. Bagus, mahasiswa Jurusan Broadcast Universitas Bina Nusantara (Binus) misalnya. Dia menganggap, kehadiran para joki skripsi tidak salah. “Mereka tidak salah. Mereka sekadar cari uang,” ujar Bagus kepada Okezone melalui Blackberry Messenger (BBM), Rabu (24/10/2012). Menurut Bagus, mahasiswa pengguna jasa pembuatan skripsi itu adalah para pemalas. “Kalau memang kerja dan enggak ada waktu sama sekali mungkin bisa pakai jalur itu. Tapi kalau memang aktivitasnya hanya mahasiwa, mereka adalah mahasiswa yang malas kuliah dan menginginkan segala sesuatunya instan,” papar mahasiswa semester tujuh itu.

…dst

7 ) Joki Skripsi, “Jalan” Pintas Menuju Wisuda
http://kampus.okezone.com/read/2012/10/23/417/708261/joki-skripsi-jalan-pintas-menuju-wisuda

Rabu, 24 Oktober 2012 07:04 wib
JAKARTA – Skripsi merupakan perjuangan terakhir dan terberat mahasiswa untuk meraih gelar sarjana. Tidak mengherankan, kepuasan tertinggi yang dirasakan mahasiswa adalah ketika akhirnya mampu menyelesaikan skripsi dan maju sidang. Namun, tidak semua mahasiswa pantang menyerah dan rela jatuh bangun untuk menyelesaikan skripsi. Adapula mahasiswa yang mengambil jalan pintas dengan memanfaatkan jasa pembuat skripsi. Salah satu penyedia jasa pembuatan skripsi yang tidak mau disebutkan namanya mengaku telah menekuni bidang ini sejak 2007. Dia mengungkap, penyediaan jasa ini bermula dari seorang mahasiswa yang tengah mengerjakan skripsi di rental miliknya di kawasan Jakarta Selatan. Mahasiswa tersebut mengeluh karena mengalami kesulitan dalam mengerjakan skripsi tersebut dan meminta bantuan kepadanya. “Saya bingung, tapi saya coba pelajari. Setelah saya pelajari, saya pun membantu anak itu untuk menyelesaikan skripsinya,” ujar penyedia jasa tersebut kepada Okezone belum lama ini. Kemudian, dia pun sering diminta tolong untuk mengerjakan skripsi. Namun, dia menyebut, tidak pernah bermaksud untuk mengomersialkan “bantuannya” tersebut. “Awalnya cuma untuk membantu karena saya kasihan. Tapi karena saya butuh uang untuk hidup, ya, dilanjutkan hingga sekarang,” paparnya.

…dst

8 ) Afirmasi Khusus untuk Tingkatkan Kuota Mahasiswa Papua di PTN
http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/768

10/24/2012
Jakarta — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan menerapkan afirmasi khusus bagi Provinsi Papua dan Papua Barat. Tujuan afirmasi adalah menambah kuota mahasiswa di kedua provinsi tersebut masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN). Wakil Ketua Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) Ilham Makhmud sangat mengharapkan 40 persen dari peserta didik di Papua, dan Papua Barat bisa lulus jenjang sarjana.”Kita tidak usah muluk-muluk, 40 persen saja bisa diraih tahun ini sudah sangat baik,” terang Ilham saat memberikan laporan pertemuan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri di Hotel Century, Jakarta, Selasa malam, (23/10). Persentase itu akan diraih dengan penambahan kuota sebesar 770 kuota dari 1.016 total kuota mahasiswa PTN yang diterima melalui afirmasi tersebut. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan jalur afirmasi bukanlah bentuk diskriminasi atas Papua. Tetapi, lebih kepada transformasi kultur akademis kepada masyarakat Papua melalui status otonomi khusus yang dimiliki Papua. “Otonomi Papua itu khusus jadi pengembangan di papua harus utamakan kekhususan, dan ini bidang pendidikan,” tegas Nuh.

…dst

9 ) Pemerintah Beri Afirmasi Anak Papua Kuliah di PTN
http://edukasi.kompas.com/read/2012/10/24/13275444/Pemerintah.Beri.Afirmasi.Anak.Papua.Kuliah.di.PTN.

