1 ) 2013, Pascasarjana Bebas Biaya SPP
http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/17/22421046/2013.Pascasarjana.Bebas.Biaya.SPP

Kamis, 17 Mei 2012 | 22:42 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan menggratiskan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) terhadap mahasiswa pascasarjana di perguruan tinggi negeri (PTN). Rencananya, ide besar itu akan mulai dilaksanakan pada 2013 mendatang. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, kebijakan itu sengaja dilakukan untuk mendongkrak minat dan jumlah mahasiswa lulusan S-1 agar melanjutkan studinya ke program pascasarjana. “Jumlah mahasiswa bergelar master masih sangat sedikit, itulah kenapa akan kita dorong pendidikan pascasarjana agar gratis SPP-nya,” kata Nuh, saat ditemui di kediamannya, Kamis (17/5/2012), di Jakarta. Dijelaskan olehnya, tahun 2013 mendatang bebas biaya SPP pada program pascasarjana akan diterapkan di beberapa program studi tertentu, yakni teknik, sains, dan pertanian. Sebab, menurutnya, ketiga program studi tersebut merupakan program studi yang tingkat kebutuhannya sangat tinggi dan mendesak.

…dst

2 ) Perguruan Tinggi Negeri Akan Terus Ditambah
http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/09412524/Perguruan.Tinggi.Negeri.Akan.Terus.Ditambah

Jumat, 18 Mei 2012 | 09:41 WIB
Jakarta, Kompas – Pemerintah bakal terus menambah jumlah perguruan tinggi negeri untuk meningkatkan akses masyarakat ke jenjang pendidikan tinggi. Penambahan PTN itu dengan mendirikan PTN baru ataupun mengonversi perguruan tinggi swasta menjadi PTN. “Kita perlu meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh seusai pertemuan dengan Ketua MPR Taufiq Kiemas dan Rektor Universitas Pancasila Edie Toet Hendratno, di Jakarta, Rabu (16/5). Menurut Nuh, APK pendidikan tinggi saat ini masih sekitar 26 persen dan akan terus ditingkatkan menjadi 33 persen. “Jadi, butuh tambahan kampus, baik dari pemerintah maupun swasta,” kata Nuh. Saat ini, dari sekitar 130 perguruan tinggi negeri serta sekitar 2.700 perguruan tinggi swasta, hanya bisa ditampung sekitar 1,1 juta mahasiswa baru. Padahal, jumlah lulusan SMA/SMK/MA sederajat sekitar 2,9 juta orang per tahun.

…dst

3 ) 6000 Program Studi Belum Diakreditasi
http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/10594829/6000.Program.Studi.Belum.Diakreditasi

Jumat, 18 Mei 2012 | 10:59 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah menyiapkan solusi atas banyaknya program studi di perguruan tinggi swasta (PTS) yang belum terakreditasi. Saat ini setidaknya ada sekitar 6000 program studi di PTS yang belum diakreditasi. Akreditasi ini diperlukan agar mendapatkan ijin operasional. Hal itu dikatakan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemdikbud, Djoko Santoso kepada Kompas.com, Jumat (18/5/2012), di Jakarta. Ia menjelaskan seharusnya seluruh PTS telah menyelesaikan proses akreditasi paling lambat Rabu (16/2/12). “Iya batas akhirnya Rabu lalu. Memang banyak yang belum, maka ini saya lagi memikirkan bagaimana jalan keluarnya,” kata Djoko. Dijelaskan olehnya, masih banyaknya jumlah program studi yang belum terakreditasi disebabkan oleh beberapa hal, baik dari internal PTS, ataupun dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sebagai lembaga yang mengurusi akreditasi tersebut.

…dst

4 ) 14.550 Lulusan PTS di Jatim Terancam Tak Diakui
http://kampus.okezone.com/read/2012/05/18/373/631289/14-550-lulusan-pts-terancam-tak-diakui

Jum’at, 18 Mei 2012 09:39 wib
SURABAYA – Sedikitnya 14.550 mahasiswa calon lulusan dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jawa Timur terancam tak mendapat pengakuan formal. Pasalnya, banyak program studi (prodi) yang mereka tempuh belum terakreditasi dalam sistem pendidikan nasional. Padahal, sesuai UU Sisdiknas tahun 2003, untuk dapat menyelenggarakan pendidikan dan mengeluarkan ijazah, prodi yang bernaung di sebuah PTS harus memiliki izin pendirian dari pemerintah, sekaligus akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BANPT). Jika tidak, PTS tersebut tak bisa mengeluarkan ijazah bagi lulusannya. Ketentuan tersebut harusnya dipenuhi paling lambat 16 Mei 2012 lalu. “Aturan ini harus diperhatikan PTS,” kata Kepala Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis), Sugijanto, kemarin. Sayangnya, hingga saat ini tercatat sekira 485 prodi di Jawa Timur yang belum terakreditasi. Masing-masing prodi memiliki jumlah minimal mahasiswa 30 orang. Dengan begitu, ada sekira 14.550 mahasiswa nasibnya bakal tak menentu.

