Website Resmi BPPS (BPPS online)
Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Pascasarjana

http://beasiswa.dikti.go.id/bpps/
Jadwal Pendaftaran BPPS : 1-29 April 2011

Produk Hukum Terkait :
Surat Edaran Direktur Diktendik No. 419/D4.4/2011 tgl 28 Feb 2011 tentang Pendaftaran BPPS bagi Dosen PTS
http://www.kopertis3.or.id/html/wp-content/uploads/2011/03/pendaftaran-bpps.pdf

Beasiswa Pendidikan Pascasarjana (BPPS)DIKTI
BPPS Dikti diperuntukkan bagi staf pengajar tetap perguruan tinggi negeri maupun swasta yang berstatus negeri (memiliki NIP) atau dosen tetap yayasan (memiliki NIDN). Usia maksimal 55 tahun.

Mekanisme Pedaftaran
1 ) Dosen mendaftar BPPS secara online
melalui laman:
beasiswa.dikti.go.id/bpps
2 ) Dosen juga mendaftar ke PPs
Penyelenggara yang dituju.

PERHATIAN :
BPPS akan diberikan kepada dosen yang TERDAFTAR
pada laman beasiswa.dikti.go.id/bpps
dan
LULUS tes/seleksi masuk Program Pascasarjana
Penyelenggara BPPS yang dituju
serta
LULUS verifikasi BPPS di Dikti

Kegiatan dan Jadwal BPPS
A. Proses Pendaftaran
1. Dosen mendaftar BPPS secara online melalui beasiswa.dikti.go.id/bpps
WAKTU : tgl 1-29 April
2. Dosen/ mendaftarkan diri pada PPs Penyelenggara yang dituju dengan memenuhi persyaratan yang diperlukan.
WAKTU : Sesuai jadwal PPs Tujuan
3. Calon Mahasiswa (dosen) wajib mengikuti proses seleksi akademik atau test masuk PPs Penyelenggara yang dituju.
WAKTU : Sesuai jadwal PPs Tujuan

B.Proses Penetapan Status dan Verifikasi
4. PT Pengirim/Kopertis wajib menetapkan status nama-nama Dosen yang direncanakan menerima BPPS alokasi PT Pengirim secara online melalui beasiswa.dikti.go.id/bpps paling lambat 5 hari setelah penutupan pendaftaran. Apabila sampai batas akhir tidak ditetapkan
statusnya, maka alokasi PT Pengirim/Kopertis tersebut akan dikembalikan ke Dikti.
WAKTU : 30 April – 6 Mei
5. PPs Penyelenggara menetapkan status Calon Penerima BPPS alokasi PPs Penyelenggara dan alokasi PT Pengirim/Kopertis secara online
melalui laman beasiswa.dikti.go.id/bpps Paling lambat 20 Mei
6. Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Diktendik) melakukan verifikasi terhadap usulan PPs Penyelenggara (alokasi PPs Penyelenggara dan PT Pengirim).
WAKTU : Minggu ketiga Juni

C. Proses Penetapan BPPS dan Kontrak
7. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) menetapkan dan menyampaikan hasil penetapan Penerima BPPS kepada PPs Penyelenggara.
WAKTU : Pertengahan Juli
8. PPs Penyelenggara menyampaikan hasil penetapan tersebut kepada penerima BPPS dan pimpinan PT Pengirim/Kopertis.
WAKTU :Minggu ketiga Juli
9.Penandatanganan Kontrak antara Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi dengan Perguruan Tinggi Penyelenggara BPPS.
WAKTU : Minggu ketiga Juli – Minggu pertama Agustus

D. Proses Penggantian dan Monev
10.Proses penggantian penerima BPPS yang mengundurkan diri atau tidak dapat mengikuti pendidikan program pascasarjana pada PPs Penyelenggara (Tidak ada penggantian bagi
penerima BPPS dari PT Pengirim).
WAKTU : Agustus – Oktober
11.Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan BPPS
WAKTU : November–Desember

Sambil menanti peluncuran Pedoman BPPS 2011, silakan baca Bahan Sosialisasi BPPS 2011 yang saya ambil di web Kopertis 6 :
http://kopertis6.or.id/download/Bahan%20Sosialisasi%20BPPS-11.final.pdf
Terkait BPPS 2011 Silakan baca halaman 18 – 36

Kalo ingin mengenal UGM lebih lanjut silakan baca keseluruhan bahan di link tersebut, ada visi, fisik kampus UGM, sebaran SDM, ketersediaan prodi bersama beban dan lama studi, perpustakaan dan layanan akses, jumlah mahasiwa, proses pendaftaran dll.

Semoga sedikit bermanfaat bagi yang masih kurang paham terhadap mekanisme BPPS online 2011.
Wassalam, Fitri

Tags

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

165 Comments

  1. Ricardo says:

    bagus sekali postingnya Bu…. sangat membantu… sukses slalu ^_^

  2. devianti says:

    Nomor NIDN itu apa

  3. tri says:

    daftar online di BPPs Online kok tidak bisa ya?

  4. tri says:

    Sudah berhasil daftar, trims atas infonya

  5. Irwan Maing says:

    Saya sudah Melakukan pendaftaran BPPS untuk Jenjang Studi S2, tetapi setelah saya isi semua data, kemudian melihat verifikasi ada data yang tidak terisi (data2 tsb adalah data mengenai Lulusan S2, yang tentunya tidak dimasukkan).
    Tetapi setelah di SubmiT, muncul pesan Data Tidak Lengkap. Padahal semua formulir telah saya lengkapi.

  6. Hamdani says:

    saya juga mengalami hal yang sama dengan bung Irwan. Mohon bantuannya. Terima kasih

  7. anre says:

    NIK singkatan apa,, admin,,trims,,,,

  8. wayan says:

    pendaftaran online BPPSs pada saat masuk ada pilihan kuota,,Admin yang mana kita clik,,,trim untuk lanjutkan

    • Fitri says:

      Dik Wayan, Di situ terdapat 2 pilihan, penyelenggara atau pengirim. Pilih yang mana tergantung Dik Wayan melamarnya via jalur Kuota Pascasarjana PT Penyelenggara atau melalui PT Pengirim/Kopertis, penjelasan terhadap kedua alokasi ini saya uraikan di bawah ini:
      I. Alokasi BPPS melalui Pascasarjana PT Penyelenggara
      Dosen yang berminat mengikuti pendidikan pascasarjana (S2/S3) dengan bantuan BPPS Ditjen Pendidikan Tinggi, terlebih dahulu harus diusulkan oleh pimpinan perguruan tinggi asal tempat bekerja kepada masing-masing pimpinan Program Pascasarjana (PPs) untuk mengikuti seleksi akademik yang dilaksanakan oleh masing-masing PPs.
      Setelah proses seleksi, PPs mengusulkan calon penerima ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi untuk mendapatkan dana BPPS alokasi PT penyelenggara. Selanjutnya, usulan daftar calon penerima BPPS dari masing-masing PPs yang telah ditandatangani oleh Direktur/Ketua PPs akan diproses oleh Ditjen Pendidikan Tinggi.
      II. Alokasi BPPS melalui PT Pengirim/Kopertis
      Perguruan Tinggi pengirim/Kopertis mempunyai alokasi BPPS sendiri. Alokasi tersebut dapat diperoleh dengan mengirimkan Proposal Pengembangan Sumberdaya Manusia (dosen) PT tersebut, selama sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun ke depan, kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Dosen yang berminat mengikuti pendidikan pascasarjana (S2/S3) dengan bantuan BPPS Ditjen Pendidikan Tinggi, terlebih dahulu harus mendaftar ke perguruan tinggi asal tempat bekerja untuk mendapatkan prioritas calon penerima BPPS dari alokasi perguruan tingginya (PT pengirim) atau bagi PTS mendaftar ke Kopertis. Setelah ditetapkan sebagai calon penerima BPPS alokasi PT pengirim/Kopertis, yang bersangkutan dapat mendaftar ke PPs yang dituju (sesuai rencana pengembangan PT pengirim) untuk mengikuti seleksi masuk PPs PT yang dituju. Setelah lulus seleksi, calon penerima BPPS alokasi PT pengirim diajukan PT penyelenggara sebagai penerima BPPS ke Ditjen Dikti. Yang bersangkutan sudah dipastikan sebagai penerima BPPS apabila sesuai dengan alokasi BPPS PT Pengirim/Kopertis
      >>>
      Setelah pilih, langkah selanjutnya bisa ikuti petunjuk ini:
      http://kopertis12.or.id/file/2011/CARA%20MENDAFTAR%20BPPS%20ONLINE.pdf
      Semoga berhasil,
      Salam, Fitri

  9. Riza Aryanto says:

    mengapa setiap saya mau tulis nama institusi asal selalu muncul tulisan”Pendaftaran tidak dapat dilanjutkan nama PTS tidak sesuai” padahal saya sudah isi nama yang benar

    • Fitri says:

      Tadi di milis kopertis 4 juga ada 2 pelamar mengalami hal seperti ini. Mungkin sistem lagi ada gangguan atau nama kurang tepat ditulis, harap diulang lagi.
      Namun sebelumnya coba ditelusuri status PT asal via :
      http://pdpt.dikti.go.id/telusur/v1.2/# (pdpt) atau
      http://evaluasi.dikti.go.id/epsbed/profilpt (Win-Epsbed)
      masukkan nama PT ke kotak nama Perguruan Tinggi yang tersedia, lalu klik telusuri, apakah nama PTnya keluar ? kalau nama sesuai dan PT memiliki izin operasional akan nampak tampil nama PT di bawah kotak telusuri PT. Klik tanda + akan nampak profil PT.

      Silakan mengulang semoga berhasil, salam, Fitri.

  10. ahmadi says:

    bagaimana kalo daftar Bpps online ada kesalahan data ( merubah pengirim manjadi penyelenggara) bagaimana menrubahnya, adakah editing data pada pendaftaran online

    • Fitri says:

      Dear Dik Ahmadi,
      BPPS online tak ada menu editing data, bila terdapat kesalahan, langsung kirim email subdit_pk@dikti.go.id dituju ke Bapak/Ibu Admin Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan, diawali dengan beritahukan nama dan nomor registrasi adik, kemudian beritahukan kesalahan yang terjadi, minta bantuan mereka revisi data tersebut.
      Sekian penjelasan, maaf late reply,
      Terima kasih, salam, Fitri

  11. Nazar says:

    Bagaimana kalau ingin merubah perguruan tinggi tujuan dan apakah masih bisa dicetak?

  12. bedy says:

    Saya juga mengalami masalah dengan data regsirasi bu, apakah ada fasilitas untuh melakukan editing data bu ?, saya ingin mengubah data “Kuota Beasiswa” dari Penyelenggara menjadi Pengirim.
    sekalian mau nanya kontak person dari dikti bu yang memanajemen pendaftaran bpps online ini.

    mohon bantuannya, terima kasih

    • Fitri says:

      Dear Dik bedy,
      Program BPPS online tak ada dilengkapi menu updating data, namun kalo ada kendala silakan email ke Pak Admin BPPS Online alamat subdit_pk@dikti.go.id
      Namun sebelumnya pastikan apakah status memang sebagai pelamar kuota Penyelenggara? Seandainya Dik Bedy dosen tetap PTS atau Dosen dpk kopertis harus contact pihak kopertis untuk pastikan status. Kalo dari kuota pengirim maka akan diberi SURAT TUGAS dari Koordinator Kopertis, bila via kuota penyelenggara harus ada SURAT IJIN dari Koordinator Kopertis. Surat Tugas/Ijin Kopertis ini dibutuhkan pada saat mendaftar di PT penyelenggara Pascasarjana, lebih lengkap silakan baca pedoman BPPS Online 2011.
      Salam, Fitri

  13. rofiq says:

    apakah setelah pendaftan online selesai, pelamar harus mengirim dokumen fisik ataupun bukti cetak ke dikti?

