1 ) Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un
Guru Besar Hukum Unhas Achmad Ali Tutup Usia
http://news.detik.com/read/2012/06/17/093053/1943168/10/guru-besar-hukum-unhas-achmad-ali-tutup-usia?n991103605
Minggu, 17/06/2012 09:30 WIB
Jakarta Kabar duka datang dari Universitas Hasanuddin Makassar. Guru besar ilmu hukum Achmad Ali pagi ini meninggal dunia. Seluruh sivitas akademika pun berduka. Faisal Abdullah, salah seorang rekan Achmad Ali di Fakultas Hukum Unhas membenarkan kabar ini. Pria yang pernah menjadi calon hakim agung tersebut tutup usia pukul 09.00 WIT. “Benar, meninggal pagi tadi pukul 09.00 WIT. Beliau meninggal di rumah sakit pendidikan universitas Hasanuddin,” ujar Faisal saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (17/6/2012). Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka di perumahan dosen Unhas. Rencananya, pria kelahiran 9 November tahun 1952 itu akan dimakamkan di pemakaman Unhas. “Beliau sudah satu minggu dirawat. Baru sementara didiagnonisis sakitnya kesadaran menurun. Tapi belum ada penjelasan penyakit,” terang Faisal.
…dst
2 ) Prof Achmad Ali: Guru Besar yang dekat dengan Mahasiswa
http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/06/17/m5qwdh-prof-achmad-ali-guru-besar-yang-dekat-dengan-mahasiswa
Minggu, 17 Juni 2012, 11:56 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR — Guru Besar Universitas Hasanuddin, Makassar Prof Dr H Achmad Ali, SH meninggal dunia, Minggu sekitar pukul 09.15 WITA di Rumah Sakit Pendidikan, Unhas, Makassar.”Beliau mengembuskan nafas terakhir saat menjalani perawatan di rumah sakit,” kata dosen Fakultas Hukum Unhas Sakka Pati, SH, MH di Makassar. Menurut dia, pria kelahiran 9 November tahun 1952 itu akan dimakamkan di pemakaman Unhas, setelah disemayamkan di rumah duka di Kompleks Dosen Unhas Tamalanrea Blok L2, Makassar. Dia mengatakan, pakar sosiologi hukum tersebut dikenal sebagai guru besar yang dekat dengan mahasiswa dan civitas akademika, serta memiliki kepedulian yang tinggi terhadap persoalan hukum yang terjadi di lingkungan masyarakat.
…dst
3 ) Kenangan Masa Kecil Prof Achmad Ali
http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/06/17/m5qwot-kenangan-masa-kecil-prof-achmad-ali
Minggu, 17 Juni 2012, 12:02 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, Ramadhan sewaktu kanak-kanak meninggalkan kesan mendalam. Itulah yang dirasakan Prof Dr Achmad Ali SH. ”Saat yang paling membahagiakan adalah waktu berbuka dibuatkan bubur ayam oleh nenek,” kenang Achmad Ali, yang saat itu menjabat komisoner Komnas HAM kepada wartawan Republika, Subroto. Kenangan masa kecil sang guru besar yang wafat pada Ahad (17/6) itu pernah dimuat Harian Republika pada edisi Senin, 01 Nopember 2004. Menurut Guru Besar Universitas Hasanuddin itu, yang membuat dia terkesan, bubur ayam itu hanya dibuatkan neneknya tiap Ramadahan tiba. ”Kadang saya seperti ingin merasakan suasana itu kembali.”Lainnya, yang dia tidak pernah lupa, waktu sahur, ketika ia masih kecil, ayah dan ibunya selalu membangunkan. Masa-masa buka bersama dan sahur bersama adalah masa-masa yang penuh kenangan.
…dst
4 ) Prof Achmad Ali Dimakamkan di Kompleks Pemakaman Unhas
http://news.detik.com/
Minggu, 17/06/2012 14:02 WIB
Jakarta Jenazah Guru Besar Ahli Hukum Pidana Prof Achmad Ali akan dimakamkan di kompleks pemakaman Universitas Hasanuddin (Unhas) di Patte’ne, Maros. Almarhum akan dimakamkan sekitar pukul 15.30 Wita. Rencananya, jenazah Achmad Ali akan diberangkatkan ke Fakultas Hukum Unhas, Tamalanrea, untuk diberi penghormatan terakhir oleh civitas akademika Unhas.Sejumlah pejabat datang melayat Almarhum di antaranya mantan Dubes Indonesia untuk Rusia, Hamid Awaluddin, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu’mang dan Walikota Makassar Ilham Arif Sirajuddin.Sebelum meninggal dunia, Achmad Ali menjalani perawatan intensif di RS Pendidikan Unhas, akibat penyakit diabetes yang dideritanya.