…dst

5 ) Kemdikbud Akan Buat Lembaga Akreditasi Mandiri
http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/12361848/Kemdikbud.Akan.Buat.Lembaga.Akreditasi.Mandiri

Jumat, 18 Mei 2012 | 12:36 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan membuat lembaga akreditasi mandiri sehingga bisa terlibat dalam proses akreditasi program studi di perguruan tinggi. Demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, Jumat (18/5/2012) di Jakarta. Nuh menjelaskan bahwa lembaga akreditasi mandiri dibangun untuk menyelesaikan kendala yang terjadi terkait persoalan proses akreditasi. Pasalnya, Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT) sebagai lembaga pemerintah dinilai kewalahan mengurus akreditasi program studi di perguruan tinggi swasta (PTS). “Kita belajar dari pengalaman, kita buat lembaga akreditasi di luar BAN-PT, yakni lembaga akreditasi mandiri (profesi),” kata Nuh. Nuh mengakui bahwa melaksanakan proses akreditasi semua program studi di perguruan tinggi merupakan pekerjaan yang relatif sulit karena saat ini satu-satunya lembaga akreditasi (BAN-PT) harus mengurusi ribuan permohonan akreditasi.

…dst

6 ) Daftar ke PTN, Kenapa Ditanya Penghasilan Orangtua?
http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/07115731/Daftar.ke.PTN.Kenapa.Ditanya.Penghasilan.Orangtua.

Jumat, 18 Mei 2012 | 07:11 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) menuai kontroversi. Pasalnya, dalam formulir pendaftaran itu terdapat kolom pertanyaan tentang penghasilan orangtua. Akibatnya, sejumlah siswa merasa khawatir tak lolos SNMPTN karena berasal dari ekonomi lemah. Menjawab hal itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh angkat bicara. Ia mengakui, data penghasilan orangtua memang terdapat dalam formulir pendaftaran SNMPTN. Namun menurut dia, hal itu diperlukan tidak lebih hanya untuk melengkapi data. “Itu data biasa, seperti halnya tempat dan tanggal lahir,” kata Nuh, Jumat (18/5/2012) di Jakarta. Dijelaskan Nuh, data itu akan digunakan Kemdikbud untuk memetakan kemampuan ekonomi siswa yang berminat masuk ke PTN. Bahkan nantinya, data tersebut dapat dikembangkan saat akan melakukan pemberian beasiswa, jika siswa yang bersangkutan mendapat kesulitan membayar saat menempuh kuliah. Untuk itu, mantan Rektor ITS ini mengimbau agar siswa mengisi data yang diminta dengan jujur dan apa adanya. “Jika kecil penghasilan orangtua, sampaikan saja, tidak usah minder, begitu juga sebaliknya. Tidak boleh ada cekungisasi, atau cembungisasi,” terangnya.

…dst

7 ) PTN Tak Perlu Pertanyakan Penghasilan Orangtua
http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/08311683/PTN.Tak.Perlu.Pertanyakan.Penghasilan.Orangtua

Jumat, 18 Mei 2012 | 08:31 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Aktivis Koalisi Masyarakat Anti Komersialisasi Pendidikan (KMSKP) Retno Listiyarti mempertanyakan relevansi kolom jumlah penghasilan orangtua dalam formulir ujian tulis Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2012. Menurut dia, kolom tersebut akan menimbulkan potensi mengukur pembiayaan, dan akan berpengaruh pada penerimaan siswa dalam seleksi masuk PTN. “Semestinya tidak perlu informasi penghasilan orangtua dimasukkan dalam formulir SNMPTN, itu data yang tidak relevan,” kata Retno, di Jakarta, Jumat (18/5/2012). Diungkapkan Retno, informasi penghasilan orangtua akan digunakan sebagai alat untuk menjaring kemampuan membayar. Karena itu, ia mengimbau agar data tersebut boleh dikosongkan atau tidak perlu diisi oleh pendaftar. Sebab menurutnya, tidak ada yang dapat menjamin jika data itu tidak disalahgunakan, dan dijadikan salah satu faktor untuk mempertimbangkan penerimaan siswa di PTN selain seleksi akademis.

…dst

8 ) Kemendikbud Alihkan Beasiswa PTAIN
http://kampus.okezone.com/read/2012/05/18/373/631286/kemendikbud-alihkan-beasiswa-ptain

Jum’at, 18 Mei 2012 09:23 wib
BANDUNG – Kementerian Pendididikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menghentikan pemberian beasiswa bidik misi bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) tahun ajaran 2012/2013. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Djoko Santoso menjelaskan, mahasiswa yang sudah menerima beasiswa sejak tahun kemarin (2011/2012) tetap dilanjutkan Kemendikbud, tetapi dana beasiswa tahun ajaran baru sudah dipindahtangankan kepada Kementerian Agama (Kemenag). “Pengalihan beasiswa ini tidak menunjukkan lepasnya tanggung jawab Kemendikbud. Melainkan karena Kemenag telah memiliki anggaran Bidik Misi tersendiri,” ujar Djoko, saat dikonfirmasi, kemarin. Selain dua PTAIN di Jawa Barat (Jabar), yakni Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati di Bandung dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati di Cirebon, pengalihan beasiswa ini juga dilakukan di berbagai PTAIN di Tanah Air. Kemendikbud mendata, penerima beasiswa Bidik Misi yang dialihkan ke Kemenag di antaranya dari UIN Sultan Syarief Kasim, STAIN Maulana Yusuf, UIN Syarif Hidayatullah, UIN Sunan Gunung Djati, UIN Sunan Kalijaga, IAIN Sunan Ampel, UIN Maulana Malik Ibrahim, dan UIN Alaudin.