    • Fitri says:

      Dear Dik Rofiq, tidak perlu, yang perlu adalah harus daftar ke PT Penyelenggara dan ikut testing. Di sana daftar sebagai pelamar BPPS yang tentu ada dokumen fisik yang diminta. Salah satu seandainya status BPPS dari PT Pengirim ( kuota PTN asal atau Kopertis wilayahnya) harus minta surat tugas dari PTN/Kopertis, seandainya dari BPPS Pasca Penyelenggara harus ada surat IJIN dari PTN/Kopertis. Seandainya sudah daftar baik BPPS Online maupun PT Penyelenggara, konsentrasi ikut testing, seandainya lulus tinggal menanti kabar dari Dikti yang rencananya diumumkan pada awal Juli.
      Semoga berhasil,
      Salam, Fitri

  14. bedy says:

    dear bu Fitri

    status saya adalah dosen tetap di PT negeri bu, saya juga udah dapat kepastian dari PT saya akan mendapatkan beasiswa bpps untuk pengirim, adapun mengenai kelengkapan berkas masih dalam proses. yang menjadi pertanyaan saya bu, apakah data administrasi yg diproses di PT berhubungan dengan data pendaftaran BPPS oleh dikti ini, apakah ada komparasi atau sinkronisasi untuk data digital dan data dokumen ini bu.

    salam, bedy

    • Fitri says:

      Dik Bedy,
      Status sebagai dosen tetap di PTN Pengirim memang peluang dapat BPPS lebih besar namun tetap harus lulus seleksi masuk di PT Penyelenggara dan lulus seleksi penetapan calon penerima BPPS oleh Dirjen Dikti. Mengenai proses pendataan dan seleksi mudah-mudahan ada sinkronisasi antara mereka, PT pengirim dan PT Penyelenggara juga diberi waktu untuk penetapan status dan verifikasi data melalui laman BPPS Online. Tadi ada anggota di milis kasih info, semalam dia kirim email ke admin ditendik subdit_pk@dikti.go.id minta bantuan revisi data yang salah klik (entah salah pilih atau robah pikiran), pagi ini sudah ditanggapi, nama Prodi Pasca Penyelenggara sudah sesuai dengan pilihannya.
      Salam, Fitri

  15. yuyun says:

    admin didalam pndaftaran BPPS online ada pilihan kuota beasiswa,, mohon petunjuk untuk memilih dua opsi masing2 penyelnggara dan pengirim

  16. wilhelmina says:

    mba jenis kelamin lupa dirubah jadi salah sebenarnya perempuan jadi laki2,,,,,n ipk lupa tulis koma gimana cara editnya, makasih banyak mba

  17. wilhelmina says:

    kok susah kirim emailnya,,,,,,,,,,,,,subdit_pk@dikti.go.id

  18. yuyun says:

    admin,gimana cara untuk mengedit,, pada saat pendaftaran ada kesalahan pada bagian Univeritas tujuan,,mohon informasinya,

  19. NOVIA VIARTI says:

    Setelah daftar on line,ada “melengkapi NIDN” username dan passwordnya apaan ? ma kasih

    • Fitri says:

      Dear Dik Novia Viarti,
      Itu berlaku untuk pelamar yang saat ini belum memiliki NIDN dan sedang dalam proses pengusulan ke Dikti, mereka boleh daftar dulu di bpps online, kosongkan kolom NIDN yang harus diisi. Mereka akan diberi Username dan Password setelah data lain sudah lengkap diisi dan dikirim. Nanti setelah NIDN sudah terbit, login bpps online untuk melengkapi NIDN dengan username dan password yang diperoleh sewaktu mendaftar, setelah NIDN diisi dan terkirim, akan peroleh no registrasi bpps online sebagai tanda sudah berhasil mendaftar.
      Salam, Fitri

  20. wilhelmina says:

    metpagi mba, sy sudah email ke admin dari jumat mlm tp sampai skrg blum diedit,,,,,,,gmn mba?makasihhh

    • Fitri says:

      Met pagi, gimana dik Wilhelmina ini, dari jumat malam sampai sekarang kan hari libur, apa mungkin staf Dikti/kopertis kerja di hari libur/weekend ? Sabar donk mereka akan edit di hari kerja dan itupun moga-moga tak banyak yang minta edit, kalo banyak bisa jadi antri lho dik.
      Ok dik, salam, Fitri.

  21. wilhelmina says:

    mba fitri,makasih udah diedittt

    • Fitri says:

      Thanks info Dik wilhelmina, saya turut merasa senang sudah teratasi masalah salah data adik di BPPS. Semoga memperoleh beasiswa ini dan mencapai yang dicita-citakan, amin.
      Wassalam, Fitri

  22. ahmad muttaqin says:

    mohon infonya aq dosen manajemen pendidikan dan sosiologi pendidikan yang diangkat PTAIS, kalau untuk memperoleh NIDN gmana ya,

    • Fitri says:

      Dear Dik Ahmad,
      Seandainya selain PTAIS adik juga bertugas di PT Umum atau UIN, bisa apply via kepegawaian PT Umum atau UIN tempat Dik Ahmad bertugas, nanti akan diteruskan ke staff Ditendik bagian Epsbed. Namun bila diangkat oleh PTAIS dan bertugas hanya di situ aja tidak bisa apply NIDN.
      Terima kasih,
      Wassalam, Fitri

  23. ahmad muttaqin says:

    mba fit….jadi aq ngga bisa daftar BPPs dong, karena aq ngjar di PTAIS, yayasan yang mengangkat ku jadi dosen tetap yayasan,, kalau NIDN menggunakan No Induk yayasan bisa ngga ya……….

    • Fitri says:

      Sorry Dik Ahmad, NIDN tak bisa diganti dengan No Induk Yayasan, namun bila selain ngajar di PTAIS juga mengajar di UIN atau PT umum bisa apply NIDN via UIN atau PT Umum.
      Terima kasih,
      Salam, Fitri

  24. eddy elminsyah jaya says:

    Mhn bisa diproses utk pendaftaran BPPS online dari Kopertis Wil XI

    Nama Eddy Elminsyah Jaya
    tlg kirim L 12 April 2011 08:54:54 Univ Pengirim : 111006
    No referensi 120542

    terima kasih

    • Fitri says:

      Mohon maaf Dik Eddy kami tak berwenang proses data. Kalo adik sudah berhasil daftar di BPPS online (sudah peroleh no referensi) jangan lupa mendaftar ke Prodi tujuan dan ikuti ketentuan seleksi masuk, setelah itu tinggal sabar menanti pengumuman nama calon penerima BPPS dari Dikti. Jadwalnya ada dicantumkan di buku pedoman BPPS 2011.
      Terima kasih,
      Salam, Fitri

  25. Yuli Astutik says:

    Pagi mbak Fitri, saya mau tanya, kemarin saya daftar online BPPS dan sudah berhasil. Tapi masalahnya sy mencantumkan kode pos perguruan tinggi asal saya mengajar dengan kodepos yg salah. saya mencoba registrasi ulang tapi gagal. Apa itu ada pengaruh. Hal apa yg saya lakukan kalo itu berpengaruh? Trimaksih. Atas nama Yuli AStutik dari UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO

    • Fitri says:

      Pagi Dik Yuli, kirim email ke admin BPPS Online: subdit_pk@dikti.go.id, minta bantuannya edit, beritahukan nama dan no registrasi, kesalahan apa yang ingin diluruskan. InsyaAllah akan diedit namun bila sibuk mungkin butuh 2 atau 3 hari baru ditanggapi mereka.
      Terima kasih, salam, Fitri

  26. Yuli Astutik says:

    TerimaKasih Mbak Fitri, Masukkan Mbak sangat membantu saya,, mudah2an data saya yg keliru segera diperbaiki oleh bagian Admin Bpps online. Hidup Dikti….:)

  27. dian says:

    maaf saya mau menanyakan apakah universitas tempat saya mengajar harus mengirim nama-nama dosen yang akan sekolah dan diusulkan mendapat beasiswa bpps ke dikti?

  28. Muhammad Firdaus says:

    Siang Mba fitri,saya udh daftar online BPPS bebrapa hari yang lalu, tetapi dalam pengsisian PT/univ tujuan ada kesalahan karena bebrapa kali saya coba prodi saya tuju tidak ada di laman/opsi Univ yang saya tuju, dan saya sudah kirim e mail mhn koreksi hari jumat pagi tgl 15 april ke alamat yg mba informasikan, sampai hari ini belum di edit, mhn informasi kalau ada alamat lain/no telp, trims mba fitri.

    • Fitri says:

      Siang Dik Firdaus, sorry hanya email itu aja yang bisa contact staf yang berwenang edit data BPPS online. Bila dikirim pada pagi tgl 15 April 2011, sampai sore ini baru dua hari kerja ( tgl 16 dan 17 itu hari libur tak boleh dihitung, tipis kemungkinan ada orang dikti/kopertis yang kerja pada hari libur), kita juga harus perhitungkan banyak pelamar yang juga email minta edit data. Sekitar 10 hari yang lalu ada anggota di web ini kirim email di hari jumat, katanya diedit pada Rabu Pagi. Dik Firdaus coba sabar menanti sampai Rabu kalo tak ada perubahan baru ulangi kirim surat sebelumnya ke mereka, tgl kirim sebelumnya tak usah dihapus biar nampak ini adalah mengulangi permohonan yang belum dapat respon.
      Semoga tidak lama penantian.
      Terima kasih, salam, Fitri

  29. endang says:

    Sehubungan dengan pendaftaran program S3 BPPS online yg telah saya lakukan pada hari Selasa, 19 April 2011 jam 15:54:16 tadi, “SAYA TELAH MELAKUKAN KESALAHAN ENTRY PADA PEMILIHAN PRODI YANG DIPILIH”. Saya Endang Setyati (1101060103999)
    Perguruan Tinggi Tujuan:INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER (Benar)dan Prodi yg dipilih : TEKNIK INDUSTRI (Salah)
    SEHARUSNYA :
    Perguruan Tinggi Tujuan : INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER (Benar)Prodi yang dipilih : ILMU TEKNIK ELEKTRO (Benar)
    Bagaimana ini Bapak/Ibu? Mohon apakah saya bisa dibantu untuk mengatasi masalah saya ini? MENGANULIR ATAU MENGHAPUS DATA YG SUDAH ADA DAN SAYA ENTRY LAGI? Karena saya di ITS sudah memilih Teknik Elektro bukan Teknik Industri. Rancangan Disertasi saya juga sudah disetujui oleh Promotor.
    1. Tadi sore saya sudah telpon Ibu Yanti Kasubdit Kelembagaan, saya diminta untuk menghubungi bu Yuni.
    2. Saya juga sudah telpon ke Bu Yuni, dan disarankan untuk email ke sini.
    Mohon Bapak/Ibu Admin untuk bisa membantu memecahkan masalah ini. Terima kasih, Salam hormat kami, Endang Setyati endang@stts.edu

    • Fitri says:

      Dear Bu Endang, tenang aja, ada beberapa dosen yang sering kunjungi web ini juga mengalami salah input data dan sudah diedit oleh subdit Ditendik (Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan), Beasiswa BPPS dikelola oleh Ditendik (d/h namanya Ditnaga). Ibu buat email dituju ke Pak Subdit Kualifikasi, Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan,
      Ditjen Dikti, Gedung D Lt.5, Komplek Kemdiknas, Jalan Pintu 1, Senayan – Jakarta (kalo kirim email tak usah tulis alamat lengkap)
      Ini alamat emailnya:
      subdit_pk@dikti.go.id
      Beritahu beliau nama, register nomor, tgl pendaftaran dan kesalahan yang perlu diedit. Minta bantuan beliau betuli data. InsyaAllah akan dibantu, sudah ada beberapa teman kita yang salah input data sudah berhasil diedit. Hanya berhubung banyak kesibukan Bu Endang harus sabar menunggu sekitar 2-3 hari kerja. Sangat sorry kami tidak bisa bantu edit karena itu adalah wewenang Ditendik, saya hanya bisa bantu mengarahkan Bu Endang ke situ.
      Terima kasih, Semoga ada kabar baik dan lancar semua urusan, amin.
      Wassalam, Fitri

  30. iwan setiawan says:

    Bapa/Ibu pengelola BPPS Online Yth.
    Saya lupa paswoord untuk masuk ke sistem pendaftaran, padahal saya belum melengkapi data NIDN-nya. Terkait dengan itu, apakah Bapak/Ibu dapat memberi informasi tentang paswoord saya? atau bagaimana solusinya? Nomor Registrasi Saya 1101060105020 dan user name-nya 197302171998021001.

  31. mila says:

    bu fitri yang baik…, mohon masukannya saya tidak bisa masuk ke sistem admin ya, padahal sudah memasukan username dan password sesuai yang dari BPPS kirim ke saya ketika registrasi..bagaimana ya..???terima kasih…
    o iya NIDN saya belum ada, kira-kira bagaimana saya bisa mengetahui kekurangan kelengkapan NIDN tersebut…??mohon informasinya juga..dab berapa lama koreksi NIDN di proses, saya hawatir sampai batas pendaftaran BPPS ini NIDN saya belum keluar..mohon doanya juga..
    terima kasih bu fitri yang baik…^-^

    • Fitri says:

      Dik Mira, jangan klik ke menu ” admin “, klik ” melengkapi NIDN” seandainya sudah peroleh NIDN.
      NIDN diusulkan PT via Operator Epsbed, setelah seminggu diusulkan coba tanya pihak kampus, seandainya ada kekurangan mereka akan beritahukan, biasanya kalo sudah lampirkan yang disyaratkan tak akan mengalami hambatan dalam pengusulan. Batas waktu melengkapi NIDN di web bpps online sampai 30 Mei 2011, kalo sudah diusulkan saat ini, insyaAllah sempat melengkapi.
      Salam, Fitri

  32. Muhamad Ahsan says:

    mbak, saya da dapet nidn pada saat jadi dosen luar biasa dulu. pertanyaan saya apakah nidn ketika dosen luar biasa itu tetap atau berubah setelah menjadi dosen tetap dan memiliki nip?
    Pada saat bagian kepegawaian menguruskan nidn dulu kan dimintai berkas serta copy ktp, nah terdapat kesalahan pada nama di NIDN saya, tertulis MUHAMMAD AHSAN seharusnya yg sama seperti ijazah mulai SD sampe tua gini MUHAMAD AHSAN, gimana cara merubahnya? bisa bantu info..trims

    ahsan

    • Fitri says:

      Dear Dik Muhamad Ahsan,
      Kalo masih cukup waktu sebaiknya diusulkan kembali. Adapun NIDN ini nomornya mengandung kode PTN/Kopertis/PTAIS dan tgl lahir kita, seandainya PINDAH homebase kodenya sudah tak cocok lagi, apalagi ada kesalahan nama. Saat ini yang mengelola NIDN adalah Ditendik. Setelah lengkapi dokumen yang dibutuhkan silakan ajukan permohonan via staf/operator EPSBED di Universitas Bapak, karena hanya mereka yang punya pasword akses untuk mendaftarkan permohonan NIDN secara online untuk diproses Ditendik.
      >>>
      Dokumen yang perlu disiapkan:
      Sumber : http://evaluasi.dikti.go.id/
      Dosen Tetap Yayasan
      – KTP Terbaru
      – Ijazah Lengkap (mulai S-1/D-4), Bagi Lulusan PT Luar Negeri disertakan SK Penyetaraannya
      – SK sebagai Dosen Tetap
      – Surat Pernyataan sesuai dengan SK Dirjen Dikti Nomor : 108/DIKTI/Kep/2001.
      Dosen Honorer
      – KTP Terbaru
      – Ijazah Lengkap (mulai S-1/D-4), Bagi Lulusan PT Luar Negeri disertakan SK Penyetaraannya.
      Dosen PNS
      – KTP Terbaru
      – Ijazah Lengkap (mulai S-1/D-4), Bagi Lulusan PT Luar Negeri disertakan SK Penyetaraannya
      – SK sebagai PNS

      Contoh Surat Pernyataan Dosen Tetap.
      (SK Dirjen Dikti Nomor : 108/DIKTI/Kep/2001)
      http://akademik.dikti.go.id/data/2010/formulir/Surat%20Pernyataan%20Dosen%20Tetap.pdf

      Sekian penjelasan saya. Terima kasih, salam, Fitri.

