Di FB Group Dosen sudah ada beberapa dosen yang bertanya tentang besaran dana BPPS untuk Program S2/S3, ada yang tanya berapa untuk komponen masing-masing ? ada yang bertanya berapa dana penelitian yang akan diterima per bulan ? ada yang tanya cukup nggak untuk cover uang kuliah sekalian living cost.

Untuk pertanyaan terakhir saya berikan jawaban sebagai berikut:

Mencukupi atau tidak sangati tergantung pada standar hidup di kota tugas belajar dan cara kita mengatur keuangan.

Yang jelas ada 5 komponen biaya yang di tanggung Dikti, bisa baca Surat Edaran Direktur Ditnaga/Diktendik no. 481 tahun 2010 atau Pedoman BPPS terbitan tahun 2011 bagian komponen BPPS (tabel 3.2 halaman 13) dan Permendiknas no.48 tahun 2009 tentang tugas belajar pasal 11.

Contoh penjelasan:
Untuk Program S3 komponen BPPS 2010/2011 PER BULAN terdiri dari:
- Biaya perjalanan datang dan pulang setelah selesai tugas belajar (at cost, jumlahnyan sesuai dengan bukti pengeluaran) bagi yang berasal dari luar kota
- Tunjangan biaya hidup : Rp 1.050.000 ( tetap )
- Tunjangan penelitian : Rp 450.000 (tetap)
- Tunjangan buku : Rp. 325.000 (tetap)
- Biaya kulisah (termasuk spp, seminar, uang ujian) MAKSIMUM AT COST Rp. 1.500.000.

Mohon diperhatikan uang kuliah di tiap PT tidak sama, Dikti hanya cover maksimum 1,5 juta per bulan atau 9 juta per semester, artinya seandainya tak mencukupi akan dipotong dari komponen-komponen lain di atas, itu makanya sering dana BPPPS bulanan yang diterima dosen pelajar berbeda, untuk program S3 ada yang terima Rp 1,8 juta ada yang 1,7 juta ada yang 1,6 juta dsb. Yang jelas kalo biaya kuliah at costnya tak melebihi 1,5 juta per bulan, anda bisa kantongi Rp 1.825.000 per bulan (biaya hidup+penelitian+ buku), BPPS bebas pajak maka komponen di atas adalah angka yang tidak kena pajak (bersih).

Seandainya anda ini dosen PNS maka sesuai Perpres no. 12 tahun 1961 dan Permendiknas no. 48 tahun 2009 pasal 11 ayat 3, untuk dosen tugas belajar dalam negeri; gaji bersih PNS tetap diberikan (diubah menjadi tunjangan keluarga, 100% untuk yang sudah bekeluarga, 50% jika dosen ybs masih lajang atau bukan pencari nafkah untuk keluarga), Perka BKN juga menjelaskan tunjangan beras tetap diberikan. Namun tunjangan jabatan dan tunjangan profesi dosen tidak dapat bila lamanya tugas belajar di atas 6 bulan.

Jangan pikir bisa kerja cari uang tambahan, Permendiknas no. 48 tahun 2009 menjelaskan salah satu alasan pembatalan keputusan tugas belajar adalah : dosen pelajar bekerja di luar kegiatan tugas belajar ( pasal 20 item 2f ) kecuali tidak ketahuan atau pandai-pandaian.

Produk hukum terkait:
- Permendiknas no. 48 tahun 2009
http://luk.staff.ugm.ac.id/atur/Permen48-2009.pdf
- Panduan BPPS tahun 2011
http://beasiswa.dikti.go.id/bpps/public/upload/Panduan%20BPPS%202011.pdf
- Perpres no. 12 tahun 1961 tentang pemberian tugas belajar
http://www.uns.ac.id/downperaturan.php?id=89
- Pedoman tugas belajar no. 4159/A4.3/KP/2010
http://www.dikti.go.id/tatalaksana/upload/Surat%20Edaran%20Pedoman%20Tugas%20Belajar%20bagi%20PNS.pdf
- Keputusan Direktur Ketenagaan (Ditjen Dikti Kemendiknas) No. 481/D4.4/2010:
http://luk.tsipil.ugm.ac.id/atur/Dirnaga481D4.4-2010.pdf

Semoga bermanfaat,
Salam, Fitri

Tags

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

Leave a Comment

 

You must be logged in to post a comment.