1 ) UII Yogyakarta Menjadi Anggota Dewan Universitas Dunia
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/12/05/02/m3el37-uii-yogyakarta-menjadi-anggota-dewan-universitas-dunia

Rabu, 02 Mei 2012, 23:13 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA–Universitas Islam Indonesia Yogyakarta bersama 30 perguruan tinggi dari 20 negara menjadi anggota International Universities Search and Rescue Council atau Dewan Universitas Dunia untuk Pencarian dan Penyelamatan. “Universitas Islam Indonesia (UII) juga terpilih menjadi salah satu anggota komite koordinasi dewan tersebut bersama sembilan anggota lainnya,” kata Rektor UII Edy Suandi Hamid di Yogyakarta, Rabu. Menurut dia, Dewan Universitas Dunia untuk Pencarian dan Penyelamatan yang dideklarasikan di Nicosia, Siprus Utara, Selasa (24/4) itu sebagai bentuk kepedulian perguruan tinggi atas banyaknya tragedi kemanusiaan yang diakibatkan bencana alam. “Dewan tersebut bertujuan untuk membangun kerja sama dan saling tukar pengalaman mengatasi bencana alam yang terjadi. Dewan itu selanjutnya berencana melakukan pertemuan rutin setiap tahun dengan membahas topik-topik yang relevan terkait dengan kebencanaan,” katanya. Selain UII, perguruan tinggi yang berpartisipasi dalam dewan itu antara lain dari Turki, Siprus, Rusia, Nepal, Brazil, India, Yordania, Uganda, Azerbaijan, Polandia, Yaman, dan Somalia.

…dst

2 ) Kebijakan Pendidikan Digugat
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/491621/

Thursday, 03 May 2012
BANDUNG– Kalangan pendidikan menggugat sejumlah kebijakan di bidang pendidikan. Pelaksanaan ujian nasional (UN), rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI), dan penerapan kurikulum masih menjadi permasalahan. Pelaksanaan UN di Indonesia yang digunakan sebagai standar kelulusan siswa dalam tingkatan pendidikan masih diperdebatkan. Guru Besar Matematika Institut Teknologi Bandung (ITB) Iwan Pranoto mengatakan, UN di Indonesia merupakan kondisi yang paling tidak ideal.”Paling bagus kalau tidak melaksanakan UN, karena UN itu melenceng dari pendidikan sehingga segala bentuk pengajaran di sekolah berkiblat pada UN,padahal dalam UN tingkat penalaran pada siswanya rendah,” ujarnya di Gedung Indonesia Menggugat,Jalan Perintis Kemerdekaan,Kota Bandung,kemarin. Dia mencontohkan dalam UN matematika, soal yang melatih nalar siswa masih rendah sementara perhitungannya ruwet, siswa justru dituntut menghitung secara rumit. Hal ini tidak sesuai dengan tuntutan zaman, karena di negara lain sudah ditinggalkan. “Di negara lain justru pengajarannya mengejar bernalar yang canggih, namun dengan perhitungan sederhana. Bukan menyuruh untuk berkiblat ke luar negeri, tapi bagaimana kita mengarahkan siswa mempelajari hal-hal yang akan bermanfaat di masa depan,”jelasnya.

…dst

3 ) Guru Besar ITB Sebut UN Sesat
http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/02/19545888/Guru.Besar.ITB.Sebut.UN.Sesat

Rabu, 2 Mei 2012 | 19:54 WIB
BANDUNG, KOMPAS.com — Guru Besar Ilmu Matematika dari Institut Teknologi Bandung, Iwan Pranoto, menyebut ujian nasional yang dipraktikkan pemerintah saat ini adalah kebijakan yang keblinger. Bukannya mengajari para murid untuk menggunakan nalar atau akalnya, UN malah memaksa mereka menghafal. “UN itu sesat!” seru Iwan dalam seminar yang diadakan dalam rangka Hardiknas di Gedung Indonesia Menggugat, Rabu (2/5/2012). Dia pun menunjukkan contoh soal Matematika yang diujikan dalam UN. Iwan berpendapat, soal tersebut mustahil dikerjakan dalam waktu singkat kecuali menghafalkan rumus secara cepat yang diajarkan dalam sekolah atau bimbingan belajar. Seharusnya, soal yang ditanyakan mengajak siswa untuk memahami masalah yang dihadapi. Kecenderungan tersebut tidak hanya terlihat di mata kuliah Matematika. Iwan menemui hal serupa di mata kuliah lain yang hanya bisa dijawab apabila menghafal. “Menghafal adalah kegiatan bernalar paling rendah, biarkan itu ditangani komputer. Seharusnya yang didorong adalah bernalar yang tidak bisa dilakukan komputer,” kata Iwan. Dia pun mengungkapkan hasil riset yang dilakukan Massachusetts Institute of Technology dengan Harvard University yang menyebut dua kemampuan yang wajib dimiliki manusia masa depan adalah berpikir kompleks dan komunikasi.

