Jenis-Jenis Kenaikan Pangkat

Berdasarkan Undang-undang Nomor 43 tahun 1999 jo UU No. 08 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian Pasal 18, pemberian kenaikan pangkat dilaksanakan berdasarkan  sistem kenaikan pangkat dibedakan menjadi:

  1. kenaikan pangkat reguler;
  2. Kenaikan pangkat pilihan:

1. Kenaikan pangkat reguler adalah apabila seorang Pegawai Negeri Sipil telah memenuhi syarat-syarat yang ditentukan dapat dinaikkan pangkatnya tanpa terikat pada jabatan, yang ditentukan sampai dengan tingkat pangkat tertentu. Kenaikan pangkat reguler adalah merupakan hak, oleh sebab itu apabila seorang Pegawai Negeri Sipil telah memenuhi syarat -syarat yang ditentukan pada dasarnya harus dinaikkan pangkatnya, kecuali apabila ada alasan yang sah untuk menundanya.

2. Kenaikan Pangkat Pilihan adalah adalah kepercayaan dan penghargaan yang diberikan kepada pegawai negeri sipil atas prestasinya yang tinggi; yang disamping harus memenuhi syarat-syarat yang ditentukan juga harus ada tersedia formasi/jabatan, atau dengan perkataan lain, walaupun seoarang Pegawai Negeri Sipil telah memenuhi syarat-syarat umum untuk kenaikan pangkat, tetapi jabatannya tidak sesuai untuk pangkat itu, maka ia belum dapat dinaikan pangkatnya. Kenaikan Pangkat pilihan bukan hak, tetapi adalah kepercayaan dan penghargaan kepada seseorang Pegawai Negeri Sipil atas prestasi kerjanya, yakni bagi Pegawai Negeri Sipil yang telah menunjukkan prestasi kerja yang tinggi ada kemungkinan mendapat kenaikan pangkat pilihan.

Kenaikan pangkat reguler

Kenaikan pangkat reguler diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang tidak menduduki jabatan struktural atau jabatan fungsional tertentu, termasuk Pegawai Negeri Sipil yang :

  • Melaksanakan tugas belajar dan sebelumnya tidak menduduki jabatan struktural atau jabatan fungsional tertentu
  • Diperkerjakan atau diperbantukan secara penuh di luar instansi induk dan tidak menduduki jabatan pimpinan yang telah ditetapkan persamaan eselonnya atau jabatan fungsional tertentu

Kenaikan pangkat reguler, dapat diberikan setingkat lebih tinggi apabila :

  1. Sekurang-kurangnya telah 4 (empat) tahun dalam pangkat terakhir; dan
  2. Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 2 (dua) tahun terakhir.
  3. tidak melampaui pangkat atasan langsungnya.

Kelengkapan administrasi Kenaikan Pangkat Reguler :

  • Fotokopi SK dalam pangkat terakhir
  • Fotokopi DP-3 dalam 2 (dua) tahun terakhir
  • Fotokopi STTB/Ijazah bagi yang memperoleh peningkatan pendidikan
  • Fotokopi surat perintah tugas belajar bagi PNS yang melaksanakan tugas belajar
  • Surat penugasan dipekerjakan/diperbantukan di luar instansi induknya bagi yang tidak menduduki jabatan structural atau fungsional tertentu

Kenaikan pangkat PNS yang akan pindah golongan, dilampirkan pula :

  • Fotokopi sah tanda lulus ujian dinas Tk.I untuk kenaikan pangkat dari Pengatur Tk.I golongan ruang II/d menjadi Penata Muda golongan ruang III/a
  • Fotokopi sah tanda lulus ujian dinas Tk.II untuk kenaikan pangkat dari Penata Tk.I golongan ruang III/d menjadi Pembina golongan ruang IV/a

Kenaikan ini tidak berlaku bagi PNS yang dikecualikan dari ujian dinas

Kenaikan Pangkat Pilihan

Kenaikan pangkat pilihan diberikan kepada pegawai negeri  sipil yang:

1)    menduduki jabatan struktural atau jabatan tertentu;
2)    menduduki jabatan tertentu yang pengangkatannya ditetapkan dengan keputusan presiden;
3)    menunjukkan prestasi kerja luar biasa baiknya;
4)    menemukan penemuan baru yang bermanfaat bagi negara;
5)    diangkat menjadi pejabat negara;
6)    memperoleh surat tanda tamat belajar atau ijazah;
7)    melaksanakan tugas belajar dan sebelumnya menduduki jabatan struktutral atau jabatan fungsional tertentu;
8)    telah selesai mengikuti dan lulus tugas belajar;
9)    dipekerjakan atau diperbantukan secara penuh diluar instansi induknya yang diangkat dalam jabatan pimpinan yang telah ditetapkan persamaan eselonnya atau jabatan fungsional tertentu.