Rabu, 24 Oktober 2012 | 13:27 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Sebanyak 569 orang dari 770 mahasiswa kuota program afirmasi bagi Papua tahun akademik 2012/2013 telah mendaftarkan diri di 32 perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia. Mahasiswa ini mendapat perlakuan khusus untuk bisa mengakses PTN lewat program jalur afirmasi khusus dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bagi siswa sekolah menengah asal Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, Rabu (24/10/2012), mengatakan, jalur afirmasi bukanlah bentuk diskriminasi atas Papua. Namun, lebih kepada transformasi kultur akademis kepada masyarakat Papua melalui status otonomi khusus yang dimilikinya. “Otonomi Papua itu khusus. Jadi, pengembangan di Papua harus utamakan kekhususan dan ini bidang pendidikan,” kata Nuh.

…dst

10 ) Mahasiswa Papua Dapat Tambahan Jatah Beasiswa
http://www.tempo.co/read/news/2012/10/24/079437516/Mahasiswa-Papua-Dapat-Tambahan-Jatah-Beasiswa

Rabu, 24 Oktober 2012 | 10:44 WIB
TEMPO.CO, Jakarta – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menambah kuota beasiswa afirmasi untuk mahasiswa Papua di perguruan tinggi negeri sebanyak 770 dari semula 1.016 beasiswa. Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammmad Nuh, penambahan jatah beasiswa tersebut untuk menunjang pengembangan kawasan Papua, terutama di sektor pendidikan. “Ke depannya, ini bukan hanya untuk Papua. Daerah seperti Aceh, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, bisa kita masukkan,” kata Nuh dalam keterangannya, Rabu, 24 Oktober 2012. Wakil Ketua Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat, Ilham Makhmud, berharap, 40 persen dari peserta didik di Papua dan Papua Barat lulus jenjang sarjana melalui program afirmasi. “Tak usah muluk-muluk, itu saja diraih sudah sangat baik,” ucapnya. Data rekapitulasi mahasiswa program afirmasi bagi Papua tahun akademik 2012/2013 menyebutkan, 770 mahasiswa sudah diterima di 32 PTN. Dari angka itu, 569 orang yang sudah mendaftar ulang, sementara 201 orang tidak daftar ulang.

…dst

11 ) Maba Papua di PTN, Kemendikbud Tersandung Kendala
http://kampus.okezone.com/read/2012/10/24/373/708474/maba-papua-di-ptn-kemendikbud-tersandung-kendala

Rabu, 24 Oktober 2012 11:16 wib
JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengakui pada pelaksanaan perdana program Affirmative Action bagi mahasiswa baru (maba) Papua, masih memiliki banyak kekurangan. Beberapa hal tersebut terkait pengadaan guru maupun sekolah unggulan. “Pada implementasi dalam program Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B), rapor kementerian banyak merahnya. Tapi terus terang, itu di luar kemampuan kami,” ungkap M Nuh dalam pertemuan dengan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), UP4B, dan Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Djoko Santoso, di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2012) malam. Salah satunya, kata M Nuh, mengenai pembangunan SMA/SMK unggulan di Papua. “Anggaran sudah ada tapi urusan tanah yang menjadi kendala. Semoga Bapak/Ibu pimpinan bisa membantu mengatasinya. Semoga selama dua bulan ini bisa digenjot sehingga anggaran yang sudah ada bisa dialokasikan,” tuturnya.

…dst

12 ) Mendikbud : Mahasiswa Papua Didiskriminasikan
http://kampus.okezone.com/read/2012/10/24/373/708456/mendikbud-mahasiswa-papua-didiskriminasikan

Rabu, 24 Oktober 2012 10:54 wib
JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menilai, program Affirmative Action yang ditujukan bagi para mahasiswa Papua adalah sebuah diskriminasi. Namun, dia menegaskan, diskriminasi tersebut harus tetap dilaksanakan karena bersifat positif. “Afirmasi itu sebenarnya diskriminasi tapi yang positif. Jadi tidak apa-apa, seperti satu rangkaian rantai yang utuh. Kalau yang kuat menahan berat satu ton hanya satu mata rantai tapi mata rantai lainnya hanya 300 kuintal kuintal, maka kemampuannya akan berkurang,” ujar M Nuh dalam pertemuan dengan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) dan Dirjen Dikti Djoko Santoso di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2012) malam. Untuk itu, M Nuh menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya terhadap para rektor dan segenap warga PTN yang telah berkomitmen menjalankan program tersebut. Meski banyak kendala, lanjutnya, diharapkan ke depan program ini akan berjalan baik dan menjangkau tidak hanya warga Papua. “Atas nama kementerian saya ingin mengucapkan terima kasih atas kawan-kawan pimpinan yang telah berbesar hati sehingga program ini bisa berjalan. Ini memang program awal tetapi ikhtiar kita untuk terus memberikan pelayanan kepada saudara-saudara kita dari mana saja,” tuturnya.