…dst

9 ) Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan Resmi Miliki Direktur Baru
http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=2865:layanan-informasi&catid=143:berita-harian

Wednesday, 16 May 2012 09:48
Jakarta, 14 Mei 2012 – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Djoko Santoso melantik Direktur Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Poltek Pangkep) yang baru dan pejabat Eselon III di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
- Ir. Andi Asdar Jaya, M.Si dilantik sebagai Direktur Poltek Pangkep yang baru menggantikan Ir. Zainal Abidin Musa. Adapun pejabat Eselon III yang dilantik pada kesempatan tersebut adalah sebagai berikut ;
- Dra. Istri Hardiyati, M.M diangkat sebagai Kepala Sub Direktorat Pengembangan Kelembagaan pada Direktorat dan Kerjasama Ditjen Pendidikan Tinggi.
- Ir. Ridwan, S.Sos diangkat sebagai Kepala Sub Direktorat Kualifikasi pada Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Ditjen Pendidikan tinggi.

…dst

10 ) UI Luncurkan Program Pemimpin Muda
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/12/05/17/m45lif-ui-luncurkan-program-pemimpin-muda

Kamis, 17 Mei 2012, 13:18 WIB
REPUBLIKA.CO.ID Dalam rangka menyambut Indonesia Leadership Development Program (ILDP) 2012, Universitas Indonesia mengadakan Open House ILDP 2012 pada hari Rabu(9/5) di Perpustakaan Pusat UI Kampus Depok. Menteri BUMN RI Dahlan Iskan yang hadir sebagai pembicara menyampaikan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin, seseorang harus berani melawan rasa takutnya dan tahan akan tekanan. Dalam sesi dialog dengan para peserta, Dahlan Iskan menceritakan pengalamannya memimpin sebuah perusahaan swasta yang dihadapkan dengan berbagai tekanan diantaranya untuk tidak bangkrut, melawan persaingan dan kompetitor serta tetap survive. Oleh karena itu, pemimpin harus lincah, fleksibel, tangkas, cepat dan spontan. Dahlan mengajak mahasiswa menciptakan target pencapaian jangka pendek, menengah dan panjang yang fleksibel dan peka terhadap perubahan.

…dst

11 ) UGM teliti tanah bergerak di Temanggung
http://www.antaranews.com/berita/311092/ugm-teliti-tanah-bergerak-di-temanggung

Kamis, 17 Mei 2012 16:25 WIB
Temanggung (ANTARA News) – Tim Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Gadjah Mada Yogyakarta meneliti tanah bergerak di Dusun Kedopokan, Desa Tlogopucang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Kamis. Tim yang dipimpin Ketua Program Magister Pengelolaan Bencana Alam Fakultas Teknik UGM, Rachmad Jayadi, dengan anggota Dwikorita Karnawati, Teuku Faisal Fathani, dan Haryo tersebut melakukan observasi lapangan dan kajian teknis kejadian longsor yang oleh masyarakat setempat sebagai tanah bergerak. Mereka meneliti, antara lain pemetaan tanah, mengukur derajat kemiringan, mengambil sampel tanah dan batuan.Rachmad Jayadi mengatakan, kajian di lapangan untuk mengetahui fenomena terjadinya longsor. Hasilnya akan disampikan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Temanggung sebagai bahan mengambil kebijakan atas kondisi tanah di Dusun Kedopokan.

…dst

12 ) DEN: PLTN di Indonesia hampir tidak mungkin
http://www.antaranews.com/berita/310770/den-pltn-di-indonesia-hampir-tidak-mungkin

Selasa, 15 Mei 2012 20:45 WIB
Surabaya (ANTARA News) – Dewan Energi Nasional (DEN) menilai pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) atau pemanfaatan energi nuklir di Indonesia hampir tidak mungkin dilaksanakan. “Secara teknis, nuklir atau PLTN untuk Indonesia itu hampir tidak mungkin, tapi bisa menjadi pilihan terakhir bila ada perkembangan teknologi nuklir ke arah lebih aman,” kata anggota DEN Prof Ir Rinaldy Dalimi, PhD di Surabaya, Selasa. Ia mengemukakan hal itu di sela-sela workshop “Skenario Kebijakan Energi Indonesia Menuju 2050″ yang digelar DEN dan LPPM ITS dengan pembicara lain Ir Tumiran M.Eng PhD (DEN/UGM), Prof Mukhtasor PhD (DEN/ITS), unsur ESDM, BP Migas, Kadin Institute Jatim, dan Asosiasi Panas Bumi Indonesia. Menurut dosen UI itu, ada empat hingga lima alasan yang menyebabkan PLTN hampir tidak mungkin di Indonesia, yakni PLTN akan mengharuskan Indonesia mengimpor uranium, karena uranium Indonesia tidak ekonomis.

…dst

13 ) Rektor: peminat masuk UNJ bertambah
http://www.antaranews.com/berita/311116/rektor-peminat-masuk-unj-bertambah

Kamis, 17 Mei 2012 19:51 WIB
Jakarta (ANTARA News) – Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Prof Dr Bedjo Sujanto, MPd mengatakan, jumlah peminat calon mahasiswa baru yang masuk ke universitas itu selama 20 tahun terakhir meningkat pesat, yaitu pada tahun 1990 jumlahnya hanya sekitar 6.000 orang, sedangkan pada 2011 mencapai 37.000 orang.”Peningkatan jumlah peminat itu antara lain disebabkan perubahan nama status menjadi UNJ pada 1997, sedang sebelumnya bernama IKIP Negeri Jakarta,” katanya pada sambutan pembukaan Dies Natalis Ke-48 UNJ, di kampus Rawamangun, Jakarta Timur, kemarin. Dies Natalis Ke-48 UNJ bertemakan “Pendidikan Sebagai Pilar Pengembangan Kemandirian Bangsa” itu akan berlangsung selama sebulan dari 16 Mei–15 Juni 2012. Menurut Rektor, peningkatan minat masyarakat atas UNJ disamping faktor perubahan status, juga adanya penilaian kualitas akademik UNJ yang terus meningkat baik yang berasal dari masyarakat dan lembaga independen dalam dan luar negeri.

