1 ) Gaji Peneliti UI Tembus 38 Juta
http://www.jpnn.com/read/2011/10/27/106747/Gaji-Peneliti-UI-Tembus-38-Juta-

Kamis, 27 Oktober 2011 , 07:01:00
JAKARTA – Gaji peneliti Indonesia yang disebut-sebut sangat minim dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia tampaknya tidak sepenuhnya benar. Sebab, kemarin Universitas Indonesia (UI) melansir besaran gaji peneliti yang ada di kampus tersebut. Ternyata, jauh lebih banyak dari yang disebut-sebut selama ini.Rektor UI Gumilar R Soemantri kemarin tidak sepakat jika gaji peneliti digeneralisir rendah. Dia lantas menggambarkan untuk dosen inti yang melakukan penelitian gaji minimalnya Rp 19 juta dan gaji dosen terendah Rp 9 juta. “Untuk nominal maksimal peneliti inti mencapai Rp 38 juta,” ujarnya di Foodism FX Plaza Jakarta. Lebih lanjut dia membuka data, gaji untuk dosen juga cukup tinggi karena bisa menembus angka 19 juta maksimalnya. Namun, pendapatan tinggi tersebut dibarengi dengan tugas yang tidak gampang juga. “Untuk peneliti inti, harus mampu membuat jurnal Internasional dan menerbitkan buku,” imbuhnya. Angka yang diungkap Soemantri tentu jomplang dengan ungkapan Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Muhammad Said Didu. Ramai diberitakan, dia menyebut jika gaji seorang profesor riset di Indonesia hanya Rp 5,2 juta per bulan.

…dst

2 ) Kampus Harus Ciptakan Iklim dan Budaya Penelitian
http://edukasi.kompas.com/read/2011/10/26/18505138/Kampus.Harus.Ciptakan.Iklim.dan.Budaya.Penelitian

Rabu, 26 Oktober 2011 | 18:50 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Rektor Universitas Indonesia Gumilar R Somantri mengatakan, iklim penelitian dan penghargaan pada peneliti perlu diciptakan oleh pemerintah, termasuk juga institusi pendidikan tinggi. Berkaca dari pengalaman UI yang merintis sejak tahun 2007, karier dosen-dosen dibagi dalam dua jalur, yakni sebagai dosen inti pengajaran dan penelitian. Dosen yang berkarya di bidang penelitian mendapat gaji yang lebih tinggi. Para dosen yang memilih karier di penelitian mendapatkan beban mengajar yang lebih sedikit. Gaji dosen peneliti di UI Rp 15 juta-Rp 38 juta.

…dst

3 ) Gaji Minim Bukan Alasan Alih Profesi, tetapi…
http://edukasi.kompas.com/read/2011/10/26/10051414/Gaji.Minim.Bukan.Alasan.Alih.Profesi.tetapi

Rabu, 26 Oktober 2011 | 10:05 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Kesejahteraan yang diberikan negara bagi para peneliti kembali diusik. Rendahnya penghargaan secara finansial kepada para ilmuwan ini dipertanyakan. Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Sri Hartinah, mengatakan, minimnya kesejahteraan peneliti tak bisa dijadikan alasan untuk berhenti melakukan penelitian atau hijrah ke negara lain demi mendapatkan penghargaan yang lebih baik.Seorang peneliti, menurutnya, harus idealis karena profesi tersebut merupakan panggilan diri. “Meski perhatian pemerintah tidak penuh, tapi itu bukan alasan untuk alih profesi,” kata Sri di sela-sela Lokakarya Perkembangan Kepustakaan Iptek Guna Menunjang Pembangunan Nasional, Rabu (26/10/2011) di Gedung LIPI, Jakarta. Akan tetapi, ia mengakui, jika dibandingkan profesi lain memang terlihat kesenjangan penghasilan yang diperoleh peneliti. “Jauh sekali kesenjangannya. Padahal untuk jadi seorang peneliti itu perlu biaya dan sekolah yang sangat tinggi,” kata dia.

