1 ) Strategi Jangka Panjang Menuju World Class University pada 2035
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/15/95/690218/strategi-jangka-panjang-menuju-world-class-university-pada-2035

Sabtu, 15 September 2012 09:26 wib
WORLD Class University (WCU) dalam beberapa tahun terakhir ini ramai dibicarakan di Indonesia. Peran global perguruan tinggi dalam upaya merespons tantangan global, dimunculkan dalam gagasan Cross Border University dan ditampilkan dalam apa yang disebut dengan “World Class University”. WCU mengandung makna kebersamaan global.WCUmuncul bagi kepentingan masa depan dan kehidupan masa depan masyarakat bangsa-bangsa di dunia.WCU bukan sebuah kemegahan atau luxury,bukan pula perwujudan academic excellence dan lambang kemajuan keilmuan yang dicapai semata, melainkan lebih dari semua itu. Universitas besar seperti Harvard University, Oxford University, dan Cambridge University, sesungguhnya tidak dirancang untuk menjadi WCU. Perguruan tinggi itu dirancang untuk memberikan layanan pendidikan yang berkualitas,yang memberikan kontribusi tidak hanya kepada masyarakat bangsa di mana universitas itu berada, tapi juga untuk bangsa-bangsa lain.

…dst

2 ) PTS Menilai Masih Didiskriminasi
http://cetak.kompas.com/read/2012/09/15/02333731/pts.menilai.masih.didiskriminasi

13 September 2013
Jakarta, Kompas – Perguruan tinggi swasta menilai pemerintah masih diskriminatif mendukung pendanaan dan pengembangan kampus-kampus yang didirikan masyarakat. Bahkan, dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, ada kesenjangan dukungan pemerintah terhadap perguruan tinggi swasta daripada perguruan tinggi negeri.
Padahal, dari total sekitar 5,38 juta mahasiswa tahun 2011, 2,92 juta mahasiswa terdaftar di perguruan tinggi swasta (PTS). Jumlah PTS 3.124 institusi, sedangkan PTN di bawah Kemdikbud sebanyak 92 institusi. “Pasti dukungan pemerintah pada PTN akan berbeda dengan PTS. Namun, bukan berarti kesenjangan dukungannya tinggi. Harus ada ketentuan atau acuan tentang bantuan pemerintah kepada PTN dan PTS yang lebih terukur,” kata Edy Suandi Hamid, Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia, dalam seminar pendidikan “Telaah Kritis UU Pendidikan Tinggi dengan Peran Strategis Perguruan Tinggi dalam Memajukan Bangsa” di Jakarta, Kamis (13/9). Seminar diselenggarakan Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia. Edy yang juga Rektor Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, ini menambahkan, acuan bantuan pemerintah kepada PTN dan PTS bisa didasarkan pada rasio-rasio terukur dengan membuat indeks terkait daerah, program studi, dan sebagainya. Dengan cara ini, bantuan kepada PTN dan PTS lebih jelas dan tidak menimbulkan kecemburuan satu dengan yang lain.

…dst

3 ) Tanggap Bencana, ITS Hidupkan Lagi Mahagana
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/15/373/690258/tanggap-bencana-its-hidupkan-lagi-mahagana

Sabtu, 15 September 2012 13:11 wib
JAKARTA – Setelah dua kali vakum, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) “menghidupkan” kembali Mahasiswa Tanggap Bencana (Mahagana) ITS. Keputusan ini diambil BEM ITS mengingat kedatangan bencana alam tidak dapat diprediksi.Mahagana ITS sedianya adalah sebuah lembaga kemanusiaan di ITS yang mengkhususkan pergerakan pada penanganan bencana alam. Karena tidak selalu aktif dan program kerja yang tidak jelas, Mahagana pun dianggap sebagai lembaga kemanusiaan musiman. “Mahagana ITS hanya mencuat ke permukaan publik ketika terjadi bencana alam di Indonesia, dan hilang saat suasana alam mulai bersahabat,” kata Menteri Sosial dan Masyarakat BEM ITS Achmad Farid Wadjiji, seperti dilansir ITS Online, Sabtu (15/9/2012). Fahri berkata, kali ini, BEM ITS menaungi langsung Mahagana, khususnya pada Kementerian Sosial dan Masyarakat. Keputusan ini dimaksudkan untuk membuat kinerja Mahagana lebih leluasa, sebelum akhirnya dilepas sebagai badan semi otonom.