  33. Muhamad Ahsan says:

    mbak Fitri, home base saya tidak pindah tetap, bagaimana ?

    • Fitri says:

      Dik Ahsan, saya sudah tanya team terkait, jawabannya kalo tak pindah homebase NIDN tak usah diganti, nama yang kelebihan satu m itu minta operator epsbed ajukan perbaikan dengan lampirkan fotocopy KTP.
      Salam, Fitri.

  34. Muhamad Ahsan says:

    Hmm..ya saya coba mbak, trims

  35. mila says:

    dear bu fitri yang baik…,saya mohon masukannya lagi email koreksi jurusan saya ke dikti masih belum direspon ya..,sudah 10 hari.apa ditunggu saja atau kirim ulang emailnya???terima kasih…

    • Fitri says:

      Diulang aja Dik Mila kalo sudah 10 hari kerja, info mereka bahwa ini dikirim ulang karena yang sebelumnya dikirim tgl sekian belum mendapat respon.
      Good luck to you,
      Wassalam, Fitri

  36. hendriette says:

    mbak, sy dosen di PTS sdh 3 tahun ngajar, pny NIDN dan jg sy PNS masa krj 3 tahun. Apakah sbg dosen PTS, sy bs ikut mdftar BPPs dikti untuk S2? mksh

    • Dari Ibu Fitri :
      Dear Dik Henriette,
      Kalo status PNSnya non dosen tidak bisa lho, karena BPPS hanya diperuntukan untuk dosen PNS, dosen DPK Kopertis dan Dosen tetap PTS. Kalo berstatus PNS non dosen walaupun mengajar di PTS statusnya dosen honor jadi tidak eligible untuk mengikuti pendaftaran BPPS.
      Terima kasih,
      Wassalam, Fitri

  37. hendriette says:

    alooo…mbak, mf sy tny lg :
    jk status sy kmdn mjd dosen tetap PTS, apakh kmdn sy bs ikt beasiswa ini? mksudx, sy mendftar dgn status dosen tetap PTS, mksh

    • Fitri says:

      Sorry dik Hendri saya baru pulang berobat dan tiba di rumah.
      Kalo masih status PNS non dosen tidak bisa diangkat jadi dosen tetap PTS, kalo rekayasa status tidak tahu ya lolos namun bila ketahuan berbahaya. Kalo lepaskan status PNS (pensiun) untuk jadi dosen tetap PTS apa tak sayang.
      Salam, Fitri

  38. Awal says:

    Halo mbk Fitri
    Saya sudah mengirimkn berkas persyaratn NIDN yg dikeuarkn Dikti sejak 2 minggu yg lalu tp sampai saat ini NIDN Saya belum keluar. Menganai hal ini ada beberapa hal yg ingin Saya tanyakan :
    1. Jika Saya tidak memiliki NIDN sampai batas waktu yg ditentukan apakah secara otomatis Saya gugur sebagai penerima BPPS?
    2. Jika misalnya Saya lolos seleksi masuk Univ yg dituju tp tanpa NIDN apakah hal ini akan berpengaruh pd kelulusan yg akan diumumkan nanti?
    3. Jika Saya lulus studi walaupun tanpa BPPS apakah Saya dapat mengurus beasiswa tersebut (BPPS Ongoin) pada tahun berikutnya ?
    Mohon kepada mbk Fitri untuk membeikan penjelasan yg jelas mengenai hal ini.
    Terima Kasih

    • Fitri says:

      Sorry Dik Awal, baru sempat saya reply saat ini.
      1) Benar, mereka tidak akan proses
      2) Tidak ada pengaruh ke hasil lolos seleksi masuk Univ, BPPS hanya berkaitan dengan beasiswa, lolos seleksi BPPS ya dapat beasiswa, tak lolos ya tak dapat.
      3) Seandainya ada penawaran ongoing bisa mengusul. Kadang mereka prioritaskan BPPS untuk mahasiswa baru, ada sisa baru dialokasi untuk BPPS ongoing.
      Coba contact:
      dtriyanto@dikti.go.id
      Minta tolong ke ybs (dia ini staf yang mengelola NIDN), beritahukan butuh sekali untuk pengajuan BPPS. Semoga berhasil.
      Salam, Fitri

  39. mila says:

    mba fitri yang baik…gma nih…, NIDN saya belum juga keluar…, padahal untuk syarat BPPS tinggal beberapa hari lagi.saya sudah coba kontak PA dedi (staff NIDN) seperti yang disarankan mba fitri tp tdk diangkat2…kemudian saya tanya satf di kampus saya yang mengurus dan kebetulan baru beberapa hari kemarin ke dikti, ternyata ada “pernyataan” yang saya sendiri pun heran katanya sekarang syaarat NIDN harus S2..
    Lah bagaimana s2 sedangkan kuliah s2 saja baru mau dan mau pengajuan BPPS untuk s2 juga mensyaratkan NIDN…mana yang benar ya mbakk…??mohon klarifikasinya…terima kasih

    • Fitri says:

      Dear Mila dan Alasman, maaf karena lagi kurang sehat tak bisa beri tanggapan ontime.
      NIDN mulai Januari ini sudah dikelola Direktorat pendidik dan tenaga kependidikan (Ditendik d/h namanya ditnaga), sejak itu prosesnya sangat lamban mungkin karena stafnya masih belum biasa. Mengurus NIDN tidak harus S2 karena kualifikasi minimal dosen S2 itu batas waktunya akhir 2014, lagian BPPS juga memberi kesempatan kepada dosen jp S1 untuk melanjutkan, ini hanya karena stafnya masih baru sementara permintaan NIDN banyak yang masuk, karena kewalahan maka mereka tak respon. Terus aja usahakan kirim email dan sms ke Dedi (staf yang mengelola) mudah-mudahan terbuka hatinya untuk membantu. Mohon maaf tak bisa tulis panjang karena masih sangat lemas dan disarankan dokter banyak istirahat. Wassalam, Fitri

  40. oot says:

    mbak,,mo nanya ,,waktu pengisian data beasiswa,,saya ada yg salah,,saya mo edit ,,tp tidak bisa,,kira2,,gmn solusinya,,soalnya sangat penting sekali,,seharusnya saya salah dalam mengisi kuota beasiswa penyelenggara,,seharusnya yg saya isi adalah kuota beasiswa yg pengirim,,saya mo klarifikasi,,tp ternyata tdk bsa diperbaiki,,gmn kira2 mbak?trimakasih

    • Fitri says:

      Dik Oot,
      Ini alamat email staf ditendik yang mengelola BPPS online:
      subdit_pk@dikti.go.id
      Buat aja email ditujukan ke Pak Admin Bpps online, beritahu beliau nama, register nomor, tgl pendaftaran dan kesalahan yang perlu diedit. Semoga sempat terbaca staf ybs sebelum deadtime. Sekian dulu, maaf lagi kurang sehat tak bisa panjang, Salam, Fitri

  41. Alasman Mpesau says:

    halo mba fit…..
    gmana khbarnya nih..
    brkaitan dngan syrat BPPS DIKTI agar mamiliki NIDN.
    sya sudah mengirimkan berkas persyratan sejak 3 minggu yang lalu hingga sampai skrang belom keluar, sdngkan batas registrasi BPPS DIKTI smpai tgl 30-5-11,
    mohon bantuannya…..
    trimakasih…

  42. hania says:

    saya mendapat kendala dalam proses pendaftaran BPPS online. saya sudah mendaftar tgl 27 mei 2011 dan hasilnya sukses tapi sampai sekarang belum ada balasan di email saya. sedangkan saya butuh bukti untuk dilampirkan dalam formulir pendaftaran yang akan berakhir tgl 30 mei 2011. saya mohon bantuannya. terima kasih.

  43. ss.Wr.Wb

    Dengan hormat, Saya Helza Nova Lita,SH,MH, dosen FH Unpad dan lulus sebagai mhs UI s3 tahun 2011/2012. Saya mengajukan beasiswa BPPS dan disetujui dengan kuota PT Pengirim UNPAD untuk kuliah di PT Penyelenggara UI.

    Hanya permasalahannya, saya telah melakukan perpindahan homebase antar PT dengan NIDN lama 0418117501. dan NIDN ini saya gunakan untuk apply beasiswa BPPS Online dan PT penyelenggara UI.

    Sasya sudah mengajukan perpindahan home base melalui Web Dikti, dan mengupload semua keterangan yang diminta, namun hingga kini saya cek msh terus dlm proses pengajuan, sementara UI mengirimkan datanya kr panitia BPPS Dikti paling akhir besok 07 Juni 2011. Sementara data saya msh terus diajukan (bukti upload sejak bulan april 2011)

    mohon bantuannya, agar data saya dapat diterima untuk pencocokan data di panitia BPPS UI. terimakasih sebelumnya.

    Helza Nova Lita
    Dosen FH Unpa

    • Fitri says:

      Walaikumsalam Wr. Wb. Bu Nova,
      Kalo baca status sebelumnya (dengan NIDN tersebut) adalah dosen honor, kalo tak cepat update bisa menyebabkan fail karena Salah satu persyaratan eligible bagi pelamar BPPS harus merupakan dosen tetap.
      Silahkan segera contact ( sms dan email sekaligus laksanakan) staf Diktendik yang berwenang mengelola NIDN:
      Pak Dedy : alamat email dtriyanto@dikti.go.id
      Kalau tak bisa nyambung coba contact programmernya :
      Pak Wahyu C Wibowo alamat email wahyu@ui.ac.id
      >>>
      Sebenarnya case Bu Nova tak sulit karena bukan dosen tetap pindah homebose sehingga tak perlu surat lolos butuh dari PT asal. Dari dosen honor ke dosen tetap jauh lebih sederhana, dari penetapan NIDN aja sudah sekalian penetapan homebasenya. Nomor Hp mereka saya via japri aja karena kurang etis disebar-luaskan.
      Semoga berhasil, salam, Fitri

  44. Vika says:

    Kepada Yth. Admin,
    Saya Vika Rosaningrum, 23 tahun, alumni FH Univ Hasanuddin angkatan 2006. Saya sangat tertarik dan senang membaca ttg Program Beasiswa PPS unuk Dosen dan Calon Dosen. Namun setelah saya membaca Buku Panduan BPPS, saya tidak menemukan kata Calon Dosen, dan hanya ditujukan kepada Dosen yg telah mengajar di PTN/PTS.
    Yang ingin saya tanyakan adalah:
    1) Apakah Program BPPS ini hanya ditujukan kepada Dosen atau terbuka untuk umum seperti saya yang beru wisuda bukan Juni 2010 lalu?
    2) Bagaimana format permohonan Letter of Acceptance dari Universitas Yang dituju? Maaf karena saya masih bingung dengan besiswa ini.

    Sekian pertanyaan dari saya, atas perhatian dan jawabannya saya ucapkan banyak terima kasih.

    Salam,
    Vika

  45. mila says:

    mba fitri yang baik…jangan bosan dengan pertanyaan saya ya…,heee
    NIDN saya baru keluar tanggal 31 mei kemarin dan saya belum sempat melengkapi NIDN tersebut pada berkas BPPS online nya, apa masih ada harapan untuk lolos tidak ya…??
    meskipun ketika saya tanya ke PPs penyelenggara, katanya tidak usah hawatir karena dengan saya berhasil daftar BPPS NIDN saya sudah ada sejak dulu, namun saya baru tau kemarin pas tgl 31 mei tersebut, dan TU nya bilang kalau NIDN kita belum ada secara otomatis kita tidak bisa registrasi online..
    jadi, meskipun saya belum sempat melengkapi NIDN, di database dikti sudah ada..
    menurut mba fitri bagaimana…???
    mohon masukannya, apa saya masih ada harapan untuk lolos BPPS…
    terima kasih sekali ya…
    salam
    mila

    • Fitri says:

      Dear Mila, sebenarnya kan masih sempat dilengkapi pada tgl 31 Mei (hari terakhir pendaftaran), jadinya belum memiliki nomor registrasi ya? agak susah ditebak karena saya bukan yang berwenang, walaupun NIDN sudah ada di database Dikti dengan tak memiliki nomor registrasi apakah Diktendik akan proses ? Semoga tak jadi hambatan.
      Mari kita doakan semoga Mila berhasil lolos seleksi BPPS sehingga bisa melanjutkan studi, amin.
      Wassalam, Fitri

  46. Vika says:

    Trima kasih mbak, atas infonya. Ternyata saya memang salah baca pedoman. Hehe. Tapi sayangnya Program Pascasarjana Ilmu Hukum di PTN tidak ada, jadi saya juga tidak jadi apply, padahal sudah berharap besar. 🙁

  47. mila says:

    mba fitri yang baik…kita lanjutkan lagi share nya…,heee
    jauh2 hari saya sudah registrasi kok…, hanya NIDN nya saja yang belum dilengkapi, tanggal 31 mei saya sudah tidak bisa melengkapi NIDN pada berkas nya karena sudah tutup. icon masing2 petunjuknya sudah tidakbisa di buka..tapi saya sudah print out bukti registrasinya dan sudah daftar ke pps penyelenggara nya,
    kehawatiran saya karena saya belum melengkapi NIDN pada berkas online nya, apa dengan begitu saya bisa lolos verifikasi atau tidak ya…??
    terima kasih

    • Fitri says:

      Tergantung team penilai, kalo ybs rajin dan check ke web evaluasi.go.id bisa memenuhi persyaratan karena sudah ada di database Dikti, mari kita doakan semoga Dik Mila yang manis berhasil keluar sebagai penerima BPPS tahun 2011, amin.