…dst

4 ) Kesejahteraan Kurang, Peneliti Lari ke Swasta
Penghargaan terhadap peneliti di Indonesia dengan negara tetangga, sangat jauh.
http://teknologi.vivanews.com/news/read/258928-kesejahteraan-kurang–peneliti-lari-ke-swasta

RABU, 26 OKTOBER 2011, 13:38 WIB
VIVAnews – Dengan kondisi kesejahteraan peneliti saat ini yang masih kurang, penelitian di Indonesia mengalami tantangan yang semakin besar. Namun demikian, apapun kondisi yang terjadi, penelitian harus terus berjalan. Sebagai gambaran, perbedaan penghargaan terhadap peneliti di Indonesia dengan Malaysia, bisa dibilang sangat jauh. “Di Malaysia, perhatian terhadap peneliti tercermin dalam jumlah gaji yang membuat mereka nyaman dalam menjalankan aktivitas risetnya,” kata Fatimah Z S. Padmadinata pada VIVAnews, 26 Oktober 2011.Di Malaysia, kata Fatimah, yang merupakan salah satu peneliti bisa mendapatkan gaji sampai 10 kali lipat dibanding peneliti di Indonesia.

…dst

5 ) Insinyur Desak Pemerintah Kaji Ulang Gaji Peneliti
http://edukasi.kompas.com/read/2011/10/26/16555899/Insinyur.Desak.Pemerintah.Kaji.Ulang.Gaji.Peneliti

Rabu, 26 Oktober 2011 | 16:55 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Persatuan Insinyur Indonesia mendesak pemerintah untuk menata ulang sistem penggajian para peneliti. Ini karena gaji peneliti terbilang rendah jika dibandingkan sejumlah negara. Jika tidak diperhatikan, maka akan semakin banyak peneliti yang memilih bekerja di luar negeri.”Gaji peneliti Indonesia sangat memprihatinkan,” ungkap Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia Muhammad Said Didu dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Rabu (26/10/2011). Said mengambil contoh gaji profesor riset, yang merupakan jabatan peneliti tertinggi di Indonesia, hanya dihargai Rp 5,2 juta per bulan. Gaji tersebut jauh lebih kecil dibandingkan gaji profesor riset di Singapura yang mencapai Rp 90 juta. Sementara itu, jabatan yang setara, di Jepang, mendapatkan gaji Rp 600 juta hingga Rp 900 juta per bulan.

…dst

6 ) Artikel tahun 2008 yang berisi curhat beberapa peneliti Indonesia
12 Desember 2008:
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Suara Floor untuk Perbaikan Nasib Peneliti Indonesia di tahun 2009
http://www.ristek.go.id/makalah-menteri/index.php/2008/12/12/suara-floor-untuk-perbaikan-nasib-peneliti-indonesia/

Coba anda bayangkan, jika anda sebagai peneliti yang sedang bekerja di suatu laboratorium harus “direcokin” dengan kebutuhan dasar hidup. Apalagi biaya pendidikan anak-anaknya semakin mahal, jangan heran kalau ada para peneliti terpaksa harus “menggadaikan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan” untuk meminjam uang ke bank atau hidup dengan metode “buka dan tutup lubang” diberbagai tempat demi menyambung hidup. Mereka harus berkerja sampingan untuk menutupi kebutuhan hidup. Kadang mereka bekerja sesuai kepakarannya namun bersifat “swasta” atau diluar kepakarannya.

Mereka hidup di dua alam diantara “keprofesionalisme profesi” atau “kebutuhan dasar hidup”. Jarang para profesional peneliti terlibat dari unsur korupsi atau plagiat karena telah mempunyai kode etik profesi. Mereka murni bekerja atas dasar keingintahuan dari suatu fenomena disekitar sehingga dapat menciptakan atau juga memberikan solusi pasti masalah-masalah di masyarakat. Maka sangat disayangkan kalau para kaum intelektual ini yang berpendidikan S1, S2, S3 atau post doctoral program harus berputar otak bagaimana memenuhi kebutuhan dasar hidup keluarga selain salary utama di kantornya.