3. Kenaikan pangkat pengabdian diberikan bagi PNS yang meninggal dunia atau akan diberhentikan dengan hormat dengan hak pensiun karena mencapai batas usia pensiun, dapat diberikan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.

  • PNS yang menduduki jab. struktural/fungsional.
    Kelengkapan administrasi :
    * Fotokopi SK pengangkatan dalam jabatan terakhir
    * Fotokopi SK dalam pangkat terakhir
    * Fotokopi DP-3 dalam 2 (dua) tahun terakhir
    * Asli penetapan angka kredit bagi PNS yang menduduki jabatan fungsional tertentu
  • PNS yang menduduki jab. tertentu yang pengangkatannya ditetapkan dalam keputusan Presiden.
    Kelengkapan administrasi :
    * Fotokopi SK pengangkatan dalam jabatan terakhir
    * Fotokopi SK dalam pangkat terakhir
    * Fotokopi DP-3 dalam 2 (dua) tahun terakhir
  • PNS yang menunjukkan prestasi kerja luar biasa baiknya.
    Kelengkapan administrasi :
    * Fotokopi SK pengangkatan dalam jabatan terakhir apabila menduduki jabatan struktural/fungsional tertentu
    * Fotokopi SK dalam pangkat terakhir
    * Tembusan keputusan yang ditandatangani asli oleh Pejabat Pembina Kepegawaian tentang penetapan prestasi kerja luar biasa baiknya
    * Fotokopi DP-3 dalam 1 (satu) tahun terakhir
  • PNS yang menemukan penemuan baru yang bermanfaat bagi negara
    Kelengkapan administrasi :
    * Fotokopi SK pengangkatan dalam jabatan terakhir apabila menduduki jabatan struktural/fungsional tertentu
    * Fotokopi SK dalam pangkat terakhir
    * Fotokopi keputusan tentang penemuan baru yang bermanfaat bagi negara dari Badan/Lembaga yang ditetapkan oleh Presiden.
    * Fotokopi DP-3 dalam 1 (satu) tahun terakhir
  • PNS yang menjadi Pejabat Negara dan diberhentikan dari jabatan organik.
    Kelengkapan administrasi :
    * Fotokopi SK pengangkatan sebagai Pejabat Negara
    * Fotokopi SK dalam pangkat terakhir
    * Fotokopi DP-3 dalam 1 (satu) tahun terakhir
    * Fotokopi keputusan pemberhentian dari jabatan organik
  • PNS yang menjadi Pejabat Negara dan tidak diberhentikan dari jabatan organik.
    Kelengkapan administrasi bagi yang menduduki jabatan struktural/fungsional tertentu :
    * Fotokopi SK pengangkatan dalam jabatan terakhir
    * Fotokopi SK dalam pangkat terakhir
    * Fotokopi DP-3 dalam 2 (dua) tahun terakhir
    * Asli penetapan angka kredit bagi PNS yang menduduki jabatan fungsional tertentu
    Kelengkapan administrasi bagi yang tidak menduduki jabatan struktural / fungsional tertentu :
    * Fotokopi SK dalam pangkat terakhir
    * Fotokopi DP-3 dalam 2 (dua) tahun terakhir
    * Fotokopi STTB/Ijazah bagi yang memperoleh peningkatan pendidikan
    * Fotokopi surat perintah tugas belajar bagi PNS yang melaksanakan tugas belajar
    * Surat penugasan dipekerjakan/diperbantukan di luar instansi induknya bagi yang tidak menduduki jabatan structural atau fungsional tertentu
  • PNS yang memperoleh Surat Tanda Tamat Belajar atau Ijazah/Diploma.
    Kelengkapan administrasi :
    * Fotokopi sah ijazah terakhir
    * Fotokopi SK dalam pangkat terakhir
    * Fotokopi DP-3 dalam 2 (dua) tahun terakhir
    * Asli penetapan angka kredit bagi PNS yang menduduki jabatan fungsional tertentu * Surat keterangan Pejabat Pembina Kepegawaian serendah-rendahnya pejabat eselon II tentang uraian tugas yang dibebankan kepada PNS yang bersangkutan kecuali bagi jabatan fungsional tertentu
    * Fotokopi surat tanda lulus ujian kenaikan pangkat penyesuaian ijazah kecuali bagi jabatan fungsional tertentu
  • PNS yang sedang melaksanakan tugas belajar dan sebelumnya menduduki jabatan struktural atau jabatan fungsional tertentu.
    Kelengkapan administrasi :
    * Fotokopi SK pengangkatan dalam jabatan terakhir
    * Fotokopi SK dalam pangkat terakhir
    * Fotokopi keputusan/perintah untuk tugas belajar
    * Fotokopi DP-3 dalam 2 (dua) tahun terakhir