…dst

4 ) Sebelum Diimplementasikan, UU Sisdiknas Harusnya Diuji di Skala kecil
http://news.detik.com/read/2012/05/02/154054/1907260/10/sebelum-diimplementasikan-uu-sisdiknas-harusnya-diuji-di-skala-kecil?n991102605

Rabu, 02/05/2012 15:40 WIB
Jakarta Pasal 50 ayat (3) UU Sisdiknas diuji materi di Mahkamah Konstitusi (MK). Hal ini dinilai tidak perlu terjadi jika sebelum diimplementasikan, UU tersebut diuji dalam skala kecil terlebih dahulu. “UU itu terbukti tepat atau tidak tepat ketika dia diimplementasikan. UU ini harusnya diuji dalam skala kecil dulu. Misalnya di 10 sekolah, jika sudah tepat, 10 sekolah tersebut bisa menjadi contoh bagi yang lain. Kita harus berpikir secara nasional tidak hanya sekolah-sekolahnya,” ujar Penasihat Pendidikan British Council, Itje Chodidjah. Hal itu disampaikan dia saat menjadi saksi ahli di sidang pengujian materi UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 50 ayat 3. Hal itu disampaikan dia dalam sidang uji materi di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (3/5/2012). Dia juga mempertanyakan adakah keputusan tersendiri untuk menerjemahkan kata internasional. Apakah karena mengajarkan IPA dan Matematika dengan bahasa Inggris maka sudah disebut bukti internasional?

…dst

5 ) Panitia SNMPTN Keliling Empat Daerah
http://kampus.okezone.com/read/2012/05/03/373/622968/panitia-snmptn-keliling-empat-daerah

Kamis, 03 Mei 2012 11:14 wib
PALEMBANG – Meski baru akan digelar 12-13 Juni mendatang, sosialisasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur ujian tulis 2012 terus digencarkan panitia. Sampai kemarin, sudah empat daerah disosialisasi panitia terkait teknis pelaksanaan. Hal tersebut diungkapkan Ketua panitia lokal (Panlok) 23 SNMPTN 2012 Universitas Sriwijaya (Unsri) Zulkifli Dahlan, ketika dihubungi kemarin. Menurut Zulkifli, sosialisasi yang dilakukan pihaknya beberapa hari terakhir sudah menyasar empat kabupaten/kota masing-masing yakni Prabumulih, Muaraenim, Lahat dan Pagaralam. “Sejak dua hari lalu tim kami berkeliling. Kami melakukan sosialisasi untuk menjelaskan SNMPTN itu sendiri sekaligus mengenalkan prodi-prodi yang ada di Unsri,” jelas Zulkifli.

…dst

6 ) Udinus Ikuti Cyber Test P-SPMBN
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/05/03/185221/Udinus-Ikuti-Cyber-Test-P-SPMBN

