Pertanyaan Pertama Oleh Pak JK, dosen Papua dan Pak DP :
JK: saya minta saran, ada kasus yg skg dialami oleh alumnus PT di Papua….lulus tapi ijasah mrk mengalami kendala dan itu terbukti pada penerimaan PNS (hrs akresitasi )dan kantor pemerintah spt kantor Pajak..(Uncen yg diakui)..dan akreditasi B buat msk PK (perwira karir TNI)…kl demikian berarti saudara yg diluar Papua yg punya peluang n yg di Papua dgn byknya PT?….sdh adilkah sistem AKreditasi di indonesia?  DP: Apakah Akreditasi hukumnya wajib bagi PT ?

Tanggapan :
Akreditasi hukumnya wajib, ketentuan itu terdapat di UU sisdiknas (UU no. 20 tahun 2003) dan PP tentang SNP (PP no. 19 tahun 2005). UU Sisdiknas pasal 61 butir (2) menjelaskan ijazah hanya boleh diterbitkan oleh PT yang TERAKREDITASI dan PP 19/2005 pasal 94 butir 2 menentukan batas waktu akreditasi selambat-lambatnya 16 Mei 2012. Namun apakah akan diperpanjang mengingat sampai saat ini masih lebih dari separuh prodi di lingkungan Dikti belum teakreditasi.

Data akreditasi Oktober 2011, dari 17.624 prodi di 3.098 PT ( 86 PTN + 3.012 PTS) sebanyak 6.67 % terakreditasi A, sebanyak 21, 91% terakreditasi B, sebanyak 20,45 % terakreditasi C, Ijin kadaluarsa 13, 69% dan sama sekali belum terakreditasi sebanyak 37,27 % sehingga yang namanya status prodi dalam keandaan tidak terakreditasi = 13,68 + 37, 27= 50,96 %. Terdiri dari 5.384 Prodi milik PTN (54 % terakreditasi ) dan 12.240 prodi dari PTS di wilayah Kopertis 1 s/d 12, perbandingan banyaknya prodi terakditasi A, B dan C di PTN dan ke 12 wilayah Kopertis bisa baca di link yang saya lampirkan.

Status akreditasi suatu ijazah ditentukan oleh keadaan sk akreditasi pada saat ijazah tersebut terbit/ditanda-tangan pimpinan PT bukan kondisi status akreditasi selama pemegang ijazah kuliah. Contonnya pada saat si A memilih salah satu prodi di FISIP (semester ganjil 2009/2010), saat itu prodi tersebut terakreditasi A dengan masa akreditasi berlaku sampai 07 Juli 2010, dengan pertimbangan tak mungkin Ux yang merupakan PTN bereputasi yang sudah go internasional tak re-akreditasi pada saat SK jatuh tempo maka si A memutuskan mengikuti testing masuk, setelah lulus diapun daftar dan mulai kuliah. Tidak tahu apa yang terjadi, pihak mana yang lalai sehingga sampai hari ini 25 Nov 2011 SK akreditasi masih dalam status kadaluarsa. Akibatnya si A yang diwisuda bulan ini tidak bisa lagi menggapai impiannya melamar ke Deplu karena dianggap lulus dalam keadaan prodi tidak terakreditasi, para pemakai lulusan sama sekali tak mau tahu batas waktu akreditasi adalah pertengahan 2012. Tahun lalu juga ada beberapa lulusan dari PTN bereputasi mengalami kejadian seperti ini sehingga lamaran CPNS mereka ditolak. Panitia penerimaan sebagian check status akreditasi prodi lulusan via web BAN-PT, sebagian meminta pelamar lampirkan salinan sk akreditasi yang masih berlaku (legalisir). Jadi Pak JK bukan hanya Prodi di Papua aja yang banyak tak terakreditasi, Prodi di luar Papua bahkan di PTN bereputasi juga masih banyak yang belum terakreditasi, silakan baca daftar perbandingan di bawah ini :

Keadaan Prodi terakreditasi di PTN dan Kopertis I-XII Bulan Oktober 2011 ( disusun dari Materi Dirjen Dikti pada RAKOR Oktober 2011):
Daftar Prodi terakreditasi bulan Oktober 2011

  Banyaknya  Prodi  Terakreditasi  A dan B      Terakreditasi  C
PTN   5.384  43 %  11 %
Kopertis  1   1.234  11 %  30 %
Kopertis  2      839  19 %  22 %
Kopertis  3   1.541  18 %  10 %
Kopertis  4   1.971  26 %  23 %
Kopertis  5      534  48 %  25 %
Kopertis  6   1.033  27 %  23 %
Kopertis  7   1.636  28 %  22 %
Kopertis  8      546  19 %  26 %
Kopertis  9   1.117  19 %  37 %
Kopertis 10      853  21 %  31 %
Kopertis 11      460  15 %  32 %
Kopertis 12      376  11 %  21

atau
Status Akreditasi Prodi di Indonesia

>>>
Pertanyaan kedua Oleh Ibu Ekayana
kampus sy STIE dg progdi manajemen & akuntansi, thn ini akreditasi akt tetap B sdgkan manj turun jd C, maka mhsw manj eksodus ke akt shg jumlah mhsw manj minim… jika thn dpn akreditasi manj bisa B, apakah mhsw eksodus tsb dpt balik lg ke manj? bgmn nasib mhsw manj yg thn ini tinggal ujian skripsi? mohon saran.