Menurut pasal 19 PP 99 tahun 2000 Pegawai Negeri Sipil yang sedang melaksanakan tugas belajar dan sebelumnya menduduki jabatan struktural atau jabatan fungsional tertentu diberikan kenaikan pangkat setiap kali setingkat lebih tinggi, apabila:

  1. Sekurang-kurangnya telah 4 tahun dalam pangkat terakhir,
  2. Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 2 tahun terakhir, dan Masih dalam batas jenjang pangkat bagi jabatan yang diduduki sebelum tugas belajar.
  • PNS yang telah selesai mengikuti dan lulus tugas belajar.
    Kelengkapan administrasi :
    * Fotokopi SK pengangkatan dalam jabatan terakhir
    * Fotokopi SK dalam pangkat terakhir
    * Fotokopi keputusan/perintah untuk tugas belajar
    * Fotokopi ijazah/diploma yang diperolehnya
    * Fotokopi DP-3 dalam 1 (satu) tahun terakhir

Pegawai Negeri Sipil yang telah selesai melaksanakan tugas belajar dan memperoleh STTB/ ijazah/ diploma pendidikan yang diikutinya, dapat diberikan kenaikan pangkat menurut ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku (PP no.12 Tahun 2002 pasal 20)

Kenaikkan pangkat bagi Pegawai Negeri Sipil yang melaksanakan tugas belajar, baru dapat diberikan apabila:

  1. Sekurang-kurang telah 1 tahun dalam pangkat terakhir; dan
  2. Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 1 tahun terakhir.
  • PNS yang dipekerjakan atau diperbantukan secara penuh di luar instansi induknya yang diangkat dalam jab. pimpinan yang telah ditetapkan peersamaan eselonnya atau jabatan fungsional tertentu.
    Kelengkapan administrasi :
    * Fotokopi SK pengangkatan dalam jabatan terakhir
    * Fotokopi SK dalam pangkat terakhir
    * Fotokopi SK penugasan di luar instansi induknya
    * Tembusan PAK yang ditandatangani asli oleh pejabat penilai angka kredit bagi PNS yang menduduki jabatan fungsional tertentu
    * Fotokopi DP-3 dalam 2 (dua) tahun terakhir

Di samping sistem kenaikan pangkat tersebut di atas kepada Pegawai Negeri Sipil dapat diberikan :

  • Kenaikan Pangkat Anumerta bagi yang dinyatakan tewas;
  • Kenaikan Pangkat Pengabdian bagi yang meninggal dunia, mencapai batas usia pensiun, atau cacat karena dinas dan tidak dapat bekerja lagi dalam semua jabatan negeri.

Kenaikan Pangkat Anumerta PNS

  • Salinan/foto copy sah keputusan dalam pangkat dan atau golongan ruang terakhir;
  • Berita Acara dari pejabat yang berwajib tentang kejadian yang mengakibatkan yang bersangkutan meninggal dunia;
  • Visum et repertum dari dokter;
  • Salinan/foto copy sah surat perintah penugasan, atau surat keterangan yang menerangkan bahwa calon Pegawai Negeri Sipil/Pegawai Negeri Sipil tersebut meninggal dunia dalam rangka menjalankan tugas kedinasan;
  • Laporan dari pimpinan unit kerja serendah-rendahnya eselon III kepada pejabat pembina kepegawaian yang bersangkutan tentang peristiwa yang mengakibatkan Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan tewas;dan
  • Salinan/foto copy sah keputusan sementara kenaikan pangkat anumerta.