…dst

4 ) ITS punya jurnal online mahasiswa
http://www.antaranews.com/berita/333125/its-punya-jurnal-online-mahasiswa

Jumat, 14 September 2012 23:42 WIB
Surabaya (ANTARA News) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya merupakan perguruan tinggi yang pertama kali di Indonesia memiliki portal publikasi untuk jurnal online bagi mahasiswa S1 yang akan lulus dari ITS. Portal publikasi online mahasiswa ITS (POMITS) dibuka secara resmi oleh Dirjen Dikti Kemdikbud Prof Dr Djoko Santoso di Gedung Pascasarjana ITS Surabaya, Jumat. POMITS itu mengawali penerapan kebijakan baru dari DIKTI terkait dengan publikasi jurnal online bagi mahasiswa S1 yang akan lulus yakni Surat Dirjen Dikti Nomor 152/E/T/2012 tanggal 27 Januari 2012 tentang wajib publikasi ilmiah bagi mahasiswa. ITS menunjuk Badan Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (BP2KI) untuk menyelenggarakan proses ungguh artikel ilmiah karya mahasiswa S1, termasuk menyeleksi kelayakan naskah ilmiah untuk diunggah. “Portal POMITS yang beralamatkan di ejurnal.its.ac.id ini berbasis open journal system (OJS) yang telah ber-ISSN,” kata Kepala Badan Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual ITS, Prof Dr Ir Suprapto Dipl.Eng.

…dst

5 ) Mahasiswa UGM Orator Terbaik “I Am President”
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/15/373/690257/mahasiswa-ugm-orator-terbaik-i-am-president

Sabtu, 15 September 2012 12:18 wib
JAKARTA – Kompetisi pencarian bakat pemimpin muda, I Am President, mendapuk dua mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai orator terbaik untuk wilayah Yogyakarta. Keduanya adalah M Reza Saki dari Fakultas Hukum dan Faizal Arief Kamil dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol). Direktur Program I Am President Dr. Muhammad Asmi menjelaskan, juri memilih tiga pemenang dari 12 peserta yang masuk final. Pemenang ketiga adalah Muhammad Aulia, siswa SMA dari Kota Semarang. Ketiganya pun akan mewakili Yogyakarta dalam kompetisi tersebut tingkat nasional. Salah satu anggota dewan juri, Puji Karyanto bertutur, beberapa peserta berkemampuan sangat baik dalam berpidato. Kekurangan mereka, kata Puji, pada isi pidato. Sementara, imbuhnya, mereka yang baik dalam menyampaikan pidato tidak menyampaikan solusi dengan jelas.

…dst

6 ) Subang Siap Miliki Politeknik Negeri
http://www.dikti.go.id/?p=5867&lang=id

Oleh Firman Hidayat – 14 September 2012
Jakarta, 13 September 2012, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Djoko Santoso mengungkapkan bahwa alasan utama dalam pendirian Perguruan Tinggi Negeri baru ataupun penegerian Perguruan Tinggi Swasta (PTS) adalah demi terwujudnya amanat Undang-Undang dalam rangka perluasan akses pendidikan tinggi. Hal tersebut diungkapkan Djoko dalam acara Serah Terima Aset Lahan Kampus untuk Pendirian Politeknik Negeri Subang yang bertempat di lantai 18, Gedung D Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Djoko menambahkan bahwa daerah yang menjadi prioritas dalam pendirian Perguruan Tinggi Negeri baru ataupun penegerian PTS adalah daerah yang berada di kawasan 3T ( terdepan,terluar, dan tertinggal) dan daerah/provinsi yang memiliki Angka Partisipasi Kasar (APK) yang rendah. Provinsi Jawa Barat saat ini merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki APK pendidikan tinggi yang terendah dibandingkan provinsi lainnya di Indonesia. Dengan adanya pendirian Poltek Negeri Subang yang rencananya akan menerima mahasiswa pada tahun 2013, diharapkan APK pendidikan tinggi Jawa Barat dapat ditingkatkan.