03 Mei 2012
SEMARANG – Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) turut bergabung dalam perhimpunan sistem penerimaan masuk bersama nusantara (P-SPMBN) yang dilakukan secara online. Ujian bersama antara perguruan tinggi negeri dan swasta ini dikembangkan oleh Perhimpunan Ujian Masuk Bersama yang berpusat di Kampus Univeristas Indonesia di Salemba Raya Jakarta. Rektor Udinus Dr Ir Edi Noersasongko MKom mengatakan, untuk tergabung dalam perhimpunan tersebut perguruan tinggi harus memenuhi syarat, baik dalam bidang teknologi informasi maupun SDM. Sedangkan syarat lainnya, yakni peserta ujian yang mendaftar harus minimal mencapai 100 orang. “Cyber Test P-SPMBN adalah penyelenggaraan ujian bersama secara nasional dalam rangka seleksi penerimaan mahasiswa baru secara online. Dan Udinus kali ini turut berpartisipasi dalam seleksi tersebut. Tujuannya untuk mengakomodasi calon mahasiswa dari seluruh Indonesia yang hendak kuliah di Udinus,” jelasnya, kemarin. Dengan mengikuti seleksi P-SPMBN itu, keuntungan bagi perguruan tinggi adalah dapat melakukan input secara berkualitas. Sedangkan, bagi peserta pendaftar memperoleh manfaat dapat mengikuti ujian secara online.

…dst

7 ) Anugerah Kekayaan Intelektual Dengan Hadiah Luar Biasa
http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/02/17384485/Anugerah.Kekayaan.Intelektual.Dengan.Hadiah.Luar.Biasa

Rabu, 2 Mei 2012 | 17:38 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) kembali akan memberikan anugerah kekayaan intelektual luar biasa (AKIL). Tahun ini, anugerah yang diberikan untuk ketiga kalinya itu menjanjikan hadiah yang cukup besar, yakni Rp 250 juta untuk 15 pemenang di empat kategori. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud, Djoko Santoso mengatakan, AKIl tahun ini terhimpun atas kerjasama beberapa kementerian terkait, seperi Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Riset dan Teknologi, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. ” Ini kan kekayaan intelektual luar biasa, maka hadiahnya juga luar biasa,” kata Djoko, Rabu (2/5/2012), di Jakarta. Dijelaskannya, penyelenggaraan ini didasari oleh instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada sidang kabinet dan hasil keputusan Tim Nasional Penanggulangan Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (PHKI) agar memberikan anugerah kepada penghasil kekayaan intelektual. Anugerah ini, kata Djoko, pertama kali dicetuskan pada 2009 lalu oleh Kemdiknas dan diperuntukkan kepada dosen, peneliti, dan masyarakat yang menghasilkan kekayaan luar biasa.

…dst

8 ) AKIL Tantang Dosen Ciptakan Inovasi
http://kampus.okezone.com/read/2012/05/02/373/622430/akil-tantang-dosen-ciptakan-inovasi

Rabu, 02 Mei 2012 17:15 wib
JAKARTA – Tidak hanya menanamkan budaya menulis di kalangan mahasiswa dengan adanya kebijakan penulisan karya ilmiah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) juga memiliki cara tersendiri dalam memacu inovasi dari para dosen, peneliti, maupun masyarakat luas. Cara itu ditempuh Kemendikbud dengan menggelar kompetisi untuk menghasilkan kekayaan intelektual bagi dosen, peneliti, dan masyarakat. Mendapat dukungan dari berbagai kementerian lainnya, juara kompetisi ini akan mendapat Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa (AKIL). Selain memberikan apresiasi atas invensi mereka dalam bidang teknologi, ilmu pengetahuan, varietas tanaman, dan industri kreatif dalam keterbatasan, AKIL diharapkan dapat menjadi cambuk untuk memotivasi dosen, peneliti, dan masyarakat awam untuk terus berkarya secara konsisten. AKIL 2012 mengangkat tema “Menjadi Inovator Kelas Dunia” yang sesuai dengan tema Hari Kekayaan Intelektual tahun ini. Lomba ini terbagi dalam empat kategori, yakni teknologi (penghasil paten), kategori varietas tanaman dengan menghasilkan PVT, kategori ilmu pengetahuan sebagai penghasil hak cipta, dan kategori industri kreatif.