Kenaikan Pangkat Pengabdian bagi yang meninggal dunia

Kelengkapan administrasi :
* Fotokopi SK pengangkatan calon PNS
* Fotokopi SK dalam pangkat terakhir
* Fotokopi DP-3 dalam 1 (satu) tahun terakhir
* Surat keterangan kematian dari Kepala Kelurahan/Desa
* Daftar Riwayat pekerjaan dari Pejabat Pembina Kepegawaian
* Surat pernyataan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang atau berat dalam 1 (satu) tahun terakhir dari Pejabat Pembina Kepegawaian

Kenaikan Pangkat Pengabdian bagi yang mencapai batas usia pensiun

Kelengkapan administrasi :
* Fotokopi SK pengangkatan calon PNS
* Fotokopi SK dalam pangkat terakhir
* Fotokopi DP-3 dalam 1 (satu) tahun terakhir
* Daftar Riwayat pekerjaan dari Pejabat Pembina Kepegawaian
* Surat pernyataan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang atau berat dalam 1 (satu) tahun terakhir dari Pejabat Pembina Kepegawaian

Kenaikan Pangkat Pengabdian bagi yang cacat karena dinas dan tidak dapat bekerja lagi dalam semua jabatan negeri

Kelengkapan administrasi :
* Fotokopi SK pengangkatan calon PNS (CPNS)
* Fotokopi SK dalam pangkat terakhir
* Berita Acara dari pejabat yang berwajib tentang kejadian kecelakaan
* Fotokopi surat perintah penugasan, atau surat keterangan yang menerangkan bahwa CPNS/PNS tersebut mengalami kecelakaan dalam menjalankan tugas kedinasan
* Laporan dari pimpinan unit kerja serendah-rendahnya eselon III kepada pejabat pembina kepegawaian yang bersangkutan tentang peristiwa yang mengakibatkan PNS tersebut cacat
* Surat keterangan Tim Penguji Kesehatan yang menyatakan jenis cacat yang diderita oleh PNS yang bersangkutan dan tidak dapat bekerja lagi untuk semua jabatan negeri.

Masa kenaikan pangkat

  • Masa kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil ditetapkan tanggal 1 April dan 1 Oktober setiap tahun, kecuali kenaikan pangkat anumerta dan kenaikan pangkat pengabdian.
  • Masa kerja untuk kenaikan pangkat pertama Pegawai Negeri Sipil dihitung sejak pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil.

Kenaikan pangkat reguler tertinggi diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil sampai dengan pangkat:

  1. Pengatur Muda golongan ruang II/a, bagi yang memiliki Surat Tanda Tamat Belajar Sekolah Dasar.
  2. Pengatur golongan ruang II/c, bagi yang memiliki Surat Tanda Tamat Belajar Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama.
  3. Pengatur Tingkat I golongan ruang II/d, bagi yang memiliki Surat Tanda Tamat Belajar Sekolah Lanjutan Kejuruan Tingkat Pertama.
  4. Penata Muda Tingkat I golongan ruang III/b, bagi yang memiliki Surat Tanda Tamat Belajar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas, Sekolah Lanjutan Kejuruan Tingkat Atas 3 Tahun, Sekolah Lanjutan Kejuruan Tingkat Atas 4 Tahun, Ijazah Diploma I, atau Ijazah Diploma II.
  5. Penata golongan ruang III/c, bagi yang memiliki Ijazah Sekolah Guru Pendidikan Luar Biasa, Ijazah Diploma III, Ijazah Sarjana Muda, Ijazah Akademi atau Ijazah Bakaloreat.
  6. Penata Tingkat I golongan ruang III/d, bagi yang memiliki Ijazah Sarjana (SI), atau Ijazah Diploma IV.
  7. Pembina golongan ruang IV/a, bagi yang memiliki Ijazah Dokter, Ijazah Apoteker, Ijazah Magister (S2), atau ijazah lain yang setara

Produk Hukum Terkait:

  1. Undang-undnagn Nomor 5 Tahun 2014: Aparatur Sipil Negara atau di sini
  2. Undang-undang Nomor 43 tahun 1999: Perubahan atas UU No. 08 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002 : Perubahan PP 99 tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 99 tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil
  5. Peraturan Pemerintah Nomor  63 tahun 2009: Perubahan Atas Peraturan Pemerintah no. 09 Tahun 2003 tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan, Dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil
  6. Perarutah Pemerintah Nomor 19 tahun 2013: Perubahan Keempat atas Peraturan Pemerintah nomor 32 Tahun 1979 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil, Perubahan Pertama PP no. 1 Tahun 1994 , Perubahan kedua PP no.65 Tahun 2008 , Perubahan ketiga no. 44 Tahun 2011
  7. Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 12 Tahun 2002 tanggal 17 Juni 2002 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002.
  8. Kepka BKN no. 13 Tahun 2003 tentang Juknis Pelaksanaan PP no. 9 tahun 2003 tentang wewenang pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian PNS
  9. Kenaikan Pangkat PNS

Pengertian

  • Pangkat adalah kedudukan yang menunjukkan tingkat seseorang pegawai negeri sipil berdasarkan jabatannya dalam rangkaian susunan kepegawaian dan digunakan sebagai dasar penggajian;
  • b. Kenaikan pangkat adalah penghargaan yang diberikan atas prestasi kerja dan pegabdian pegawai negeri sipil terhadap negara;
  • Kenaikan pangkat reguler adalah penghargaan yang diberikan kepada pegawai negeri sipil yang telah memenuhi syarat yang ditentukan tanpa terikat pada jabatan;
  • d. Kenaikan pangkat pilihan adalah kepercayaan dan penghargaan yang diberikan kepada pegawai negeri sipil atas prestasinya yang tinggi;
  • e. Jabatan struktural adalah suatu kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak seorang pegawai negeri sipil dalam rangka memimpin suatu satuan organisasi negara;
  • Jabatan fungsional adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang  dan hak pegawai negeri sipil dalam rangka menjalankan tugas pokok, fungsi keahlian dan atau ketrampilan untuk mencapai tujuan organisasi;
  • Jabatan fungsional tertentu adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak seseorang pegawai negeri sipil dalam suatu satuan organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahlian dan atau ketrampilan tertentu serta bersifat mandiri dan untuk kenaikan pangkatnya disyaratkan dengan angka kredit.

Penyesuaian Ijazah :

A ) Kenaikkan pangkat bagi Pegawai Negeri Sipil yang memperoleh Surat Tanda Tamat Belajar/Ijazah/ Diploma ( bukan tugas belajar ) menurut pasal  18 PP no. 12 Tahun 2002 dapat dipertimbangkan setelah memenuhi syarat sebagai berikut:
1. Akan diangkat dalam jabatan/diberi tugas yang memerlukan pengetahuan/keahlian yang sesuai dengan ijazah yang diperoleh (sejalan dengan kebutuhan organisasi/formasi.);
2. Sekurang-kurangnya telah 1 tahun dalam pangkat terakhir;
3. Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 1 tahun terakhir;
4. Memenuhi jumlah angka kredit yang ditentukan bagi yang menduduki jabatan fungsional tertentu; dan
5. Lulus ujian kenaikan pangkat penyesuaian ijazah.

B ) Kenaikan Pangkat bagi Pegawai Negeri Sipil yang telah selesai melaksanakan tugas belajar dan memperoleh STTB/ijazah/diploma pendidikan yang diikutinya,  menurut pasal 20 PP no.12 Tahun 2002 dapat diberikan apabila :
1. Sekurang-kurang telah 1 tahun dalam pangkat terakhir; dan
2. Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 1 tahun terakhir.
3. Sejalan dengan kebutuhan organisasi/formasi.