  48. Fitriana says:

    Kak Fitri, bagaimana saya bisa mengetahui apakah saya LULUS verifikasi BPPS atau tidaknya. Dari kantor saya, ada tertulis nama saya beserta 3 orang yg disetujui, apakah saya sudah LULUS verifikasi BPPS?
    Seandainya saya LULUS verifikasi BPPS tapi tidak LULUS masuk ke PT yang dituju, apakah beasiswa BPPS tsb bisa dialokasikan utk pengajuan tahun berikutnya? Mohon di share dan terimakasih.

    • Fitri says:

      Dear Dik Fitriana,
      Sekarang yang namanya verifikasi data dosen di PTN/Kopertis baru di tahap Daftar D3 dan hasil verifikasi tersebut sudah dikirim ke Dikti pada tgl 17 Juni 2011 secara online, nanti selambat-lambatnya tgl 24 Juni 2011 semua PT Penyelenggara Pasca harus sampaikan daftar mahasiswa yang lulus dan tak lulus testing masuk ke Dikti. Atas dasar daftar D3 dan hasil testing masuk PT Penyelenggara Pasca, Dikti akan menetapkan daftar D4 ( itu baru daftar nama yang berhasil peroleh BPPS) dengan penerbitan SK BPPS untuk calon penerima BPPS yang lolos seleksi Dikti. Jadi lulus verifikasi BPPS tgl 10-17 Juni itu belum tentu lulus seleksi Dikti, persyaratan tetap harus tunggu hasil dari PT penyelenggara/PT yang dituju, kalo ternyata tak lulus ya jelas gagal memperoleh BPPS dan hasil verifikasi di tengah jalan ( daftar D3) tidak bisa disimpan untuk tahun depan.
      Terima kasih, semoga berhasil, salam, Fitri.

  49. Fitriana says:

    Kak Fitri,
    Terimakasih banyak atas jawabannya yang rinci dan lengkap. Saya masih ingin menanyakan lagi satu hal. Apakah peserta yg tidak lulus masuk PT tahun ini sehingga otomatis gugur juga beasiswa BPPSnya, masih bisa mengajukan beasiswa BPPS utk tahun berikutnya ke PT yang sama?

    Mohon infonya. Dan terimakasih yg sebesar2nya.

  50. Kasnaeny Karim says:

    Mohon bantuan pencerahan bu Fitri mengenai persoalan saya ini. Pada tgl 2 Mei 2011 lalu saya sudah berhasil melakukan registrasi pada BPPS Online dan saya kemudian mendapatkan email yang isinya ertulis
    Selamat,
    Anda telah berhasil melakukan proses pendaftaran BPPS dengan
    Nama : Kasnaeny K
    No Registrasi : 1101060106684
    Selain itu saya juga sudah berhasil mencetak bukti pendaftaran yang kemudian saya serahkan kepada pengelola program Pasca Sarjana Universitas Brawijaya tempat tujuan sekolah saya.
    Namun subuh ini saya mendapat SMS yang isinya menyampaikan bahwa saya belum melakukan pendaftaran online, tertulis a.l.: “Sehubungan dengan belum distatuskannya saudara/i secara online…dst”.
    Apa yang saya harus lakukan pak agar permasalahan saya ini dapat clear? Saya tak ingin permohonan saya untuk mendapatkan BPPS gagal karena kesalahan sistem informasi Dikti.

    Terimakasih atas bantuan bu Fitri.

    • Fitri says:

      Dear Kasnaeny Karim, setahu saya Dikti atau Kopertis tak ada menginfo sesuatu pengumuman BPPS via sms, coba contact pihak Kopertis (bila anda dosen PTS) atau PTN Pengirim (bila anda dosen PTN) mereka bisa login sistem melihat apakah nama ada di database (ada di daftar D3 Dikti). Sorry saya tak bisa lihat karena tak bisa login. Dan pada saat verifikasi daftar D3 sebelum tgl 17 Juni 2011, Dikti ada berikan daftar D3 ke Koperitis dan PTN untuk penstatusan nama yang terdapat di daftar D3 Dikti. Sebagian Kopertis ada umumkan di web mereka atau kirim email ke nama-nama yang terdapta di Daftar D3, sebagian Kopertis hanya memanggil calon pelamar yang datanya kurang lengkap. Untuk itu hubungai Kopertis atau PT pengirim anda.
      Good Luck to You, wassalam, Fitri.

  51. dwi says:

    dear kopertis

    apakan peserta bpps ini ada kemungkinan untuk tidak dapat beasiswa bpps (karena di dalam surat ada kalimat “akan di usulkan untuk mendapat beasiswa bpps)
    bila sudah ada SK dari Rektor PPS penyelenggara dan dinyatakan lulus, lalu melakukan daftar ulang dengan membayar SPP, kesehatan, penyegaran dll tapi di kemudian tidak mendapat beasiswa BPPS, apakah uang yang sudah di bayarkan akan di kembalikan, mengingat pendaftar mau membayar daftar ulang dll di PPS penyelenggara karena akan kuliah di PPS tersebut.

    • Fitri says:

      Dik Dwi, namanya seleksi segala kemungkinan bisa terjadi. Mengenai apakah uang pendaftaran bisa refund sebaiknya tanya Pps Penyelenggara ybs sebelum lakukan pembayaran karena keputusan refund atau hangus itu adalah termasuk otonomi PT ybs, Dikti/Kopertis tak bisa ikut campur seandainya sudah bayar namun tak dapat BPPS.
      Salam, Fitri

  52. muhamad ahsan says:

    Mbak Fitri yth,

    Saya mohon pencerahan untuk kepastian dapat bpps tidaknya itu penetapan dari dikti tanggal berapa mbak ya ? Saya sudah diterima dan diusulkan pt penyelenggara di tempat saya mendaftar. Hanya saja waktu registrasi terakhir saya tahu tgl 12 Agustus sedang pengumuman dari dikti via pt penyelenggara belum tahu ? Jujur saya sih sangat berharap dapat bpps seperti cita-cita saya. Hmm..tapi kabarnya masih belum terang walau stepnya tinggal selangkah lagi..penetapan dari dikti. Bisa kasih info?

    Terima kasih Mbak Fitri, saya tunggu infonya…

    salam…

    • Fitri says:

      Dik Muhamad ahsan, Mbak juga tak tahu persis diumumkan di tgl berapa, kalo sebelumnya diberitakan di minggu ketiga bulan ini sudah ada penetapan hasil. Kalo registrasi terakhir 12 Agustus insyaAllah masih sempat.
      Semoga berhasil, salam, Fitri.

  53. Muhamad Ahsan says:

    Mbak Fitri yth,

    Terima kasih infonya dan saya aminkan doanya…i hope that i will be elected as one of bpps participants hehehe

    Tabik,

  54. muhamad ahsan says:

    Mbak Fitri yth,

    Hari ini Sabtu siang saya coba-coba buka web dan tampak ada pengumuman bpps tahap 1. Saya buka dan saya mendapatkan nama saya ditolak. Yang menjadi pertanyaan saya itu adalah apa maksud dari kolom penstatusan pengirim ‘belum distatuskan’ ?

    Ada beberapa yang saya lihat seperti itu. Setelah saya amati juga yang diterima baik tanpa syarat atau dengan syarat sepertinya tidak ada yg dari perguruan tinggi di bawah kementrian agama. Trus kriterianya itu apa saja sih mbak? Pada kolom keterangan sih ‘tidak diprioritaskan’. Lalu bagaimana dengan bunyi buku panduan BPPS 2011 pada halaman 2 alinea ke 3 yang juga memberikan kesempatan pada dosen di bawah naungan kemenag itu bila tak satupun dari pelamar yg diterima berasal dari uin, iain atau stain ?

    Saya sih memang bodoh tapi tak bodoh-bodoh amatlah. Itu dapat saya tahu pada sesi wawancara di universitas tempat saya mendaftar ketika saya tanya berapa skor TPA peserta yang lain dan juga TOEFL nya. Ah ternyata belum ada yang mencapai passing grade nya waktu itu 500, sedang saya dapat skor 613 (ah batin saya… saya bisa bersainglah wong kalo jatah universitas penyelenggara itu 90 dan 70% harus dari luar universitas tsb maka saya fikir masak sih dari 63 kuota saya gak bisa ? heheheh).

    Apalagi ketika saya tanya skor TOEFL nya haduh tambah….gak usahlah saya cerita disini. Walaupun itu semua hak otoritas dari universitas yang bersangkutan. Tetapi sebetulnya urutan prioritasnya itu seperti apa sih mbak ? Mohon pencerahannya, agar saya tercerahkan.

    Salam…

    • Fitri says:

      Nama Dik Ahsan di lampiran 2A atau lampiran 3? Kalo kolom penstatusan PENGIRIM “belum distatuskan” it u terdapat di lampiran 2A dan masih diberi kesempatan penstatusan oleh PT/Kopertis sampai tgl 29 Juli 2011, penstatusan pengirim = penetapan status peserta , masuk ke alokasi pengirim atau alokasi penyelenggara, serta validasi datanya. Peserta yang ditolak/fail terdapat di lampiran 3 dan rata-rata tertulis “tidak distatuskan penyelenggara” , arti penstatusan di = tidak diusulkan PPs Penyelenggara, dengan kata lain namanya tidak terdapat di daftar pengusulan (daftar D3) yang disampaikan PPs Penyelenggara ke Dikti.

      Memang agak mengecewakan, tadi di FBpun baca banyak kecurangan terjadi, PTN sebagai penyelenggara banyak yang tak jujur, dosennya yang on-going bisa diusulkan dan dinyatakan lolos pada hal ini BPPS regular (ada yang melaporkan baru dicancel kemudian). Alumni yang non dosen bisa dapat BPPS, peraturan Menpan dan BKN menetapkan dosen PTN hanya boleh studi lanjut apabila sudah 2 tahun diangkat jadi PNS, cerita para dosen di FB tadi: beberapa dosen yang masih berstatus CPNS bahkan belum ikut prajab sudah bisa studi lanjut dengan beasiswa LN Dikti. Urutan prioritas menurut panduan ya umur, lamanya masa kerja, jabatan akademik, kepangkatan dst, namun dalam praktek prioritas itu bisa dipermainkan dan tidak berpedoman pada panduan. Saya ikut sedih Dik Ahsan tak lolos seleksi padahal dua hari yang lalu post di sini tanya jadwal pengumuman. Saya harap nama adik itu di lampiran 2A bukan di lampiran 3 sehingga masih ada kesempatan lengkapi data.

      Salam hangat, Fitri.

  55. muhamad ahsan says:

    Mbak Fitri yth,

    Hehehe..terima kasih atas responnya…nama saya ada dilampiran 3 halaman 42 dengan keterangan tidak diprioritaskan. Saya amati mulai hal 39 sampai habis semua yg berada di bawah naungan kemenag.

    Ga papa, ini cara Tuhan memperlihatkan kepada kita semua dan khususnya pada saya bahwa untuk menggapai cita-cita itu dibutuhkan kesabaran. Walaupun saya sangat berharap tadinya…sebab dengan dapat bpps juga itupun masih ‘nombok’. Saya sudah berhitung kalau saya ke Yogya ‘nombok sekian’ akhirnya saya coba ke Malang karena ‘nomboknya’ ga begitu banyak.

    Hal lain yg saya kritisi adalah tentang bunyi buku panduan bpps 2011 itu (hal 2 alinea 3 dan hal 5). Tapi akhirnya saya berfikir mungkin temen-temen yang bernaung di bawah Kemenag ini memang bodoh semua sehingga tak ada satupun yang lolos hehehehe

    Mudah-mudahan saya dilimpahi rizki yg buannyaaaak sama sang pemberi nafas untuk membayar sendiri, aminnn. Atau juga ada dermawan seperti Bill Gates yang membaca tulisan ini terus menawari saya beasiswa hahahahaha.