…dst

9 ) Kompetisi Blog
Dibuka…Kompetisi Menulis Berhadiah ke Belanda!
http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/02/17142027/Dibuka.Kompetisi.Menulis.Berhadiah.ke.Belanda

Rabu, 2 Mei 2012 | 17:14 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Ingin merasakan pengalaman summer course di salah satu perguruan tinggi di Belanda dan bertemu dengan teman-teman dari mancanegara? Nuffic Neso Indonesia kembali membuka kesempatan tersebut melalui Kompetiblog Studi di Belanda 2012. Kompetiblog Studi di Belanda merupakan kompetisi menulis blog yang diadakan oleh Nuffic Neso Indonesia. Tahun ini, kegiatan rutin tersebut memasuki tahun keempat penyelenggaraannya. “Tahun ini diharapkan bisa menarik minat lebih banyak penulis untuk ikut serta. Tulisan bisa memuat pengetahuan, pendapat, serta pengalaman individu sesuai tema yang ditetapkan oleh panitia,” kata Mervin Bakker, Direktur Nuffic Neso I dalam siaran pers kepada Kompas.com, Selasa (2/5/2012). Ia mengatakan, cara mengikuti kompetisi ini tidak sulit. Peserta cukup menulis maksimal 500 kata sesuai ketentuan syarat yang diberlakukan. Dua orang pemenang utama kompetisi ini akan berkesempatan mengikuti summer course di Utrecht Summer School, Utrecht, Belanda, selama dua minggu. Panitia juga memberikan hadiah hiburan berupa smartphone untuk pemenang kedua dan kamera digital untuk pemenang ketiga.

…dst

10 ) Pakar: bahan bakar bioetanol perlu mesin khusus
http://www.antaranews.com/berita/308617/pakar-bahan-bakar-bioetanol-perlu-mesin-khusus

Selasa, 1 Mei 2012 20:49 WIB
Jakarta (ANTARA News) – Penggunaan bahan bakar bioetanol untuk kendaraan bermotor membutuhkan mesin khusus yang mampu menampung uap alkohol, demikian dikatakan Peneliti Kimia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Haznan Abimanyu. “Jadi, bioetanol dapat digunakan sebagai bahan aditif (campuran) atau sebagai bahan bakar murni untuk kendaraan,” kata Haznan selepas peresmian proyek pionir produksi bioetanol lignoselulosa LIPI dengan Korea Institute of Science and Technology (KIST) di kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspitek) Serpong, Tangerang Selatan, Selasa. Haznan mengatakan nilai oktan pada bahan bakar premium sebesar 88 dapat ditingkatkan dengan bioetanol hingga 90 atau 92. “karena alkohol mudah menguap maka diperlukan ruang bakar yang sanggup menampung uap alkohol yg begitu cepat, selain titik bakar etanol yang lebih cepat dari premium,” kata Haznan. Di Indonesia bahkan negara lain, menurut Haznan, belum terdapat mesin kendaraan yang dapat menggunakan bahan bakar murni bioetaol.

…dst

11 ) Indonesia Ikut Pameran Pendidkan di Arab Saudi
http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/305

05/02/2012 (All day)
KBRI Riyadh bersama-sama dengan 4 Universitas di Indonesia turut ambil bagian dalam kegiatan pameran the 3rdInternational Exhibition and Conference for Higher Education (IECHE) 2012 yang diselenggarakan tanggal 17-20 April 2012, di Riyadh Exhibition Center, Arab Saudi. Pameran IECHE termasuk salah satu pameran pendidikan terbesar di kawasan dan juga di dunia internasional. Pameran IECHE 2012 ini diikuti lebih kurang 420 universitas dari 39 negara, 365 universitas internasional dan institusi pendidikan lainnya dan 55 universitas lokal. Kegiatan pameran IECHE 2012 dikunjungi 300 ribu pengunjung yang terdiri dari para pelajar, akademisi, pemerhati pendidikan dan juga masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan di bidang pendidikan. Pameran IECHE 2012 dibuka oleh Menteri Pendidikan Tinggi Arab Saudi, Dr. Khalid Al-Anqari dengan pemotongan pita secara bersama oleh Menteri Pendidikan Tinggi Arab Saudi dan beberapa Duta Besar dan perwakilan asing di Arab Saudi, al: Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, Spanyol, China, Irlandia, Singapura dan Malaysia. Dalam sambutannya Dr. Khalid Al-Anqari mengatakan bahwa pameran tersebut dirancang untuk mereka yang peduli dengan pendidikan tinggi, mahasiswa, dosen, tokoh dan akademisi tidak hanya dari Arab Saudi, tetapi juga negara-negara tetangga.