…dst

7 ) Penerima Bidikmisi di Unima Miliki IPK Tinggi
http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/660

09/15/2012
Manado — Menjadi mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri terbaik di Sulawesi Utara tidak pernah dibayangkan oleh Winda Senduk, anak seorang petani. Ditambah lagi kondisi kesehatan ibunya yang menderita stroke. Namun mahasiswi semester III Fakultas Ekonomi di Universitas Negeri Manado (Unima) ini yakin, dengan beasiswa Bidikmisi yang diterimanya, peluang mencapai cita-citanya untuk menjadi seorang guru dapat terbuka lebar. Winda merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Ia bertekad kuat untuk meraih cita-cita dan membahagiakan orangtuanya. Orangtua Winda tinggal di salah satu desa di kabupaten lain, yang jaraknya cukup jauh dari Unima. Dua kakak Winda hanya bersekolah sampai SMK, lalu mereka langsung mencari pekerjaan. Tapi Winda berhasil masuk perguruan tinggi negeri, bahkan meraih prestasi akademik yang bagus dengan memperoleh IPK 3,8.

…dst

8 ) Prodi Teknik Kimia Undip Go International
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/09/15/198809/Prodi-Teknik-Kimia-Undip-Go-International

15 September 2012
SEMARANG- Universitas Diponegoro (Undip) siap menginternasionalkan Program Sltudi Teknik. Terobosan itu diawali dengan dibukanya double degree program PhD di dua negara, yakni Jerman dan Malaysia. Hal itu terungkap pada International Conference on Chemical and Material Engineering, yang diselenggarakan Jurusan Teknik Kimia Undip, di Hotel Grand Candi. Dekan Fakultas Teknik Undip Ir Bambang Pujianto MT mengatakan, sebagaai universitas riset, Undip harus banyak melakukan kerja sama dengan universitas-universitas di luar negeri. “Double degree ini sebagai langkah awal untuk menjalin kerja sama dengan universitas di luar negeri. Kami berharap dengan adanya kerja sama itu, semakin banyak lulusan Teknik Kimia Undip bisa diterima oleh user di luar negeri,” katanya. Kerja sama juga dilakukan dalam hal pertukaran pengajar dan mahasiswa. Adapun konferensi internasional ini menjadi langkah awal lmengenalkan prodi Teknik Kimia ke dunia luar sekaligus sebagai ajang diskusi para ilmuwan di bidang terkait. Ketua Panitia Heru Susanto mengatakan, konferensi ini diikuti peneliti dari lima negara, yakni Indonesia, Jerman, Iran, Malaysia, dan Australia.

…dst

9 ) 15 Universitas Bahas Kehutanan RI
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/15/373/690229/15-universitas-bahas-kehutanan-ri

Sabtu, 15 September 2012 10:04 wib
MAKASSAR – Lima belas perguruan tinggi di Indonesia menghadiri seminar nasional kehutanan yang digelar Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) di Gedung Ipteks Unhas, kemarin. Kegiatan tersebut juga sebagai rangkaian memperingati Hari Konservasi Nasional. Adapun ke-15 perguruan tinggi itu adalah STIK Aceh, Universitas Riau, Universitas Haluleo, Universitas Mulawarman, Universitas Tanjungpura, STIPER Sangata, Universitas Tadulako, Universitas Gorontalo, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Indonesia Timur, Universitas Satria Makassar, Universitas Halmahera, Universitas Pattimura, STP Labuha Ternate, dan Universitas Kuningan. Kegiatan yang dihadiri Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Sulawesi Selatan beserta beberapa Staf Dinas Kehutanan Sulsel tersebut mengangkat tema “Mendorong Partisipasi Aktif Para Pihak dalam Pelestarian Sumber Daya Hayati dan Ekosistemnya”.

…dst

10 ) Kompetisi ECOM Sulit, Peserta Pesimistis
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/14/373/690020/kompetisi-ecom-sulit-peserta-pesimistis

Jum’at, 14 September 2012 17:34 wib
JAKARTA – Sejumlah peserta English Competition (E-Com) besutan Bina Nusantara (Binus) Internasional merasa pesimistis bisa menembus babak penyisihan. Setelah babak penyisihan pertama, para peserta yang lolos akan mengikuti seleksi tingkat dua sebelum masuk ke babak final. Pelaksanaan E-Com terbagi di dua kampus Binus International, yakni di kampus fX dan di Jalan Hang Lekir, Senayan. Di kampus fX berlangsung lomba untuk kategori Spelling Bee, Speech, dan News Casting. Sementara empat kategori lainnya dihelat di kampus Hang Lekir. Salah satu panitia, Robin, menyebut, untuk peserta ketegori News Casting, pertama peserta mendapatkan pengarahan dari panitia dan dewan juri dalam sebuah ruangan karantina. “Setelah itu, mereka mendapatkan soal/bahan dan diberikan waktu selama 15 menit untuk mempersiapkan diri. Kemudian, satu per satu dipanggil untuk tampil di hadapan para juri independen dengan durasi sekira tiga menit,” kata Robin di fX, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2012).