That’s the fact of life, my friends…….We must realize it
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

7 ) Undip Kejar Universitas Riset
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/439213/

Thursday, 27 October 2011
SEMARANG– Universitas Diponegoro (Undip) Semarang berencana menjadikan dirinya sebagai universitas research (riset) pada 2015 mendatang. Namun, persiapannya sudah dilakukan sejak 2010 lalu. Rektor Universitas Diponegoro Semarang Sudharto P Hadi mengatakan, untuk mencapai target sebagai universitas research pada 2020, sejak 2010–- 2015, pihaknya akan memperbanyak penelitian. Selain itu, Undip juga akan melahirkan guru besar untuk memuluskan pencapaian target.”Saat ini anggaran penelitian juga sudah kami tingkatkan menjadi Rp5 miliar. Jika dibandingkan anggaran sebelumnya, dana penelitian hanya kisaran pada kisaran Rp1–1,5 miliar.Ini tentunya peningkatan yang cukup besar. 2010–2015 kami berkomitmen membentuk embrio sebagai universitas research,” ujarnya kemarin. Program penelitian yang dilakukan, papar Sudharto,tidak hanya sebatas pada kalangan dosen. Melainkan juga kegiatan di tingkat mahassiwa bakal terus dikembangkan untuk mengejar target tersebut. “Alhamdulillah sekarang sudah mulai bagus.

…dst

8 ) ITI Fokus ke Penelitian Terapan
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/10/26/271509/293/14/ITI-Fokus-ke-Penelitian-Terapan

Rabu, 26 Oktober 2011 23:53 WIB
JAKARTA–MICOM: Institut Teknologi Indonesia (ITI) berupaya menjalankan Tri Dharma Perguruan tinggi pada aspek penelitian dengan menekankan penelitian terapan yang berasal dari lapangan. “Tri Dharma kita jalankan seperti penelitian. Namun penelitian yang kami lakukan semua sifatnya terapan. Semua yang berasal dari persoalan di lapangan. Itu yang kita lakukan,” kata Rektor ITI Isnuwardianto seusai acara kuliah umum oleh Aburizal Bakrie yang juga Ketua Harian Pembina Yayasan ITI di Kampus ITI, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (26/10).

…dst

9 ) IPB Kenalkan 4 Instrumen Baru Pengelolaan Lingkungan Hidup
http://kampus.okezone.com/read/2011/10/26/373/520872/ipb-kenalkan-4-instrumen-baru-pengelolaan-lingkungan-hidup

Rabu, 26 Oktober 2011 19:01 wib
BOGOR – Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Pertanian Bogor (LPPM IPB), mengenalkan empat instrumen baru pengelolaan lingkungan hidup melalui seminar bertajuk “Mengakrabi Paradigma dan Instrumen Baru Pengelolaan Lingkungan Hidup”.Adapun keempat instrumen tersebut adalah ekonomi lingkungan, Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), audit lingkungan, dan analisis risiko lingkungan.Seminar tersebut pun menghadirkan pembicara antara lain Asisten Deputi Urusan Ekonomi Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup-KLH Laksmi Dhewanthi, Direktur Fasilitas Penataan Ruang dan Lingkungan Hidup Kementerian Dalam Negeri Sofyan Bakar, Independent Environmental Services Proffessional, Auditor Lingkungan Hidup Rustiawan Anis, dan Asisten Deputi Urusan Kajian Dampak Lingkungan KLH Ary Sudijanto.

…dst

10 ) UNY Lepas 2 Gubes Purna Bakti
http://kampus.okezone.com/read/2011/10/26/373/520870/uny-lepas-2-gubes-purna-bakti

Rabu, 26 Oktober 2011 18:32 wib
YOGYAKARTA – Universitas Negeri Yogyakarta melepas dua orang Guru Besar (Gubes) yakni Gubes bidang Psikologi Sosial Siti Partini Suardiman, dan bidang Kependudukan Sumantri Wardoyo.Rektor UNY, Rochmat Wahab, menyampaikan terima kasih atas pengabdian kedua Gubes tersebut. Bagi Rochmat, keduanya telah memberikan kontribusi yang maksimal sampai masa perpanjangan masa pensiun.”Saat ini usul perpanjangan masa tugas profesor lebih sulit dari sebelumnya, sehingga saya mengharapkan bagi yang belum guru besar untuk cepat-cepat memenuhi angka kreditnya supaya cepat Guru Besar, sehingga jumlah guru besar di UNY terus bertambah,” kata Rochmat seperti yang kutip laman UNY, Rabu (26/10/2011).