…dst

14 ) Universitas Jember kerja sama dengan Sekolah Thailand
http://www.antaranews.com/berita/311075/universitas-jember-kerja-sama-dengan-sekolah-thailand

Kamis, 17 Mei 2012 15:28 WIB
Jember (ANTARA News) – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember (Unej), Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjalin kerja sama dengan asosiasi sekolah bertaraf internasional Thailand. Kepala Humas dan Protokol Unej, Rokhani SP MSi mengatakan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Rektor Universitas Jember, Drs M. Hasan MSc PhD dengan asosiasi sekolah bertaraf internasional Thailand yang diwakili oleh Kepala Sekolah Matthayom Watnairong High School, Surapong Ngamsom. Kerjasama ini ditandatangani di Gedung Rektorat d R Achmad Unej, Kamis. “Kerja sama itu merupakan tindak lanjut kunjungan Dekan, Pembantu Dekan dan dosen FKIP Unej beberapa waktu yang lalu ke Thailand,” tuturnya.

…dst

15 ) Dalami Bisnis Online, ITS Helat Kuliah Tamu
http://kampus.okezone.com/read/2012/05/17/373/630961/dalami-bisnis-online-its-helat-kuliah-tamu

Kamis, 17 Mei 2012 15:02 wib
JAKARTA – Bisnis online tangah menjadi tren usaha saat ini. Mulai dari pakaian, makanan, serta beragam alat elektronik kini diperjualbelikan dengan sistem online.Menyadari hal tersebut Jurusan Sistem Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengadakan kuliah tamu bertajuk Bisnis Online atau E-commerce. Kuliah tamu ini mengulas pengalaman berbisnis online serta strategi cerdas untuk mengolah uang dari dunia maya. Salah satu pembicara, Rahayu Fatnawati mengaku, usaha bisnis online yang dirintisnya bermula dari kebiasaannya dalam berbelanja. ”Karena terbiasa belanja online, saya menjadi tertarik untuk memulai usaha dengan cara yang sama,” ujar Rahayu, seperti dilansir dari ITS online, Kamis (17//5/2012). Pada awalnya, Rahayu memulai bisnis di dunia maya ini karena merasa terpanggil untuk memanfaatkan pengetahuannya dalam bahasa pemograman HyperText Markup Language (HTML) dan Hypertext Pre-Processor (PHP). Program tesebut merupakan bahasa pemograman yang lumrah dipakai programmer untuk merancang sebuah website.

…dst

16 ) Cicipi Sumanto ala Mahasiswa UGM
http://kampus.okezone.com/read/2012/05/17/372/630988/cicipi-sumanto-ala-mahasiswa-ugm

Jum’at, 18 Mei 2012 09:02 wib
JAKARTA – Apa yang terlintas di benakmu ketika mendengar kata Sumanto? Merasa ngeri karena citranya sebagai pemakan manusia? Tapi, tenang, Sumanto yang satu ini tidak memakan manusia, tapi justru menggugahmu untuk mencicipinya. Ya, Sumanto yang ini adalah es sumsum limbah pelok mangga tuo (Es Sumanto). Sebuah inovasi kuliner dari biji buah mangga atau yang akrab disebut pelok mangga oleh masyarakat Jawa. Limbah yang sering berakhir di tempat sampah ini justru dimanfaatkan sebagai produk bernilai ekonomi tinggi. Es Sumanto lahir dari tangan-tangan kreatif sejumlah mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Mereka adalah Fajri Harum Rahmawati (mahasiswa Teknologi Industri Pertanian angkatan 2008), Ika Kartikawati (mahasiswa Teknik Industri angkatan 2010), M Irfan Anshory (mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2008), dan Titin Haryanti (mahasiswa Budidaya Hutan angkatan 2008).

…dst

17 ) STP Trisakti Beri Tempat untuk 34 Mahasiswa Asal Maluku
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/05/18/320427/293/14/STP-Trisakti-Beri-Tempat-untuk-34-Mahasiswa-Asal-Maluku

Jumat, 18 Mei 2012 05:33 WIB
JAKARTA–MICOM: Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti bersama Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (PKLN) Kemendikbud memprioritaskan penerima beasiswa unggulan dari wilayah Timur untuk program akademik 2011-2012, diantaranya dari Ambon Maluku sebanyak 34 orang. Menurut Ketua STP Trisakti Djoko Soedibyo pihaknya memprioritaskan penerimaan beasiswa unggulan tahun 2011-2012 dari wilayah Timur khususnya Ambon, Maluku, mengingat pentingnya memajukan pendidikan khususnya pembekalan pengetahuan ilmu kepariwisataan bagi generasi muda dari Timur yang kini menjadi salah satu orientasi pembangunan pemerintah dalam memajukan kawasan Timur.

