To: DiktiGroup@yahoogroups.com
From: rxxx@yahoo
Date: Fri, 4 Feb 2011 20:11:18 -0800
Subject: [DG] Ijazah dan Akreditasi
Rekan-rekan Yth,
Mohon tanggapannya mengenai hubungan Ijazah dan akreditasi, apakah Ijazah yang dikeluarkan sebelum (misal 1/1/2009) tanggal akreditasi (misal 1/1/2010) tidak dianggap sah atau dengan kata lain prodi-nya dihitung belum terakreditasi (hanya izin operasional) berbeda sekitar 1 tahun dan juga secara universitas telah terakreditasi sejak lama.
Hal ini sehubungan dengan adanya alumni yg ijazah-nya dipermasalahkan institusi pemerintah saat akan melamar masuk, karena tahun ijazah dikeluarkan sebelum prodi-nya ter-akreditasi (berbeda 1 tahun).
Terima Kasih, sebelumnya.
Salam,
Darxxx

>>>

To:DiktiGroup@yahoogroups.com
Date: Sat, 5 Feb 2011 16:19:45 +0700
Subject: [DG] Ijazah dan Akreditasi

Dear Pak Daxxx,
Kalo mereka buat persyaratannya ijazah harus terakreditasi Ban-PT memang tanggal ijazah harus berada dalam masa SK akreditasi masih berlaku, dengan kata lain kalo tgl ijazah 02 Januari 2011 sedangkan sk akreditasi itu bertanggal 03 Januari 2011 maka ijazah itu beresiko ditolak/dianggap diterbitkan oleh Prodi yang belum terakreditasi. Namun bila mereka menolak dengan alasan ijazah tidak sah itu yang tidak dibenarkan.

Kejadian seperti ini sudah berulang kali terjadi  sampai Dirjen Dikti menerbitkan surat edaran no 2428/D/T/2008 pada tanggal 29 Juli 2008 untuk menjelaskan ijazah dinyatakan sah sepanjang memiliki izin penyelenggaraan dari Dikti dan proses pembelajaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sayangnya tidak semua BKD bisa memahaminya. Pengertian akreditasi itu sebenarnya pengakuan, pengakuan dari pemerintah bisa dari Dikti dengan pemberian ijin penyelenggaraan, pengakuan dari Ban-PT lebih bersifat penilaian kelayakan suatu Prodi atau PT. Kalo saya perhatikan penerimaan CPNS belakangan ini yang berkaitan dengan penolakan ijazah karena tak terakreditasi, nampak sekali terdapat perbedaan dalam pemahaman, perhatikan 2 case yang belum lama terjadi :
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
http://lampung.tribunnews.com/m/read/artikel/20801/Fahrizal-Ijazah-Yeni-belum-Terakreditasi ( 20 Jan 2011 )
Sementara, Kepala BKD Lampura, Lampung Fahrizal Ismail mengatakan, ijazah Yeni  tidak memiliki izin Kemendiknas. Artinya, tempat berkuliah Yeni belum terakreditasi.

>>>
http://edukasi.kompasiana.com/2010/12/02/universitas-terbuka-ut-tidak-terakreditasi/( 2 Des 2010 )
ijazahnya ditolak dengan alasan Universitas Terbuka(UT) tidak terakreditasi BAN PT. Dia bahkan sampai ke BKD Surabaya untuk meminta kejelasannya.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Dalam kasus di BKD Lampura, ijazah ditolak karena tak terakreditasi, tak terakreditasi menurut Kepala BKD tersebut adalah belum memiliki ijin Kemendiknas/Dikti. Sementara dalam kasus di BKD Surabaya ijazah UT ditolak karena tidak terakreditasi Ban-PT.

Untuk mengetahui kapan sebenarnya batas waktu terakhir suatu Prodi harus terakreditasi, mari kita baca sejenak produk hukum yang ada kaitan dengan akreditasi:
1) UU  20 Tahun 2003: tentang Sistem Pendidikan Nasional
terdapat di pasal 60-61 terutama pasal 61 menjelaskan ijazah diberikan sebagai pengukuan terhadap prestasi belajar atau menyelesaikan suatu jenjang pendidikan setelah lulus dari ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan terakreditasi.
2) PP 19 Tahun 2005:tentang Standar Pendidikan Nasional
terdapat di pasal 86, 87, 88 dan 94
(1) Pemerintah melakukan akreditasi pada setiap jenjang dan satuan pendidikan untuk menentukan kelayakan program dan/atau satuan pendidikan.
pasal 94
(b)Satuan pendidikan wajib menyesuaikan diri dengan ketentuan PP ini paling lambat 7 tahun.
( PP ini ditetapkan 16 Mei 2005 berarti kewajiban Akreditasi batas waktunya 16 Mei 2012, Dikti pada berbagai kesempatan mengatakan sampai akhir 2012 semua prodi wajib selesai melaksanakan akreditasi)
3) http://www.kemdiknas.go.id/media/94394/permen_28_2005.pdf tentang Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi
Pasal 16
Semua program  dan/atau satuan pendidikan tinggi di Indonesia sudah harus diakreditasi selambat-lambatnya 5 (lima) tahun setelah ditetapkannya Peraturan Menteri ini
( Peraturan Menteri ini ditetapkan pada tgl 26 Desember 2005, bila berpedoman pada ini batas waktu harus diakreditasi adalah 26 Desember 2010)