…dst

11 ) 287 Sarjana Pendidikan Daftar Jadi Guru di Daerah Tertinggal
http://kampus.okezone.com/read/2011/10/26/373/520855/287-sarjana-pendidikan-daftar-jadi-guru-di-daerah-tertinggal

Rabu, 26 Oktober 2011 18:01 wib
SEMARANG – Sedikitnya tercatat 287 sarjana pendidikan mendaftar program Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T). Peserta berasal dari bebarapa daerah seperti Jawa Timur dan Yogyakarta, bahkan dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang merupakan salah satu daerah sasaran program tersebut. Seperti yang dilansir laman Universitas Negeri Semarang (Unnes), Rabu (26/10/2011), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bakal menerjunkan 3.500 sarjana pendidikan untuk mengajar di berbagai pelosok Nusantara. Mereka dijadwalkan mengajar di berbagai sekolah di antaranya Aceh, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua selama setahun.

…dst

12 ) UGM Training Mitigasi Bencana
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/439207/

Thursday, 27 October 2011
YOGYAKARTA – Pusat Studi Bencana (PSBA) UGM bekerja sama dengan pusat pembinaan dan pendidikan perencana (Pusbindiklatren) Bappenas mengadakan Training Of Trainer tentang mitigasi bencana bagi para perencana pembangunan di daerah di Kampus UGM, kemarin.Kegiatan ini akan berlangsung 12 hari, tepatnya sampai 6 November 2011. Koordinator kegiatan, Sudibyakto mengatakan, sampai sekarang potensi bencana alam di Indonesia seperti erupsi gunung berapi, banjir, gempa bumi, dan tanah longsor masih menjadi ancanam serius. Sehingga perlu ada pemahaman dan kesiapsiagaan saat terjadi bencana alam agar tidak banyak menimbulkan korban jiwa atau harta benda.”Itulah salah satu latar lakang kami mengadakan kegiatan ini,”kata Sudibyanto, kemarin.

…dst

13 ) UGM Jadi Tuan Rumah OSTN SMK 2011
http://kampus.okezone.com/read/2011/10/26/373/520755/ugm-jadi-tuan-rumah-ostn-smk-2011

Rabu, 26 Oktober 2011 16:03 wib
JAKARTA – Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogykarta terpilih sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan Olimpiade Sains Terapan Nasional (OSTN) 2011 pada 25-28 Oktober 2011.Sejumlah 160 pelajar SMK dari 33 provinsi se-Nusantara akan beradu pengetahuan dalam bidang ilmu matematika, fisika, biologi, dan kimia. Sebelum UGM, OSTN pernah dilaksanakan di Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, dan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.”Ini merupakan OSTN SMK keempat. Kali ini kami bekerja sama dengan Ditjen Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan LPPM UGM,” ujar Ketua Panitia OSTN SMK 2011, Teguh Widodo seperti dikutip dari laman UGM, Rabu (26/10/2011).

…dst

14 ) UMY Minati Pertanian Masyarakat
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/439208/

Thursday, 27 October 2011
YOGYAKARTA – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berencana mengembangkan teknologi pertanian berbasis masyarakat.Tepatnya, pemberdayaan masyarakat dengan konsep sistem pertanian terpadu. Pengembangan ini mengintegrasikan semua disiplin ilmu yang ada di UMY. Kepala Biro Kerja Sama UMY Hal Indira Prabasari mengatakan, sebagai realisasi sistem tersebut UMY bakal memanfaatkan lahan pendidikan UMY seluas 8.000 meter persegi di Desa Kranggan, Kecamatan Galur,Kulonprogo. Di sini akan dikembangkan berbagai pengelolaan terkait kebutuhan masyarakat desa.

…dst

15 ) BNPB Salurkan Beasiswa Mahasiswa Mentawai Korban Tsunami
http://kampus.okezone.com/read/2011/10/26/373/520565/bnpb-salurkan-beasiswa-mahasiswa-mentawai-korban-tsunami

Rabu, 26 Oktober 2011 12:03 wib
PADANG -Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan beasiswa sebanyak Rp99 juta untuk mahasiswa Mentawai yang kuliah di Padang dan luar Sumatera melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPB) Sumatera Barat (Sumbar) yang diteruskan pada BPBD Mentawai.Bantuan yang diberikan BPBD ini berupa uang tunai senilai Rp1 juta per mahasiswa. “Bantuan ini diberikan kepada mahasiswa Mentawai yang orangtuanya meninggal dan bangunan rumah tempat tinggal mereka tersapu tsunami yang melanda daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai 25 Oktober 2010,” ujar Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Sumbar Oktvianus, pada okezone, Selasa 25 Oktober kemarin.