…dst

13 ) Majelis Rektor Evaluasi Penerimaan Maba Papua di PTN
http://kampus.okezone.com/read/2012/10/23/373/708273/majelis-rektor-evaluasi-penerimaan-maba-papua-di-ptn

Selasa, 23 Oktober 2012 21:00 wib
JAKARTA – Penerimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lewat program Affirmative Action bagi mahasiswa Papua telah mulai dilaksanakan per tahun ini. Namun, dalam pelaksanaannya, program perdana yang bekerja sama dengan Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) itu memiliki sejumlah kekurangan. Untuk mengevaluasi program tersebut, Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) pun mengadakan pertemuan yang turut menghadirkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Djoko Santoso, dan perwakilan UP4B. Menurut Ketua MRPTNI Idrus Paturussi, terdapat beberapa poin yang tertuang dari hasil pertemuan bersama para rektor tersebut. “Secara garis besar, pertemuan yang kami lakukan membicarakan tentang penerimaan mahasiswa baru (maba) 2013 terutama program affirmative action. Semoga tahun depan program ini sudah tepat sasaran,” ujar Idrus di Hotel Century Atlet Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2012) malam.

…dst

14 ) Segera, Program Afirmasi untuk Aceh, NTT, dan Malut
http://edukasi.kompas.com/read/2012/10/24/17500072/Segera.Program.Afirmasi.untuk.Aceh.NTT.dan.Malut

Rabu, 24 Oktober 2012 | 17:50 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana akan menambah provinsi yang dijadikan sasaran dari program jalur afirmasi ke perguruan tinggi negeri (PTN). Rencananya, program itu akan menyasar ke tiga provinsi lain, yaitu Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur dan Nanggroe Aceh Darussalam. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh, mengatakan bahwa program afirmasi ini diperlukan ketika ada kemajemukan seperti yang tampak di Indonesia. Dampak yang dihasilkan oleh program ini juga luar biasa karena bukan hanya berbicara masalah akademik tapi juga masalah budaya. “Tahun depan tidak hanya Papua. Aceh, NTT dan Maluku Utara akan juga dimasukkan,” kata Nuh, seusai bertemu rektor PTN se-Indonesia di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Selasa (23/10/2012) malam. Ia memaklumi jika program afirmasi untuk mahasiswa Papua ini masih menyisakan masalah yang harus diperbaiki. Pasalnya, program ini merupakan awalan yang nantinya akan dikembangkan untuk provinsi-provinsi lain yang ada di Indonesia sebagai salah satu cara memeratakan pendidikan.

…dst

15 ) 23 Balon Rektor UI “Gemas” Ikuti Proses Pilrek
http://kampus.okezone.com/read/2012/10/24/373/708822/23-balon-rektor-ui-gemas-ikuti-proses-pilrek

Rabu, 24 Oktober 2012 18:53 wib
DEPOK – Universitas Indonesia (UI) berupaya mempercepat proses pemilihan rektor Universitas Indonesia (pilrek UI) dengan menyiapkan statuta perguruan tinggi tersebut. Semula statuta ditargetkan selesai paling lambat enam bulan, namun tak menutup kemungkinan untuk dipercepat. Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat UI, Bambang Wispriyono, yang juga salah satu bakal calon rektor UI mengatakan, saat ini draft statuta UI telah disusun oleh tim yang terdiri dari berbagai elemen civitas akademika. Minggu ini, Bambang akan mempresentasikan draft statuta tersebut di fakultasnya. Draft tersebut ditargetkan selesai akhir bulan. “Masing-masing perwakilan yang kemarin menyusun draft lalu meminta masukan di tingkat fakultas, nanti lalu dikembalikan lagi ke universitas. Diharapkan draft ini mewakili setiap unusr yang ada di UI,” kata dia saat mengunjungi kantin One Day No Rice di Balai Kota Depok, baru-baru ini. Meskipun demikian, kata Bambang, proses pemilihan rektor bisa dilanjutkan jika sudah ada peraturan pemerintah mengenai statuta UI. Dengan demikian, proses pilrek UI akan mengacu pada PP tersebut. “Kalau PP sudah jadi ya bisa lebih cepat, sekira dua atau tiga bulan lagi,” ujar Bambang yang lolos verifikasi bursa bakal calon rektor UI tahun 2012 ini. Dia berkata, kemungkinan badan hukum UI nantinya akan menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum yang akan serupa dengan BHMN. Meskipun demikian, ada sedikit perubahan yang dilakukan untuk memperbaiki kekurangan pada bentuk badan hukum sebelumnya.