…dst

12 ) Sensor Bermasalah, Robot ITB Tetap Juara
http://kampus.okezone.com/read/2012/05/02/373/622504/sensor-bermasalah-robot-itb-tetap-juara

Rabu, 02 Mei 2012 18:13 wib
JAKARTA – Perjalanan tim Robotika Institut Teknologi Bandung (ITB) menjuarai Trinity College Fire-Fighting Home Robot Competition (TCFFHRC) di Trinnity College, Amerika Serikat (AS), tidaklah mulus. Sejak persiapan hingga masa kompetisi, tim Yaqut dan Aqabah kerap menemui kendala. Di Tanah Air, tim berkutat dengan pengggalangan dana keberangkatan. Selain dibiayai Ditjen Dikti Kemendikbud, keberangkatan sebagian anggota tim robotika ITB juga didanai pihak sponsor. Begitu sampai di Amerika, sensor suara robot yang didesain untuk dipergunakan di negara tropis tidak berfungsi di New York yang sedang berada pada akhir musim dingin. Dengan bantuan alat pengering rambut (hair dryer), sensor tersebut dapat kembali berfungsi meski tidak maksimal. TCFFHRC adalah kompetisi robot pemadam api. Dalam kompetisi ini, robot diletakkan secara acak dalam sebuah labirin. Ia kemudian kemudian harus mencari sumber panas, mematikannya, lalu kembali ke posisi awal.

…dst

13 ) Penembak Anak Guru Besar Unpar Ditangkap?
http://regional.kompas.com/read/2012/05/03/10223974/Penembak.Anak.Guru.Besar.Unpar.Ditangkap.

Kamis, 3 Mei 2012 | 10:22 WIB
BANDUNG, KOMPAS.com – Aparat kepolisian dikabarkan menahan empat orang pelaku yang diduga terlibat dalam penembakan Harindaka Maruti (20). Dia adalah anak bungsu dari Guru Besar Ilmu Hukum Tatanegara Universitas Katolik Parahyangan, Koerniatmanto Soetoprawiro.Hingga berita diturunkan, Bidang Humas Polda Jawa Barat mengumumkan bahwa mereka akan menunjukkan pelakunya di Mapolda Jabar siang ini. Harindaka meninggal dunia setelah ditembak pencuri yang baru saja membobol rumahnya dan membawa lari satu unit laptop dan uang asing 6.000 USD tanggal 20 April 2012. Dia ditembak saat merebut tas laptop dari pelaku. Saat dilarikan ke UGD Santo Borromeus, nyawanya tidak tertolong.

…dst

14 ) Tayangan Pendidikan Diusulkan 20%
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/491691/

Thursday, 03 May 2012
JAKARTA – Pemerintah akan membuat kebijakan agar media televisi memberikan porsi 20% waktu siaran tayangan pendidikan. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, siaran televisi terutama televisi swasta mempunyai waktu hingga 24 jam.Waktu tersebut jelas mempunyai pengaruh yang sangat besar pada masyarakat. Tayangan pendidikan yang disarankan bisa bermacammacam. Namun, kata dia, sebaiknya tayangan yang dibuat terkait materi pelajaran yang diajarkan di sekolah seperti pendidikan Kewarganegaraan, Sejarah, Matematika,Fisika, dan sebagainya. Jam siarannya juga disarankan pada pukul 07.00 – 10.00 WIB kemudian 13.00 – 15.00 WIB. “Tayangan ini bersifat multiple effect bagi dunia pendidikan. Jangan sampai di sekolah sudah diajari yang baik-baik namun saat menonton televisi siswa mendapat pengetahuan yang jelek,”kata Mohammad Nuh seusai upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Gedung Kemendikbud kemarin.