    Terima kasih Mbak Fitri, mohon do’anya saja….orang-orang di bawah naungan kemenag kan gitu…banyak do’a heheheheh

    Salam…

    • Fitri says:

      Dik Muhamad Ahsan, terima kasih telah menunjukkan kesabaran menghadapi seleksi BPPS yang terkesan unfair ini. Mana mungkin temen-teman yang bernaung di bawah kemenag bodoh semua, maklumlah kata “prioritas” yang dipakai Dikti selalu mengandung pengertian yang sangat luas sampai sulit kita temukan di mana batasnya . Saya yakin Allah akan menggantikan kegagalan “terseleksi Dikti” dengan nikmat dan rezeki yang jauh lebih baik untuk Dik Muhamad Ahsan, karena adik orang yang sabar, amiin. Kalo ada waktu welcome komunikasi lanjutan, anytime…:-)
      Salam kompak, Fitri.

  56. muhamad ahsan says:

    Mbak fitri yth,

    Komunikasi lanjutannya begini…mbak kenapa pertanyaan saya yang dijawab mbak Fitri kok tidak tayang ? Ada apa? hehehehehe….takut di baca Pak Nuh ya mbak ? Saya jadi ingat kata-kata disampul buku anak saya “berani karena benar takut karena salah ” hahahahaha..becanda lo mbak…

    Sebelum saya baca jawaban mbak Fitri saya mendapat email dari teman yang bilang gini “kamu terlalu percaya diri… aku sudah dibilangi sama temen-temen untuk lobi tapi tak kulakukan akhirnya sama kaya kamu padahal hasil tesku bagus” (dalam hati saya…ternyata di republik ini faktor lobi menjadi faktor penentu juga)

    Saya jadi ingat kata-kata anak-anak militan muslim “hidup mulia atau mati syahid”. Terima kasih ya mbak…saya senang karena bagaimanapun mbak Fitri selalu melayani setiap netter dengan sabar …semoga dibalas Allah kebaikan mbak Fitri ini aminn.

    Salam …

    • Fitri says:

      Wah Dik Ahsan bukan tak berani, tak ada yang saya takuti selain Allah SWT. hehe…ada saya klik entah kenapa tak upload, laptop hang terus tambahan jaringan internet agak lambat sejak hari jumat yang lalu, saya kirai sudah upload semua eh ini baru nampak ada satu masih belum approve yaitu pertanyaan dik Ahsan hehe…mosok berani beri tanggapan tak berani tampilkan pertanyaannya, sorry ya for being careless tak perhatikan ada yang tertinggal. Tadi di FB group dosen Indonesia pun ada yang nasibnya seperti dik Ahsan, ini tulisannya:
      >>>
      Terima kasih Bu atas infonya. Saya dari UIN Syarif Hidayatullah tadinya juga agak terkejut, sekaligus senang sih. Kenapa? karena saya husnuzan yg lulus jauh lebih baik dari saya, sehingga Indonesia Mudah-mudahan cepat sejahtera karena dosen-dosennya sangat luar biasa, insya 4W1 nanti mahasiswa didikannya akan jadi generasi penerus bangsa yang istimewa.

      Namun, jika alasannya karena dari kemenag terus tidak diluluskan saya sejujurnya kecewa, karena seperti yg sudah Ibu ungkapkan, dari awal dibilang UIN/IAIN/STAIN eligible untuk mendaftar, tapi yang terjadi sekarang sistem dirubah ditengah-tengah pelaksanaan. Seharusnya jika seperti itu sebaiknya tahun depan atau dgn kata lain sejak awal diinformasikan.

      Semoga KemenAg mengetahui hal ini dan mengeluarkan kebijakan yang bisa memberikan solusi bagi rekan-rekan dosen dari UIN/IAIN/STAIN yang sudah terlanjur mendaftar dan diterima diberbagai universitas di Indonesia. Terima kasih atas infonya Bu, salam kenal. Wassalam.

  57. muhamad ahsan says:

    maksud saya mbak ko waiting moderation melulu heheheh

  58. muhamad ahsan says:

    Mbak fitri yth,

    Emang info apa yg mbak Fitri berikan terkait pertanyaan teman dari UIN Syarif Hidayatullah tentang sistem yg berubah ditengah-tengah pelaksanaan? Saya da cari ko belum nemu ya…? Bisa berbagi ? saya tunggu, terima kasih

    Tabik

    • Fitri says:

      Dik Muhamad Ahsan, mbak tak ada beri info apa-apa hanya info di lampiran 1,2A, 2B dan 3 tak ada satupun dosen UIN/PTAI/IAIN yang lolos seleksi, itupun menjawab pertanyaannya apakah ada dosen UIN/PTAI/IAIN yang lolos seleksi BPPS. Setelah membaca jawabanku lantas dikaitkan dengan buku 1 serdos yang memberi peluang, kemudian alasan penolakan semua tercantum diperioritaskan makanya disimpulkannya sistem berubah di saat pelaksanaan (itu kesimpulan teman itu), gitu lho dik.

  59. muhamad ahsan says:

    Mbak Fitri, bukan diperioritaskan tetapi tidak diperioritaskan hehehehehe mudah-mudahan mereka yang telah ‘lalai’ diberi ampunan

    tabik,

  60. wilhelmina says:

    saya sudah diterima di pps yg dituju,, makasih banyak mba

  61. muhammad nurdin says:

    Ass,
    Pada Lampiran 1, Daftar pelamar BPPS “yang memenuhi syarat” dan akan menunggu proses pada tahap berikutnya, nama saya tercantum pada no urut 353, no reg. 1101050107001, Pengirim S2 BPPS Muhammad Nurdin, NIDN: 0003086905, Nip:196908032008121002, Tgl Lahir: 1969-08-03 Status: OK,
    Yang di tujuhadalah: Teknik Elektro Universitas Indonesia, Intansi Asal: Politeknik Negeri Ujung Pandang, Lolos Tahap Berikutnya.

    Padahal saya lolos di ITS Surabaya,…padahal pada saat on-line di BPPS-Dikti sy mau revisi, di setim menolak..akhirnya sampai sekarang tidak bisa.

    Saya sudah menghubingi dan bertemu langsung dengan ibu yuni tapi hasilnya sampai sekarang belum ada jawaban….

    apakah bisa di rubah bepps yg di tuju dari Universitas Indonesia ke UTI-Surabya..
    thanks,

    wass

    • Fitri says:

      Walaikumsalam Wr. Wb. Pak Muhammad Nurdin, sebaiknya hubungi lagi Ibu Istri atau Bu Yuni karena hanya pejabat di di Kasubdit Kualifikasi Diktendik berwenang lakukan revisi.
      Kepala Subdirektorat Kualifikasi
      Dra. Istri Hardiyati, MM
      atau
      Kepala Seksi Pendidikan Dalam Negeri
      Juniarti Lestari, S.Sos (mungkin Bu Yuni ini yang Pak Muhammad jumpa ya?ulangi kontak dia)
      email : subdit_pk@dikti.go.id
      Kabarnya email belakangan jarang dibalas mereka mungkin terlalu banyak pengirim, kalo lokasi bapak di Jakarta sebaiknya langsung ke Dikti aja.
      Salam, Fitri

  62. mamie elsyana says:

    mba fit,,saya mau tanya,,,saya lulus pps yang dituju,,bpps ditolak apa saya berhak untuk ikut bpps gelombang ke 2 n persyaratannya bagaiman?mohon infonya,, batas tgl 2 pen daftaran gelombang ke2,, makasih

    • Fitri says:

      Dik Mamie, BPPS Gel 2 sebenarnya dibuka untuk dosen yang sudah melakukan pestatusan pada BPPS Gel 1 namun belum melakukan pendaftaran di BPPS online. Cara mendaftar juga seperti BPPS Gel 1 tempo hari. Sudah ada dosen UIN yang fail di gel 1 coba mendaftar tapi tak bisa proses. Kalo adik mau coba ya silakan aja, kan tak ada larangan paling ya tak bisa proses.
      Salam, Fitri

  63. Asmar says:

    Numpang curhat, mbak.
    Saya sungguh tidak mengerti proses penetapan penerima BPPS. Ada sebagian yang lulus di PPs penyelenggara tapi ditolak dikti (termasuk saya), ada yang diterima dikti tapi tidak lulus di PPS penyelenggara, padahal semua proses sudah sayta ikuti dan berkas juga sudah lengkap.
    Saya percaya Tuhan Maha Adil, manusialah yang banyak tidak berlaku adil, mudah-mudahan ketidakadilan mereka karena kekhilafan bukan kesengajaan..
    Terima kasih

    • Fitri says:

      Dear Dik Asmar, jujur aja saya juga sangat kecewa melihat sebagian peserta yang tidak lolos di seleksi terakhir Dikti adalah peserta yang diusulkan PPs Penyelenggara (sudah lulus) dan lengkap semua persyaratan. Kita hanya bisa sabar dan maafkan kekhilafan manusia, memaafkan tahun ini baru pelaksanaan seleksi serba online yang bisa aja banyak terdapat human eror, semoga semua kesabaran Dik Asmar akan diganti Tuhan dengan berkah yang jauh lebih baik, sukses selalu Dik Asmar. Salam sayang, Fitri.

  64. Yuli says:

    selamat malam mbak fitri,,,saya mohon infonya mbak karena saya benar2 bingung,,,saya mahasiswa Uni. negeri dijawa timur masuk th 2010, th 2011 saya mendaftar bpps on going dan online pd bln maret 2011 atas petunjuk PTN dimana saya kuliah, dan alhamdulillah saya dinyatakan lolo seleksi tahap I. kemuadian pd tgl 29 juli 2011 ada pengumuman lg dr dikti yang isinya pendaftaran online untuk mhsw on going. nah, disini saya bingung mbak Fitri..padahal saya kan sudah dinyatakan lolos, kemudian sy tanya ke PTN saya dan mereka terkesan bingung, kemudia sy lgsg telp dikti dan diminta online lagi, tp setelah saya online ternyata saya gagal alansannya karna saya sudah pernah daftar ONline,kemudian sy telp dikti lagi dan mereka juga bingung,,,sepertinya cuma saya yg bermasalah sprti ini ya mba?kali ini saya benar2 binguuungg mbak,,saya harus bagaimana?siapa yg harus bertanggungjwb kl seperti ini pdhl waktunya mepet hanya sampai tgl 6 agustus 2011 saja,,,apakah mgkn nanti beasiswa saya dibatalkan,,kl mmg begitu saya bermaksut cuti saja mbak,,karena kedepannya financial saya rada seret hiks hiks….mohon solusinya ya mbak…terimakasih banyak….

    • Fitri says:

      Dik Yuli menurut info yang saya terima, bulan Maret yang lalu tak ada buka pendaftaran BPPS ongoing, yang ada adalah BPPS regular yang dibuka dari 01-30 April 2011 secara online, dan on-going secara offline pada awal Juli 2011 yang saat ini diminta daftar ulang secara online. Mungkin Dik Yuli ikut daftar di BPPS regular dan dinyatakan lulus tahap I (itu bisa ketahuan dan kemudian dibatalkan) yang diumumkan pada 19 Juli 2011. Yang jadi masalah yang sudah pernah ikut pendaftaran beasiswa dikti 2011 baik BPPS regular, unggulan atau S2/S3 LN, data terekam di dalam, apabila fail jadi tak bisa daftar ke produk beasiswa yang lain. Seperti Bu Yuli sekarang berhubung sudah ada pakai NIDN daftar ke BPPS regular secara online, maka pendaftaran online BPPS-ongoing saat ini jadi ditolak. Di coba email ke Pejabat yang berwenang di BPPS:
      Subdit Kualifikasi
      Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan
      Ditjen Pendidikan Tinggi, Gedung D Lt.5
      Komplek Kemdiknas, Jalan Pintu 1,
      Senayan – Jakarta

      U.P. Kepala Seksi Pendidikan Dalam Negeri
      Juniarti Lestari, S.Sos

      email subdit_pk@dikti.go.id

      Mengingat batas waktu hanya tinggal 4 hari, hanya bisa harap mereka cepat balas email. Lokasi saya tak di Jakarta dan tak kenal orang Diktendik, subdit kualifikasi. Sangat sorry hanya bisa berikan petunjuk ini. Semoga dibalas mereka, amin, salam, Fitri.

  65. Yuli says:

    Betul mbak fit,,,saya mmg korban SDM yang rendah, makanya saya bingung wktu itu saya ini on going tp dr pihak PTN saya diminta harus online, saya percaya aja wong yg nyuruh pihak penyelenggara (pikir saya) ada 2 temen saya juga yg ngalami seperti ini. semalam saya sudah email ke diktinya mbak untuk dialihkan ke on going…saya hanya bisa berdo’a, ntah apa yang akan terjadi kedepannya saya pasrah pada Allah….terimakasih banyak ya mbak atas infonya,,,yang jls sy sudah berusaha & berdo’a apapun yg terjadi pasti itu yg terbaik bagi saya menurut Allah, Amiiin….

  66. deyne rondonuwu says:

    hallo mbak fitri …saya kepingin mendapat beasiswa S2…tapi say bukan dosen saya bekerja dipemerintahan, dan sekarang saya sementara kuliah di Pascasarjana …tapi kadang saya takut tidak akan selesai karena saya kuliah biaya sendiri…apakah dikti tidak menyediakan beasiswa untuk PNS atau dimanakah saya bisa memasukkan permohonan supaya saya mendapat bantuan beasiswa S2

  67. Din says:

    Mbak Fitri saya ingin tanya, saya daftar online BPPS gelombang pertama tapi salah memasukan NIDN akhirnya lamaran saya di tolak, lalu pada pembukaan gelombang ke II saya daftar lagi tapi tidak diterima oleh sistem disebabkan saya telah daftar pada gelombang pertama. sekarang saya mau daftar lagi di gelombang III namun tidak diterma lagi oleh sistem online. Mohon solusinya?Terima kasih mbak fitri..