…dst

16 ) Kampus Emoh Masuki Prodi Ranah Politik
Thursday, 27 October 2011
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/439212/

Thursday, 27 October 2011
SEMARANG – Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) kemarin mewisuda sebanyak 639 wisudawan/wisudawati.Masing-masing terdiri dari 119 lulusan profesi, 150 lulusan program sarjana dan 370 lulusan program diploma. Semua lulusan berasal dari 12 program studi (prodi) di delapan fakultas yang dimiliki Unimus.Yakni, Prodi Profesi NERS,S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Teknik Mesin,S1 Manajemen, S1 Sastra Inggris, S1 Ilmu Keperawatan, S1 Teknologi Pangan, D3 Akuntansi,D3 Keperawatan, D3 Gizi, D3 Analis Kesehatan, dan D3 Kebidanan. “Pada tahun ini Unimus menyelenggarakan wisuda dua periode, yakni pada Mei lalu dan Oktober ini.Hal itu dimaksudkan agar mereka (calon wisudawan) tidak terlalu lama menunggu, sekaligus memberikan kesempatan kepada mereka mempersiapkan diri berkompetisi meraih kesempatan kerja,” papar Humas Unimus Sukojo kemarin.

…dst

17 ) Memberikan Keterangan Palsu, Komisi Etika Periksa Tiga Dosen Fakultas Hukum Unsrat
http://cahayamanado.com/2011/09/27/rektorat-fakultas-hukum-unsrat-periksa-tiga-dosen/

27 September 2011
CAHAYAMANADO – Saling tuding soal kasus yang mulai diusut Polda di Fakultas Hukum Unsrat semakin menarik. Rodrigo Elias dituding memberikan keterangan palsu, dan melanggar kode etik oleh tim pembinaan rektorat Universitas Sam Ratulangi Manado. Rodrigo dan dua dosen fakultas Hukum Unsrat lainnya harus menjalani pemeriksaan oleh enam anggota tim dari rektorat Unsrat, Selasa (27/9), terkait dugaan memberikan keterangan palsu belum lama ini. “Justru sayalah korban sebenarnya. Justru pihak rektoratlah yang melakukan pelanggaran kode etik, karena sampai saat ini saya yang sudah golongan 4c dengan masa pengabdian tujuh tahun tetapi sama sekali belum disertifikasi,” ujar Rodrigo Elias kesal.

…dst

18 ) Wamendikbud: kebudayaan akan masuk kurikulum pendidikan
http://www.antaranews.com/berita/281732/wamendikbud-kebudayaan-akan-masuk-kurikulum-pendidikan

Rabu, 26 Oktober 2011 23:53 WIB
Yogyakarta (ANTARA News) – Kebudayaan yang membangun karakter bangsa akan dimasukkan dalam kurikulum pendidikan, kata Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wiendu Nuryanti.”Hal itu perlu dilakukan karena minimnya muatan kebudayaan yang terserap siswa dalam kegiatan pendidikan,” katanya usai bertemu Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X di Yogyakarta, Rabu.Menurut dia, penerapan kurikulum kebudayaan menjadi penting karena selama ini muatan kebudayaan yang masuk dalam pendidikan masih sangat terbatas.”Minimnya akses muatan kebudayaan dalam kegiatan pendidikan tampak dari tidak adanya pilihan dalam pelajaran untuk mengambil mata pelajaran bahasa Batak dan Jawa. Begitu pula dalam ekstrakurikuler untuk menari juga belum disediakan di semua sekolah,” katanya.Oleh karena itu, pihaknya menyambut baik penyatuan pendidikan dengan kebudayaan, karena antara kedua bidang tersebut bisa terintegrasikan.