…dst

15 ) Beasiswa Rp84,3 Miliar Bagi Anak Berkebutuhan Khusus
http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/309

05/03/2012 (All day)
Jakarta — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, memberikan beasiswa sebesar Rp 84,3 miliar bagi anak berkebutuhan khusus tingkat SD, SMP,SMA, dan SMALB. Bantuan ini sebagai penghargaan terhadap insan yang ikut serta memajukan pendidikan khususnya peserta didik anak berkebutuhan khusus. “Kami dari pemerintah mengucapkan penghargaan setingi-tingginya kepada para insan yang memajukan dunia pendidikan, diharapkan bantuan yang diberikan saat ini dapat melengkapi kebutuhan mereka untuk meraih kebangkitan generasi emas Indonesia,” ujar Mendikbud di sela-sela Resepsi Hardiknas di Gedung A, Kemdikbud, semalam (2/5). Penerima bantuan beasiswa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk Anak Berkebutuhan Khusus Tingkat SD, SMP, SMA, dan SMALB adalah Kenichi Satria Kaffa dari SDLB Pembina Tingkat Nasional, Jakarta; Nurul Hakim dari SMPLB Pembina Tingkat Nasional, Jakarta; dan Yuni Sri Rahayu dari SMALB Pembina Tingkat Nasional, Jakarta. Pada momen yang sama, Mendikbud turut pula memberikan bantuan Komputer Bicara kepada SLB A Pembina Tingkat Nasional Jakarta, dan Samanta Serang, Banten. Bantuan Al Qur’an Braille juga turut diberikan kepada SLB Bahari Pandeglang, Banten dan SLB Taman Harapan Jakarta. (GG)

…dst

16 ) Guru Honorer Segera Diangkat
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/05/02/317068/293/14/Guru-Honorer-Segera-Diangkat

Rabu, 02 Mei 2012 18:18 WIB
JAKARTA–MICOM: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M.Nuh mengabarkan berita baik bagi guru honorer. Ia mengatakan Kemendikbud sedang menyiapkan PP tentang pengangkatan guru honorer. “Begitu PPnya selesai, akan ada pengangkatan,” ujarnya di Kantor Kemendikbud, Selasa (2/5). M Nuh mengungkapkan guru honorer nantinya akan diidentifikasikan menjadi 2 kelompok berdasarkan kualitas. Kualitas pertama adalah yang tinggal mengikuti ujian administratif, kualitas kedua adalah yang harus ujian kompentensi kembali. “Kami tidak ingin guru yang ada tidak memenuhi standar,” imbuhnya. (*/X-13)

…dst

17 ) Komitmen anggaran 20 persen untuk pendidikan dipertanyakan
http://www.antaranews.com/berita/308840/komitmen-anggaran-20-persen-untuk-pendidikan-dipertanyakan

Kamis, 3 Mei 2012 07:38 WIB
Ambon (ANTARA News) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Maluku mempertanyakan komitmen Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu bersama Wagub Said Assagaff untuk mewujudkan komitmennya dalam upaya pemenuhan alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen di dalam APBD. “Kami berharap sebelum berakhirnya masa jabatan pasangan Ralahalu- Assagaff 2013, komitmen ini bisa terealisasi agar profil pendidikan di Provinsi Maluku semakin baik,” kata Ketua komisi D DPRD Maluku, Suhfi Madjid di Ambon, Kamis. Tantangan ini disampaikan Suhfi Madjid karena selama ini program tersebut didengung-dengungkan tapi belum teralisasi secara baik, sehingga memasuki akhir masa jabatan kepala daerah 2013 nanti sudah bisa terlaksana. “Jadi kalau sampai dengan 2013 masa akhir jabatannya gubernur bisa menegaskan konsistensi dan komitmen untuk mencapai angka 20 persen pendidikan itu saya acungkan dua jempol buat gubernur,” kata politisi Fraksi PKS ini.\

…dst

18 ) 300 Sekolah Perguruan Tamansiswa Mati Suri
http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/02/21042475/300.Sekolah.Perguruan.Tamansiswa.Mati.Suri