…dst

16 ) Perpustakaan UI, Pada Suatu Sore
http://edukasi.kompas.com/read/2012/10/24/12182346/Perpustakaan.UI.Pada.Suatu.Sore

Rabu, 24 Oktober 2012 | 12:18 WIB
KOMPAS.com – Sambil menghadap ke danau hijau nan asri, puluhan anak-anak muda duduk meriung di sebuah bangunan melengkung yang pucuk-pucuknya menjulang. Sebagian mereka ada yang sibuk dengan laptop, ada yang berdiskusi serius, bermain gitar, atau bahkan sekadar ngobrol berduaan. Mereka duduk di teras bangunan dengan kontur tanah berundak-undak. Semilir angin membuat udara tambah sejuk. Di depannya, ada pohon tua yang rimbun yang menambah kesan hijau. Begitulah suasana Perpustakaan Universitas Indonesia, Gedung The Crystal of Knowledge, di Kampus UI, Depok, Jawa Barat Selasa (23/10/2012) sore. Bertempat di area seluas 30.000 meter persegi, perpustakaan megah ini telah menjadi simbol UI yang baru. Desainnya yang unik lewat konsep perpustakaan modern serta didukung dengan fasilitas serba lengkap nan canggih membuat The Crystal of Knowledge menjadi perpustakaan termodern, terluas, dan terindah yang ada di Indonesia.

…dst

17 ) IPB diharapkan jadi kompas pembangunan pertanian
http://www.antaranews.com/berita/340250/ipb-diharapkan-jadi-kompas-pembangunan-pertanian

Rabu, 24 Oktober 2012 06:15 WIB
Bogor (ANTARA News) – Staf pengajar Institut Pertanian Bogor Dr Ir Ricky Avenzora, menyatakan tidak salah jika banyak pihak menginginkan IPB mampu menjadi “kompas” nya pembangunan pertanian di Indonesia. “Sama halnya tidak salah jika banyak pihak yang mempertanyakan eksistensi IPB dalam beberapa dekade belakangan ini,” katanya di Bogor, Jawa Barat, Rabu. Memberikan pandangan menjelang pelaksanaan pemilihan rektor di IPB, ia mengemukakan bahwa semakin banyak perhatian khalayak umum terhadap IPB, maka itu berarti di satu sisi harus bisa dimaknai dan diterima sebagai wujud cinta kasih masyarakat terhadap IPB. “Sedangkan di sisi lain tentu juga harus bisa disadari bahwa itu sebagai dorongan bagi IPB untuk terus berbenah diri,” katanya. Terkait perspektif khalayak umum yang menyatakan IPB “gagal” membuat terobosan dan program, ia menilai sebagai pandangan yang sah saja. “Namun saya kira masalah utamanya adalah bukan pada program. Jika IPB saat ini dipandang sedang berada dalam ruang `kegagalan`, maka itu sesungguhnya adalah juga merupakan cermin seluruh institusi pendidikan tinggi di Indonesia,” kata doktor lulusan Universitas Goettingen, Jerman itu.

…dst

18 ) Wuih, UGM Panen Mahasiswa Cumlaude
http://kampus.okezone.com/read/2012/10/24/373/708769/wuih-ugm-panen-mahasiswa-cumlaude

Rabu, 24 Oktober 2012 17:49 wib
JAKARTA – Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mewisuda 1.388 lulusan program pascasarjana. Para lulusan ini terdiri atas 1.299 mahasiswa program master, 42 program spesialis, dan 48 mahasiswa program doktor. Pada lulusan kali ini, rerata lama studi yang ditempuh oleh para mahasiswa adalah dua tahun lima bulan untuk jenjang S-2, empat tahun delapan bulan untuk jenjang spesialis, dan empat tahun sembilan bulan untuk jenjang S-3. Demikian, seperti dikutip dari situs UGM, Rabu (24/10/2012). Terdapat 23 persen atau 299 mahasiswa program S-2 reguler yang menyandang predikat cumlaude. Sedangkan untuk program S-3, terdapat 15 lulusan atau sebesar 31 persen. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan nilai sempurna 4,00 diraih oleh 22 lulusan S-2 dan empat lulusan S-3.