…dst

19 ) Kemdikbud Bentuk Tim Penilai Kinerja Guru
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/10/27/164240/Kemdikbud-Bentuk-Tim-Penilai-Kinerja-Guru

JAKARTA- Guna meningkatkan kinerja dan profesionalitas serta kewajiban para guru untuk melakukan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) membentuk tim penilai kinerja guru. Dengan demikian, guru sebagai profesi benar-benar memiliki standar kualitas kinerja sebagai seorang profesional.”Kinerja mereka akan dinilai setiap tahun sekali oleh tim penilai di tingkat sekolah, yaitu kepala sekolah, guru senior, dan pengawas sekolah. Penilaian kerja tahap awal ini akan dilaksanakan dua kali dalam setahun,” ujar Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjamin Mutu Pendidikan, Syawal Gultom, di Gedung Kemdikbud, kemarin. Penilaian tersebut meliputi formatif dan sumatif. Penilaian formatif dilaksanakan pada awal tahun ajaran guru, yang dimaksudkan untuk membuat perencanaan PKB bagi guru yang disesuaikan dengan kebutuhan. Penilaian sumatif dilaksanakan pada akhir tahun ajaran guru, yang digunakan sebagai bahan pengajuan perolehan angka kredit guna kenaikan pangkat.

…dst

20 ) Honorer Batal Diangkat jadi CPNS
Wamenpan-RB Eko Prasojo Ajukan Dua Alasan
http://www.jpnn.com/read/2011/10/27/106724/Honorer-Batal-Diangkat-jadi-CPNS-

27 Oktober 2011
JAKARTA — Pupus sudah harapan 67 ribu tenaga honorer untuk bisa diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Janji EE Mangindaan saat masih menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang pengangkatan tenaga honorer tercecer kategori I menjadi CPNS pada Oktober 2011, tak terwujud. Mimpi 67 ribu honorer jadi CPNS pun buyar.Bahkan, Wakil Menpan-RB Bidang Reformasi Birokrasi, Eko Prasojo, memastikan bahwa rencana pengangkatan tenaga honorer, termasuk 600 ribu honorer kategori II yang tetap melalui tes diantara honorer untuk bisa jadi CPNS, dibatalkan.Eko menjelaskan, kebijakan moratorium penerimaan CPNS, juga berlaku untuk tenaga honorer.
…dst

21 ) Sekilas dalam Negeri
Sertifikasi Guru
Jangan Persulit Guru Ikut Sertifikasi
68 Persen Guru Telah Lulus Sertifikasi
Sertifikasi Guru “Dieksekusi” secara Online
Sistem Sertifikasi Diubah
Sertifikasi Guru Akan Diperketat
Kemdikbud Bentuk Tim Penilai Kinerja Guru
Konferensi Guru Nasional
Konferensi Guru Nasional Cetak Pengajar Masa Depan
Dibuka, Konferensi Guru Nasional 2011
BOS
Wapres: Dana BOS 2012 Cair Minggu Kedua Januari
Wapres targetkan BOS 2012 cair minggu kedua Januari
2012, Pemprov Langsung Salurkan Dana Bos ke Sekolah
Muhammadiyah Yogyakarta Gelar Olimpiade Pelajar
Pemilu 2014
Pemerintah Usulkan PT Pemilu 2014 Sebesar 4 Persen
Pemerintah Resmi Minta PT Naik Menjadi 4 Persen
Mahfud MD Sebut Survei yang Unggulkan Dirinya sebagai Capres, Kredibel
Quick Count Mengacu WIB 
Kebangkitan PT DI
CN-295 Tonggak Kebangkitan PT DI
Pemerintah Alokasikan US$ 325 Juta untuk CN-295
Kasus Nunun
Aktif di Kasus Nazaruddin, Sikap Apatis SBY untuk Nunun Dipertanyakan
Aparat Diminta Lebih Maksimal dalam Memburu Nunun
Sosok Fadel Muhammad
Fadel Muhammad
Ini Tugas Baru Fadel dari Ical
Papua
Teror Beruntun, Papua Masuk Status Waspada
Papua Rusuh, Komnas HAM Panggil Pangda …
Libya
Utusan Libya di PBB: Setelah Ditangkap, Qaddafi tidak Ditembak
Dikabarkan Ditangkap, Putra Khadafi Menuju Niger
Saif Kabur saat Konvoi Terkena Serangan 
Libia minta NATO perpanjang operasi
NTC Ingin NATO Bertahan 
NTC Desak hingga Akhir 2011
Pasukan Khusus Inggris Pimpin Operasi Buru Saif
Putra Khadafi akan Menyerahkan Diri ke Mahkamah Internasional
NATO Tunda Pembicaraan soal Libya
Hari-hari Terakhir, Khadafy Marah dan Sedih
Gaddafi dikubur di lokasi gurun tersembunyi 
Amerika
Ibu bunuh anak demi uang asuransi 

Tags

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 

You must be logged in to post a comment.