Jadi menurut saya, seandainya sebelum tahun 2012 Menpan & BKN/BKD menolak terima ijazah alumni dengan alasan ijazah tidak sah karena tak terakreditasi BAN-PT, Penolakan ini memenuhi syarat untuk di-PTUN-kan. Lain kalo mereka buat persyaratan minimal harus terakreditasi BAN-PT dengan peringkat A atau B atau C, itu boleh aja karena adalah wewenang panitia penerima untuk menetapkan persyaratan. Namun kalo mengatakan ijazah tidak sah, wah print aja UU 20 tahun 2003, PP 19 tahun 2005, Permendiknas No. 28 tahun 2005 dan Surat Dirjen Dikti No. 2428/D/T/2008 tgl 29/07/2008 sekalian bebagai komentar Mendiknas terutama Wamendiknas yang sering mengingatkan akhir tahun 2012 semua prodi harus terakreditasi.  Bisa diperkarakan karena tak hargai UU dan PP (menolak ijazah dengan alasan tidak sah karena tidak terakreditasi Ban-PT padahal PP 19/2005 memberi waktu 7 tahun).

Sekian penjelasan saya,
Wassalam, Fitri

Tags

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

27 Comments

  1. ali says:

    ada istilah baru untuk kampus yag blum ter akreditasi namun d ijasahnya ada istilah IJIN PENYELENGGARAAN/ AKREDITASI PEMERINTAH.
    bagaimana ini kopertis????mohon jawabannya

    • Fitri says:

      Betulah ini Dik Ali, arti akreditasi itu sama dengan memberi pengakuan. Di pendidikan tinggi Indonesia, kita mengenal 2 jenis pengakuan dari pemerintah yaitu pengakuan terhadap izin operasional PT dan Prodi yang diterbitkan DIKTI dalam bentuk SK pendirian PT dan SK penyelenggaraan prodi, sementara BAN-PT sebagai lembaga mandiri yang dibentuk pemerintah memberi peringkat penilaian terhadap mutu pendidikan tinggi yang dinyatakan dalam SK akreditasi BAN-PT. Jadi bagi PT yang belum terakreditasi BAN-PT tidak salah kalo mencantumkan memiliki ijin penyelenggaraan/akreditasi pemerintah (maksudnya memiliki SK penyelenggaraan dari Dikti, Dikti kan Direktorat pendidikan tinggi yang dipimpin Mendiknas, ya sama dengan PT itu sebenarnya sudah diakui pemerintah donk. Kalo masyarakat luar menginginkan lulusan dari PT terakreditasi BAN-PT itu lain persoalan, karena mereka ingin lulusan yang terjamin kualifikasinya). Kita juga tak bisa sepenuhnya salahkan PT kenapa tak akreditasikan prodinya, banyak PT sebetulnya patuh namun keterbatasan dana dan tenaga asesor yang dimilik BAN-PT membuat panjang penantian dalam pengajuan proses akreditasi. Semalam ada PTS di Yogya mengeluh sudah 14 bulan after desk valuation, site visit tak kunjung datang ke PTSnya padahal semua berkas borang sudah dinyatakan lengkap, Penyelenggara PT tersebut sudah beberapa kali coba contact BAN-PT jawaban dari sana tetap dana belum turun. Kalo sudah begini keadaan Kopertis juga tak berdaya, OK mau lanjut kerja lagi.
      Salam, Fitri

  2. baihaki says:

    bu fitri mohon izin untuk bertanya apakjah s1 dari universitas terbuka diakui oleh dikti dan bisa diiterima sebagai dosen terutama di PTN?….mohon izin pencerahannya

    • Fitri says:

      Dik Baihaki, Universitas Terbuka statusnya Perguruan Tinggi Negeri (PTN), merupakan PTN ke-45 di Indonesia yang menerapkan sistem belajar terbuka dan jarak jauh. Untuk mengetahui peringkat akreditasi baN-PT nya silakan klik http://ban-pt.kemdiknas.go.id/direktori.php
      lalu masukkan Universitas Terbuka ke kotak nama perguruan tinggi, terus klik cari akan nampak peringkat akreditsi update untuk setiap prodinya. Biasanya untuk jadi CPNS ijazah minimal terakreditasi B (ada juga prodi dari beberapa PTN belum terakreditasi BAN-PT, jadi sebaiknya kalo mau daftar jadi mahasiswa baru dicheck dulu status akreditasinya di web BAN-PT.).