Fitri, 09 Maret 2014

Tags

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

7 Comments

  1. Fitri says:

    Subject: Re: [DG] Kenaikan Pangkat PNS
    From: jati xxxx@gmail.com
    Date: Tue, 5 Oct 2010 06:34:41 +0700
    >>>
    Terima kasih infonya yang sangat berguna.
    Mohon sharing dari rekan2.
    Berdasar peraturan di bawah, bagaimana bila ada seorang dosen gol 3A dengan jabatan fungsional Asisten Ahli telah lulus pendidikan S3? Apakah berarti :
    - golongan dia dengan otomatis langsung bisa disesuaikan (loncat) ke gol 3C (dengan jabatan fungsional baru mengikuti kum yg telah dikumpulkan)? atau,
    - golongan tetap harus naik ke gol 3B dulu, lalu 2 tahun kemudian baru bisa naik ke 3C? (loncat gol tidak diperkenankan)
    >>>
    Saya dengar PNS baru dengan pendidikan S3 bisa langsung berada di gol 3C. Harusnya supaya adil bagi PNS lama (misal gol 3A/3B) yg kemudian bisa memperoleh ijasah S3, mestinya ada penyesuaian otomatis ke gol 3C (seperti halnya PNS baru bergelar Doktor) dengan syarat yg tidak memberatkan (tidak perlu sejumlah syarat angka kredit tertentu untuk penyesuaian gol & jabatan).
    >>>
    Di bawah ini adalah aturan yang dimaksud:
    Dasar Hukum Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 jo Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil
    Pasal 18
    (1) Pegawai Negeri Sipil yang memperoleh : (antara lain)
    – Ijazah Doktor (S3) atau Ijazah Spesialis II dan masih berpangkat Penata Muda Tingkat I, golongan ruang III/b ke bawah, dapat dinaikkan pangkatnya menjadi Penata, golongan ruang III/c.
    tapi ……….
    (2) Kenaikan pangkat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), dapat diberikan apabila : (antara lain)
    – Memenuhi jumlah angka kredit yang ditentukan bagi yang menduduki jabatan fungsional tertentu; Mohon pencerahan
    salam
    Jati

    >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
    Tanggapan :
    Date: Tue, 5 Oct 2010 09:19:37 +0700
    Subject: [DG] Kenaikan Pangkat PNS/To: Pak Jati
    >>>
    Pak Jati ysh,
    Lompat kepangkatan diijinkan, itu termasuk kenaikan pangkat pilihan, ada sembilan kategori masing-masing memiliki persyaratan yang berbeda, silahkan baca (linknya kalo tak hidup silahkan ambil di posting saya semalam ” Seputar Kenaikan Pangkat PNS ” yang letaknya di atas komentar ini ):
    Kenaikan Pangkat Pilihan
    1. Kenaikan Pangkat Pilihan Bagi Pegawai Negeri Sipil yang Dipekerjakan atau Diperbantukan di Luar Instansi Induknya dan Diangkat dalam Jabatan Pimpinan yang Setelah Ditetapkan Persamaan Eselonnya atau Jabatan Fungsional Tertentu.
    2. Kenaikan Pangkat Pilihan Bagi Pegawai Negeri Sipil yang Telah Selesai Mengikuti dan Lulus Tugas Belajar
    3. Kenaikan Pangkat Pilihan Bagi Pegawai Negeri Sipil Yang Melaksanakan Tugas Belajar dan Sebelumnya Menduduki Jabatan Struktural AtauJabatan Fungsional Tertentu
    4. Kenaikan Pangkat Pilihan Pegawai Negeri Sipil yang Memperoleh STTB/ Ijazah/ Diploma
    5. Kenaikan Pangkat Pilihan Bagi Pegawai Negeri Sipil Yang Menjadi Pejabat Negara
    6. Kenaikan Pangkat Pilihan bagi PNS Yang Menemukan Penemuan Baru Yang Bermanfaat Bagi Negara
    7. Kenaikan Pangkat Pilihan Pegawai Negeri Sipil Yang Menunjukkan Prestasi Kerja Luar Biasa Baiknya
    8. Kenaikan Pangkat Pilihan Bagi Pegawai Negeri Sipil yang Menduduki Jabatan Fungsional tertentu
    9. Kenaikan Pangkat Pilihan Bagi PNS yang Menduduki Jab.Struktural
    >>>
    Sebagai contoh saya ambil yang no 2 dan 4 :
    Contoh kategori no 2 ( penyesuaian pangkat untuk PNS yang selesai laksanakan tugas belajar) :
    Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 jo Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil
    Pasal 20
    Pegawai Negeri Sipil yang melaksanakan tugas belajar apabila telah lulus dan memperoleh :