…dst

18 ) Ada Beasiswa Kuliah Seni di Korea, Minat?
http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/18/11533693/Ada.Beasiswa.Kuliah.Seni.di.Korea.Minat

Jumat, 18 Mei 2012 | 11:53 WIB
Kompas.com – Departemen Kebudayaan, Pariwisata dan Olahraga, Republik Korea, menawarkan program beasiswa seni untuk program sarjana dan master kepada calon mahasiswa dari berbagai negara Asia. Program studi yang ditawarkan antara lain sekolah drama (akting), film, TV dan multimedia, sekolah menari, visual arts, serta seni tradisional Korea. Masa studi akan berlangsung empat tahun untuk program S1 dan tiga tahun untuk program master. Penerima beasiswa ini akan mendapatkan seluruh biaya belajar, program kursus bahasa Korea, biaya hidup, tiket pesawat, sampai biaya mengikuti kegiatan ekstrakulikuler. Untuk menerima beasiswa ini tiap pelamar harus memiliki nilai akademik yang baik serta memiliki bakat seni yang menonjol. Persyaratan lain adalah melampirkan surat rekomendasi dari universitas, pemerintah, atau institusi terkait lainnya. Pelamar yang mampu berbahasa Korea lebih diutamakan.

…dst

19 ) Mengungkap Sisi Lain Almarhumah Menkes
http://cetak.kompas.com/read/2012/05/18/03162296/mengungkap.sisi.lain.almarhumah.menkes

Jumat, 18 Mei 2012
Jakarta, Kompas – “Catatan” sisi lain kehidupan almarhumah Menteri Kesehatan nonaktif Endang Rahayu Sedyaningsih terungkap dalam bentuk buku. Buku berjudul Untaian Garnet dalam Hidupkudiluncurkan, Rabu (16/5), di Jakarta, diiringi kesan-kesan para sahabat dan rekan kerja almarhumah. Endang mengembuskan napas terakhir pada Rabu (2/5) setelah sekitar 1,5 tahun melawan kanker paru. Buku itu berisi kisah sehari-hari Endang, mulai dari suka duka menjadi dokter puskesmas di Sikka, menempuh pendidikan di Amerika Serikat, menjadi peneliti, sebagai seorang ibu, hingga kekagetannya saat dipilih sebagai Menteri Kesehatan. Ia bertutur, bagaimana ia menuju kediaman Presiden di Cikeas dengan taksi dan sempat tersesat jalan. Cerita yang mengharukan, menginspirasi, dan terkadang kocak mewarnai lembaran halaman buku yang diterbitkan Kepustakaan Populer Gramedia itu. Kisah disampaikan secara lisan oleh Endang saat dirawat di rumah sakit dan diketik oleh sahabatnya, Siti Isfandari, peneliti di Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan. Hadir dalam peluncuran buku itu antara lain Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari bersama suaminya, Agum Gumelar, Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti, jajaran staf di Kementerian Kesehatan, mantan Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kartono Mohamad, pengusaha dan penggiat pada Komisi Nasional Pengendalian Tembakau Arifin Panigoro, sejumlah pesintas (survivor) kanker, dan suami Endang, Reanny Mamahit, dokter ahli obstetri ginekologi, serta putra-putri almarhumah.

…dst

20 ) Tukang Gigi Diminta Kuliah D-3
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/495727/

Friday, 18 May 2012
YOGYAKARTA – Dinas Kesehatan DIY mengimbau kepada seluruh tukang gigi yang ingin tetap meneruskan usahanya untuk menempuh pendidikan formal setingkat D-3. Selain itu, juga harus mengikuti proses sertifikasi yang digelar oleh pemerintah. Kepala Seksi Bina Tenaga dan Sarana Kesehatan Dinkes DIY Drg Yuli Kusumastuti mengatakan, setiap praktik tenaga kesehatan,termasuk tukang gigi, harus memiliki landasan hukum berupa izin dan kewenangan.” Untuk mendapatkan izin dan kewenangan,maka para tukang gigi harus menempuh pendidikan formal setingkat D3,”katanya,kemarin.

…dst

21 ) Jumlah Ahli Forensik di Indonesia Masih Terbatas
http://cetak.kompas.com/read/2012/05/18/03143938/jumlah.ahli.forensik.di.indonesia.masih.terbatas

Jumat, 18 Mei 2012
Jakarta, Kompas – Berbagai bencana banyak terjadi di Indonesia. Namun, ahli untuk mengidentifikasi korban sangat terbatas. Pendidikan bidang-bidang yang terkait forensik kurang diminati calon mahasiswa. Hal itu dikatakan Ketua Departemen Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Yuli Budiningsih, Rabu (16/5), di Jakarta. Ia mengatakan, jumlah dokter forensik di Indonesia saat ini hanya sekitar 150 orang. Mereka umumnya berada di kota-kota besar. Indonesia timur belum memiliki dokter forensik. Ilmu forensik memainkan peran penting dalam mengidentifikasi jasad korban berbagai tragedi. Bidang forensik juga memiliki fungsi vital dalam penanganan kasus hukum, tidak hanya dalam kasus pembunuhan, tetapi juga kasus keracunan ataupun korban luka. Hubungan dokter forensik tidak hanya dengan kepolisian, tetapi juga kejaksaan, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, hingga kementerian-kementerian terkait. “Dibandingkan kasus yang ada, Indonesia masih kekurangan banyak dokter forensik,” katanya. Kurangnya jumlah dokter forensik juga terjadi di banyak negara. Belum ada rasio ideal antara jumlah dokter forensik dan jumlah penduduk yang ada.