      Untuk bisa menjadi CPNS/calon dosen bisa melalui dua jalur, yaitu melalui seleksi CPNS yang diselenggarakan secara nasional biasanya di Oktober atau November, untuk CPNS dosen persyaratannya harus berijazah minimal S2. Atau melalui jalur program calon dosen yang diselenggarakan Dikti (seperti program beasiswa unggulan dan beasiwa IGSP (program debt swapt ke Jerman), baik yang unggulan maupun yang debt swapt sudah tutup tahun ini. Untuk tahun 2012 belum ada pengumuman, itu bisa pakai ijazah S1 namun prestasi akademik harus bagus.

      Demikian penjelasan saya, salam, Fitri.

  3. baihaki says:

    terima kasih bu atas informasinya…

  4. Yan Alif says:

    Saya adalah lulusan salah satu PTS, pendirian Prodi pada tahun 2007, kemudian saya lulus pada tahun 2011, dan hingga saat ini prodi tempat saya kuliah belum terakreditas oleh BAN-PT, namun borang akreditasi sudah diajukan pada tahun 2012 dan kemungkinan akreditas akan keluar pada pertengahan 2013 ini.

    Yang ingin saya tanyakan, apakah ijasah saya SAH? karena dikeluarkan pada tahun 2011, sedangkan akreditasi nanti akan keluar 2013? namun perlu diketahun saat saya lulus ijin prodi masih berlaku hingga 2013 bahkan sekarang sudah diperpanjang sampai dengan 2017.

    Jika ijasah tersebut SAH? dan apabilah saya masuk CPNS atau sekolah lain kemudian ditolak karena belum terakreditasi, apakah ada bantuan HUKUM atau keterangan ahli dari Dikti terkait ijasah saya tersebut?

    • Fitri says:

      Dik Yan Alif ijazah tsb legal/sah karena memiliki ijin operasional yang belum habis masa laku, statusnya tidak terakreditasi oleh BAN-PT sehingga tidak bisa dipakai untuk melamar CPNS, untuk meneruskan studi ke Prodi yang memiliki peringkat akreditasi C tidak masalah namun ke peringkat yang lebih tinggi tergantung pada PT tujuan. Ketentuan Prodi tak terakreditasi tidak dibenarkan meluluskan mahasiswa/tidak dibenarkan terbit ijazah seyogyanya diberlakukan mulai 16 Mei 2012 (PP no. 19 tahun 2005 pasal 94 butir b) namun UU no. 12 tahun 2012 dan Surat Edaran Dirjen Dikti sudah memberi tambahan waktu sehingga sampai saat ini Prodi yang memiliki ijin operasional namun tak terakreditasi BAN-PT masih boleh terbit ijazah/meluluskan mahasiswa. Nanti pada 1 Sept 2013 prodi yang belum terakreditasi tidak dibenarkan terbit ijazah kecuali mereka sudah mengajukan akreditasi ke BAN-PT namun masih dalam proses, status akreditasi dalam proses atau SK sudah terbit bisa pantau dan print di website resmi BAN-PT.
      Salam, Fitri.

  5. dmitri says:

    kalo terkreditasi c bisa ga daftar pegawai negeri sipil bu ?

  6. tRie says:

    mba fitri mau tanya,,berarti lulusan perawat yang kampusnya akreditasi C ga ada kesempatan buat jd PNS donkkY,,,T_T

  7. Tri Indarto says:

    Bu, saya mau bertanya. Ada lowongan BUMN/CPNS disebutkan, “Lulusan dari Universitas Terkemuka degan akreditasi A/B.” yang ingin saya tanyakan, apa itu harus institusinya/perguruan tinggi yang terakreditasi atau prodi? mengingat bahwa belum semua institusi yang terakreditasi. Terima kasih sebelumnya.

    • Fitri says:

      Itu maksudnya prodi dik Tri Indarto. Maaf agak late reply karena bundaku terserang stroke di Hari Raya Idul Fitri, melumpuhkan badan sebelah kanan, sehingga beberapa hari ini saya lebih konsentrasi merawat ibu, hanya sempat akses internet pada saat bunda tidur atau lagi stabil kondisinya.
      Salam, Fitri.