  68. Heru says:

    Assalammu’alaikum, salam kenal ibu fitri, perkenalkan saya seorang dosen di sebuah PTS di Bandung saya bukan PNS dan sudah memilki NIDN dan Jabatan Asisten Ahli, rencananya saya akan melanjutkan Studi ke sebuah PTN Penyelenggara, kemarin saya mengisi Pendaftaran online BPPS, saya isi dan saya cetak, saya baru sadar ada kesalahan dalam pengisian di isian pangkat/golongan : asisten ahli/IIIa dan Jabatan : Dosen Tetap, menurut saya seharusnya pangkat/ golongan : Penata Muda/IIIa dan Jabatan : Asisten Ahli, Pertanyaan saya apakah akan menjadi masalah dalam verifikasi di dikti? Kalo perlu dirubah sebaiknya lapor kemana? Terima kasih, wassalam

  69. leli says:

    Dear Mb Fitri,
    Saya sedang mendaftar beasiswa LN secara online, namun saya selalu gagal mengupload file saya,. Apakah proses pendaftaran online hanya bisa dilakukan pada jam kerja? karena selama ini saya malakukan proses tsb sblm jam 5 pagi. atau adkah aturan mengenai jenis format filenya? krn file saya ada yg PDF, JPEG, maupun word. Atau ada aturan mengenai ukuran (size) filenya? terima kasih sebelumnya.

    • Fitri says:

      Dear Dik Leli, seharusnya 24 jam dalam sehari bisa apply tak terbatas pada jam kerja aja. Memang ada beberapa kendala yang dialami para peserta pendaftar BPPS online. Dik Leli dipersilakan langsung kontak admin pengelola BPPS-online dengan kirim format sbb:
      Jenis beasiswa : BPPS
      No Registrasi : kalo belum diganti dengan No NIDN
      Nama :
      Kendala yang dihadapi :
      dikirim ke subdit_pk@dikti.go.id dan bpps@dikti.go.id

      Salam, Fitri

  70. Murniati,S.Si says:

    Bu Fitri….sy Dosen di STKIP Muhammadiyah Mnokwari,, tolong di infokan ya bu Fitri klo dah pendaftaran nanti 2012 ,tmakasih sebelumx,…smoga tambah sukses kopertis XII………..

    • Fitri says:

      InsyaAllah kalo saya diberi umur dan kesehatan tetap akan sajikan semua info terbaru ke web ini termasuk BPPS. Biasanya pendaftaran BPPS on-line dimulai sekitar 01 April-30 Mei tahun berjalan. Ibu Murniati, S.Si agar lebih perhatikan pengumuman di web Dikti atau web Kopertis XII ini sekitar tgl tersebut.
      Terima kasih telah mengunjungi kami, salam,Fitri.

  71. Murniati,S.Si says:

    trima kasih bu Fitri tas informasix…salam balik dr kluarga besar STKIP Muhammadiyah Manokwari….sukses slalu bu ….

  72. Bu Fitri Yth,
    Kenapa anda berani sekali mempublish No Hp Pak Dedy tanpa seijinnya? apakah anda berani tanggung jawab?
    Bagaiamana kalau beliau nuntut bu Fitri?

    • Fitri says:

      Bu Diah, saya tidak kenal Pak Dedy, saya hanya tahu ybs adalah staf Diktendik Dikti yang menangani NIDN. Info yang saya terima beliau jarang membalas email para operator yang butuh solusi. Kalo team epsbed sebelumnya (Jan 2002-5 April 2010) hp mereka justru mereka sendiri yang publikasikan, mereka dalam kondisi 24 jam standby melayani pertanyaan para operator yang mengalami kendala dalam proses program Epsbed. Bahkan di masa Win Epsbed (5 April 2010 s/d 31 Des 2010 sebelum Epsbed dialihkan ke Diiktendik Dikti ) Pak Mul, Pak Wahyu, Pak GTS dll juga publikasi no hp mereka melalui Informasi Teknis Diseminasi Program Pelaporan EPSBED di WEB Direktorat Akademik (Belmawa) yang terbuka untuk umum (bisa diunduh semua orang), bisa Bu Diah baca: http://akademik.dikti.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=177:informasi-teknis-pelaporan-epsbed&catid=62:download-file&Itemid=130
      >>>
      Perhatikan di materi rakerda 2009 Pak Fasli Jalal pada saat itu selaku Dirjen Dikti sengaja cantumkan alamat kontak di powerpoint yang diedarkan. http://www.kopertis3.or.id/html/wp-content/uploads/2009/11/dirjen-dikti-di-rakerda-kopertis-wilayah-iii-tahun-2009.ppt#453 Begitu juga di panduan dari team IGDS semua alamat kontak (email lengkap no. hp dipublikasikan) koordinator dan anggota team tercantum di situ, dan surat edaran berbagai panduan dan monev Dikti, bila butuh bisa saya perlihatkan. Ini menunjukkan bagi yang berniat tulus memberi layanan ke masyarakat tak pernah rasa takut dihubungi.
      >>>
      Pada tgl 09-10 Maret 2011 di salah satu milis pendidikan diinfokan kalo yang mengalami kesulitan proses NIDN bisa hubungi Bu Rini, Pak Firman dan Pak Dedi, alamat kontak yang diberikan lengkap email dan no hp, kalo keberatan kenapa publikasi di milis yang merupakan tempat mangkal adik-adik operator? Saya beranggapan mereka memiliki semangat kerja seperti team Epsbed yang lama, dan siap melayani kebutuhan operator dalam rangka penyajian data PT yang akurat demi kepentingan masyarakat luas maka alamat kontak mereka edarkan. Untuk itu saya tidak merasa saya publikasi apa-apa di web ini, saya hanya beri alamat kontak Pak Dedy ke salah satu pengunjung yang sangat terdesak karena batas pendaftaran BPPS sudah hampir habis. Saya berikan alamat kontak Pak Dedy di pertengahan bulan Mei 2011 dalam bentuk tanggapan ke salah satu pengunjung yang nyaris tak dibaca yang lain. ( Itupun 2 bulan setelah alamat kontak mereka dipublikasi di milis-milis ).
      >>>
      Saya tidak tahu apa maksud kedatangan Bu Diah di web ini juga tidak tahu Bu Diah ini bertugas di mana. Karena Bu Diah pergunakan alamat email someone@yahoo.com yang sepertinya tidak ingin dikenali, dari IP kelihatan lokasi Bu Diah di Depok, Jawa Barat. Jujur aja selama ini tak pernah ada yang bersikap kasar apalagi sampai mengancam saya. Saya di sini memandu para pengunjung tanpa ada kepentingan apapun. Seandainya Bu Diah merasa keberadaan saya sudah merugikan Ibu dkk silakan menuntut saya dengan tuduhan membantu masyarakat umum peroleh info pendidikan, saya berani pertanggung jawabkan semua perkataan dan perbuatanku baik di dunia maupun di akhirat. Ok deh masih banyak tugas lagi menanti saya, terima kasih sudah mengunjungi web kami.
      Salam hangat, Fitri
      >>>
      P.S. Sudah saya search alamat email Bu Diah ternyata adalah alamat email dadakan mungkin dibuat untuk posting ke web ini aja…

    • Fitri says:

      To: Bu Diah Fitaloka yang misterius

      Sudah kami hubungi sejumlah operator Epsbed, laporan dari mereka alamat kontak Pak Dedy, yang mereka peroleh di milis pendidikan tidak pernah berhasil dihubungi (sepertinya sengaja diedarkan tapi tidak pernah ditanggapi) maka alamat kontak itu sudah dianggap alamat yang hanya waste time dan tak bermanfaat. Sekarang Para Operator lebih senang langsung kontak Pak Wahyu C (pengelola program yang masih perduli mereka) dari pada kontak Oknum-oknum petugas Dikti yang tak pernah mau beri pelayanan. Kalo saya boleh beri saran : dari pada Bu Diah di sini menyebarkan ancaman ke orang yang berusaha memberi pelayanan info pendidikan, lebih bagus Ibu ke buku tamu evaluasi.dikti.go.id atau FB operator Epsbed baca jeritan suara hati adik-adik operator, kalo bisa berilah tanggapan/solusi ke para operator Epsbed sehingga laporan mereka cepat selesai dan bisa disajikan dan dikonsumsi publik yang sangat membutuhkan info perguruan tinggi, itu jauh lebih berpahala dan Bu Diah juga bisa terbantu dengan mengetahui perkembangan berita di lingkungan Diktendik Dikti khususnya bagian Program Epsbed. Saya tidak memperoleh identitas bu Diah, sepertinya pakai identitas samaran dan email someone@yahoo.com yang ibu pakai untuk mengancam saya juga tak bisa connect, maka saran untuk Ibu saya kembali post di sini.

      Bila Ibu kunjungi web kami dengan niat baik kami tetap welcome dengan tangan terbuka, namun bila hanya ingin menghancurkan web ini demi sesuatu tujuan yang buruk, maka minta maaf tulisan ibu tak akan kami tampilkan sebaliknya kami akan melacak identitas dan alamat Ibu yang sesungguhnya, bila perlu akan kami teruskan tulisan Ibu ke Pak Mendiknas, seandainya berisi ancaman dan fitnah akan diproses melalui jalur hukum.

      Salam, Fitri

  73. yuli says:

    yth, ibu Fitri
    kebetulan saya adalah salah seorang dosen yang sudah memiliki NIDN. sekarang sy sementara melanjutkan studi S2 di salah satu PPS angkatan 2011. sy diterima di pps ybs pada gelombang I tetapi saya baru mendaftar online pada gelombang ke-3. bukti pendaftaran sudah saya upload. Alhasilnya, setelah pengumuman beasiswa gelombang ke-3, nama saya tidak ada.. kira2 saya bisa mendapat info tentang apa yang kurang atau menjadi kendala sehingga sy tidak bisa menerima beasiswa tahun 2011 ke mana bu? berulangkali sudah sy tanyakan melalui email, tapi tidak pernah mendapat jawaban.. sy hanya ingin mengetahui agar tidak terulang kembali saat sy mendaftar untuk on going di tahun ini lagi.. gaji kami tidak cukup untuk membayar spp dan membiayai hidup kami selama 2 tahun bu…
    Terimakasih, atas bantuan ibu mendahuluinya sy sampaikan terima kasih.

  74. yuli says:

    makasih ya ibu..

  75. Silvi says:

    Dear Bu Fitri,

    Saya baru beberapa bulan mengajar/ dosen. s1 dan s2 saja tidak sejalur, dan saat ini ada pendaftaran untuk BPPS, rencana saya ingin mengambil s2. Dan saya dengar, salah satu syarat nya KUM harus bernilai min. 100 , apakah benar bu? dan untuk mendapat nilai 100, gimana ya bu?
    terimakasih banyak bu Fitri atas bantuannya.

    salam,

  76. kiki says:

    aslm. Mba fitri tahun ini rencanany saya mau melanjtkn s2. Stlh bc syarat bpps itu slh satu syarat ny harus pny NIDN sdgkn saya blm pny pdhal saya sdh mengurus tp blm jg keluar smpe skr. Info terakhr yg di dpt trnyt unt mendpt kn NIDN itu harus sdh s2 sdgkn saya br mau melanjutkn s2. Gmn ni mba saya harus mengurus ny kmn unt mendpt kn nidn?

  77. mariam says:

    maaf mb, mau nanya kalo lupa no registrasi pendaftaran beasiswa BPPS online tahun 2012 gimana ya?

    pas mau daftar lg malah ga bisa krn sudah terdaftar sedangkan saya tdk tau no registrasinya
    mohon bantuannya ya?

    • Fitri says:

      Bu Mariam, sewaktu mendaftar online, kan ada diminta isi alamat email ibu (moga jangan sampai inipun lupa), petugas Diktendik ada kirim no registrasi ke alamat email tersebut, silakan check disana.
      Terima kasih, salam, Fitri.

  78. mariam says:

    mb, saya kan mendaftar bpps 2012
    pas saya daftar masi ad syarat yg blm terpenuhi
    ketika mau melengkapi dan daftar kembali tdk bisa krn sudah terdaftar

    lalu dia minta no registrasi sedangkan sy tdk tau no registrasinya

    jd gmn mb mohon bantuannya?

    • Fitri says:

      Bu Mariam kan ada isi alamat email sewaktu mendaftar, kalo sudah MENDAFTAR (sudah klik kirim atau selesai) walaupun ada berkas yang belum terpenuhi sudah ada dikirimi nomor registrasi ke alamat email ibu, untuk itu silakan check di alamat email Ibu.
      Salam, Fitri

  79. Roger says:

    saya daftar bpps online untuk tahun 2012, ketika belum selesai mengisi koneksi internetnya putus.ketika saya membukanya kembali di laman tsb tertulis saya sudah terdaftar. sedangkan no registrasi saya belum dapatkan. saya sudah cek di email namun nomor registrasinya tidak ada. di spam dan trash juga tidak ada. apakah ada solusi untuk hal tersebut? terima kasih

  80. mulyaning says:

    assalamu’alaikum….
    mbak fitri yg baik. internet saya tiba2 mati saat mendaftar BPPS online. saya ulangi tidak bisa karena dianggap sudah mendaftar dan diminta cek email untuk nomer registrasi. tapi gaka ada email tsb. pendaftaran sebenarnya juga belum selesai. ke mana saya harus konfirmasi?? banyak nomer telepon dikti saya hubungi tetapi tak ada yg diangkat. makasih sebelumnya ya mbak.
    ohya mbak, tambahan info, saya juga sudah mencoba menghubungi dikti via email dan mencoba menghubungi lewat web yang mbak sarankan pada pak roger (http://studi.dikti.go.id/study/forum.jsp dan http://studi.dikti.go.id/study/pengelola.jsp) tetapi kita baru bisa join di situ kalau sudah punya nomer registrasi. ini yang belum ada. Terima kasih sebelumnya.