…dst

22 ) Kemristek Sediakan Dana Rp 100 Miliar
http://cetak.kompas.com/read/2012/05/18/03181896/kemristek.sediakan.dana.rp.100.miliar

Jumat, 18 Mei 2012
Jakarta, Kompas – Indonesia dan Amerika Serikat memperkuat kerja sama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama bidang kesehatan, pertanian dan kelautan, serta keragaman hayati. Kementerian Riset dan Teknologi selaku koordinator pihak Indonesia mengalokasikan dana Rp 100 miliar untuk kegiatan tersebut.Hal itu disampaikan Staf Ahli Khusus Menristek Bidang Kedokteran dan Obat Amin Soebandrio pada jumpa pers berkaitan dengan The First Indonesia-US Joint Committee Meeting on Science and Technology, di Jakarta, Selasa (15/5). Menurut Kerri-Ann Jones, Assistant Secretary of State for Oceans and International Environmental and Scientific Affairs US, lembaga riset dari AS juga akan mengalokasikan dana. Saat ini, USAID saja mengalokasikan 800.000 dollar AS untuk kerja sama riset. Pertemuan itu merupakan tindak lanjut penandatanganan kesepakatan bersama tentang iptek oleh Indonesia dan AS, Maret 2010. Menurut Sekretaris Menristek Mulyanto, kerja sama ini untuk mengevaluasi perjanjian yang sudah ada, mengembangkan kerja sama baru yang prospektif dan strategis, serta turut mengatasi tantangan global, termasuk isu perubahan iklim.

…dst

23 ) Pengawasan Internal Mandul
Itjen Malah Membiarkan Korupsi
http://cetak.kompas.com/read/2012/05/18/03190226/Pengawasan.Internal.Mandul

Jumat. 18 Mei 2012
Jakarta, Kompas – Aksi korupsi dan perampokan uang negara yang merata di setiap instansi pemerintah antara lain disebabkan Inspektorat Jenderal yang ada di setiap kementerian tidak melaksanakan tugas pengawasan internal. Pihak inspektorat malah sengaja membiarkan aksi korupsi merebak. Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hasan Bisri, di Jakarta, Kamis (17/5), menegaskan, BPK menilai Itjen di kementerian ataupun lembaga pemerintah kerap kali menemukan adanya laporan perjalanan dinas yang fiktif atau digelembungkan (mark up). Namun, karena membela korps atau koleganya, Itjen kementerian dan lembaga adakalanya menutup-nutupi kasus-kasus tersebut. Akibatnya, laporan adanya perjalanan dinas fiktif dan mark up tidak ditindaklanjuti lagi. Sikap ini membuat manipulasi atau korupsi atas biaya perjalanan dinas lewat kegiatan fiktif dan mark up terus berkembang. “Itjen di beberapa kementerian dan lembaga juga menemukan adanya kasus perjalanan dinas fiktif dan mark up. Akan tetapi, karena membela korps dan koleganya, mereka tidak melaporkan kasus-kasus tersebut. Ini membuat praktik tersebut makin subur,” ujar Hasan…cut…Dalam setahun, anggaran perjalanan dinas dalam APBN mencapai Rp 18 triliun. Jika terjadi manipulasi melalui tiket dan boarding pass serta kuitansi palsu hingga 40 persen, rata-rata penyimpangan anggaran lebih dari Rp 7,2 triliun.

…dst

24 ) Piramida di Gunung Padang Masih Misteri, Siapa Pembangunnya?
http://news.detik.com/read/2012/05/18/083847/1919419/10/piramida-di-gunung-padang-masih-misteri-siapa-pembangunnya?n991102605

Jumat, 18/05/2012 08:38 WIB
Jakarta Piramida di Situs Gunung Padang, Cianjur menjadi perbincangan hangat. Benarkah ada piramida berusia 10 ribu tahun di kawasan situs megalitikum yang terkenal dengan batu yang bisa menghasilkan suara musik itu? Semua masih misteri. Pastinya kini situs itu mulai digali tim arkeolog pimpinan Ali Akbar. Mendapat restu dari Sekretariat Negara di bawah komando Staf Khusus Presiden Andi Arief, sejak Selasa (15/5) penggalian sudah dimulai. “Mudah-mudahan ada temuan menarik. Penggalian baru menemukan gerabah dan tembikar prasejarah,” kata Ali saat berbincang, Kamis (17/5/2012). Kalau ada tembikar dan gerabah, pastinya ada jejak manusia. Siapa mereka? Apakah mereka cikal bakal pembangun kerajaan Sunda kuno di kawasan itu atau bangsa Atlantis? Ali angkat tangan. Soal itu menurut dia masih misteri. “Kemana penduduk peradaban itu? Kenapa bisa musnah atau pergi? Apa ada letusan? Nanti ada tim lain yang akan menjawabnya,” tutur arkeolog lulusan UI ini.

…dst

25 ) Cari Piramid, Tim Arkeolog Temukan Gerabah Prasejarah di Gunung Padang
http://news.detik.com/read/2012/05/18/080446/1919406/10/cari-piramid-tim-arkeolog-temukan-gerabah-prasejarah-di-gunung-padang?n991102605

Jumat, 18/05/2012 08:04 WIB
Jakarta Penggalian pencarian piramid di Situs Gunung Padang, Cianjur dimulai. Tim arkeolog sudah menemukan jejak-jejak peninggalan di lokasi itu. Tim menemukan tembikar dan gerabah dari masa prasejarah. “Sudah mulai ada tembikar dan gerabah. Kalau bentuknya prasejarah. Barang ini sudah disimpan,” terang Ketua Tim Arkeolog, Ali Akbar saat berbincang, Kamis (17/5/2012). Lokasi Situs Gunung Padang diyakini dahulu merupakan sebuah piramid. Tim arkeolog menyebutnya piramid punden berundak. Jadi, piramida ini berbeda dengan piramida seperti di Mesir. Di kawasan ini, diyakini bukit yang ditumpuk-tumpuk dengan batu besar.