      • Tri Indarto says:

        Innalillahi wa innaillaihi, semoga lekas sembuh ya, mb. semoga bakti mb fitri kepada bunda dijadikan sebagai amalan predikat anak yang sholihah dihadapan Allah SWT. Amin. Trima kasih untuk penjelasannya. :)

  8. assalamualaikum mbak fitri,,
    apakah benar mahasiswa bisa terdaftar dengan dua tempat perguruan tinggi di dikti karena mahasiswa tersebut pernah pindah PT? misal si ANI dulunya pernah kuliah di pT B namun karena PT tersebut belum terakreditasi jd dia pindah ke pT c,,! apakah akan bermasalah nantinya jika untuk CPNS?

    mohon penjelasanya,,,!

    • Fitri says:

      Walaikumsalam Wr. Wb. tak masalah, kalo pindah kan ada surat pindah dari PT asal dan status mahasiswa pindahan akan nampak di laporan semesteran ke Dikti, kalo sudah pindah status di PT asal sudah keluar/drop out. Untuk CPNS yang akan ditelusuri adalah ijazah yang dipakai untuk melamar.

  9. Wiwid Widodo says:

    Assalamualaikum
    mohon bantuannya, kalau saya lulus dari Bina Sarana Informatika (BSI) bisakah daftar CPNS, kalau bisa alasannya apa, kalau tidak bisa alasannya ap, masalahnya kmrin saya nanya temen sayan ternyata tidak bisa ikut CPNS

    terima kasih

    • Fitri says:

      Walaikumsalam Wr. Wb. dik Wiwid Widodo setiap ada pembukaan formasi cpns selalu ada disertakan persyaratan penerimaan, salah satu adalah ijazah harus terakreditasi, jadi kalo anda lulus pada saat prodi dalam kondisi terakreditasi dan persyaratan lain terpenuhi, bisa melamar, mohon maaf keterbatasan waktu lagi byk kerjaan di perusahaan, saya cukupkan sampai di sini.

  10. Ady Fahri says:

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
    Salam mbak fitri. mau tanya :
    Teman saya lulus cpns, lalu proses pemberkasan nip, tetapi dikamudian hari diminta oleh BKN melalui BKD untuk melengkapi (fotokopi berlegalisir) Keputusan dari BAN_PT dan surat izin operasional/penyelenggaraan. dari pihak perkuliahannya. Apakah bermasalah jika perkuliahannya hanya memiliki surat izin saja dan hanya memiliki surat keterangan proses akreditasi dari BAN-PT, meskipun borang akreditasi sudah disampaikan kepada BAN-PT.?
    Terima Kasih atas penjelasannya ..

    salam

    • Fitri says:

      Tak masalah kalo PTnya memiliki surat ijin operasional dan ada surat keterangan status akreditasi dalam proses, lazimnya yang diminta itu SK Akreditasi BAN-PT pada saat ijazah ybs terbit (itupun kalo ada keraguan BKN), kalo itu yang diminta harus lampirkan salinan SK Akreditasi Ban-PT pada saat ijazah terbit (legalisir).

  11. zuzy lowati says:

    bu …mohon tanya…. akreditasi S1 perpustakaan Universitas terbuka ..sudah terakreditasi atau belum? terimakasih

  12. Silvia Nanda says:

    Bu mau bertanya, biasanya pihak PT hanya mencantumkan ijin BAN-PT dll tetapi tidak mencantumkan masa berlaku. bagaimana kalau ternyata ijazah yang telah dikeluarkan ternyata masa berlaku akreditasi sudah kadaluarsa? apakah untuk mencalonkan cpns bisa gagal?

  13. andipatombongi says:

    Bunda mau tanya, sehubungan dengan syarat khusus cpns “Lulusan Perguruan Tinggi yang program studinya terakreditasi “B” oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi pada saat tanggal kelulusan.”, tapi saya hanya memegang sertifikat akreditasi B dari prodi yang berlaku 2013-2018 sementara saya lulus 2009, dan d ijazah dan transkrip tidak ada keterangan akreditasi. saya kesulitan untuk mencari buktinya karena lokasi saya d kendari dan sy dulu kuliah d surabaya (ITS) dan waktu pengiriman berkas tinggal 3 hari. apakah ada saran bunda untuk membuktikannya?

    • Fitri says:

      Saran saya print aja laman BAN-PT yang menunjukkan hasil akreditasi prodi adik 2013-2018 tsb, karena kebanyakan panitia penerimaan tidak paham akreditasi lengket di tahun terbit ijazah, mereka lebih suka buka web BAN-PT untuk cari tahu status akreditas. Dari pada sudah kepepet waktu saya rasa ini yang terbaik.

Leave a Comment

 

You must be logged in to post a comment.