    d) Ijazah Dokter, Ijazah Apoteker, dan Ijazah lain yang setara, Ijazah Magister (S2), atau Ijazah Spesialis I, dan masih berpangkat Penata Muda, golongan ruang III/a ke bawah, dinaikkan pangkatnya menjadi Penata Muda Tingkat I, golongan ruang III/b;
    e) Ijazah Doktor (S3) atau Spesialais II dan masih berpangkat Penata Muda Tingkat I, golongan ruang III/b ke bawah, dinaikkan pangkatnya menjadi Penata, golongan ruang III/c.
    Pesyaratan yang harus dipenuhi :
    a) Sekurang-kurangnya telah 1 (satu) tahun dalam pangkat terakhir;dan
    b) Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir.
    >>>
    Contoh kategori no. 4 : Pengusulan kenaikan pangkat karena peroleh STTB/Ijazah/Diploma yang bukan dari pelaksanaan tugas belajar :
    Pasal 18
    (1) Pegawai Negeri Sipil yang memperoleh :

    d) Ijazah Dokter, Ijazah Apoteker, dan Ijazah lain yang setara, Ijazah Magister (S2), atau Ijazah Spesialis I, dan masih berpangkat Penata Muda, golongan ruang III/a ke bawah, dinaikkan pangkatnya menjadi Penata Muda Tingkat I, golongan ruang III/b;
    e) Ijazah Doktor (S3) atau Spesialais II dan masih berpangkat Penata Muda Tingkat I, golongan ruang III/b ke bawah, dinaikkan pangkatnya menjadi Penata, golongan ruang III/c.
    Persyaratan yang harus dipenuhi :
    Dapat dipertimbangkan setelah memenuhi syarat sebagai berikut:
    1. Akan diangkat dalam jabatan/diberi tugas yang memerlukan pengetahuan/keahlian yang sesuai dengan ijazah yang diperoleh;
    2. Sekurang-kurangnya telah 1 tahun dalam pangkat terakhir;
    3. Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 1 tahun terakhir;
    4. Memenuhi jumlah angka kredit yang ditentukan bagi yang menduduki jabatan fungsional tertentu; dan
    5. Lulus ujian kenaikan pangkat penyesuaian ijazah.
    =====================================================================
    >>>
    Dan satu hal seandainya Bapak sebelumnya berpangkat gol IIIa dan baru disesuaikan ke gol IIIc karena memperoleh ijazah S3, sementara teman Bapak yang baru melamar CPNS dengan ijazah S3 langsung memperoleh pangkat IIIc. Yang membedakan status gol pangkat Bapak dan teman tersebut adalah masa kerja. Masa kerja ini adalah salah satu unsur penentu gaji PNS. Seandainya Bapak sudah bekerja sebagai PNS selama 10 tahun sementara teman tersebut 0 tahun, maka gol pangkat Bapak adalah IIIc dengan masa kerja 10 tahun, teman tersebut IIIc dengan masa kerja 0 tahun, sehingga walaupun sama-sama gol IIIc, gaji take home berbeda.
    >>>
    Masa kerja dihitung dari semenjak diangkat jadi pegawai honor atau sejak diangkat jadi CPNS. Satu hal kalau kenaikan pangkat regular, masa kerja utuh tak kena potong, untuk kenaikan pangkat pilihan namanya disesuaikan bisa aja harus kehilangan beberapa tahun masa kerja. Itu ada peraturan yang mengaturnya.

    Sekian penjelasan saya, mohon maaf seandainya kurang lengkap.
    Wassalam,
    Fitri

  2. Mushaddi Furqon says:

    sebelumnya terima kasih atas infonya,namun disini yang dipertanyakan adalah apakah lulus atau tidak penyesuaian Ijazah bagi golongan III/a.jika nilai ujian pertama yaitu ujian negara umum yang bagus namun ujian karya tulis tidak lulus dan ujian wawancara bicaranya kurang lancar dan si pewawancara berlaku tidak ramah seakan membentak yang diwawancarainya.jadi bagaimana bentuk penilaiannya terima kasih.

    • Fitri says:

      Wah Dik Mushaddi, Bu Fitri bukan tim penilai penyesuaian ijazah jadi sulit prediksi apakah adik akan lulus atau tidak.
      Seandainya adik sudah berusaha semaksimal namun ternyata mengalami hambatan di saat proses ujian penyesuaian berlangsung, jangan putus asa. Perbanyak ibadah dan menyerahkan keputusan kepada sang Pencipta. Kalo ternyata lulus alhamdulillah, seandainya tidak lulus juga alhamdulillah karena itulah yang terbaik untuk adik, masih bisa mengikuti ujian penyesuaian di hari depan.
      Semoga bahagia dan sukses selalu, amin.
      Wassalam, Fitri