…dst

19 ) 345 LPTK Swasta Minta Diberi Kesempatan
http://cetak.kompas.com/read/2012/10/24/02233998/345.lptk.swasta.minta.diberi.kesempatan

Rabu, 24 Oktober 2012
Jakarta, Kompas – Sebanyak 345 lembaga pendidikan tenaga kependidikan swasta yang berperan menyiapkan calon guru merasa belum mendapat perhatian serius dari pemerintah. “LPTK (lembaga pendidikan tenaga kependidikan) swasta juga perlu mendapat perhatian yang setara dengan LPTK negeri yang jumlahnya 33 perguruan tinggi. Jika LPTK swasta tidak dibantu dalam peningkatan mutu, nanti berdampak pada lulusan calon guru yang dihasilkannya,” kata Sulistiyo, Ketua Umum Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Swasta Indonesia (ALPTKSI) dalam rapat kerja nasional III di Jakarta, Selasa (23/10). Sekretaris Jenderal ALPTKSI Sofyan Anif mengatakan, dalam pembahasan perubahan kurikulum di LPTK swasta, misalnya, pemerintah masih mengutamakan masukan dari LPTK negeri. “LPTK swasta tidak diajak bicara secara intensif. Padahal, kebijakan itu berdampak juga pada ratusan LPTK swasta di daerah-daerah,” ujar Sofyan. Dalam rapat kerja yang dihadiri puluhan LPTK dari seluruh Indonesia itu muncul kekhawatiran mengenai eksistensi kampus penghasil guru ini. Apalagi, pemerintah berencana membatasi kuota penerimaan calon mahasiswa yang hendak menjadi guru mulai 2013. Sesuai hasil rapat nasional, ALPTKSI menolak rencana sistem kuota calon mahasiswa LPTK karena dinilai bertentangan dengan Pasal 31 UUD 1945, UU tentang Hak Asasi Manusia, dan UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

…dst

20 ) Lampu Hijau Menegerikan Kampus Trisakti
Di Jakarta Hanya Ada 1 PTN dan Dekat Tanah Negara
http://www.jpnn.com/read/2012/10/22/144196/Lampu-Hijau-Menegerikan-Kampus-Trisakti-

Senin, 22 Oktober 2012 , 06:46:00
JAKARTA – Jumlah kampus negeri di Indonesia bakal bertambah dalam beberapa waktu lagi. Ini mengingat sinyal positif dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait usulan menegerikan Universitas Trisakti di Jakarta. Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan memang betul ada permintaan supaya kampus yang terkenal dengan tragedi Trisakti 1998 itu untuk dialihstatus dari swatsa menjadi negeri. “Tim di dikti (direktorat jenderal pendidikan tinggi, red) sedang melakukan kajian-kajian terkait kelayakan usulan tersebut,” katanya. Meskipun kajian tersebut belum rampung, Nuh menunjukkan sinyal jika upaya penegerian kampus Trisakti sudah memiliki satu poin tambahan. Yaitu ada sebidang tanah negara di jalan raya S. Parman yang melintas di depan kampus Trisakti. “Jadi jika nanti dinegerikan, ada lahan negara di kawasan situ,” kata menteri asal Surabaya itu. Nuh mengatakan selama ini ada skema baku dalam konversi kampus swasta ke kampus negeri. Diantara yang paling pokok adalah restu dari pihak yayasan yang bersangkutan. Khusus soal restu yayasan ini, Nuh mengatakan di kampus Trisaksi sempat diributkan perselisihan antara pengurus yayasan dengan kampus. Perselisihan ini harus tuntas dulu sebelum Trisakti benar-benar dinegerikan. Sebab nantinya yayasan wajib menghibahkan tanahnya ke negera. Selain itu, pegawai di kampus juga bakal diikat menjadi PNS.

…dst

21 ) Unsyiah Wakili Indonesia ke Hawaii
http://kampus.okezone.com/read/2012/10/24/373/708806/unsyiah-wakili-indonesia-ke-hawaii

Rabu, 24 Oktober 2012 18:37 wib
BANDA ACEH – Pusat Seni Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh bersama empat Perguruan Tinggi lain mewakili Indonesia dalam kegiatan muhibah seni ke Hawaii, Amerika Serikat. Mereka akan menampilkan tari Aceh, Melayu, dan Jawa. Ini merupakan agenda tahunan yang digelar Dirjen Pendidikan Tinggi, untuk memperkenalkan Indonesia ke luar negeri. Demi menyukseskan acara ini, Unsyiah berhak memperoleh dana hibah Rp750 juta. Saiful Mahdi, seorang anggota tim seni Unsyiah menyebutkan, dana itu akan digunakan untuk pertunjukan seni dan budaya di Honolulu, Hawaii, sembari memperkuat kerjasama multipihak antara Unsyiah, Pemerintah Aceh, East-West Center (EWC), dan University of Hawaii at Manoa (UHM) di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat. Menurut Manajer Program Pusat Seni Unsyiah Ari Palawi, di Hawaii mereka akan menampilkan tari-tarian yang hidup dan berkembang di Aceh. Termasuk di antaranya adalah Tari Tiga Serangkai, sebuah tari Melayu yang hidup di kalangan masyarakat Melayu di Aceh Tamiang.