…dst

26 ) Mahasiswa Pendatang Diasuh Bapak Angkat
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/495731/

Friday, 18 May 2012
SLEMAN – Mahasiswa pendatang di Kecamatan Depok akan mendapatkan pengasuhan dari bapak angkat yang merupakan warga dari penduduk lokal. Camat Depok Krido Suprayitno mengatakan, adanya bapak angkat itu dinilai akan mempermudah dalam melakukan koordinasi dan pembauran budaya antara pendatang dengan warga setempat.
Dia mengaku sudah mengkomunikasikan rencana itu dengan masing-masing ketua RT/RW yang wilayahnya terdapat tempat kos-kosan mahasiswa. “Ini sudah dimulai, bapak angkat bisa dari ketua RT/RW atau paling tidak dari bapak pemilik rumah,” katanya, kemarin. Langkah yang ditempuh itu,menurut Krido,diambil untuk mengantisipasi adanya kejadian bentrokan antara warga dengan mahasiswa terulang lagi. Sebab,warga pendatang, khususnya dari kalangan mahasiswa di daerahhnya cukup besar lebih dari 10.000 orang.

…dst

27 ) Unhan Dukung Smart Power untuk Pertahanan
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/495844/

Friday, 18 May 2012
JAKARTA – Universitas Pertahanan (Unhan) maupun perguruan tinggi lain yang ada di bawah Kementerian Pertahanan diharapkan untuk terus mencetak lulusan yang bisa menguatkan pertahanan. Ancaman pertahanan ke depan diprediksi banyak terjadi pada perang pemikiran dan teknologi, bukan pertempuran terbuka. Rektor Universitas Pertahanan Syarifudin Tippe mengungkapkan, Unhan akan terus meningkatkan program studinya sesuai kebutuhan pertahanan di masa mendatang.Menurut dia, di antara persoalan pertahanan yang patut untuk menjadi perhatian sekarang adalah cyber securitydan energy security. Karena itu,kedua aspek itu akan menjadi program studi agar bisa dipelajari lebih mendalam sehingga menghasilkan pakar-pakar yang bisa memperkuat pertahanan dalam kedua aspek itu. Sejauh ini baru ada empat program studi di Unhan.

…dst

28 ) Cara Cepat Dapat Uang di Kampus
http://kampus.okezone.com/read/2012/05/17/373/631042/cara-cepat-dapat-uang-di-kampus

Jum’at, 18 Mei 2012 10:18 wib
PERKULIAHAN baru saja memasuki pertengahan semester, dan kamu menyadari ada sedikit salah perhitungan keuangan dan membutuhkan sedikit tambahan dana untuk kuliah. Kiriman dari orangtua terlambat, dana beasiswa dari kampus belum cair, dan kamu pun kesusahan mencari pinjaman. Bagaimana menyiasatinya? College Times, Jumat (18/5/2012), melansir beberapa kiat yang bisa kamu manfaatkan untuk mendapatkan uang secara cepat.

…dst

29 ) Mahasiswa Makassar Ditembak Pakai Senapan Burung
http://regional.kompas.com/read/2012/05/18/00312257/Mahasiswa.Makassar.Ditembak.Pakai.Senapan.Burung

Jumat, 18 Mei 2012 | 00:31 WIB
MAKASSAR, KOMPAS.com – Seorang mahasiswa salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS), Fahmi (18) warga Jl Dg Regge, Kelurahan Rappojawa, Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan harus dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina karena luka tembak di lengan sebelah kanan. Korban ditembak oleh sekelompok pemuda pria yang diduga bersenjatakan senapan burung di rumahnya, Rabu (16/5/2012) malam. Peristiwa penembakan ini terjadi saat korban sedang duduk di teras rumahnya. Tiba-tiba didatangi sekelompok pria yang bersenjatakan senapan langsung menembak korban dari jarak dekat. Setelah menembak korbannya, para pelaku langsung kabur.

…dst

30 ) Proses Pembayaran Tunjangan Guru Akan Direvisi
http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/17/23350368/Proses.Pembayaran.Tunjangan.Guru.Akan.Direvisi

Kamis, 17 Mei 2012 | 23:35 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh akan merevisi proses pembayaran Tunjangan Profesi Pendidik (TPP). Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi agar tak terjadi keterlambatan pada pencairan TPP di tahap selanjutnya. Seperti diberitakan, masih banyak guru, khususnya di daerah yang belum menerima tunjangan profesi tahap I (Januari-Maret) tahun 2012. Padahal sejatinya, para guru berhak menerima tunjangan tersebut paling lambat pada April lalu.”Intinya kita tidak akan tinggal diam, tapi akan mencari solusi terbaik agar pencairan tak lagi terlambat. Revisi ini seperti BOS (Bantuan Operasional Sekolah) yang sudah kami tarik ke pusat,” kata Nuh, saat ditemui di kediamannya, di Jakarta, Kamis (17/5/2012).