  3. mirawati sarumaha says:

    sebelunya trims informasinya. saya bertugas sebagai guru dengan pengangkatan berijazah D-II PGSD dan sekarang sudah sampai 2 tahun di golongan ” IId ” dan berhak naik pangkat serta memiliki Ijazah S1 PGSD sekarang.maka saya usul naik pangkat dari IId ke IIIa sekaligus penyesuaian izajah S1 tsb.
    pertanyaan saya, apakah saya kena pemotongan masa kerja akibat kenaikan pangkat dari IId ke IIIa sementara saya memiliki ijzah S1???? trims

    • Fitri says:

      Dear Bu Mirawati Sarumaha
      Ibu tidak mengalami pemotongan MASA KERJA KESELURUHAN namun akibat kenaikan golongan II ke III Ibu akan mengalami pemotongan MASA KERJA GOLONGAN. Perlu disampaikan bahwa pengurangan masa kerja golongan tidak mengurangi masa kerja keseluruhan (masa kerja pensiun), melainkan hanya untuk penetapan gaji pokok PNS.

      Penjelasan:
      Dalam PP 7 Tahun 1977, sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan PP nomor 11 Tahun 2011 Tentang Gaji Pokok PNS menyatakan kita menganut sistim perhitungan masa kerja segaris. Artinya dalam daftar gaji pokok PNS tersebut, masa kerja golongan dalam Golongan II bila ditarik daris lurus ke masa kerja golongan dalam golongan ruang III akan berkurang 5 (lima) tahun dan Contoh : Masa kerja 5 tahun dalam golongan ruang II bila ditarik garis lurus ke masa kerja dalam golongan ruang III akan segaris dengan 0 (nol) tahun dalam golongan ruang III. Sehingga dalam menghitung masa kerja golongan bagi PNS yang pindah golongan dari golongan II ke golongan III dikurangi 5 tahun. Apabila setelah dilakukan pengurangan menjadi minus (kurang dari 0 tahun) maka ditetapkan masa kerja golongan minimal dalam golongan ruang tersebut taitu : 0 tahun 0 bulan.

      Beberapa pengertian yang perlu kita pahami:
      1. masa kerja seluruhnya (mks) : masa kerja yang dihitung sejak CPNS (termasuk masa kerjayang diperoleh pada saat pengangkatan) sampai dengan sekarang.
      2. masa kerja golongan (mkg) : masa kerja pada golongan/ruang tertentu.
      3. peninjauan masa kerja (pmk) : tambahan masa kerja

      Hal apa saja yang mempengaruhi mkg?Hal-hal yang mempengaruhi mkg adalah :
      1. Kenaikan golongan
      a. Kenaikan golongan dari gol. I ke gol. II, mkg dikurangi 6 th contoh gol. I/d mkg 16 th 1 bl, bila naik pangkat ke gol. II/a maka mkg-nya menjadi 10 th 1 bl
      b. Kenaikan golongan dari gol. II ke gol. III, mkg dikurangi 5 th
      contoh gol. II/d mkg 22 th 7 bl, bila naik pangkat ke gol. III/a maka mkg-nya menjadi 17 th 7 bl
      2. Peninjauan masa kerja (pmk)Bila seorang PNS mengajukan pmk dan disetujui, maka mkg-nya akan bertambah sejumlah mk yang disetujui.contoh gol. II/c mkg 15 th 10 bl, mendapat pmk 2 th 4 bl, maka mkg-nya menjadi 18 th 2 bl. Bila mkg-nya bertambah, maka mks-nya dengan sendirinya akan bertambah.

      Apa syarat agar mks = mkg?
      Syarat yang harus dipenuhi agar mks = mkg yaitu apabila seorang pegawai pengangkatan pertamanya(CPNS) pada golongan III. Apabila hal ini tidak dipenuhi, dengan sendirinya mks > mkg. (Lihat kembalihal-hal yang mempengaruhi mkg butir 1)

  4. Bagus Septian says:

    assalamualaikum
    saya mau bertanya apakah di suatu instansi itu dapat menghilangkan point Peraturan tentang syarat pemberian surat ijin belajar dengan pertimbangan kebutuhan SDM yg mendesak?
    dan jika mbak tau apa bisa lulus cpns langsung bisa dapat surat ijin belajar itu dengan pertimbangan tersubut di atas?
    mohon infonya.

Leave a Comment

 

You must be logged in to post a comment.