…dst

22 ) Pengumuman Seleksi CPNS Dosen UNS Molor Lagi
http://kampus.okezone.com/read/2012/10/24/373/708808/pengumuman-seleksi-cpns-dosen-uns-molor-lagi

Rabu, 24 Oktober 2012 18:40 wib
SOLO – Setelah pernah sempat molor saat pengumuman hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi dosen di lingkungan Universitas Sebelas Maret (UNS) pada tahap sebelumnya, kini pengumuman hasil seleksi tahap II kembali molor. Sesuai jadwal pengumuman hasil seleksi II akan diumumkan pada Selasa 23 Oktober, namun hingga sore, pengumuman yang menurut rencana bisa diakses melalui website Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ternyata belum ada. “Harapan kami sebenarnya bisa tepat waktu sesuai jadwal yang ditentukan, namun karena UNS hanya penyelenggara saja, maka hanya bisa menunggu keputusan pusat,” jelas Pembantu Rektor II UNS Prof Dr. Jamal Wiwoho, SH, MH saat dikonfirmasi Okezone, di Solo, Jawa Tengah. Prof Jamal Wiwoho mengatakan bahwa sebenarnya UNS memiliki jadwal akan memanggil peserta yang lolos seleksi sehari sesudah pengumuman atau Rabu (24/10/2012). Namun ternyata pengumuman siapa yang lolos belum muncul.

…dst

23 ) Singhealth Singapura & Temasek Foundation Gaet Unhas
http://kampus.okezone.com/read/2012/10/24/373/708783/singhealth-singapura-temasek-foundation-gaet-unhas

Rabu, 24 Oktober 2012 18:10 wib
MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) telah menjadi universitas pertama yang mengembangkan Program Emergency and Disaster Management, yang dibuka untuk jenjang S-2 Kedokteran. Program itu dimaksudkan melatih para paramedis agar mampu memahami manajemen penanggulangan bencana dan bahaya. Unhas membuka jenjang tersebut mengingat Indonesia adalah negara dengan presentasi bahaya dan bencana alam yang cukup besar. Terkait dengan program itulah, dua lembaga dari Singapura melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo (RSWS) Unhas untuk membicarakan kemungkinan adanya kerjasama di bidang kesehatan manajemen bahaya dan bencana. Kedua lembaga tersebut, SingHealth Singapura dan Temasek Foundation. SingHealth diwakili Prof. V. Anantharaman dan Prof. Chua Yeow Long, sedangkan Temasek Foundation diwakili Stanley Lee, turut hadir pula Akademisi Universitas Indonesia sekaligus Presiden of Indonesian College of Surgeon dan pimpinan 118 Ambulance Foundation, Prof. Dr. dr. Aryono. D. Pusponegoro.

…dst

24 ) Rektor Unissula Wakili Indonesia di AUPF Korsel
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/10/24/203099/Rektor-Unissula-Wakili-Indonesia-di-AUPF-Korsel

24 Oktober 2012
SEMARANG – Rektor Unissula Prof Laode M Kamaluddin PhD akan mempresentasikan makalah pada Asian University Presidents Forum (AUPF) Ke-11 yang diadakan di Dongseo University Busan Korea Selatan, 28-31 Oktober. AUPF adalah Forum Rektor Asia yang berfokus dalam menjalin kerja sama pendidikan universitas-universitas di Asiadengan tujuan utama meningkatkan mutu pendidikan di Asia. “Pendidikan adalah instrumen mendasar yang sangat penting dalam pembangunan SDM,” kata dia, Selasa (23/10). Dia merupakan salah satu inisiator dan kontributor yang berperan penting dalam AUPF. Dia juga konseptor Asian Cyber Network University (ACNU) yang akan digunakan AUPF untuk merevolusi pendidikan di Asia. Dalam forum itu, dia akan mempresentasikan makalah berjudul “From Leading Economic Growth to Educational Revolution”. Sumbangan pemikiran Laode untuk revolusi pendidikan di Asia adalah sumbangan Unissula sekaligus Indonesia untuk masa depan Asia. Sebab, lanjut dia, kini Asia bukan lagi pengekor, melainkan pemimpin dalam pertumbuhan ekonomi.