…dst

31 ) Guru Jadi Rebutan Bank
http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/17/18431450/Guru.Jadi.Rebutan.Bank

Kamis, 17 Mei 2012 | 18:43 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Guru-guru yang lolos sertifikasi, dibingungkan dengan keharusan punya beberapa rekening bank. Para guru akhirnya menurut saja disuruh untuk membuka rekening bank baru, demi mendapat tunjangan profesi guru yang menjadi haknya. “Guru jadi korban rebutan bisnis bank. Waktu rapel kekurangan pembayaran tunjangan profesi karena kenaikan gaji, guru wajib buka rekening BRI atau Mandiri,” kata Iwan Hermawan, Sekretaris Jenderal Federasi Guru Independen Indonesia, Kamis (17/5/2012) di Jakarta. Menurut Iwan, di Bandung guru SD dan SMP wajib pindah ke Bank Jabar Banten (BJB), karena ada nota kesepahaman (MoU) BJB dengan Kemdikbud. Untuk SMA cuma disarankan pindah ke BJB.

…dst

32 ) Terkait UN, SBY Didesak Evaluasi M Nuh
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/05/17/320374/293/14/Terkait-UN-SBY-Didesak-Evaluasi-M-Nuh

Kamis, 17 Mei 2012 22:44 WIB
JAKARTA–MICOM: Presiden perlu mengevaluasi kinerja Menteri dan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait pelaksanaan Ujian Nasional. Pasalnya, meskipun banyak bukti yang menunjukkan keburukan dan ekses negatif, pemerintah berkukuh memakai UN sebagai standar kelulusan siswa. Demikian disampaikan Koordinator Education Forum (EF) Suparman dalam diskusi bersama jajaran redaksi Media Indonesia di Kedoya Jakarta, Kamis (17/5). Selain Suparman, turut hadir koordinator EF lainnya Elin Driana, Dosen Syamsir Alam, serta Direktur Riset dan Pengembangan Program Ikatan Guru Indonesia (IGI) Dhitta Puti Saraswati. “Secara umum, sudah banyak bukti keburukan dan ekses negatifnya. Tapi kenapa tetap dipaksakan? Ini berarti ada problem di pengambil kebijakan yaitu di tingkat Menteri dan Wamendikbud. Nuansa otoritarianisme seolah kembali ke sistem pendidikan kita,” ungkap Suparman.

…dst

33 ) Ini Fitur Baru Google, Graphic Knowledge
http://id.berita.yahoo.com/ini-fitur-baru-google-graphic-knowledge-115646916.html

17 Mei 2012
TEMPO.CO , California – Google memperkenalkan fitur baru bernama Graphic Knowledge atau Grafik Pengetahuan pada hasil pencarian. Layanan ini memuat ringkasan topik yang berkaitan dengan kata kunci pencarian Anda. Ringkasan topik itu diambil dari 500 juta item -tentang orang, tempat, dan lainnya, yang tersedia di dalam database Google. »Kami berusaha membawa informasi yang bisa membantu Anda memecahkan tugas secepat mungkin,” kata Jack Menzel, Product Management Director of Search Google, seperti dikutip Cnet, Kamis, 17 Mei 2012. Ketika Anda memasukkan kata kunci Frank Lloyd Wright misalnya, pada sebelah kanan layar hasil pencarian akan terpampang ringkasan tentang sosok Wringht yang merupakan seorang arsitek. Di situ juga ada kumpulan biografinya, dan link ke gambar bangunan yang pernah dirancangnya. Apabila Anda meng-klik Fallingwater, akan ada kotak baru yang berisi semua informasi tentang bangunan itu.

…dst

34 ) Sekilas dalam Negeri
Rekening Gendut Jenderal
KPK ‘Belum Berani’ Usut Rekening Gendut Polri
Masih Dipegang Polri, Rekening Gendut Jenderal Belum Diperiksa KPK
Wamen Denny Pesimistis Kasus Rekening Gendut Polri Bisa Terungkap
Kasus Angie
Angie Terjebak di Antara Hukuman Berat dan Sumpah Palsu
KPK: Jika Kooperatif, Angie bisa jadi Justice Collaborator
KPK Bersyukur Yulianis Tak Jadi Tersangka di Polda Metro
Kasus Rosa
Menkum HAM Segera Proses Pembebasan Bersyarat untuk Rosa
Rosalina Diusulkan KPK Dapat Remisi
Kasus Sepotong Kayu
Bawa Sepotong Kayu, Rosidi Dituntut 10 Tahun Bui
Bela Rosidi, LBH Semarang Serukan Aksi Tanam Pohon ‘Keadilan’
Interpelasi Dahlan
Hasil Rapat Setgab Koalisi: Interpelasi Dahlan Iskan Dihentikan
Kecerobohan
Foto di Koran Tercetak ‘Innalillahi’, Anggota DPRD Riau Protes
Tragedi Sukhoi
Terungkap Tiga Kesalahan Teknis Pesawat Sukhoi Superjet 100
Aturan Keselamatan Penerbangan Tak Ditaati Saat Joy Flight
Personel SAR di Puncak Salak I Mulai Dikurangi
Nama Korban Sukhoi yang Sudah Terindentifikasi Belum akan Diumumkan
JK Jadikan Insiden Sukhoi Sebagai Sarana Tingkatkan Kapasitas PMI
Basarnas: Evakuasi Korban Belum Dihentikan
KNKT Tak Akan Beber Pembicaraan Pilot
Pohon Rusak Akibat Evakuasi Sukhoi Siap Dihijaukan

Tags

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 

You must be logged in to post a comment.