Tanggpan :
Bu Ekayana
Kasus ini persis seperti yang dialami salah satu PTS STIE xxx di kota Medan. Selama ini Prodi Manajemen mereka selalu terakreditasi B, tapi untuk tahun ini Prodi Manajemen terakreditasi C sementara prodi Aku ntansi masih tetap peroleh peringkat B.
Mahasiswa Prodi Manajemen di STIE xxx cukup bijak, setelah konsultasi dengan pihak kampus tak ada satupun yang pilih pindah ke Prodi Akuntansi yang terakreditasi B. Mereka rela menunda masa kuliah (bagi yang mau lamar CPNS atau dosen) agar menunggu prodi mereka diakreditasi ulang tahun depan ( akreditasi ulang bisa dilakukan minimal satu tahun terhitung dari tgl sk akreditasi terakhir). Mereka yakin prodi mereka setelah melakukan perbaikan-perbaikan bisa kembali peroleh peringkat B. Menurut Asesor Ban-PT penyebab utama peringkat merosot adalah karena tahun ini dosen tetap dengan bidang ilmu linier disoroti, kebetulan prodi manajemen tsb banyak dosen lulusan Fak Ekonomi namun tak linear bidang ilmunya umpamanya S1 dari Ekonomi Studi Pembangunan S2nya dari Ilmu manajemen jadinya terlampau banyak dosen tetap yang tak linier ilmu menyeret peringkat mereka turun.

Walaupun PP no. 17 tahun 2010 pasal 88 butir (2) menjelaskan Perguruan Tinggi dapat mengalihkan kredit dari suatu prodi dengan cara mengakui hasil belajar yang diperoleh pada program studi lain di PT yang sama. Namu ketentuan dari transfer kredit juga harus dipatuhi walaupun PT berwenang memutuskan penerima mahasiswa pindahan sebelum terbit peraturan konversi, tetap harus jelas berapa sks Mata kuliah yang bisa diterima/diakui, berapa sks yang harus ditempuh lagi, berapa sisa masa kuliah jadinya dan NIM mahasiswa juga mengalami perubahan, diberi NIM baru sesuai tahun pindah prodi (aturan Epsbed). Dan perubahan ini juga harus lapor ke Dikti via Laporan program Epsbed.

Mahasiswa pindah dari prodi manajemen ke prodi akuntansi, banyak mata kuliah harus dipelajari dari dasar, walaupun mungkin dulu di semester satu pernah belajar Accounting Principle secara garis besar, itu tetap tak cukup bekal untuk transfer ke prodi akuntansi. Bagi mahasiswa tingkat akhir manajemen bila pindah bagaimana menghadapi mata kuliah intermediate accounting, advance accounting, cost accounting, auditing, statistic, business mathematic dll yang belum pernah mereka kenal selama ini sehingga sama dengan harus menambah banyak masa kuliah dan belum tentu terikuti. Jadi saya lebih sarankan agar prodi manajemen berusaha cari tahu apa yang buat peringkat mereka jatuh ke C dan sedapat mungkin mengadakan perbaikan agar bisa terakreditasi B kembali. Mahasiswa yang tak ada niat melamar CPNS atau jadi dosen tentu tak perlu tunggu (tak perlu tunda waktu wisuda) karena status akreditasi hampir tak mempengaruhi karir pegawai swasta atau pengusaha. Kan tak semua mahasiswa bercita-cita jadi CPNS atau dosen. CPNS memang harus dari prodi terakreditasi minimal B, kalo dosen untuk kum ijazah juga harus dari prodi terakreditasi minimal B. Dan status akreditasi yang diminta adalah status pada tgl ijazah terbit.

Sekian tanggapan saya, salam, Fitri.

>>>
Berita terkait akreditasi :
1 ) 27% Program Studi PTS  di DIY Terancam Tutup
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/446619/
Saturday, 26 November 2011

YOGYAKARTA – Sebanyak 27% program studi (prodi) perguruan tinggi swasta (PTS) di DIY terancam tutup karena hingga akhir 2011 belum juga terakreditasi. Sesuai Undang- Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), semua prodi harus terakreditasi minimal C pada Mei 2012. Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (Aptisi) V DIY Kasiyarno mengatakan, data terakhir jumlah PTS yang masih aktif di DIY mencapai 112 PTS.Seluruh prodi yang ada di PTS ini mencapai 530 unit.Dari jumlah tersebut,baru 389 atau 73% prodi yang sudah terakreditasi. Sisanya, 141 atau 27% belum terakreditasi. Untuk mengantisipasi agar tidak ditutup,Aptisi segera melakukan komunikasi,pembinaan dan bimbingan terhadap prodi-prodi itu. “Banyaknya prodi PTS yang belum terakreditasi ini akan menjadi perhatian serius kami,” kata Kasiyarno, yang juga Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, kemarin. Menurut Kasiyarno, salah satu kendala belum semua prodi PTS terakreditasi adalah kurang cermatnya PTS mengumpulkan dokumentasi kegiatan di kampusnya, sehingga pemberkasan menjadi kurang lengkap. Padahal penerapan akreditasi semakin rumit dan detail. “Masalah ini yang menjadi tantangan bagi pengurus Aptisi periode ini,” ujar Ketua Aptisi DIY 2011–2015 ini.