…dst

25 ) Anies Baswedan: Guru Ujung Tombak Pendidikan
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/12/10/23/mccq9k-anies-baswedan-guru-ujung-tombak-pendidikan

Selasa, 23 Oktober 2012, 22:12 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan menilai guru merupakan ujung tombak masalah pendidikan di Indonesia, sebab edukasi merupakan proses interaksi antarmanusia. “Jika kita memperhatikan kualitas, distribusi dan kesejahteraan guru, saya rasa kita bisa menyelesaikan sebagian masalah pendidikan di Indonesia,” kata Anies dalam Diskusi Publik ‘Nasionalisme dan Masa Depan Pendidikan Kita’ yang diadakan MAARIF Institute, di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (23/10) malam. Dia mengatakan sistem pendidikan Indonesia saat ini belum memberikan apresiasi khusus kepada guru, padahal apresiasi terhadap guru mencerminkan bagaimana seseorang mengapresiasi masa depan bangsa. Apresiasi terhadap guru, menurut Anies, tidak selalu harus berbicara gaji, namun juga mengenai komponen pengembangan guru itu sendiri. “Penanaman nasionalisme dan nilai-nilai kebangsaan yang sentralistik bisa terjadi apabila guru berkualitas,” kata dia.

…dst

26 ) BNI Kucurkan Beasiswa Semiliar di UGM
http://www.tempo.co/read/news/2012/10/23/079437453/BNI-Kucurkan-Beasiswa-Semiliar-di-UGM

Selasa, 23 Oktober 2012 | 22:39 WIB
TEMPO.CO, Yogyakarta-PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyerahkan secara resmi beasiswa senilai Rp 1 miliar untuk mahasiswa berprestasi yang kurang mampu di Universitas Gadjah Mada (UGM). Direktur BNI, Gatot Suwondo secara simbolis menyerahkan bantuan itu kepada perwakilan mahasiswa penerima beasiswa itu di Ruang Multimedia UGM, Selasa, 23 Oktober 2012. “Kami berharap beasiswa ini bisa meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa pandai yang memiliki kondisi ekonomi menengah ke bawah,” kata Gatot seusai memberikan bantuan itu. Rektor UGM, Pratikno, menyatakan bantuan ini mempererat kerjasama BNI dan UGM. Dia mencatat kerjasama itu sudah terjalin sejak 1964 lampau. “Pemberian beasiswa ini juga makin melengkapi berbagai bantuan lain untuk mahasiswa UGM seperti beasiswa dari pemerintah dan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN),” ujar Pratikno.

…dst

27 ) UNS Siapkan Beasiswa bagi Mahasiswa Timor Leste
http://kampus.okezone.com/read/2012/10/24/373/708573/uns-siapkan-beasiswa-bagi-mahasiswa-timor-leste

Rabu, 24 Oktober 2012 13:39 wib
SOLO – Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Prof Dr. Ravik Karsidi, MS menyatakan pada 2013 mendatang, UNS, menyiapkan beasiswa bagi mahasiswa asal Timor Leste. “Program beasiswa tersebut adalah bagian dari kerjasama UNS dengan Universidade Nacional de Timor Lorosae (UNTL) yang belum lama ini ditanda tangani,” ungkap Rektor UNS saat dikonfirmasi Okezone, terkait tindak lanjut kerjasama kedua belah perguruan tinggi, di Solo, Jawa Tengah, Selasa (23/10/2012). Prof Ravik Karsidi mengatakan, mengawali pemberian beasiswa tersebut, UNS akan membebaskan biaya uang kuliah tunggal bagi lima mahasiswa Timor Leste yang melanjutkan studi di UNS. Selain itu, UNS siap pula mengirim tenaga ahli untuk mengajar atau menjadi dosen tamu di Timor Leste, begitu pula sebaliknya UNS juga menerima tenaga ahli dari Timor Leste untuk mengembangkan pengalaman sekaligus studi lanjut di UNS.

…dst

28 ) 37 Mahasiswa FE Unsoed Lolos Beasiswa Unggulan
http://kampus.okezone.com/read/2012/10/24/373/708736/37-mahasiswa-fe-unsoed-lolos-beasiswa-unggulan

Rabu, 24 Oktober 2012 17:13 wib
JAKARTA – Sebanyak 37 mahasiswa baru Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto berhasil lolos seleksi Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Mereka diusulkan ke Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) Kemendikbud untuk memperoleh beasiswa setelah melewati serangkaian seleksi di tingkat fakultas. Ke-37 mahasiswa ini merupakan mahasiswa jenjang strata satu kelas Internasional yang terdiri atas 12 mahasiswa jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP), 12 mahasiswa program studi (prodi) Manajemen, dan Akuntansi sebanyak 13 mahasiswa.