    • Fitri says:

      Walaikumsalam Wr. Wb. bisa join ke forum beasiswa terpadu dikti tanpa harus memiliki nomor registrasi http://studi.dikti.go.id/study/forum.jsp, silakan kirim aja email ke situ. Nomor registrasi di web forum beasiswa terpadu dikti hanya diberikan ke penerima beasiswa dikti yang sudah terseleksi. Dan itu kegunaannya untuk update/submit data/laporan selama mereka studi lanjut bukan untuk komunikasi/faq/tanya-jawab. Cuma untuk kirim pertanyaan ke situ harus tunggu approval tak langsung tampil dan belakangan terkesan agak lambat memberi tanggapan mungkin terlalu sibuk para adminnya. Kalo pengelola di kampus langsung aja kan alalmat email sudah jelas tertera di http://studi.dikti.go.id/study/pengelola.jsp, cuma tak jamin ditanggapi dalam waktu cepat.
      Terima kasih, salam, Fitri

  81. mulyaning says:

    terimakasih infonya ya mbak…..good luck!

  82. meny sriwaty says:

    Saya mengalami masalah dalam pendaftaran via online, saya sudah mendaftar dan mengisi semua formulir tapi kesalahan saya terletak pada penulisan email saya, yang saya cantumkan pada saat pendaftaran tersebut, padahal pendaftaran juga belum selesai, saya mau tanyakan apakah pendaftaran itu sudah teregistrasi atau belum, karena saya coba ulang pendaftaran dengan email yang benar, tetapi tetap muncul peringatan “Pendaftaran tidak boleh lebih dari satu”, padahal pendaftaran saya belum selesai. Terima kasih

  83. budi says:

    pendaftaran ini apakah hanya untuk dosen saja

    salam

  84. BUDI says:

    Alamat email Buk Fitri apa buk?
    ingin menanyakan lebih detail lagi tentang BPPS

    salam
    BUDI

    • Fitri says:

      Pak Budi, Mohon maaf keterbatasan waktu tidak memungkinkan beri tanggapan secara japri, sesiang ini saya belum sempat makan sudah harus kembali kerja. Semua waktu senggangku sudah saya kontribusi ke dunia pendidikan, benar-benar tak memungkinkan lagi melayani secara pribadi, hanya bisa saya tanggapi di web ini atau di milis evaluasi, milis DG, milis kopertis 4 dan FB Group dosen Indonesia (GDI). Kalo butuh penjelasan lebih detail bisa juga langsung hubungi pengelola beasiswa dikti di bpps@dikti.go.id
      Terima kasih, salam, Fitri.

  85. Yanuar H says:

    Selamat malam Bu Fitri,

    Perkenankan saya Yanuar Herlambang meminta waktu untuk bertanya berkaitan dengan verifikasi BPPS gel I th 2012, adapun hal yang ingin saya tanyakan sebagai berikut:

    1. Dimana saya dapat mengetahui progres penstatusan saya. Karena saat saya coba edit data bpps terpapar informasi bahwa data saya sudah di statuskan oleh kopertis/pemilik dosen, akan tetapi saat saya cek di web evaluasi/dikti status aktivitas saya masih aktif mengajar, bukan ditugaskan belajar.
    2. Langkah2 apa saja yang harus saya lakukan untuk memastikan penstatusan sudah sesuai prosedur sebelum deadline?

    Terima Kasih atas perhatian dan kerjasamanya

    Salam,
    Yanuar Herlambang, S.Sn

    • Fitri says:

      Pak Yanuar H, saya sedang di S’pore Heart Centre bawa suami berobat, akses ke web kopertis XII agak sulit di sini, saya langsung aja:
      1 ) Adapun pengertian dari Penstatusan oleh Kopertis adalah memberi ijin atau tidak ijin bagi dosen pelamar BPPS (caranya mereka klik diijinkan/tidak diijinkan di menu BPPS online, hanya Kopertis/PTN pemilik dosen bisa login menu penstatusan dengan username dan password yang mereka terima dari Diktendik Dikti), jadi setelah distatuskan bukan berarti anda sudah pasti terseleksi, itu hanya tandanya anda diijinkan Kopertis untuk melamar BPPS, masih ada tahap penstatusan oleh PPs penyelenggara (diterima atau tidak diterima) dan terakhir baru tahap seleksi oleh Diktentik Dikti. Adapun status aktivitas di web evaluasi.dikti.go.id adalah menunjukkan status aktivitas saat ini, anda masih berstatus dosen jadi masih aktif mengajar, status ini baru obah jadi tugas belajar apabila anda terseleksi dan sudah terbit SK Tugas Belajar oleh pejabat berwenang, atas dasar SK tugas belajar operator Epsbed baru bisa obah status aktif mengajar menjadi tugas belajar.
      2 ) Sabar menanti, kalo Kopertis sudah konfirmasi mereka telah laksanakan penstatusan berarti anda sudah diijinkan studi lanjut, selanjutnya adalah sabar menanti dan jangan lupa berdoa.
      Sukses selalu, salam, Fitri

  86. Yanuar H says:

    Terima Kasih atas penjelasan Ibu Fitri dan doanya, maaf menggangu aktivitas ibu dan merepotkan di saat yang kurang tepat 🙂
    Semoga Ibu beserta keluarga terutama Suami selalu diberi kesehatan..Amin.

    Salam

  87. Dxxx says:

    Assalamualaikum wr. wb.
    Bu Fitri, perkenalkan nama saya Dede Suhendar, dosen tetap (PNS) di UIN xxxx. Saya mengajukan lamaran S3 Kimia di Ixx gelombang 2 2012 lalu. Walaupun belum diumumkan kelulusan diterimanya saya yakin lolos berdasarkan persyaratan-persyaratan administratif yang telah ditentukan, terutama TOEFL dan TPA. Saya berani mengajukan lamaran tersebut bukan tanpa beasiswa. Mengingat kecenderungan pengumuman beasiswa dari kemenag tidak tetap waktunya, saya tidak berani daftar di gelombang 1, namun setelah waktu pendaftaran sudah habis belum ada juga kepastian adanya beasiswa tersebut. Pada akhirnya 2 hari yang lalu saya mendapatkan informasi tidak resmi namun dapat dipercaya bahwa beasiswa dari kemenag untuk studi S2 S3 dalam negeri bagi tenaga kependidikan di lingkungan PTAI tidak ada untuk tahun ini (dengan alasan penyebab-penyebabnya yang menurut saya kurang dapat diterima), benar-benar sangat kecewa saya.

    Di lain pihak saya juga mengetahui bahwa BPPS dapat dikatakan “tidak berlaku” bagi dosen-dosen dari PTAI. Sebagai dosen non-agama (sains) namun bertugas mengabdi kepada negara seolah-olah saya berada di persimpangan. Saya lulusan jurusan kimia di luar PTAI (S1 Unpad dan S2 ITB) yang sekarang saya amalkan di PTAI yang masih minim SDM dosen sainsnya. Kecil sekali pilihan saya untuk melanjutkan studi dengan beasiswa di dalam negeri, ke luar negeri nampaknya tidak mungkin karena masalah keluarga yang tidak dapat ditinggalkan (mertua sudah meninggal, anak-anak masih kecil, jauh dari saudara-saudara juga), itupun beasiswa ke luar negeri banyak peluangnya hanya di kemendiknas, tapi jarang juga yang memberi peluang dapat membawa keluarga.

    Tanggal 10 Juni 2012 saya dapatkan informasi adanya BPPS gelombang kedua. Saya hanya menghabiskan rasa kepenasaran saya tentang BPPS yang tidak dapat “ditembus” lembaga-lembaga pendidikan di luar kemendiknas. Saya memiliki pendapat bahwa:

    1. Saya juga anak bangsa yang memiliki dedikasi dalam dunia pendidikan di Indonesia dan tentunya memiliki hak seluas-luasnya mendapatkan sokongan dana (beasiswa) dari pemerintah (melalui APBN), karena baik BPPS maupun beasiswa kemenag sama-sama satu sumber (APBN).
    2. PTAI maupun sekolah menengah dan dasar di lingkungan kemenag tetap merupakan bagian tidak terpisahkan dari kemendiknas dalam banyak hal.
    3. Tidak adanya beasiswa kemenag tahun ini seharusnya dapat disikapi dengan bijaksana oleh pemerintah (secara umum), terutama yang mengawasi dan mengurus masalah pendidikan. Dengan kata lain, menurut saya harus ada kompensasi. Dan, menurut saya berhubung dengan permasalahan ini pihak manajemen BPPS diharapkan mengerti dan dapat menindaklanjuti.
    4. Saya seorang PNS, dosen tetap di perguruan tinggi (yang bernama “UIN”) yang diselenggarakan oleh pemerintah (melalui kemenag), tentunya sangat tidak logis bila saya tidak dipertimbangkan menerima BPPS, berdasarkan salah satu poin rincian penerima BPPS yakni “Dosen tetap pegawai negeri sipil pada perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah”, apalagi bila melihat tahun ini beasiswa kemenag tidak ada.
    5. Tidak adanya “MoU” yang sering menjadi ganjalan, mohon tidak dijadikan penyebab tidak dapat diterimanya saya (kecuali memang alasan kemampuan akademis dan administratif seleksi di PPs yang dituju). Dalam pendaftaran online BPPS saya dapat memasukkan nama karena ada NIDN (lalu apa artinya NIDN yang dikeluarkan dikti?), lalu ketika memasukkan nama PT asal keluar juga nama UIN Bandung (lalu apa artinya nama UIN SGD Bandung yang masuk database BPPS online?). Kata “PENSTATUSAN” juga akan mengganjal, karena pihak pimpinan di lingkungan PTAI kami tidak mengerti (PASTI!!!), di samping kalaupun harus diurus tidak lagi ada waktu dan akan merupakan perjalanan panjang menyangkut dua kementerian yang berbeda.

    Saya sangat berharap BPPS untuk dosen-dosen PNS di lingkungan PTAI untuk tahun ini dipertimbangkan kembali, dan saya yakin para pengambil kebijakan yang berkaitan dengan BPPS amanah dan bijaksana.

    Bu Fitri, saya mohon pencerahannya mengenai hal yang saya lakukan. Demikian harapan saya, mohon maaf sebesar-besarnya bila ada perkataan yang tidak berkenan.

    Wassalamualakum wr wb
    Dxxx

    • Fitri says:

      Walaikumsalam Wr. Wb. Pak Dede Suhendar yang baik, penstatusan oleh pemilik dosen itu wajib dilakukan oleh Kopertis/PTN yang sudah diberi username dan password, BPPS saat ini tidak diberikan untuk PTAI yang di bawah binaan Kemenag karena Kemenag sudah memiliki anggaran untuk kelola beasiswa di lingkungannya, namun Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Jati adalah UIN yang sudah di bawah binaan Kemdikbud:
      http://evaluasi.dikti.go.id/epsbed/detilpt/201004
      Jadi dosen TETAPnya berhak menikmati BPPS, penstatusan oleh Kopertis 4 (arti penstatusan oleh Kopertis/PTN pemilk dosen =memberi tanda ijin atau tak ijin setelah login bpps online).

      Yang jadi ganjaran, BPPS hanya diberikan ke dosen TETAP di lingkungan Kemdikbud (termasuk UIN Sunan Gunung Jati), saya baca status ikatan kerja Bapak masih tertulis dosen HONORER di Epsbed http://evaluasi.dikti.go.id/epsbed/datadosen/0419047701, dengan status ini permohonan BPPS Bapak tidak akan diproses Diktendik Dikti. Kalo Bapak benar adalah dosen tetap SEGERA usulkan perubahan data dosen melalui operator Epsbed di UIN Sunan Gunung Jati (kebetulan usulan perubahan data dosen dibuka pada Juli-Agustus) melalui menu perubahan dosen tidak tetap menjadi dosen tetap atau menu updating data dosen, adapun Dokumen Pendukung Pengajuan Dosen Tidak Tetap menjadi Dosen Tetap adalah:
      – KTP Terbaru
      – Ijazah Lengkap (mulai S-1/D-4), Bagi Lulusan PT Luar Negeri disertakan SK Penyetaraannya
      – SK sebagai Dosen Tetap
      – Surat Pernyataan sesuai dengan SK Dirjen Dikti Nomor : 108/DIKTI/Kep/2001.
      ( formatnya http://akademik.dikti.go.id/data/2010/formulir/Surat%20Pernyataan%20Dosen%20Tetap.pdf)

      Pengusulan perubahan data dosen membutuhkan waktu, mengingat bapak mendaftar di gelombang 2 semoga diproses mereka dan sempat mengikuti penstatusan oleh Kopertis 4 (kalo batas penstatusan untuk gelombang 1 14 Juli 2012, untuk gel 2 belum diumumkan http://beasiswa.dikti.go.id/bpps/index.php/read/pendaftaran-bpps-gelombang-2-tahun-2012) Syukur UIN bapak di bawah binaan Kopertis 4 yang salah satu Kasubagnya Pak Aam terkenal sangat baik dan jujur, kalo mengalami kendala waktu proses penstatusan bisa hubungi beliau.