…dst

11 ) Soal Putusan PTUN, MWA UI Janji Taat Hukum
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/14/373/690009/soal-putusan-ptun-mwa-ui-janji-taat-hukum

Jum’at, 14 September 2012 17:13 wib
DEPOK – Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia (MWA-UI) berjanji akan mentaati putusan hukum terkait dengan adanya putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Hasil PTUN menyebut, tim transisi yang dibentuk oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh cacat hukum. “Kami tentunya taat hukum, tapi hingga saat ini belum menerima salinan tertulis putusan PTUN tersebut sehingga belum menyatakan sikap atas putusan hukum tersebut,” kata Anggota MWA UI Corina Riantoputra yang juga Sekretaris Panitia Khusus Pemilihan Rektor UI di Depok, Jumat (14/9/2012). Pihaknya baru menerima kabar secara lisan dari berbagai pihak yang tentunya bisa saja salah persepsi atau mendengarnya tidak secara utuh. “Jadi kami tentunya akan bersikap menunggu putusan tertulis resmi PTUN, bukan dari kabar lisan yang kami dapat,” katanya.

…dst

12 ) Pendidikan IPS Masih Dianaktirikan
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/15/373/690220/pendidikan-ips-masih-dianaktirikan

Sabtu, 15 September 2012 09:37 wib
YOGYAKARTA – Dosen Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Sardiman menilai posisi dan jati diri pendidikan ilmu pengetahuan sosial (IPS) di sekolah masih belum mantap. Itu terlihat dari perbedaan konsep dan standar isi pada jenjang pendidikan dasar dan menengah pertama. Oleh karena itu, perlu ditegaskan kembali pengertian, tujuan dan ruang lingkup serta pendekatan yang digunakan dalam pendidikan IPS. Sardiman mengatakan, sampai saat ini pendidikan IPS di Indonesia belum mengalami revisi, padahal seharusnya sudah dilakukan perubahan guna lebih memantapkan posisi dan jati diri pendidikan IPS. “Para pengambil kebijakan dan praktisi pembelajaran IPS sendiri belum ada kesepahaman mengenai konteks maupun pelaksanaannya di lapangan,” kata Sardiman dalam orasi ilmiahnya di Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNY pada acara Dies Natalis ke-47 FIS UNY, kemarin. Menurut Sardiman, masih banyaknya unsur ilmu lain dalam pendidikan IPS membuat pelajaran ini belum menjadi pelajaran yang bulat, utuh dan terpadu. Ini diperparah dengan mudah menyerahnya pelaku dan pemerintah dalam mencari solusi dari persoalan yang dihadapi. “Di tengah ketidakmantapan substansi ini, masyarakat kita sendiri masih menganggap pendidikan IPS adalah pelajaran yang tidak penting dan tidak menyenangkan,” ujarnya.

…dst

13 ) Integrasi UN Hilangkan Makna Evaluasi Belajar
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/09/14/198717/Integrasi-UN-Hilangkan-Makna-Evaluasi-Belajar

15 September 2012
JAKARTA – Keinginan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) untuk mengintegrasikan hasil Ujian Nasional (UN) ke Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dinilai akan menghilangkan makna dari UN. Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Mungin Eddy Wibowo mengatakan, pada dasarnya UN diadakan untuk mengukur kompetensi dan prestasi siswa selama di sekolah. Selain itu, untuk memetakan mutu setiap satuan pendidikan. “Kalau diintegrasikan, maka akan hilang makna UN untuk mengukur dan mengevaluasi kemampuan serta kompetensi peserta didik secara nasional,” kata Mungin, kemarin. Dia menjelaskan, dalam Pasal 68 huruf (b) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, disebutkan bahwa hasil UN dapat digunakan sebagai pertimbangan dasar seleksi masuk ke jenjang pendidikan berikutnya. Namun, perguruan tinggi sebaiknya tetap melakukan seleksi internal.