…dst

2 ) 141 Program Studi PTS Yogyakarta Belum Diakreditasi
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/11/11/25/lv7ehw-141-program-studi-pts-yogyakarta-belum-diakreditasi

Jumat, 25 November 2011 13:39 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA — Hingga akhir tahun 2011 ini sedikitnya ada 141 program studi (Prodi) di perguruan tinggi swasta (PTS) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belum terakreditasi. Padahal berdasarkan UU Sisdiknas, pada Mei 2012 mendatang seluruh prodi harus terakreditasi. “Kalau belum terakreditasi minimal C perguruan tinggi tidak boleh mengeluarkan ijazah,” terang Ketua assosiasi perguruan tinggi swasta (APTISI) Wilayah V Yogyakarta yang juga rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Jumat (25/5).
Menurutnya berdasarkan data terakhir jumlah PTS yang masih aktif di DIY mencapai 112 PTS. Seluruh prodi yang ada di PTS ini mencapai 530 prodi. Namun dari jumlah tersebut hampir 30 persen belum terakreditasi. “Ini beban berat bagi kami ke depan,” terangnya. Kasiyarno secara aklamasi ditetapkan sebagai Ketua Aptisi DIY periode 2011-2015 pada musyawarah wilayah yang digelar, Rabu lalu di Yogyakarta. Musyawarah wilayah sendiri diikuti pimpinan 85 PTS di DIY. Meski semua pimpinan 112 PTS tidak hadir namun anggota musyawarah telah memenuhi kuorum.

…dst

3 ) 50% Prodi PTS di Sulawesi Terakreditasi
http://postkotamakassar.com/cerdik/akademika/240-50-prodi-pts-di-sulawesi-terakreditasi.html

Minggu, 21 Agustus 2011 00:00 (ini berita lama, just for reminding)
MAKASSAR — Dari sekitar 1.000 program studi (prodi) di PTS se-Sulawesi, hanya terdapat 50 persen yang telah terakreditasi. Hal itu diungkapkan Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi Basri Wello di Makassar beberapa hari lalu. Basri menghimbau agar masrayarakat selektif memilih perguruan tinggi swasta (PTS). Basri menambahkan, tak sedikit guna menarik minat calon mahasiswa baru, perguruan tinggi swasta tidak terbuka dalam memberikan informasi terkait program studi mereka . Guna menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan Basri menghimbau masyarakat untuk lebih selektif memilih program studi dan perguruan tinggi swasta, terutama menyangkut akreditasi prodi, kualitas dan kuantitas dosen serta sarana dan prasarana.”Pertama harus diperhatikan adalah akreditasi program studi yang dipilih. Harus ada kepastian bahwa prodi yang dipilih sudah terakreditasi A, B, atau C. Paling tidak sudah memiliki izin operasional dari Dikti melalui Kopertis.

…dst

Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tags

 

Artikel Terkait :

4 Comments

  1. Assalamualaikum, Akreditasi pada saat saya lulus itu C sekarang akreditasi di perguruan tinggi saya itu adalah B apakah ijazah saya bisa ikut dengan akreditasi yg B atau saya masih dengan akreditasi C ? Bagaimana tanggapannya

    • Fitri says:

      Walaikumsalam Wr. Wb. Dik Deni, hasil akreditasi mengikuti tahun kelulusan adik, kalo pada saat adik lulus, peringkat akreditasi prodi adalah C maka status ijazah adik adalah lulusan dari Prodi terakreditasi C.

  2. Terima kasih mbak fitri,kebetulan saya lulusan D3, saya ingin melajutkan ke jenjang S1 tapi univeristas itu meminta akreditasi min B, sementara kampus saya yg dulu skrg sudah B, apakah saya bisa menggunakan akreditasi saya yg sekarang? Bagaiamana tanggapannya ? Terima kasih

    • Fitri says:

      Sebagaimana saya tanggapi sebelumnya, status akreditasi yaitu status pada saat ijazah anda terbit. Namun itu tergantung pada PT penerima, kalo mereka bisa terima akreditasi saat ini sebagai pertimbangan ya itu kewenangan mereka. Silakan hubungi PT penerima karena keputusan ada pada mereka walaupun akreditasi adalah pada saat ijazah anda terbit bukan status akreditasi saat ini.

Leave a Comment

 

You must be logged in to post a comment.