…dst
5 ) Siapkan Generasi Emas, Kemdikbud Rancang Investasi SDM
http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/417
06/16/2012
Jakarta – Indonesia merupakan negara besar, dengan jumlah penduduk yang besar pula. Apalagi dengan adanya bonus demografi, akan tersedia sumber daya manusia (SDM) di usia produktif dengan jumlah besar. Hal ini merupakan kelebihan Indonesia dibanding negara lain. Karena itu Kemdikbud sedang melakukan persiapan SDM yang merupakan agenda penting. Demikian yang dikatakan Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) saat membuka Forum Wartawan Pendidikan (Fortadik) di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, (15/6). Sekitar 30 wartawan yang tergabung dalam Fortadik akan mengikuti beberapa sesi diskusi bertema “Kebijakan Kemdikbud dalam Mengelola Bonus Demografi untuk Mewujudkan Generasi Emas Indonesia”. Bonus demografi adalah puncak tercapainya jumlah usia produktif penduduk Indonesia dalam jumlah yang besar. Bonus demografi ini diperoleh antara tahun 2020-2035.
…dst
6 ) Peraih Nilai UN Tertinggi Dapat Kemudahan Kuliah
http://www.tempo.co/read/news/2012/06/17/079411065/Peraih-Nilai-UN-Tertinggi-Dapat-Kemudahan-Kuliah
Minggu, 17 Juni 2012 | 04:43 WIB
TEMPO.CO , BANDUNG:—Meraih nilai tertinggi dalam Ujian Nasional 2012 membawa berkah bagi Roni Hadian Akbar. Lulusan SMKN 1 Katapang, Kabupaten Bandung, berusia 19 tahun itu dapat jalur khusus dan beasiswa kuliah penuh di kampus negeri dari pemerintah. Saat ujian Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri yang berlangsung 12-13 Juni 2012 lalu, Roni memang tak ikut. Sebab tepat di hari kedua ujian, ia harus menghadiri undangan acara peringatan Hari Pendidikan Nasional bersama Wakil Presiden Boediono di Jakarta pada 13 Juni lalu. Ia hadir bersama para peraih nilai tertinggi Ujian Nasional dari berbagai daerah. Entah bagaimana suasana hati mereka karena tak bisa ikut SNMPTN. Buat Roni sendiri, ia tak menyesal.”Saya sejak awal memang tidak mendaftar SNMPTN, tapi mau kuliah di Polman (Politeknik Manufaktur Negeri) Bandung,” katanya, Sabtu, 16 Juni 2012.
…dst
7 ) Rajin Berlatih Soal, Nilai Ujian Matematika Bisa Sempurna
http://www.tempo.co/read/news/2012/06/17/079411067/Rajin-Berlatih-Soal-Nilai-Ujian-Matematika-Bisa-Sempurna
Minggu, 17 Juni 2012 | 04:55 WIB
TEMPO.CO , BANDUNG :-Roni Hadian Akbar, 19 tahun, tak menyangka. Namanya termasuk dalam daftar 10 peraih nilai Ujian Nasional 2012 tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tertinggi se-Indonesia. “Saya kaget. Apalagi guru-guru sebelumnya bilang nilai saya yang paling kecil di sekolah,” katanya kepada Tempo, Sabtu, 16 Juni 2012.Nilai Roni ternyata sebaliknya. Nilai ujian Matematikanya berangka sempurna, 10. Bahasa Indonesia juga Bahasa Inggris masing-masing 9,8. Totalnya 29,60. Hanya nilai teori kejuruan mesin siswa SMKN 1 Katapang, Kabupaten Bandung, itu yang agak tertinggal. Angkanya 8,7. Kesuksesan itu tak diraihnya dalam sekejap. Sejak kelas IX hingga XII di SMK, anak kedua dari empat bersaudara itu selalu masuk rangking 10 besar di kelasnya. “Terakhir saya dapat ranking 7,” ujarnya.