…dst

14 ) FEB UGM Miliki 2 Laboratorium Baru
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/15/373/690293/feb-ugm-miliki-2-laboratorium-baru

Sabtu, 15 September 2012 14:01 wib
AKARTA – Seperti halnya fungsi laboratorium pada umumnya, laboratorium ekonomi milik Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM) ini juga akan menampung berbagai kegiatan riset civitas academica FEB UGM. Laboratorium bernama Macroeconomic Dashboard dan Syariah Corner merupakan dua fasilitas terbaru di FEB UGM. Menurut Rektor UGM Pratikno, kedua laboratorium itu tidak hanya akan bermanfaat bagi civitas academica UGM, tetapi juga memasok berbagai analisis panduan yang dapat dimanfaatkan masyarakat. “Dengan demikian misi UGM mentransfer ilmu kepada masyarakat dapat lebih mudah tercapai,” kata Pratikno, seperti dikutip dari laman UGM, Sabtu (15/9/2012). Keberadaan laboratorium Macroeconomic Dashboard dan Syariah Corner di UGM terwujud atas kerjasama Bank Mandiri. Direktur Institusional Bank Mandiri, Abdul Rachman, berharap, fasilitas tersebut dapat mendorong lahirnya para ekonom muda dengan kekuatan akademis dan wawasan yang luas tentang perkembangan ekonomi terkini.

…dst

15 ) Apoteker Perlu Kontrol Moral
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/07/373/686478/apoteker-perlu-kontrol-moral

Jum’at, 07 September 2012 11:32 wib
YOGYAKARTA – UGM melantik 190 apoteker baru. Tercatat, Fakultas Farmasi UGM telah melahirkan 5.997 apoteker. Dekan Fakultas Farmasi UGM Prof. Dr. Marchaban berkata, hingga saat ini profesi apoteker masih didominasi oleh kalangan wanita. Fenomena tersebut pun kembali terlihat pada pelantikan kali ini. Dari 190 apoteker baru, 143 orang di antaranya wanita. “Profesi apoteker 75 persennya masih didominasi wanita. Dari 5.997 apoteker yang telah diluluskan hingga kini, 3.928 wanita dan 1.879 pria. Apoteker jadi seperti profesi yang feminim,” ujar Prof. Marchaban. Sementara itu, dari sisi kualitas, tercatat dari 190 apoteker yang dilantik, 116 orang di antaranya meraih cumlaude. Dari jumlah tersebut, terdapat lima orang yang meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) 4,00. Lebih lanjut dituturkan, apoteker harus mampu mengimplementasikan berbagai peraturan tentang kefarmasian dalam menjalankan tugas. Termasuk menjunjung tinggi etika profesi dalam melakukan aktivitas profesi apoteker.

…dst

16 ) Nilai pemalsuan obat diprediksi 200 juta dolar
http://www.antaranews.com/berita/333209/nilai-pemalsuan-obat-diprediksi-200-juta-dolar

Sabtu, 15 September 2012 12:22 WIB
Nusa Dua (ANTARA News) – Nilai pemalsuan obat di Indonesia diprediksi per tahunnya menembus angka 200 juta dolar atau 10 persen dari total pasar farmasi di Tanah Air. “Perkiraan itu berdasarkan hasil survei dari sejumlah lembaga dunia yang perhatian terhadap hal itu. WHO juga memperkirakan market share pemalsuan obat sebesar 10-30 persen,” kata Widyaretna Buenastuti, Ketua Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) di sela-sela Kongres Federasi Asosiasi Farmasi Asia (FAPA) di Nusa Dua, Sabtu. Menurut Widyaretna pemalsuan obat menimbulkan resiko bagi kesehatan masyarakat dan pemakainya dapat menyebabkan kegagalan dalam pengobatan bahkan hingga kematian. Karena itu, MIAP mendesak para apoteker bersama-sama memerangi obat palsu yang banyak beredar dan merugikan masyarakat. Terjadinya pemalsuan obat menimbulkan resiko serius bagi kesehatan masyarakat. “Banyak apoteker berinteraksi ke pasien, sehingga bisa melakukan kampanye pemberantasan anti obat palsu,” ujarnya. Melihat pentingnya peran apoteker, dia memandang perlunya sertifikasi untuk mereka, sehingga bisa memberikan informasi yang baik tentang obat asli.

…dst

Tags

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 

You must be logged in to post a comment.