      Minta ijin diskusi kita ini ditayangkan di laman ini dan forum Group dosen Indonesia dan milis-milis pendidikan karena sangat bernilai untuk dibaca oleh pejabat Dikti yang mengelola beasiswa, kopertis/PTN pemilik dosen, para dosen yang mengalami kasus seperti Bapak.
      Terima kasih, salam, Fitri

  88. Dxxx says:

    Bu Fitri yang baik, saya anggap ibu sebagai kakak saya (walaupun baru kenal melalui forum ini beberapa waktu lalu)karena dapat menjadi panutan saya sebagai PNS itu bagaimana seharusnya. Mudah2an ibu senantiasa diberi kekuatan dan bimbingan-Nya, semoga semua keluarga Ibu juga demikian. .
    Sebenarnya saya inginnya tulis langsung ke email ibu, namun saya tidak tau addressnya, alasannya saya temukan pernyataan saya yang ibu share mendapatkan komen kurang baik dan menyebabkan ibu tersinggung, saya sangat maklum. mohon maaf saya Bu.
    Saya teringat sosok Bu Fitri dengan seorang widyaiswara ketika prajab 1 tahun lalu (saya bayangkan umurnya sama dengan Ibu, beliau memberikan materi yang benar-benar merupakan jiwanya, tentang (saya lupa lagi judulnya apa) korupsi, namun beliau juga sangat bijaksana (saya tidak ingin melanjutkannya bagaimana dinamika pelatihan dan diskusi2nya waktu itu)

    Alhamdulillah Bu, lamaran saya S3 diterima tidak bersyarat. BPPS bagi saya “wait n see” tawakal, setelah ikhtiar saya lakukan sesuai dengan masukan ibu. Kemungkinan kata operator NIDN update keluar paling cepat September 🙁 Biaya sendiri S3 sangat-sangat-sangat tidak memungkinkan, saya juga ragu tahun depan ada tidak beasiswa dalam negeri kemenag. S2 saya dulu sangat menyedihkan (tidak ada beasiswa), cuma mengandalkan semangat belajar. Cukup beresiko juga daftar di ITB, sekali daftar namun tidak ditindaklanjuti, kemungkinan besar melamar tahun-tahun berikutnya tidak akan pernah diterima lagi (istilah teman-teman saya di”black-list”). Saya sangat berharap di ITB banyak faktor berpengaruh:
    (1) staf pengajar di jurusan kami masih sangat minim jumlahnya, walaupun sudah ada surat tugas belajar, saya tidak bisa tutup mata, saya harus masih mengajar, membimbing tugas akhir (saat ini saya merupakan dosen di jurusan saya dengan jumlah bimbingan mahasiswanya terbanyak, padahal saya termasuk dosen yang paling kurang menyiapkan kuliah dengan baik), saya kadang tidak lagi mikir apa itu BKD)
    (2) masih dalam 1 kota, keluarga-tugas dapat terperhatikan
    (3) mempertahankan liniearitas bidang keahlian. bidang keahlian yang saya tuju masih jarang, hanya di ITB dan UGM. kalau terpaksa harus di unpad saya harus “banting setir”

    Sampai di sini saja Bu, saya tidak akan lagi komen di sini dengan pertimbangan kurang berhak dibanding saudara-saudara saya di kemendiknas, khususnya kopertis 12. Saya akan selalu ingat sosok ibu yang sangat langka, benar-benar sosok PNS sejati. Bila ibu percaya dan tidak keberatan, saya ingin sekali dikirimi email langsung dari Ibu, saya tidak ingin memutuskan silaturahim.

    Hatur nuhun

    Wassalam

    • Fitri says:

      Dik Dede yang baik, bila ingin diskusi secara japri bisa nanti saya berikan alamat email saya ke akun adik. Namun saya lebih senang kalo diskusi yang BUKAN bersifat rahasia (yang bila terbuka untuk umum bisa merugikan yang menanya) sebaiknya di forum (termasuk di web ini) karena akan membawa manfaat bagi pengunjung-pengunjung yang mungkin juga sangat membutuhkan informasi tersebut. Saya share diskusi kita di laman utama web ini, milis DG, milis evaluasi, milis Kopertis 4 dan FB Group dosen Indonesia dengan menutupi nama lengkap adik karena tak sempat minta ijin. FB Group dosen Indonesia (GDI)anggotanya sudah mendekati 10 ribu orang berasal dari Kemdikbd, Kemenag dan dosen dari kementerian lain, kalo berminat bisa saya add dengan berikan akun FB adik ke saya, di sana ramai diskusi segala macam topik, dari pendidikan, politik, agama dll. Ini webnya http://www.facebook.com/groups/DiktiGroup

      Adik 100% BERHAK komen di sini, web ini dibiayai kopertis XII yang dananya berasal dari anggaran Kemdikbud, anggaran Kemdikbud berasal dari APBN yang berasal dari rakyat Indonesia. Web ini terbuka bukan hanya untuk warga kita aja, warga asing yang di seluruh dunia juga boleh menikmati web ini. So no worry, semua orang termasuk adik berhak komen di sini, hanya sebagai pengelola web sesuai amanah dan kepercayaan yang diberikan Kopertis XII saya wajib perhatikan kiriman masuk, kalo yang bersifat fitnah atau iklan atau yang tak ada manfaat saya tidak kasih tampil alias didelete aja. Saya kadang bisa kesal sewaktu ada pengunjung yang pertanyaannya kurang etis tapi setelah saya balas sudah tak membekas di hati, so don’t worry, saya dalam keadaan baik dan happy-happy di sini.

      Dik Dede statusnya dosen tetap di bawah binaan Kemdikbud bukan Kemenag karena Universitas Islam Negeri Sxxxx, adalah UIN yang sudah di bawah binaan Kemdikbud:
      http://evaluasi.dikti.go.id/epsbed/detilpt/2xxxx
      Jadi berhak peroleh BPPS namun status ikatan kerja lekas diusulkan jadi dosen tetap. Penstatusan UIN Sunan Gunung Jati nanti oleh Kopertis 4 bukan Kopertais.
      BPPS hanya diberikan ke dosen TETAP di lingkungan Kemdikbud (termasuk UIN Sxxx), status ikatan kerja adik masih tertulis dosen HONORER di Epsbed http://evaluasi.dikti.go.id/epsbed/datadosen/0xxxxx, usulkan perubahan data dosen melalui operator Epsbed di UIN Sxxxx (kebetulan usulan perubahan data dosen dibuka pada Juli-Agustus) melalui menu perubahan dosen tidak tetap menjadi dosen tetap atau menu updating data dosen atau perawatan master data dosen, adapun Dokumen Pendukung Pengajuan Dosen Tidak Tetap menjadi Dosen Tetap adalah:
      – KTP Terbaru
      – Ijazah Lengkap (mulai S-1/D-4), Bagi Lulusan PT Luar Negeri disertakan SK Penyetaraannya
      – SK sebagai Dosen Tetap
      – Surat Pernyataan sesuai dengan SK Dirjen Dikti Nomor : 108/DIKTI/Kep/2001.
      ( formatnya http://akademik.dikti.go.id/data/2010/formulir/Surat%20Pernyataan%20Dosen%20Tetap.pdf)

      Pengusulan perubahan data dosen membutuhkan waktu, sementara batas penstatusan untuk gelombang 1 sampai 14 Juli 2012, untuk gel 2 belum diumumkan jadwal penstatusannya.
      Ok ya lagi kedatangan tamu, saya cukupkan di sini.
      Dan jangan segan berkomen di web ini, selalu welcome, salam kompak, Fitri.

  89. Dxxx says:

    OK Bu, kalau begitu saya akan tetap komen.
    Tadi sore saya ditelfon oleh pengelola penyelenggara BPPS di ITB. Beliau mengkonfirmasi tentang lamaran BPPS saya, saya menyiyakan. Namun saya kaget juga bahwa UIN Bandung harus segera menetapkan status saya dengan login di BPPS online. Saya dan teman sejawat saya yang masih satu fakultas (kebetulan hanya 2 orang dari UIN Bandung yang mengusulkan BPPS, itupun karena merasa senasib) sebenarnya sudah tanya ke sana ke mari (tapi bukan cari alamat seperti Ayu Tingting, hehe, maaf Bu bercanda, saya sering ingin lepas saja pikiran logis dan rasa iseng, malah saya istilahkan lamaran BPPS saya ini “iseng-iseng berhadiah”), seharian tadi cari informasi di universitas sebenarnya siapa yang tau dan/atau berkewajiban mengurus mengenai penstatusan itu, sampai pulsa saya yang minim habis. Rekan-rekan di IT juga tidak mengetahui. Yang ingin saya tanyakan adalah (maaf lagi merepotkan karena bingung):
    1. sebenarnya pihak manajemen BPPS itu mengirimkan userID dan password (U&P) ke siapa dari tiap PT? atau, apakah PT pengirim yang meminta U&P ke manajemen BPPS?
    2. Kalau ingin mengkonfirmasi masalah ini di struktur UIN Bandung sebenarnya harus ke siapa? saya tanyakan demikian karena bila bertanya ke pihak pimpinan akan membutuhkan waktu beberapa hari karena memang harus tunggu dan buat janji dulu tanpa dapat banyak berkomunikasi banyak hanya melalui telfon seluler saja, berbeda halnya dengan staf-staf biasa yang dapat dengan mudah bertanya
    3. Besok saya akan menemui Humas UIN Bandung sesuai saran Dekan saya, dan mau meminta ditelfonkan ke dikti untuk menanyakan masalah ini. Kalau ingin menanyakan hal ini ke bagian apa di dikti-nya?

    Saya yakin UIN-UIN yang lainnya juga (tapi menurut saya kekecualian UIN Jakarta, karena tahun lalu ada yang masih bisa dapat, di kami menurut rekan-rekan saya yang pernah mendaftar ada istilah “tidak ada MoU”) mengalami hal yang sama dengan kasus saya, kecuali memang tidak ada dosen-dosennya yang mendaftar BPPS tahun ini sama sekali.

    Demikian Bu, mohon bantuan informasinya. Mohon maaf bila ada perkataan saya yang kurang berkenan. Semoga ibu selalu diberi kekuatan dan bimbingan-Nya, diberi rizki yang banyak (secara hakikat), dan dimudahkan segala urusan dan tugasnya. Amin ya Allah

    • Fitri says:

      Ya betul Pak Dxx di tanggapan sebelumnya saya katakan penstatusan UIN Bandung oleh kopertis IV, eh lupa saya bawha UIN adalah Universitas Negeri penstatusan dosen pemilik tak bisa melalui Kopertis yang hanya berwenang urus PT swasta, kalo yang berstatus Negeri penstatusan pemilik dosennya harus oleh PTN/UIN ybs.
      Pertanyaan saya tanggapi sbb:
      1 ) Beasiswa Dikti dikelola oleh Subdirektorat Kualifikasi Diktendik Dikti, ini ada panduan Pelayanan Direktorat Diktendik Ditjen Dikti yang dituangkan dalam surat edaran Direktur Diktendik no. 1118/E4.5/2011 http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2012/05/Pelayanan-Direktorat-Diktendik-Ditjen-Dikti.pdf
      di situ ada jelaskan (lampiran butir 5) yang berwenang menghubungi mereka. Itu merupakan pejabat di PT anda yang berhak terima username dan password untuk login akun Pemilik dosen (PTN asal atau Kopertis) dan PPs penyelenggara melalui menu admin beasiswa bpps online. Penstatusan oleh PTN/Kopertis pemilik dosen maksudnya login bpps online dengan username dan password yang diberikan Diktendik Dikti (melalui menu admin), lalu klik tombol ijin atau tidak ijin di situ (gitu aja)
      Diktendik Dikti bisa dihubungi melalui alamat ini:
      KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL
      DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI
      Jl. Jenderal Sudirman, Pintu 1 Senayan, Jakarta 10002
      Telp.(021)57946053 Fax.(021) 57946052
      Email : bpps@dikti.go.id dan cc ke dit_pk@dikti.go.id
      Struktur Diktendik Dikti bisa baca di sini http://www.dikti.go.id/?page_id=2261&lang=id

      2) ke pejabat yang ditunjuk dalam panduan layanan di atas (lampiran butir 5)
      3) sudah saya tanggapi di jawaban no. 1

      Persyaratannya bukan terletak di harus ada MOU, persyaratan menjadi PT peserta adalah sebagaimana yang sudah berulang kali saya tegaskan: UIN itu harus sudah dibawah BINAAN KEMDIKBUD, itu bisa anda buktikan ke Pimpinan PT anda juga pihak diktendik bahawa UIN Bandung sudah terdapat di database Dikti dan aktif lapor laporan epsbed, link epsbednya perlihatkan (http://evaluasi.dikti.go.id/epsbed/detilpt/20xxxx), dan dosen-dosennya sudah memiliki NIDN (http://evaluasi.dikti.go.id/epsbed/datadosen/0xxxx) dan terpenting, ada termasuk di daftar nama PT yang berhak mengikuti BPPS (yang listnya tak salah ada tampil di BPPS online). Perlu diketahui bukan pejabat/petugas PTN/Kopertis yang tak kuasai peraturan, petugas Dikti aja banyak yang buta kebijakan dan peraturan yang dibuat Mendikbud dan Dirjennya.

      Ok ya sudah mau berangkat kerja, semoga sukses, salam, Fitri

Leave a Comment

 

You must be logged in to post a comment.