…dst

29 ) Austria Tawarkan Beasiswa Pendidikan Tinggi
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/12/10/24/mcecd9-austria-tawarkan-beasiswa-pendidikan-tinggi

Rabu, 24 Oktober 2012, 19:07 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Austria menawarkan beasiswa pendidikan tinggi bagi mahasiswa dan dosen di Indonesia. Sebanyak 10 kandidat terpilih akan diseleksi untuk mendapatkan beasiswa pendidikan. Duta Besar Austria Andreas Karabaczek mengatakan, Austria merupakan salah satu negara tujuan bagi para pelajar untuk menimba ilmu pendidikan tinggi. “Biaya pendidikan gratis bagi pelajar dari Indonesia,” katanya saat diterima Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh, di Kemendikbud, Jakarta, seperti dalam rilis yang diterima Republika, Senin (24/10). Nuh mengatakan, beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Austria merupakan kesempatan bagus untuk dimanfaatkan oleh para pelajar di Indonesia. Dia berharap, lebih banyak pelajar yang dapat dikirim untuk belajar ke Austria. Nuh mengungkapkan, pada tahun depan, pemerintah menyediakan endowment fund atau Dana Pengembangan Pendidikan Nasional sebanyak Rp 10 triliun dan sebagian akan digunakan untuk memberikan beasiswa S2 dan S3. “Tidak hanya untuk dosen, tetapi juga bagi masyarakat umum,” katanya.

…dst

30 ) Indonesia Jajaki Kerja Sama dengan Denmark dan Lituania
http://edukasi.kompas.com/read/2012/10/24/07435237/Indonesia.Jajaki.Kerja.Sama.dengan.Denmark.dan.Lituania.

Rabu, 24 Oktober 2012 | 07:43 WIB
KOPENHAGEN, KOMPAS.com – Pemerintah Indonesia menjajaki beberapa kerja sama bidang pendidikan tinggi dengan pemerintah Denmark dan Lituania. “Dua kerja sama sudah resmi berjalan, setelah pada dua bulan lalu nota kesepahaman (MOU) telah ditandatangani,” kata Duta Besar Indonesia untuk Denmark dan Lituania, Bomer Pasaribu, kepada Wartawan Kompas Adi Prinantyo, Senin (22/10/2012) lalu di kantor Kedutaan Besar RI di Kopenhagen, Denmark. Dua kerja sama itu, salah satunya adalah antara Universitas Nusa Cendana, Kupang, Nusa Tenggara Timur, dengan Vilnius University, Lituania, dan Lituanian University of Education and Science. Vilnius termasuk salah satu universitas tertua di Lituania, didirikan pada 1579. “Bentuk kerja samanya ada beberapa, di antaranya pertukaran dosen, joint research, dan kegiatan-kegiatan ilmiah bersama. Yang pasti, dosen-dosen Nusa Cendana bisa studi S2 dan S3 di Vilnius,” kata Bomer.

…dst

31 ) Studi di Cina Kian Terbuka
http://www.pikiran-rakyat.com/node/208560

Rabu, 24/10/2012 – 14:50
JAKARTA, (PRLM).-Peluang melanjutkan studi di negeri Cina bagi masyarakat Indonesia kini semakin besar. Pasalnya, pemerintah Cina terus membuka pintu selebar-lebarnya bagi masuknya mahasiswa asing dengan berbagai fasilitas dan kemudahan. “Pendidikan tinggi Cina semakin membuka diri dengan maraknya perguruan tinggi asing dan pemerintah yang membuka program studi gelar menggunakan pengantar Bahasa Inggris,” kata pengamat dan praktisi pendidikan Cina Samuel Wiyono di Jakarta, Rabu (24/10). Menurut dia, dengan keterbukaan itu, kini jumlah mahasiswa lokal Cina dan mahasiswa asing yang belajar dalam program tersebut terus meningkat. “Mahasiswa lokal Cina mengikuti prodi (program studi) gelar universitas mancanegara dengan Bahasa Inggris, karena peluang kerja semakin luas dengan menguasai Bahasa Inggris dan hemat biaya tanpa ke negara tersebut,” jelas Ir. Samuel yang juga Ketua Beijing Language & Culture Institute (BLCI).

…dst

Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tags

 

Artikel Terkait :

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 

You must be logged in to post a comment.