Rabu, 2 Mei 2012 | 21:04 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Tiga ratus sekolah milik Perguruan Tamansiswa mati suri, karena kekurangan dana. Perguruan yang dirintis Ki Hadjar Dewantara pada 3 Juli 1922 di Yogyakarta itu, tinggal 30 persen yang masih layak beroperasi. “Perguruan Tamansiswa kesulitan menghidupi dirinya, karena kekurangan murid,” kata Wakil Ketua Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa, Sunarno Hadiwijoyo, di sela-sela acara Sarasehan Tamansiswa Sekolah Plus Kebangsaan, Kerakyatan, Pekerti Luhur Rabu (2/5/2012) di Balai Pertemuan Taman Siswa, Jakarta Pusat. Sarasehan diadakan untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional. Perguruan yang ketika pertama kali didirikan bernama “National Onderwijs Institut Tamansiswa” itu, merupakan simbol kebangkitan bangsa Indonesia. Perguruan didirikan Ki Hadjar Dewantara, dengan tujuan mendidik bangsa Indonesia. Ia meyakini,hanya dengan pendidikan bangsa ini bisa lepas dari penjajahan.

…dst

19 ) Rektor-rektor Inlander
http://edukasi.kompas.com/read/2012/05/03/0930484/Rektor-rektor.Inlander

OLEH BONNIE EKO BANI
Kamis, 3 Mei 2012 | 09:30 WIB
Jejak kolonialisme selama 350 tahun di Nusantara masih mengakar dalam berbagai aspek kehidupan bangsa Indonesia. Jejak kolonialisme tersebut berupa mentalitas inlander. Mentalitas ini masih mengakar kuat dalam sistem sosial masyarakat. Bahkan, telah mengendap kuat dalam cara berpikir dalam memandang sesuatu. Di dunia pendidikan tinggi, jejak kolonialisme berupa mentalitas inlander itu mewujud dalam internasionalisasi pendidikan tinggi. Saat ini banyak rektor yang terobsesi dengan asingisasi kampusnya. Banyak perguruan tinggi (PT) berlomba mengejar status sebagai world class university. Mereka melakukan modernisasi kampus yang berorientasi ke Barat. Akibatnya, banyak PT yang mengadopsi kurikulum internasional secara mentah-mentah, tetapi melupakan aspek sosio-historis di mana PT tersebut berada. PT menafikan realitas sekitarnya dan berorientasi pada “kemajuan” di Barat. Alhasil, banyak PT maju, tetapi kehilangan identitas sosial-kulturalnya, bahkan tercerabut dari realitas sosial sekitarnya. Banyak PT (negeri ataupun swasta) membuka program internasional yang kedalaman ilmunya masih di tataran permukaan. Belum menyentuh sisi pengembangan ilmu-ilmu yang diinternasionalisasi.

…dst

20 ) “Hidup Saya Penuh Kebahagiaan”
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/491710/38/

Thursday, 03 May 2012
“SAYA sendiri belum bisa disebut sebagai survivor kanker. Diagnosis kanker paru stadium 4 baru ditegakkan 5 bulan yang lalu dan sampai kata sambutan ini saya tulis, saya masih berjuang untuk mengatasinya. Tapi saya tidak bertanya `Why me?’ Saya menganggap ini adalah salah satu anugerah dari Allah SWT,” demikian penggalan kata sambutan Menteri Kesehatan (Menkes) RI dr Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, DrPH bertanggal 13 April 2011 yang ditulisnya untuk menyambut penerbitan buku Berdamai dengan Kanker. Masih dalam sambutan tersebut, dia merasa sudah menerima banyak anugerah dalam hidup seperti hidup di negara indah dan tidak dalam peperangan, diberi keluarga besar yang pandai-pandai dan dengan kondisi sosial ekonomi lumayan, dianugerahi suami yang sabar dan baik hati serta dua putra satu putri yang sehat, cerdas, dan berbakti.

“Hidup saya penuh dengan kebahagiaan. So …. why not? Mengapa tidak,Tuhan menganugerahi saya kanker paru? Tuhan pasti mempunyai rencana- Nya yang belum saya ketahui. Tapi saya merasa siap untuk menjalankannya. Insya Allah. Setidaknya saya menjalani sendiri penderitaan yang dialami pasien kanker sehingga bisa memperjuangkan program pengendalian kanker dengan lebih baik.”

…dst

21 ) Sekilas dalam Negeri
Selamat Jalan Bu Endang Rahayu Sedyaningsih

Kasus Banggar DPR
Sekilas luar Negeri
China
Sanksi PBB
Amerika
Libya

Tags

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 

You must be logged in to post a comment.