…dst
8 ) Rektor Harus Bertanggungjawab atas Bentrok Massal di Kampus UR
http://www.analisadaily.com/news/read/2012/06/16/56963/rektor_harus_bertanggungjawab_atas_bentrok_massal_di_kampus_ur/#.T916W5HdZ6E
Sabtu, 16 Jun 2012 06:46 WIB
Pekanbaru, (Analisa). Anggota Komisi A DPRD Riau, Riky Hariansyah menuntut Rektor Universitas Riau (UR) bertanggung jawab atas peristiwa bentrok massal yang terjadi di kampusnya, Kamis (14/6) lalu. Apalagi akibat aksi anarkis itu, puluhan mahasiswa dan tiga wartawan menjadi terluka dan beberapa kaca gedung Rektorat hancur. “Dewan meminta Rektor Universitas Riau mesti bertanggungjawab atas insiden ini. Termasuk nantinya menyelesaikan persoalan ini secepat mungkin,” kata anggota lembaga legislatif daerah Riau yang menanggani Bidang Pemerintahan dan Hukum kepada wartawan, Jumat (15/6). Politisi PKB ini menambahkan, selain sudah bersifat anarkis, aksi itu jelas-jelas mencoreng nama baik perguruan tinggi terbaik di Riau ini. Dia sendiri menilai peristiwa bentrokan massal itu disebabkan kurangnya pengawasan dari pihak rektorat. “Dalam struktur Rektorat itukan ada lembaga yang khusus mengawasi mahasiswanya. Namun sepertinya lembaga ini tidak menjalani fungsinya secara baik,” katanya lagi.
…dst
9 ) Dahlan: kemiskinan sekarang lebih sulit diatasi
http://www.antaranews.com/berita/316543/dahlan-kemiskinan-sekarang-lebih-sulit-diatasi
Minggu, 17 Juni 2012 11:24 WIB
Bandung (ANTARA News) – Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan sekarang kemuskinan lebih sulit diatasi karena rasa ketidakadilan telah membuat masyarakat miskin kehilangan harapan. “Kemiskinan sekarang itu lebih sulit diatasi karena bercampur dengan rasa ketidakadilan. Kalau dulu saya miskin, tapi sekampung miskin semua dan itu nggak masalah, namun sekarang tidak,” kata Dahlan Iskan di Lapangan Upakarti, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bandung, Minggu. Oleh karena itu, menurut dia, upaya untuk mengurangi kemiskinan harus diawali dengan “membangun harapan.” “Dan itu tugas pemimpin. Pemimpinnya harus dipercaya oleh orang miskin karena kalau tidak dipercaya maka yang kita bangun untuk memunculkan harapannya tidak akan bisa,” tutur mantan Direktur Utama PLN itu.
…dst
10 ) Indonesia meriahkan pameran makanan di Amerika Serikat
http://www.analisadaily.com/news/read/2012/06/16/57079/indonesia_meriahkan_pameran_makanan_di_amerika_serikat/#.T915-JHdZ6E
Sabtu, 16 Jun 2012 16:57 WIB
Jakarta (ANTARA News) – Sejumlah perusahaan Indonesia akan berpartisipasi dalam salah satu pameran produk makanan dan minuman terkemuka yang digelar di Amerika Serikat, yaitu Fancy Food Show (FFS) di Washington DC, 17 – 19 Juni 2012. “Dengan hadir di pameran ini, perusahaan-perusahaan Indonesia dapat memperluas pasar mereka di AS. Tentunya, kesempatan untuk menjadi pemasok, distributor dan pedagang produk makanan dan minuman di AS terbuka lebar di pameran FFS ini,” kata Atase Perdagangan Indonesia di AS, Made Marthini, dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Sabtu. Menurut Made Marthini, FFS merupakan pameran makanan dan minuman terbesar di Amerika Utara yang diperkirakan akan menampilkan sekitar 180 ribu jenis produk makanan. Selain itu, ujar dia, pameran tersebut akan diikuti oleh sekitar 2.500 eksibitor dari sebanyak 81 negara, dan pamerah itu juga diperkirakan akan dihadiri hingga sekitar 24 ribu peserta.
…dst
Tags Berita Edukasi Juni 2012 Kenangan Masa Kecil Prof Achmad Ali Prof. Achmad Ali Berpulang



0 Comments
You can be the first one to leave a comment.
Enter your WordPress.com blog URL
http://.wordpress.com
Proceed